Amankah Makan Pedas Selama Menyusui?

Amankah Makan Pedas Selama Menyusui? – Banyak kekhwatiran yang timbul dalam benak para ibu selama proses menyusui, termasuk pertanyaan seputar konsumsi makanan pedas. Lantas apakah hal ini aman untuk dilakukan? Untuk lebih jelasnya lagi mari kita bahas ulasannya.

Makanan yang pedas memang banyak digilai oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Bukan hanya orang dewasa, remaja dan bahkan anak-anak pun suka dengan sensasi rasa yang menyakitkan ini. Apalagi, Indonesia memang dikenal sebagai negara dengan olahan kuliner yang berbumbu dan berempah. Rasa pedas pada makanan Indonesia memang cukup kentara, itulah mengapa tidak heran bila sebagian besar masyarakat Indonesia akan senang dengan sajian yang satu ini. Bahkan mungkin ibu yang tengah dalam proses menyusui sekalipun masih senang menyantap dan mencicipi sajian ini.

Hanya saja, belakangan menyeruak banyak pertanyaan apakah ibu menyusui boleh mengkonsumsi jenis makanan yang satu ini? Memang benar, segala jenis makanan akan terasa lebih nikmat jika memiliki cita rasa yang pedas. Akan tetapi, rasa pedas yang berlebihan sebenarnya tidak terlalu baik bila dikonsumsi secara terus-meneru. Hal ini dikarenakan konsumsi makanan pedas dalam jumlah yang berleihan akan dapat menimbulkan penyakit.

Amankah Makan Pedas Selama Menyusui?

Amankah Makan Pedas Selama Menyusui?

Bahkan dalam kasus ibu menyusui hampir semua dokter tidak menganjurkan si ibu mengkonsumsi makanan pedas dengan jumlah yang berlebihan. Sebaliknya, dokter menganjurkan mereka untuk dapat menghindari atau mengurangi konsumsi makanan pedas selama masa menyusui. Hal ini dikarenakan sang ibu yang secara terus menerus mengkonsumsi makanan pedas bukan tidak mungkin akan mempengaruhi bayinya.

Terlebih lagi apabila si bayi masih dalam tahapan mendapatkan ASI ekslusif. Konsumsi makanan pedas yang terlalu berlebihan dikhawatirkna akan mempengaruhi kualitas ASI ibu yang diberikan pada si buah hati. Umumnya pemberian ASI ekslusif pada bayi dapat berjalan selama 6 bulan. Hanya saja, guna memaksimalkan perkembangan si buah hati maka pemberian ini dianjurkan sampai si kecil berusia 2 tahun.

Jadi demikian, bukan tidak boleh mengkonsumsi makanan pedas selama masa menyusui. Hanya saja, porsi dan jadwalnya perlu benar-benar diperhatikan. Hal ini dikarenakan konsumsi makanan pedas yang berlebihan akan dapat berpengaruh terhadap kualitas ASI anda.

Manfaat ASI yang Berkualitas Untuk Bayi

ASI merupakan makanan terbaik yang utama untuk si kecil. Sementara usianya belum menginjak 6 bulan, ASI adalah satu-satunya asupan vitamin dan nutrisi dalam tubuh si kecil. Sehingga demikian pada masa ini ASI adalah asupan terbaik dibandingkan dengan pemberian susu formula. Banyak penelitian membuktikan bahwa kandungan dalam ASI berkali-kali lipat jauh lebih baik dibandingkan dengan kandungan pada susu formula yang mahal sekalipun.

Kandungan enzim yang baik dalam ASI dan juga faktor pertumbuhan yang akan menyempurnakan saluran pencernaan bayi terbukti baik. Selain itu, ASI pun dapat menjadi pelindung yang baik agar bayi terhindar dari resiko infeksi, alergi dan juga peradangan. Jadi demikian, kualitas ASI pada ibu menyusui perlu dijaga dengan baik. Agar manfaat yang sama bisa diberikan pada si kecil dan dapat mendukung pertumbuhannya dengan lebih baik.

Pengaruh Makanan Pedas Pada Kualitas ASI

Hanya saja, dalam kasus ibu menyusui yang suka dengan konsumsi pedas, hal ini akan dapat berdampak langsung pada si bayi nantinya. Pasalnya, dalam cabai terkandung zat yang disebut dengan capsaicin dimana zat ini akan dapat menimbulkan alergi meskipun pada dasarnya cabai memiliki manfaat.

Oleh karenanya konsumsi terhadap makanan pedas yang dilakukan selama masa kehamilan perlu dijaga dan dibatasi dengan baik guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat terjadi dengan buah hati anda. Meskipun sebenarnya produksi ASI tidak akan berpengaruh karena konsumsi makanan pedas tidak membuat ASI menjadi pedas. Akan tetapi, kondisi ini akan mungkin memicu timbulnya diare pada sang ibu dan juga si bayi.

Nah, selain beberapa hal diatas masih banyak pengaruh konsumsi makanan pedas terhadap kesehatan dan pengaruhnya terhadap kualitas ASI anda, diataranya adalah:

Timbulnya Resiko Alergi

Resiko yang pertama yang akan mungkin terjadi adalah pengaruhnya pada si bayi. Konsumsi makanan pedas yang dilakukan terlalu berlebihan akan mungkin menimbulkan reaksi alergi. Hal ini dikarenakan terdapat zat capcaisin yang terkandung dalam cabai. Meskipun cabai memiliki manfaat akan tetapi reaksi alergi yang terjadi pada buah hati anda akan sangat mengkhawatirkan. Belum lagi, bayi yang masih begitu kecil umumnya belum mampu berbuat banyak selain menangis. Ketika si kecil merasakan perasaan yang tidak nyaman dari alergi yang belum terdeteksi maka ia akan terus-terusan rewel.

Untuk itu, sebaiknya perhatikan asupan makanan yang anda konsumsi setiap harinya. Kurangi konsumsi makanan pedas dan mengandung banyak cabai pada setiap makanan anda. Upayakan untuk memprioritaskan kesehatan si kecil dengan baik agar kesehatannya terjaga dan tumbuh kembangnya terjamin dengan baik.

Resiko Diare

Bukan hanya pada bayi, resiko diare akan mungkin dialami oleh ibu menyusui yang terlalu banyak mengkonsumsi cabai. Hal ini dikarenakan kondisi lambung dan pencernaan yang sudah tidak kuat menahan akan mungkin memberikan dampak penyakit untuk anda.

Diare yang dialami oleh ibu menyusui akan cukup rumit akibatnya. Pasalnya, kondisi penyakit ini pada umumnya memberikan dampak lemas pada tubuh. Ketika ibu menyusui dilanda lemas namun dituntut dengan tanggung jawab dan kewajiban menyusui maka hal ini malah akan membuat anda tidak berdaya. Untuk itulah, sekali lagi kurangi asupan makanan pedas kedalam tubuh anda dengan baik. Jangan sampai hanya karena anda mengikuti keinginan anda, lantas kesehatan anda diabaikan begitu saja.

Sementara itu bila kondisi ini terjadi pada buah hati anda maka akan cukup merepotkan. Kondisi diare pada bayi yang masih meng-ASI dan belum mengkonsumsi makanan lain tentu dipengaruhi karena kualitas ASI dari ibunya. Memang makanan pedas yang dikonsumsi oleh ibu tidak akan langsung menimbulkan gangguan pencernaan pada bayi. Hanya saja, ibu yang mengkonsumsi makanan pedas akan dapat meningkatkan resiko alergi tadi pada si kecil.

Apa yang Harus Dilakukan?

Penting sekali untuk mulai memperhatikan segala sesuatunya dengan baik. Hal ini tentu dilakukan untuk mencegah kemungkinan buruk yang mungkin terjadi pada anda dan si buah hati. Nah, dibawah ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Selektif Memilih Jenis Makanan

Penting sekali untuk dapat memperhatikan kualitas ASI anda dengan baik. Hal ini tentu dilakukan guna mendukung asupan vitamin dan nutirisi dalam tubuh si kecil yang baik. Untuk itu, sebaiknya perhatikan segala jenis makanan yang anda konsumsi setiap harinya.

Daripada memikirkan menu makanan pedas melulu. Ada baiknya mulai memperhatikan asupan makanan yang lebih sehat dan bermanfaat seperti konsumsi sayur dan buah dengan lebih baik.Selain baik untuk kesehatan, makanan sayur dan buah tentu memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga asupan ini akan dapat baik untuk membantu melancarkan pencernaan anda.

Kurangi dan Batasi Konsumsi Makanan Pedas

Bayak ibu mengkhawatirkan apabila konsumsi makanan pedas akan dapat mengakibatkan gangguan kesehatan pada bayinya. Seperti misalkan mulas, mencret dan masih banyak lagi. Meskipun demikian, makanan pedas yang anda konsusmi dalam jumlah yang terbatas tidak akan berpengaruh buruk untuk kesehatan anda maupun si kecil.

Untuk itu, bagi anda para pecinta jenis makanan ini maka anda boleh mengkonsumsinya, hanya saja memperhatikan betul porsi dan jadwalnya dengan baik. Jangan sampai konsumsi ini dilakukan secara berlebihan yang akan beresiko untuk kesehatan anda dan si bayi yang anda susui.

Demikianlah beberapa penjelasan lebih dalam mengenai amankah ibu menyusui konsumsi makanan pedas. Semoga artikel ini memberikan informasi yang cukup yang anda butuhkan.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *