Home » Perlengkapan Bayi » Tips Memilih Teether yang Aman Untuk Bayi

Tips Memilih Teether yang Aman Untuk Bayi

Tips Memilih Teether yang Aman Untuk Bayi – Bayi yang mulai tumbuh gigi umumnya akan mulai senang menggigit. Hal ini terjadi karena proses tumbuh gigi membuat bagian gusinya terasa nyeri dan juga gatal. Sehinga mereka akan membutuhkan sesuatu untuk mengurangi rasa tidak nyaman yang dialaminya. Teether adalah salah satu media yang baik untuk membantu mengoptimalkan pertumbuhan gigi pada anak bayi.

Menjelang usia 7 hingga 8 bulan umumnya bayi akan mulai mengembangkan pertumbuhan giginya. Perkembangan dan pertumbuhan yang terjadi dengan tubuh bayi umumnya selalu membawa ‘tanda’ pada tubuhnya. Dari sekian banyak tanda tersebut, sakit, demam atau rewel seringkali membuat bayi merasa tidak nyaman.

Orangtua yang memiliki anak bayi yang rewel tentu akan merasa panik dan khawatir. Betapa tidak, jika biasanya bayi mereka terlihat ceria dan selalu aktif bergerak. Pada suatu waktu kondisi sakit dan demam tiba-tiba datang dan membuatnya tak henti menagis akan tentu membuat semua orangtua khawatir. Kekhawatiran yang dialami oleh para orangtua tentunya beralasan. Mereka takut jika sesuatu hal terjadi dengan buah cintanya. Jadi demikian, wajar jika anda akan merasa panik saat si kecil terlihat ‘berbeda’ atau ‘janggal’.

Akan tetapi, bila anda mengetahui tahapan perkembanagn si kecil dengan baik. Maka setidaknya dari mengenal gejala yang dialami oleh si kecil anda akan dapat menentukan tindakan apa yang harus dilakukan. Dengan begini, maka tingkat kepanikan sewaktu menangangi si kecil akan dapat dikurangi dengan baik.

Ada banyak hal yang membuat si kecil menjadi rewel atau terus menangis. Selain mengindikasikan ada gangguan kesehatan dalam tubuhnya. Hal lain yang juga memicu kondisi ini adalah pertumbuhan baru yang terjadi dengan tubuhnya, termasuk dengan pertumbuhan gigi. Lantas mengapa tumbuh gigi bisa membuat si kecil menjadi rewel dan bahkan mengalami demam?

Tips Memilih Teether yang Aman Untuk Bayi

Proses pecahnya gusi ketika gigi mendorong melalui garis gusi akan mungkin menyebabkan rasa nyeri dan bengkak pada si kecil. Kondisi ini akan mungkin membuat infeksi sangatlah rentan terjadi sehingga rewel atau tangisan pada si kecil menjadi hal yang umum terjadi.

Ketidak nyamanan diatas umumnya bukan semata dikarenakan gusi yang terluka. Namun lebih kepada adanya sel-sel pada gusi yang mati dan terpecah agar gigi dapat keluar. Akibatnya, kondisi ini membuat bayi mudah mengalami demam pada saat tumbuh gigi. Selain itu, umumnya kondisi ini pun membuat si kecil mengalami perubahan perilaku. Seperti sulit tidur, sulit makan dan bahkan menjadi mudah marah atau menangis.

Pada saat proses tumbuh gigi terjadi, bayi membutuhkan sesuatu yang akan dapat mengurangi perasaan sakit yang dialaminya. Selain itu, pada masa tumbuhnya gigi bayi anda akan cenderung senang menggigit. Jadi demikian, saat ini anda akan membutuhkan seusatu untuk membantu mengoptimalkan tumbuhnya gigi pada buah hati.

Nah, untuk mengatasi kondisi ini ada sebuah alat yang dapat membantu si kecil mengurangi perasaan sakit pada saat tumbuh gigi, yakni teether. Teether adalah sejenis mainan yang memang dirancang untuk digigit. Selain itu, mainan yang satu ini dapat digunakan untuk merangsang pertumbuhan gigi bayi pada usia 5-6 bulan ke atas.

Pada saat ini, gigi susunya mulai tumbuh dan gusi si kecil akan terasa gatal serta nyeri akibat gigi mendesak jaringan gusi. Dengan menggigit-gigit sesuatu, bayi akan merasa lebih nyaman. Bentuknya yang padat digenggam dan dijumpuk pada teether membuatnya juga dapat melatih keterampila motorik halus pada bayi.

Akan tetapi, agar tidak beresiko dalam menggunakan teether seperti, terinfeksi penyakit, luka sebab ada bagian yang tajam. Maka pemilihan teether haruslah dilakukan dengan baik dan teliti.

Nah, dibawah ini adalah beberapa tips memilih teether yang aman untuk bayi. Simak selengkapnya dibawah ini.

Tips Memilih Teether yang Aman Untuk Bayi

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum ibu memutuskan memberikan teether pada si kecil. Hal ini dikarenakan, teether adalah mainan yang dimasukkan dalam mulut anak. Sehingga demikian, kualitas dan beberapa hal penting lainnya harus benar-benar diperhatikan dengan baik. Simak beberapa tips memilih teether yang aman untuk bayi berikut ini.

Pilih Teether yang Berlabel BPA-Free

Tips memiliih teether yang aman untuk bayi yang pertama adalah kualitas dari teether itu sendiri. Pilihlah kualitas yang baik dan aman untuk diberikan pada si kecil. Ketika anda pergi ke toko mainan bayi dan hendak membeli teether, sebaiknya pilihlah teether yang berlabel “BPA-Free”.

BPA adalah kepanjangan dari bisphenol-A yakni merupakan zat kimia sintetis yang pada umumnya digunakan dalam beragam jenis produk konsumer botol bayi.

Para ilmuwan menyebutkan bawah BPA dapat menjadi senyawa “penganggu hormon” karena zat ini dapat berpotensi mengganggu fungsi normal sistem hormon dalam tubuh. Efek dari masuknya senyawa ini kedalam tubuh akan dapat merugikan kesehatan serta berpengaruh terhadap masalah tingkah laku. Untuk itu, maka sebaiknya selektiflah dalam memilih jenis teether yang aman untuk bayi anda.

Pilihlah Teether yang Mudah Digenggam

Banyaknya variasi, bentuk dan warna yang tersedia pada teether membuat anda diberikan pilihan lebih leluasa saat membeli teether. Hanya saja, sebaiknya jangan pilih teether yang menurut anda menarik. Sebab tampilan lucu dan menggemaskan dari teether saja tidak cukup.

Anda perlu mempertimbangkan hal lain seperti ukuran dan bentuk dari teether. Teeteher yang terlalu besar atau terlalu kecil akan mungkin berbahaya untuk si kecil. Ukuran yang terlalu besar akan membuat si kecil sulit menggigitnya. Dan dikhawatirkan hal ini malah mambuat si kecil gemas dan malah menggigit tangannya sendiri.
Sementara itu, untuk teether yang lebih kecil dikhawatirkan akan termakan seluruhnya dalam mulut si kecil. Yang pada akhirnya membuat alat ini sulit dikeluarkan dari mulutnya.

Pilihlah Teether yang Kuat

Ada banyak jenis teether yang dijual. Akan tetapi, mengingat alat ini adalah mainan yang akan digigit oleh si kecil maka sebaiknya carilah teether yang benar-benar kuat. Atau dalam artian lain, pilihlah teether yang tidak mudah sobek atau bolong. Sebab hal ini dikhwatirkan akan membuat si kecil menelan serpihan teether yang telah dirusaknya.

Pilihlah Teether yang Mudah Dicuci

Penting sekali untuk mendapatkan teether yang mudah anda cuci. Jadi demikian sebaiknya jangan beli teether dengan ukuran yang kecil dan terdapat liukan atau ukiran rumit diatasnya. Sebab hal ini malah akan membuat anda semakin sulit membersihkan teether. Ketika teether tidak dibersihkan dengan baik maka pengaruhnya akan cukup bahaya untuk kesehatan buah hati anda. Untuk itu, cobalah bijak pada saat memilih peralatan yang satu ini.

Itulah dia beberapa hal yang penting diperhatikan dalam memilih teether. Pada dasarnya alat yang satu ini memang akan dibutuhkan oleh si kecil guna membantu mengoptimalkan pertumbuhan giginya dengan baik. Akan tetapi, memilih teether pun tidak dapat dilakukan dengan sembarang.