Waktu Pemberian Asi yang Tepat Pada Bayi

Posted on

Waktu pemberian ASI pada bayi harus diperhatikan. Jangan menunda-nunda memberikan ASI pada bayi. Berikan ASI saat pertama kali bayi dilahirkan dan berikan ASI pada bayi dengan teratur.

Banyak hal yang harus diperhatikan dalam merawat dan mengurus bayi. Memastikan kesehatan dan kebersihannya harus diperhatikan oleh setiap orang tua yang memiliki bayi. Tubuhnya yang bersih dan sehat akan terhindar dari berbagai penyakit yang akan menyerang. Selain memperhatikan kesehatan dan kebersihannya, setiap orang tua juga perlu memperhatikan waktu menyusui atau pemberian ASI terhadap bayinya. Memberikan ASI atau menyusui bayi merupakan cara yang normal dan alami yang bertujuan untuk memberikan nutrisi pada bayi. Tidak semua ibu mengetahui waktu yang tepat untuk memberikan ASI kepada bayinya, terlebih lagi ibu yang baru memiliki anak. Bahkan tidak sedikit ibu yang mengabaikan waktu pemberian ASI terhadap anaknya.

Seperti yang kita ketahui ASI merupakan makanan utama dan pertama yang terbaik untuk bayi. ASI mengandung banyak kandungan dan nutrisi yang diperlukan untuk mencukupi semua kebutuhan bayi. ASI pada umumnya diberikan dari awal bayi dilahirkan sampai usianya mencapai 6 bulan.

Berbagai kandungan dan nutrisi yang terdapat pada ASI di antaranya yaitu lemak sehat, lectalbumin, serta zat antibody. Yang mana kandungan-kandungan tersebut bermanfaat untuk melindungi bayi dari berbagai masalah dan gangguan kesehatan. Selain itu, masih banyak lagi kandungan-kandungan lainnya yang dimiliki oleh ASI. Sangat disarankan untuk memberikan ASI eksklusif pada bayi selama 6 bulan. Manfaat ASI eksklusif untuk bayi sangat luar biasa besar. Waktu pemberian ASI pada bayi harus benar-benar diperhatikan. Berikut ini waktu yang tepat pemberian ASI pada bayi.

Waktu Pemberian Asi

Waktu Pemberian ASI Pada Bayi

  • Anda bisa memberikan ASI pada bayi anda saat pertama ia dilahirkan. Setelah melahirkan mungkin ASI yang diproduksi sang ibu belum begitu lancar dan banyak. Namun, meskipun begitu keadaan tersebut bukanlah suatu alasan untuk tidak memberikan ASI kepada bayi anda. Bayi akan menghisap puting ibu dengan sangat kuat, keadaan tersebut akan memicu proses produksi ASI dan dengan sendirinya ASI akan lancar.
  • Berikan ASI ketika bayi anda menginginkan, jangan pernah menunda-nunda waktu pemberian ASI. Seiring dengan berjalannya waktu bayi akan terbiasa dan membuat waktunya sendiri untuk menyesuaikan terhadap produksi ASI sang ibu. Dalam hal inilah seorang ibu memiliki peran yang sangat penting untuk selalu menjaga pola makannya. Pasalnya, produksi ASI sangat dipengaruhi oleh pola makan dan asupan makanan sang ibu.
  • Pemberian ASI sebaiknya dilakukan dengan teratur. Sebenarnya anda tidak perlu membuat jadwal yang kaku terhadap pemberian ASI pada bayi anda, karena setelah beberapa minggu bayi sudah dapat menentukan jadwal menyusunya sendiri.
  • Berikan ASI eksklusif pada bayi anda hingga usianya lebih dari 6 bulan. Ini dilakukan untuk menambah konsumsi makan terhadap bayi anda.
  • Jadwal pemberian ASI jangan diabaikan pada bayi anda. Meskipun anda wanita karir dan memiliki kesibukan yang luar biasa di luar rumah, sebaiknya proses pemberian ASI tetap dilakukan. Kesibukan bukanlah alasan bagi anda untuk tidak memberikan ASI kepada bayi anda. Agar bayi anda tetap mendapatkan ASI tepat pada waktunya di tengah-tengah kesibukan anda, maka sebelum berangkat kerja sebaiknya sempatkan waktu anda untuk memompanya sebagai persediaan. Simpan persediaan ASI tersebut dalam kulkas atau freezer.

Beberapa Metode Pemberian ASI

Seorang ibu memiliki kewajiban untuk memberikan ASI secara eksklusif terhadap bayi atau anaknya. Bagaimanapun alasannya seorang ibu tetap harus memberikan ASI kepada bayinya, terkecuali jika sang ibu mengalami kondisi dan masalah kesehatan pada payudaranya, yang mana payudaranya tidak bisa memproduksi ASI.

Cara menyusui yang benar harus dilakukan oleh setiap ibu. Dimana cara terbaik memberikan ASI pada bayi yaitu cukup dalam waktu 10 menit namun tetap teratur. Biasanya kebanyakan ibu selalu memberikan ASI kepada bayinya dalam waktu yang cukup lama dengan tujuan agar bayinya kenyang lebih lama, serta mudah tertidur.

Saat ini ada istilah yang disebut dengan baby Ied methode. Yang mana metode ini merupakan metode menyusui bayi berdasarkan keinginan bayi itu sendiri. Biasanya metode ini lebih banyak diterapkan oleh para ibu muda. Namun, metode ini juga dianggap bukanlah metode yang terbaik untuk bayi maupun ibu. Berdasarkan penelitian menyatakan bahwa menyusui dalam waktu singkat dan tetap teratur dianggap lebih efektif sebagai upaya untuk menambah berat badan bayi.

Beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa metode shortbreastfeed mendatangkan manfaat yang lebih banyak dibandingkan dengan memberikan ASI berdasarkan keinginan bayi. Memberikan ASI setiap 10 menit membawa dampak baik untuk sang bayi. Dimana berat badannya akan meningkat atau naik secara signifikan.

Namun, tidak semua ibu bisa menerapkan metode ini. Hormon oktitosin diperlukan oleh ibu hamil. Dimana hormon ini dapat memacu ketenangan dan refleks yang akan membuat ASI menyebar dari sel-sel payudara, kemudian melewati pembuluh dan berakhir pada puting. Perjalanan oktitosin ini akan menjadi terhambat apabila bayi menyusu dalam waktu yang cukup lama. Selain itu, penelitian juga menjelaskan bahwa ketika bayi tidak mendapatkan ASI susulan, maka payudara ibu akan menjadi sangat penuh setiap kali ia menyusui.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *