Home » ASI (Air Susu Ibu) » Tips Menyusui Bayi Untuk Pertama Kalinya

Tips Menyusui Bayi Untuk Pertama Kalinya

Tips menyusui bayi harus anda ketahui. Segera susui bayi anda setelah ia dilahirkan. Jika anda belum terbiasa, mintalah bantuan suster atau orang berpengalaman agar proses menyusui bayi anda lancar. 

Sebenarnya, tidak semua ibu menyusui bayinya dengan ASI, karena menyusui merupakan pilihan atau keputusan pribadi. Namun, bagaimana pun itu semua ibu tentunya ingin memberikan semua yang terbaik untuk anaknya.

Bagi ibu yang memutuskan untuk menyusui bayinya, menyusui untuk pertama kalinya merupakan momen yang berharga dan spesial. Pasalnya, pada waktu ini ibu dan bayi mulai melakukan interaksi antara satu sama lain. Karena ini adalah kelahiran pertama kali, mungkin sebagian ibu akan merasa takut dan bingung ketika hendak menyusui bayinya, serta tidak mengetahui seperti apa tips menyusui bayi. Namun, tetaplah yakin bahwa keterampilan dalam menyusui bayi akan semakin bertambah seiring dengan berjalannya waktu. Nah, berikut ini beberapa tips menyusui bayi saat pertama kali.

Tips Menyusui bayi pertama kali

Tips Menyusui Bayi Untuk Pertama Kali

  1. Setelah bayi anda dilahirkan, maka disarankan untuk segera menyusui bayi anda. Bayi dalam keadaan bangun sebagian besar dan lebih berminat menyusu yaitu selama satu jam setelah ia dilahirkan, dibandingkan dalam waktu 8 atau 24 jam kemudian. Lakukan cara menyusui yang benar.
  2. Sebaiknya susui bayi anda yang baru lahir dalam lingkungan yang sepi dan tenang. Keadaan lingkungan seperti ini akan membuat anda tidak tegang dan membantu anda lebih rileks yang memungkinkan anda dan bayi fokus pada pemberian dan penerimaan ASI.
  3. Karena ini momen menyusui bayi untuk pertama kali, jika anda belum terbiasa dan merasa butuh bantuan dari seseorang, maka mintalah bantuan dari orang terdekat anda seperti ibu atau sahabat yang berpengalaman.
  4. Ketika itu, anda bisa meminta suami anda untuk mengajak tamu yang menjenguk untuk menunggu di luar. Hal ini dilakukan agar anda memiliki privasi pada saat anda belajar memberikan ASI pada bayi anda untuk pertama kalinya.
  5. Selain ibu atau sahabat, anda bisa meminta bantuan dari perawat rumah sakit yang berpengalaman. Namun, jika anda percaya diri untuk melakukannya sendiri maka anda bisa meminta untuk dibiarkan sendiri, namun tetap diperhatikan.
  6. Ketika menyusui, disarankan untuk mencari posisi senyaman mungkin. Usahakan punggung anda tersangga dengan baik. Anda bisa menggunakan bantal untuk menopang tangan anda dan bayi. Apabila anda melahirkan dengan proses caesar, pemberian ASI untuk pertama kalinya mungkin harus ditunda hingga satu jam lebih. Setelah itu, ketika mulai menyusui anda mungkin memerlukan bantuan yang lebih ekstra.

Permasalahan yang Akan Muncul

Ketika pertama kali menyusui dan belum terbiasa memberikan ASI, mungkin beberapa permasalahan akan muncul seperti payudara terasa penuh, infeksi dan radang payudara atau puting terasa sakit dan lecet. Jika permasalahan tersebut muncul tentunya pemberian ASI pada bayi anda akan terhambat, terlebih lagi jika anda mengalami lecet pada puting.

Penyebab Lecet atau Sakit  Puting

Lecet pada puting biasanya disebabkan oleh beberapa hal seperti berikut.

  1. Penyebab puting lecet yang sering terjadi yaitu karena anda menyusui bayi anda tidak tepat, dimana posisi mulut bayi tidak berada pada seluruh aerola, sehingga bayi anda hanya menggigit pada bagian pangkalnya saja.
  2. Penggunaan pompa payudara yang tidak tepat.
  3. Terdapat infeksi jamur pada mulut atau lidah bayi yang akan menular pada ibu sehingga akibatnya puting menjadi lecet.

Perawatan Puting Lecet atau Sakit

Jika keadaan ini terjadi dan menimpa anda, maka anda jangan khawatir. Lakukan perawatan pada puting anda agar kondisinya segera pulih dan anda bisa menyusui bayi anda kembali dengan normal. Berikut perawatan yang bisa anda lakukan pada puting sakit atau lecet.

  1. Jika anda merasa dan menemukan puting susu menjadi lecet, anda bisa istirahat dan tidak menyusui selama 12 sampai 24 jam agar proses penyembuhan lebih cepat.
  2. Ketika hendak menyusui lagi, gunakan terlebih dahulu puting sebelah yang tidak dalam keadaan lecet. Apabila pada bagian payudara dengan puting susu yang lecet ASI terasa penuh anda bisa melakukan pemerahan atau pemijatan. Usahakan agar bayi anda selalu mendapatkan ASI.
  3. Gunakan puting susu yang sehat, baru setelah itu gunakan puting susu yang lecet dengan bertahap dan dalam waktu yang singkat. Biasanya bayi akan menyusu lebih lembut pada kali kedua, karena pada waktu itu bayi sudah tidak terlalu lapar.
  4. Anda harus memperhatikan melekatnya mulut bayi pada payudara anda. Usahakan sebagian besar mulut bayi meliputi aerola, atau jangan sampai berada pada ujung puting saja.
  5. Selesai menyusui, disarankan untuk membersihkan puting susu secara lembut. Anda bisa menggunakan kassa steril yang sebelumnya sudah dicelupkan ke dalam air hangat bersih.
  6. Pada saat puting dalam keadaan lecet, usahakan untuk tidak menyentuhnya secara langsung. Terlebih lagi jika anda belum atau tidak membersihkan tangan anda, karena ditakutkan akan membawa bakteri yang menjadi penyebab infeksi.
  7. Apabila anda tidak bisa menahan rasa sakit karena lecet, anda bisa menghilangkan rasa sakit tersebut dengan minum obat penghilang rasa sakit. Namun, obat yang digunakan harus resep dari dokter.
    Jika puting masih saja lecet dan rasa sakit bertambah parah, anda bisa segera konsultasi atau melakukan pemeriksaan pada dokter untuk mendapatkan perawatan terbaik.

Intinya, ketika pertama kali menyusui anda jangan panik agar bisa memberikan ASI dengan tepat untuk si kecil. Jika permasalahan muncul, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter atau bidan.

Demikian tips menyusui bayi untuk pertama kalinya, beserta cara mengatasi permasalahan yang mungkin terjadi. Semoga bermanfaat.