Home » Perlengkapan Bayi » Tips Memilih Popok Bayi yang Aman & Nyaman

Tips Memilih Popok Bayi yang Aman & Nyaman

Memilih popok untuk bayi terkadang membuat para orag tua dilema. Saat ini ada beberapa jenis popok, di antaranya popok kain dan popok sekali pakai. Kedua popok tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tapi sebagai orang tua bijak harus bisa memilih popok yang terbaik untuk sang buah hati dengan mengetahui tips memilih popok bayi yang aman.

Setiap orang tua berusaha untuk memberikan semua yang terbaik untuk anak-anaknya. Berbagai perlengkapan dan kebutuhan anaknya, mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki tak luput dari perhatian para orang tua. Produk perawatan dan perlengkapan bayi yang dibutuhkan seperti pakaian, baju dan sepatu disiapkan dan dipilih dengan baik. Tidak terkecuali dengan popok bayi yang umumnya selalu bersentuhan langsung dengan kulit bayi. Pemilihan popok bayi harus dilakukan dengan baik karena kulit bayi masih sangat sensitive dan rentan terhadap masalah.

Namun, memilih popok bayi terkadang menjadi dilema untuk sebagian orang tua. Kesulitan dan kebingungan kerap kali menghampiri ketika hendak memilih dan memilah popok yang terbaik untuk bayi.

Seperti yang kita ketahui, popok bayi saat ini tidak hanya terbuat dari kain. Kini kita bisa menemukan popok sekali pakai yang bisa langsung dibuang setelah penuh atau setelah digunakan. Adanya perbedaan jenis popok ini membuat orang tua bingung harus memilih popok jenis mana. Namun, yang pasti orang tua akan memprioritaskan popok yang lebih aman untuk bayinya.

Tips memilih popok bayi

Popok kain dan popok sekali pakai sebenarnya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan terhadap pemilihan popok kain atau popok sekali pakai.

Tips Memilih Popok Bayi Dari Kain

Popok kain kini lebih beragam dan tersedia dalam berbagai jenis pilihan. Kita bisa memilih popok kain berdasarkan desain dan warna sesuai keinginan. Bahkan saat ini kita bisa menemukan popok bayi yang terbuat dari kain yang sudah dilengkapi dengan kancing dan perekat. Selain itu, bentuk dan ukuran popok ini pun beragam dan bisa kita sesuaikan dengan ukuran tubuh bayi. Untuk memenuhi kebutuhan bayi dibutuhkan sekitar 15-20 popok kain. Popok kain bisa dikatakan lebih murah dibandingkan dengan popok sekali pakai, karena popok kain bisa dicuci ulang dan dipakai kembali. Selain itu, popok kain juga bisa disimpan dengan rapi jika sudah tidak digunakan dan bisa dipakai untuk anak anda selanjutnya.

Beberapa orang tua lebih memilih popok yang terbuat dari kain karena dianggap lebih ramah lingkungan. Dengan popok kain maka penumpukan sampah akan menjadi berkurang. Namun meskipun begitu bukan berarti jika popok kain lebih ramah lingkungan. Popok kain harus dicuci sampai bersih dengan menggunakan air dan detergen. Detergen yang digunakan untuk mencuci popok tersebut bisa menjadi limbah untuk lingkungan. Namun, popok kain dianggap lebih aman karena tidak mengandung bahan kimia. Meskipun begitu, popok kain mudah bocor.

Berikut ini tips memilih popok bayi kain dan beberapa hal yang perlu diperhatikan

  • Ketahui terlebih dahulu jenis kain apa yang baik dan tidak baik untuk bayi. Anda bisa bertanya pada bidan untuk mengetahuinya.
  • Ketika membeli popok anda harus sudah mengetahui kualitas dari kain yang digunakan. Perhatikan jenis kain popok tersebut jangan sampai kain dari popok membuat kulit bayi anda teriritasi.
  • Pilihlah popok yang memiliki tali atau perekat. Karena popok tanpa tali atau perekat biasanya memerlukan peniti untuk merekatkannya. Penggunaan peniti pada popok sangat berbahaya karena ditakutkan mengenai bayi.

Hal yang Harus Diperhatikan

  • Hal yang harus anda perhatikan terhadap penggunaan popok kain ini yaitu cara mencucinya.
  • Disarankan untuk mencuci popok ini dengan cara memisahkan dengan pakaian lainnya. Cuci popok kain ini dengan menggunakan detergen lembut dan aman digunakan untuk kulit yang sensitif, serta tidak menimbulkan alergi. Ketika mencucinya gunakan air panas dan bilaslah minimal sebanyak dua kali. Hindari penggunaan pelembut pakaian karena hanya akan menimbulkan ruam pada bayi.
  • Apabila popok basah terkena urine, anda bisa menyimpannya terlebih dahulu pada keranjang tempat pakaian kotor. Namun, jika popok terkena feses harus dibersihkan terlebih dahulu.
  • Selalu cuci tangan sebelum dan sesudah mengganti popok.

Tips Memilih Popok Bayi Sekali Pakai

Popok bayi sekali pakai dianggap lebih praktis, sehingga popok ini menjadi pilihan banyak orang tua. Popok sekali pakai juga mengandung gel yang mampu meresap cairan sehingga mampu menahan cairan lebih banyak, sehingga tidak mudah bocor dan tidak perlu diganti terlalu sering. Selain itu, popok sekali pakai akan membuat kulit tetap kering.

Jika anda memilih popok sekali pakai maka dibutuhkan dana yang lebih besar dibandingkan dengan memilih popok kain biasa. Jika sudah penuh atau kotor popok sekali pakai harus dibuang dan tidak bisa digunakan kembali.

Berikut ini tips memilih popok bayi sekali pakai dan beberapa hal yang perlu diperhatikan.

  • Pilihlah popok sekali pakai yang berkualitas.
  • Hindari memilih popok yang mengandung pewangi dan zat lainya yang akan membuat kulit bayi teriritasi.
  • Pilihlah popok sekali pakai yang lebih longgar dari ukuran tubuh si kecil.
  • Pilih popok berbahan dasar lembut dan memiliki daya serap yang baik sehingga akan membuat kulit bayi tetap kering dan lembab.

Hal yang Harus Diperhatikan

  • Jika si kecil mengalami ruam atau iritasi, sebaiknya ganti merek popok karena bisa saja ia alergi terhadap merek popok tertentu.
  • Setelah dan sebelum mengganti popok dianjurkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu untuk mencegah penyebaran kuman.
  • Kosongkan tempat sampah secara teratur untuk menghindari kemungkinan munculnya bau yang tidak sedap.

Tips Mencegah dan Mengatasi Ruam Popok

Penggunaan popok dapat menimbulkan ruam pada bayi. Dimana ruam tersebut dapat terjadi diakibatkan oleh bakteri atau jamur, popok kotor atau basah yang terlalu lama dipakai, adanya gesekan antara kulit bayi dan popok, atau disebabkan karena adanya reaksi alergi terhadap popok yang digunakan. Namun, ruam yang terjadi pada area yang ditutupi oleh popok tersebut dapat diatasi dan dicegah. Berikut ini cara mengatasi dan mencegah ruam popok pada bayi.

  • Sebelum anda mengganti popok bayi anda, maka disarankan untuk mencuci tangan terlebih dahulu, begitu pun sesudahnya.
  • Periksalah popok bayi anda sesering mungkin. Apabila sudah basah atau kotor segeralah ganti popok tersebut.
  • Sebelum menggunakan popok, anda harus memastikan kulit bayi benar-benar kering.
  • Bersihkan kulit bayi dengan menggunakan tisu dan air bersih. Dianjurkan untuk meghindari penggunaan tisu yang mengandung alkohol. Jika sudah, lap lembut bagian tersebut dengan menggunakan kain yang lembut, halus dan kering.
  • Sebelum memakai popok anda bisa mengoleskan salep atau krim. Salep atau krim yang didapat harus berdasarkan resep dari dokter.

Sensitivitas kulit bayi berbeda dengan orang dewasa. Oleh karena itu, sebagai orang tua kita perlu memperhatikan terhadap pemilihan popok secara khusus baik bahan atau jenisnya agar bayi tetap nyaman dan terhindar dari masalah kulit yang disebabkan oleh ketidakcocokan popok. Demikian tips memilih popok bayi.