Home » Perawatan Bayi » Tips Merangsang Panca Indera Bayi

Tips Merangsang Panca Indera Bayi

Tips Merangsang Panca Indera Bayi – Sama dengan pertumbuhannya, indera bayi bisa berkembang dengan pesat. Oleh karena itu, orang tua bisa memberikan rangsangan sejak dini.

Setiap orang tua ingin buah hatinya tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas. Selain perawatan yang tepat, untuk mencapai itu semua diperlukan dukungan sejak dini. Cara yang bisa dilakukan yaitu dengan merangsang indera bayi agar bisa berkembang menjadi lebih baik. Dimana untuk merangsangnya harus dilakukan dengan cara yang benar dan tepat.

Selama ini kita menganggap bayi baru lahir tidak bisa apa-apa. Faktanya, sejak masih berada di dalam kandungan panca indera bayi sudah mulai aktif. Ketika berada di dalam rahim, bayi sudah mampu mendengar detak jantung dan suara ibunya. Keadaan ini secara tidak langsung merangsang indera pendengaran bayi.

Merangsang Panca Indera Bayi

Stimulasi pada bayi sudah bisa dilakukan sejak lahir, akan tetapi harus sesuai dengan tahap perkembangannya. Panca indera bayi sudah berfungsi begitu ia dilahirkan. Dimana bayi sudah siap untuk distimulasi. Panca indera bayi yang sudah mampu berfungsi dengan baik di antaranya yaitu indera penglihatan, indera pendengaran, indera peraba dan keseimbangan. Sehingga begitu lahir, untuk menunjang perkembangan panca indera bayi agar lebih baik, orang tua biasa memberikan stimulasi akan tetapi sesuai dengan perkembangannya.

Stimulasi panca indera bayi yang tepat akan membantu meningkatkan kecerdasan anak. Stimulasi mampu meningkatkan intelegensi, selain itu ikatan emosional antara ibu dan anak akan menjadi lebih kuat.

Stimulus Panca Indera

Bayi dapat merasakan bentuk rangsangan seperti berikut:

  • Penglihatan

Dengan menggunakan indera penglihatan, bayi akan tahu wajah ibunya seperti apa. Setelah berusia 8 bulan, fungsi indera penglihatan bayi akan lebih cepat berkembang.

  • Peraba

Indera peraba bayi dirangsang ketika pertama kali ia bersentuhan dengan kulit ibunya saat IMD atau Inisiasi Menyusui Dini. Kegiatan ini dapat mengakitifkan indera peraba si kecil. Tubuh bayi sudah sensitif terhadap sentuhan ketika ia berada di dalam kandungan.

  • Pendengaran

Ketika belum lahir, indera pendengaran bayi sudah aktif. Setelah lahir, bayi biasanya masih mengingat suara dari ibunya.

  • Pengecapan

Indera pengecapan bayi dari awal sudah dirangsang dengan minum ASI atau air susu ibu.

  • Penciuman

Bayi sudah mencium aroma tubuh ibunya ketika melakukan Inisiasi Menyusui Dini. Kegiatan ini sekaligus dapat mengaktifkan indera penciuman si kecil.

Tips Merangsang Panca Indera Bayi

Untuk merangsang indera bayi, sebenarnya tidak perlu menggunakan alat mahal seperti halnya program baby TV, CD atau sekolah khusus. Stimulasi untuk si kecil cukup dilakukan di rumah saja. Anda bisa mengajak bayi anda bermain, bernyanyi, berbicara atau mendengarkan musik, serta dikenalkan pada hal-hal yang baru. Hindari mendiamkan bayi begitu saja, karena hal ini salah.

Panca indera bayi pada dasarnya akan terstimulasi hanya dengan mengajak bayi berbicara atau hanya sekedar memainkan mainan kerincingan. Warna mainan yang mencolok tanpa disadari akan merangsang penglihatannya. Selain itu, bunyi yang berasal dari mainan kerincingan akan menstimulasi indera pendengaran bayi.

Untuk indera peraba bayi akan terasah pada saat ia memegang mainan. Biasanya bayi mampu membedakan mainan kasar dengan mainan yang licin. Bayi memiliki rasa ingin tahu yang besar, dimana karena rasa ingin tahunya tersebutlah ia mencium mainan sehingga akan merangsang indera penciuman bayi.

Bayi menghabiskan sebagian waktunya dengan tidur, akan tetapi semakin usia bayi bertambah maka waktu tidurnya pun akan semakin berkurang. Oleh karena itu, pada saat bayi anda bangun, anda bisa mengajaknya bermain dan berbicara sebagai langkah untuk menstimulasi bayi. Anda bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk menstimulasi bayi.

Selain hanya dengan berbicara dan memanfaatkan mainan kerincingan, anda bisa merangsang panca indera bayi dengan tips merangsang panca indera bayi seperti berikut:

Indera Penglihatan

Sistem penglihatan bayi umumnya masih belum berkembang sempurna. Akan tetapi, pada jarak tertentu bayi sudah mampu melihat dengan baik, terlebih lagi pada jarak hidung bayi dengan puting ibunya. Untuk merangsang indera penglihatan bayi, anda bisa memberikan benda yang menarik, bermain wajah atau memperlihatkan aneka mainan yang menarik perhatiannya.

Indera Pendengaran

Bayi sudah mampu mendengar suara ibunya ketika berada di dalam kandungan. Indera pendengaran bayi bisa dirangsang sejak bayi dengan menggunakan suara lembut, mainan dengan suara menenangkan, kotak musik atau mengajaknya berbicara. Hindari merangsang bayi dengan suara yang terlalu keras dan tajam karena hanya akan membuat bayi kesal.

Indera Perasa

Penting berkomunikasi dengan bayi melalui sentuhan. Ketika masih berada di dalam rahim, bayi terbiasa dengan gerakan ibu yang membuatnya bergoyang. Rangsangan yang bisa diberikan pada bayi anda bisa berupa kegiatan sehari-hari seperti misalkan memandikannya, mengganti popok bayi atau pakaian dan merangsangnya dengan berbagai gerakan dan sentuhan.

Indera Penciuman dan Pengecap

Bayi baru lahir cepat dalam mengenal bau, terlebih lagi aroma atau bau ibunya. Jika ibu selalu berada di dekat bayi, maka akan menjadi lebih mudah dalam mengenal bau ibunya.

Lidah bayi belum berkembang sepenuhnya, akan tetapi bayi sudah mampu mengenal rasa manis dan asam atau kecut. Dimana indera perasa bayi ini akan semakin berkembang pada saat ia sudah mendapatkan makanan pendamping ASI atau MPASI. Oleh karena itu, untuk merangsangnya ibu dapat memberikan makanan pendamping ASI yang bervariasi.