Home » Perlengkapan Bayi » Tips Memilih Kolam Renang Bayi yang Aman

Tips Memilih Kolam Renang Bayi yang Aman

Tips Memilih Kolam Renang Bayi yang Aman – Selain menyenangkan, berenang akan dapat memberikan manfaat yan baik untuk si buah hati. Sebuah penelitian mengungkapkan, bayi yang seringkali dilatih untuk berenang akan memiliki keseimbangan tubuh dan daya memegang yang lebih baik. Akan tetapi ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan pada saat anda mengajak serta buah hati anda untuk berenang.

Bermain dengan bayi, mengajaknya mengobrol, membawanya keluar rumah dan lain sebagainya adalah serangkaian kegiatan yang menyenangkan. Apalagi jika anda adalah tipikal orangtua yang senang sekali mengeksplor kemampuan si buah hati. Mengenalkan si kecil pada berbagai hal baru tentu akan sangat menyenangkan. Dari sini orangtua pun dapat mengenali apa yang tidak disukai oleh si kecil dan mana yang menjadi minatnya. Selanjutnya, maka akan lebih mudah bagi orangtua mengembangkan bakat mereka dengan lebih baik.

Tahukah anda, pada dasarnya bayi anda sudah mulai dapat diajarkan berenang sejak mereka lahir. Anda pun tidak perlu menunggu sampai si kecil mendapatkan imunisasi pada saat hendak membawa si buah hati berenang. Meski demikian, waktu terbaik memperkenalkan si kecil pada banyak hal termasuk berenang adalah saat usianya 6 bulan keatas.

Tentu memberikan kebahagiaan tersendiri tatkala untuk pertama kalinya anda bisa mengajak si kecil bermain. Apalagi berbasah-basahan dikolam renang dan memperkenalkannya pada air dengan ‘wadah’ yang lebih besar.
Raut wajah terkejut dan ekspresi kedinginan pada si kecil saat pertama kalinya dicelupkan dalam air akan menjadi momen yang sulit untuk dilupakan. Selain itu, mendandani mereka dengan pakaian renang dan mengajaknya main dengan ban kecil akan tentu menjadi hal yang mengasyikan.

Selain itu, kegiatan berenang yang diberikan pada bayi pun bukan saja menyenangkan. Namun juga memberikan manfaat seperti yang telah dikupas diatas. Lewat kegiatan ini kesehatan si kecil dapat didukung dengan baik dan kegembiraan akan muncul dalam raut wajahnya.

Nah, bunda jadi jangan merasa takut untuk membawa serta buah hati anda berenang. Mengetahui kegiatan yang satu ini aman dilakukan oleh si kecil. Maka tidak ada salahnya mengisi waktu senggang atau liburan anda dengan mengajak si kecil untuk berenang.

Tips Memilih Kolam Renang Bayi yang Aman

Bila anda merasa kerepotan mempersiapkan segala sesuatunya seorang diri. Maka jangan sungkan untuk meminta bantuan orang lain, seperti suami atau baby sitter. Namun satu hal yang penting tentunya selalu dampingi buah hati anda kemanapun ia pergi dan jangan pilih kolam renang yang terlalu dalam. Cukup area nyaman dan terbuka anda bisa mengajak mereka untuk bermain ceria bersama.

Selain itu, kegiatan yang satu ini pun bisa dijadikan media untuknya bisa melatih kemampuan sosialisasinya dengan baik. Hadirnya orang-orang sekitar yang ada dekat dengan si bayi akan membuat mereka senang. Bunda pun bisa memperkenalkan mereka dengan oranglain dan buatlah mereka merasa nyaman.

Kehadiran mainan yang mengapung diatas kolam pun akan menjadi hal yang menyenangkan. Jadi, tidak ada salahnya untuk memberikan beberapa jenis mainan yang aman untuk buah hati anda. Seperti mainan bebek-bebekan, bola plastik dan masih banyak lagi.

Ketika mereka mendapati sesuatu yang mencolok mengapung di air, maka si kecil akan lebih mudah untuk bergerak sebab mereka ingin menggapainya. Hal ini pun tentu akan bermanfaat untuk melatih kemampuan motorik halusnya.

Akan tetapi, memilih tempat berenang atau kolam renang untuk bayi tentunya tidak dapat dilakukan dengan sembarang. Ada beberapa kriteria tempat yang penting untuk diperhatikan. Hal ini tentu saja, mengingat kesehatan dan keselamatan bayi pada saat berenang agar tidak beresiko. Lantas apa saja hal yang perlu diperhatikan dalam memilih kolam renang untuk bayi? Simak dibawah ini.

Tips Memilih Kolam Renang Bayi yang Aman

Penting sekali untuk ibu dan ayah selalu memperhatikan keamanan dan keselamatan buah hatinya. Apalagi kondisi kolam renang umum biasanya sangat ramai dan banyak orang lalu-lalang. Hal ini akan mungkin membawa resiko besar untuk buah hati anda. Jadi demikian, simak tips memilih kolam renang bayi yang aman dibawah ini.

Untuk Bayi Usia 6 Bulan Kebawah

Anak-anak bayi dengan usia 6 bulan ke bawah tentu akan lebih beresiko saat dibawah ke tempat kolam renang umum. Jadi demikian, sebaiknya pastikan bila anda tidak membawa anak bayi usia ini ke kolam renang umum. Alasannya, air pada kolam renang umum akan terlalu dingin untuk suhu tubuh si kecil.

Sementara itu, bayi pada usia tersebut hanya boleh berenang di kolam renang dengan suhu airnya sekitar 32 derajat celcius. Untuk itu, sebaiknya segera angkat si kecil pada saat anda melihat tubuhnya sudah menggigil. Lalu hangatkan segera dengan menggunakan handuk.

Sementara itu, solusi yang baik adalah dengan menggunakan kolam renang pribadi yang terbuat dari plastic dan suhu airnya bisa anda sesuaikan.

Perhatikan Kedalaman Air

Saat mengajak si buah hati berenang sebaiknya perhatikan bahwa ketinggian air kolam renang mencapai pundaknya. Hal ini dapat berfungsi untuk menjaga suhu tubuhnya tetap hangat. Selain itu, ketinggian air pada ukuran ini dapat memudahkan si kecil untuk bergerak dengan leluasa didalam air.

Perhatikan Kondisi Air Kolam

Air kolam renang umumnya mengandung klorin. Apabila bayi anda memiliki riwayat kulit kering atau eksim, maka sebaikya anda disarankan untuk berhati-hati. Konsultasikan terlebih dahulu masalah ini dengan dokter guna mengetahui dampak klorin pada bayi. Selain itu, anda dianjurkan untuk segera memandikan si buah hati usai berenang. Hal ini dilakukan agar zat kimia yang terkandung pada air kolam tidak mengiritasi kulitnya.

Perhatikan Kebersihan Kolam

Adalah hal penting memastikan kebersihan air dan kolam tetap terjaga dengan baik. Hanya saja, pada kolam renang umum biasanya terdapat banyak orang dengan latar belakang kesehatan dan kebersihan yang beragam. Selain itu, kita tidak dapat memastikan bahwa oranglain tidak buang air kecil didalam kolam. Sementara itu, bayi yang masih berusia sangat kecil belum mampu mengontrol kepalanya dengan baik.

Untuk itulah, sebaiknya ajak si kecil berenang ketika kolam renang sedang sepi atau pada saat masih bersih. Dengan begini maka anda bisa mengantisipasi masalah atau resiko berbahaya lain pada buah hati.

Dengan demikian pada usia bayi dibawah 6 bulan, disarankan untuk sebaiknya mengenalkan kegiatan berenang melalui kolam renang plastik. Media kolam renang ini tentu akan lebih praktis dan bisa anda bawa kemana-mana. Selain itu, masalah kebersihan pun dapat disesuaikan dan diatur dengan baik.

Anda pun tidak perlu merasa khawatir dengan kesehatan si kecil. Karena anda bisa mencelupkan si kecil dan kakakanya saja kedalam kolam renang. Hanya saja saat menggunakan kolam renang jenis ini sebaiknya perhatikan beberapa hal.

  • Sebelum mengisi air sebaiknya perhatikan kebersihan plastik dengan baik.
  • Basuh seluruh tubuh si kecil dengan sabun sebelum berenang ke kolam plastik
  • Setelah selesai berenang, segera angkat si kecil dan bilas serta mandikan sampai bersih.