Home » Penyakit Bayi » Waspada Penyakit Intususepsi Pada Anak (Usus Tersumbat)

Waspada Penyakit Intususepsi Pada Anak (Usus Tersumbat)

Salah satu penyakit yang rentan dialami oleh bayi dan anak-anak yaitu intususepsi atau intususception. Masalah ini merupakan kondisi yang serius dan harus diwaspadai. Oleh karena itu, penting mengenal seputar  penyakit intususepsi pada anak.

Masalah kesehatan yang rentan dialami oleh anak salah satunya yaitu masalah yang menimpa sistem pencernaan. Banyak masalah pada sistem pencernaan yang mungkin dialami oleh anak, dimana salah satunya yaitu intususepsi.

Penyakit ini mungkin masih terasa sangat asing untuk kita semua, karena kasus yang jarang terjadi atau bahkan kurangnya kesadaran ketika anak menderita penyakit yang satu ini.

Penyakit Intususepsi pada anak

Intususepsi atau intussusception merupakan penyakit berbahaya yang melibatkan usus, baik usus kecil atau usus besar. Pada kasus ini sebagian usus melipat, sehingga akan menyebabkan bagian satu menyelip ke dalam bagian yang lainnya. Akibatnya usus akan menjadi terhalang, sehingga makanan atau cairan tidak akan bisa lewat. Selain itu, mungkin saja aliran darah menuju usus akan mengalami sumbatan dan dapat mengakibatkan usus tersebut mati atau terluka.

Intususepsi ini biasanya paling sering menjangkit usia bayi dan anak-anak di antara 3 bulan dan 6 tahun. Dibandingkan dengan anak perempuan, biasanya anak laki-laki lebih sering mengalami penyakit yang satu ini. Penyakit ini termasuk jarang ditemukan pada orang dewasa.

Penyebab Penyakit Intususepsi Pada Anak

Mengenai penyebab penyakit ini, peneliti masih belum mengetahui secara pasti. Beberapa orang ahli menyatakan bahwa penyebab dari penyakit ini yaitu karena infeksi virus dan bakteri.

Selain itu, keadaan lain yang diduga menjadi penyebab dari penyakit ini yaitu karena pertumbuhan tumor jinak dalam perut. Dimana tumor jinak ini diduga menjadi penyebab intususepsi pada bayi berusia kurang 3 bulan, serta anak berusia lebih dari 5 tahun.

Gejala Intususepsi Pada Anak

Ketika anak anda mengalami intususepsi, keadaan awalnya mungkin akan terlihat baik-baik saja. Akan tetapi pada menit berikutnya ia akan mengalami kesakitan. Rasa sakit yang datang ini bersifat turun naik.

Pada tahap awal, si kecil mungkin mengalami kram pada bagian perutnya. Bayi akan menangis keras ketika merasa sakit pada bagian perutnya. Karena rasa sakit tersebut biasanya bayi akan menarik lutut hingga ke atas dada. Sakit pada bagian perut tersebut akan muncul saling bergantian. Anak mungkin saja akan mengalami muntah, wajahnya menjadi pucat dan ia berkeringat serta terlihat lesu. Pada saat penyumbatan pada usus semakin parah, akan ditemukan lendir dan darah pada feses si kecil, bahkan perutnya akan menjadi bengkak. Karena keadaan ini anak akan terlihat lemah dan lesu. Dalam beberapa kasus, terkadang dapat dirasakan benjolan dalam perutnya. Gejala lainnya yang mungkin dialami oleh anak yaitu demam pada bayi, diare dan dehidrasi pada bayi.

Ketika anak menunjukan gejala tersebut, anda harus lebih waspada. Segera bawa anak anda ke dokter agar ia mendapatkan penanganan yang terbaik.

Faktor Risiko Intususepsi Pada Anak

Diketahui terdapat banyak faktor yang meningkatkan risiko intususepsi pada anak. Di antaranya seperti berikut ini:

  • Anak-anak memiliki risiko lebih besar mengalami intususepsi dibandingkan dengan orang dewasa.
  • Penyakit intususepsi lebih sering menimpa anak laki-laki.
  • Formasi usus abnormal saat lahir. Keadaan bawaan saat lahir yang mana usus tidak mampu berkembang dengan baik menjadi faktor risiko penyakit intususepsi pada anak.
  • AIDS. Penyakit intususepsi lebih meningkat pada orang yang mengalami penyakit AIDS.
  • Memiliki riwayat intususepsi sebelumnya. Jika anak anda telah terkena penyakit ini, maka ia akan lebih berisiko terserang kembali penyakit ini.

Pengobatan

Semakin cepat penyakit intususepsi pada anak terdiagnosa maka semakin baik. Jika anda semakin lama menunggu, maka perawatan yang dijalankan akan semakin sulit. Ketika anda melihat gejala penyakit ini segera bawa si kecil ke dokter. Untuk menghasilkan diagnosa pada penderita, dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan. Apabila diagnosa sudah dilakukan, dokter akan mengambil langkah untuk mengatasinya. Beberapa prosedur pengobatan disarankan sesuai dengan kondisi anak.

Perawatan Intususepsi Pada Anak di Rumah

Perawatan intususepsi pada anak dapat dilakukan di rumah untuk mengatasi penyakit ini. Gaya hidup yang tepat dapat membantu mengatasinya. Berikut ini perawatan yang dapat anda lakukan di rumah:

  • Anda harus tetap mengikuti petunjuk, aturan dari dokter, serta jadwal konsultasi dengan dokter.
  • Hindari menggunakan obat rumahan atau obat-obatan tanpa anjuran dari dokter karena ditakutkan akan semakin memperburuk keadaan.
  • Jika terdapat keluhan apapun pada si kecil, sebaiknya segara hubungi dokter dan konsultasikan akan keluhan tersebut.

Anda harus tetap waspada terhadap beberapa kemungkinan penyakit yang dapat dialami oleh buah hati tercinta. Selalu perhatikan keadaan dan setiap perubahan pada anak anda. Jika terlihat gejala yang menjurus pada masalah kesehatan tertentu, segera hubungi dokter untuk mendapatkan diagnosa akan penyakit yang dialami, serta langkah pengobatan yang tepat. Hindari mengatasi masalah kesehatan pada anak dengan perawatan sendiri tanpa anjuran dari dokter. Hindari pula pemberian obat-obatan tanpa resep dari dokter untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Intinya, anda harus selalu konsultasi pada dokter mengenai keadaan, pengobatan dan perawatan yang tepat.