Home » ASI (Air Susu Ibu) » Tips Menyusui Bayi Malam Hari

Tips Menyusui Bayi Malam Hari

Bayi umumnya akan sering terbangun dan meminta ASI ketika malam hari. Agar proses menyusui berjalan lancar, anda bisa memperhatikan tips menyusui bayi malam hari.

ASI atau air susu ibu merupakan makanan terbaik untuk bayi. Karena begitu pentingnya ASI untuk bayi, maka dari itu menyusui bayi merupakan tugas wajib yang harus dilakukan oleh setiap ibu. Pemberian ASI eksklusif dilakukan minimal hingga usia bayi 6 bulan.

Ibu yang baru saja melahirkan buah hatinya tidak akan merasakan tidur nyenyak ketika malam hari. Di sela-sela tidurnya, ibu harus bangun untuk memberikan ASI pada buah hatinya yang memanggil dengan tangisan yang menggemaskan. Kebiasaan ini biasanya akan berlangsung hingga bayi berusia 3 bulan, karena setelahnya rutinitas tidur bayi akan mulai terlihat.

Tips Menyusui Bayi Malam Hari

Karena sudah menjadi tugas seorang ibu untuk menyusui bayinya, dimana pun dan kapan pun ketika bayi membutuhkan, maka dari itu ibu harus siap menanggung segala resiko termasuk rasa kantuk yang mendera ketika malam hari. Menyusui bayi di malam hari memiliki banyak manfaat yang tidak ternilai.
Simak alasan mengapa penting menyusui bayi di malam hari seperti berikut ini.

Ketika malam hari ASI mengandung banyak triptofan

Di malam hari, ASI atau air susu ibu mengandung banyak asam amino esensial atau disebut dengan triptofan. Dimana triptofan dibutuhkan oleh bayi untuk mendukung pertumbuhannya secara normal. Triptofan di dalam tubuh memiliki peran untuk membantu produksi hormon serotonin dan memiliki dampak positif untuk kualitas tidur.

Cara Alami Menidurkan Bayi

Ketika sudah selesai menyusu, dimana si kecil sudah merasa kenyang, biasanya ia akan langsung tertidur di dekapan ibunya. Dan berdasarkan fakta, menyusui bayi menjadi salah satu cara untuk menidurkan bayi. Pada masa awal kehidupannya, bayi akan tertidur apabila ia sudah puas atau kenyang menyusu. Bahkan bayi selalu meminta menyusu di awal malam agar ia bisa tertidur.

Anda bisa menyusui si kecil di awal malam sampai ia tertidur. Kemudian, anda bisa kembali menyusui bayi di tengah malam hingga si kecil kembali tidur. Pada pukul 22:00 sampai 00:00 anda bisa membangunkan si kecil untuk menyusu. Akan tetapi, jangan biarkan si kecil benar-benar terjaga. Biarkan bayi anda dengan keadaan setengah tidur, serta masih bisa menyusu. Cara menyusui seperti ini akan membantu bayi anda tidur lebih lama. Jika anda hendak melakukan cara menyusui seperti ini, maka anda bisa memberikan jarak sekitar 3 sampai 4 jam dari waktu menyusui sebelumnya.

Butuh Disusui Lebih Sering

Pada umumnya, baik di siang atau di malam hari, bayi membutuhkan menyusu setiap 1,5 sampai 2,5 jam. Akan tetapi, pada minggu awal kehidupannya bayi menyusu sekitar 6 sampai 8 kali dalam sehari dan jeda waktunya tidak menentu. Untuk itu, anda harus bisa beradaptasi dengan kebutuhan bayi anda. Sebaiknya, kapan pun bayi anda ingin menyusu, anda harus bersedia memberikannya tanpa terpaku pada jadwal.

Bayi perlu disusui sesering mungkin karena ASI mudah dicerna. Tidak hanya itu, bayi membutuhkan suplai susu untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya.

  • Jika anda sering menyusui bayi anda, maka anda dan bayi anda akan mendapatkan manfaat berikut ini:
  • Berat badan si kecil akan bertambah dengan cepat.
  • Ikatan antara anda dan bayi akan terjalin dengan baik.
  • Kegelisahan yang dialami bayi akan berkurang.
  • Resiko bayi terkena penyakit kuning pada bayi akan berkurang.
  • Untuk ibu, menyusui bayi lebih sering akan menurunkan resiko payudara membesar.

Ketika menyusui bayi di malam hari, anda harus memperhatikan aturannya. Untuk melancarkan proses menyusui di malam hari, simak tips menyusui bayi malam hari seperti berikut ini.

Tips Menyusui Bayi Malam Hari

Biarkan Lampu Tetap Padam

Untuk memberitahu pada bayi anda bahwa ia sedang menyusu di malam hari, maka ketika menyusuinya jangan menghidupkan lampu. Anda bisa tetap membiarkan kamar tidur gelap. Jika membutuhkan cahaya anda bisa menggunakan lampu tidur yang redup.

Hindari Menyusui Apabila Si Kecil Tidak Lapar

Apabila bayi anda tidak merengek meminta disusui, anda jangan membangunkannya. Biarkan si kecil terbangun sendiri. Bayi biasanya akan terbangun setiap 2-3 jam sekali. Ketika si kecil terbangun dan merengek minta disusui, baru anda bisa menyusuinya. Akan tetapi, untuk bayi yang memiliki masalah dengan berat badannya, ia perlu dibangunkan untuk disusui secara berkala. Untuk memastikan kondisi bayi anda, anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

Hindari Berinteraksi

Berinteraksi atau mengajaknya berbicara hanya akan membuat si kecil terbangun. Apabila anda melihat si kecil gelisah setelah menyusu, anda bisa membiarkannya dan tunggu hingga ia benar-benar tenang. Untuk menenangkannya kembali anda bisa mengusap dahinya untuk membantu ia tertidur. Hindari menggendong bayi anda, terkecuali jika popoknya basah atau bayi anda menangis.

Sendawakan Setelah Menyusu

Seperti menyusui di siang hari, menyendawakan bayi ketika malam hari setelah menyusui perlu dilakukan. Ketika ada udara yang terperangkap di dalam perut, maka ia tidak akan merasa nyaman, bahkan mungkin akan menangis. Anda bisa menyusui bayi di sela waktu pemberian ASI atau setelah selesai menyusui dan si kecil merasa kenyang.

Dekatkan Bayi Anda

Apabila bayi anda tidur di ranjang bayi, maka usahakan posisi ranjang tersebut berada dekat dengan tempat tidur anda, agar anda bisa lebih mudah untuk menyusui. World Health Organization (WHO) menyarankan agar bayi tidur di kamar yang sama dengan orang tuanya pada 6 bulan awal kehidupannya.

Persiapkan Segala Kebutuhan

Selama anda menyusui bayi di malam hari, maka alangkah lebih baik untuk menyiapkan semua kebutuhan di kamar agar lebih mudah.

Sembunyikan Jam

Ketika ada jam di kamar, anda akan terus menerus tergoda untuk memperhatikan jam selama menyusui bayi anda. Sebaiknya sembunyikan jam tersebut, karena terus menerus melihat jam tidak akan membantu, justru hanya akan menghambat. Anda akan tergesa-gesa ketika menyusui bayi karena terpaku pada jam yang sudah larut malam. Akibatnya, bayi anda tidak akan mendapatkan cukup ASI.

Jangan Sungkan Meminta Bantuan

Ketika anda merasa kerepotan ketika harus menyusui bayi anda di malam hari, anda jangan merasa segan untuk meminta bantuan suami anda. Jika anda memutuskan untuk menyusui si kecil dengan ASIP atau ASI perah, anda dapat meminta suami anda memanaskan ASIP tersebut. Jika tidak, anda bisa meminta bantuan suami untuk menenangkan si kecil setelah selesai menyusu.

Tidur Siang

Agar anda tidak kekurangan waktu istirahat, anda bisa tidur ketika siang hari. Masalah menjaga si kecil, anda bisa meminta bantuan suami atau anggota keluarga yang lainnya.

Demikian aturan menyusui bayi malam hari. Agar bayi anda mendapatkan manfaat dari ASI, maka anda harus bersedia untuk menyusuinya kapan pun, meskipun ketika malam hari. Semoga bermanfaat.