Home » Perlengkapan Bayi » Tips Memilih Gendongan Bayi yang Aman

Tips Memilih Gendongan Bayi yang Aman

Memilih gendongan bayi bukanlah pekerjaan yang sulit. Akan tetapi, demi keamanan dan kenyamanan si kecil anda harus memilih gendongan terbaik, karena tidak semua gendongan baik untuk bayi. Lantas apa saja jenis gendongan bayi dan apa saja tips memilih gendongan bayi?

Gendongan bayi merupakan salah satu perlengkapan bayi yang tidak boleh dilupakan. Gendongan bayi akan mempermudah ibu ketika menggendong buah hati tercintanya. Dengan gendongan bayi maka si kecil akan terasa ringan, sehingga tidak akan membuat pundak dan tangan ibu menjadi pegal. Selain itu, menggendong bayi dengan gendongan akan membuat si kecil merasa lebih nyaman dan aman.

Saat ini kita bisa menemukan beragam jenis gendongan di pasaran. Dimana anda bisa membeli gendongan tersebut sesuai dengan kebutuhan. Gendongan yang ada sekarang lebih praktis dan mudah diaplikasikan, berbeda halnya dengan gendongan zaman dulu. Dimana dulu gendongan yang sering digunakan hanyalah selendang dengan motif batik.

Tips Memilih Gendongan Bayi

Meskipun tersedia jenis gendongan yang lebih praktis, akan tetapi menggendong bayi tetap harus diperhatikan dan tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Tulang-tulang bayi umumnya masih sangat lemah. Jika anda salah ketika menggendong si kecil maka efeknya akan berakibat pada perkembangan fisik.

Memperhatikan keamanan dan kenyamanan si kecil ketika digendong adalah hal yang harus anda pikirkan. Pilihlah gendongan terbaik dan aman. Berikut ini jenis gendongan yang sering digunakan oleh para ibu, beserta tips memilih gendongan bayi dari dua jenis gendongan tersebut.

Tips Memilih Gendongan Bayi

Ransel Gendong

Gendongan ini merupakan jenis gendongan yang berbentuk menyerupai ransel. Dengan gendongan ini, anda maupun suami anda tidak akan cepat merasa pegal. Pasalnya, berat badan si kecil akan ditopang secara bersama sama dengan menggunakan kedua bahu.

Dengan gendongan ini anda bisa menggendong bayi anda dengan posisi sesuai yang anda inginkan, dengan menghadap ke belakang atau si kecil menghadap ke arah anda, maupun dengan posisi si kecil menghadap ke depan. Biasanya ketika bayi digendong dengan posisi ke depan ia akan merasa jauh lebih senang karena ia bisa dengan bebas melihat keadaan yang ada di sekelilingnya. Hal ini juga sekaligus dapat membantu anda dalam memperkenalkan hal hal baru untuk si kecil.

Namun, gendongan ini tidak disarankan digunakan untuk menggendong bayi baru lahir. Gendongan ini bisa digunakan untuk menggendong bayi paling tidak berusia lebih dari 1 bulan, itupun harus digendong ke arah belakang atau menghadap ke arah anda. Sedangkan jika anda akan menggendongnya menghadap ke arah depan si kecil setidaknya sudah berusia sembilan bulan.

Sisi negatif gendongan ini yaitu anda akan sedikit kesulitan ketika memasukan si kecil ke dalam ransel gendongan. Oleh sebab itu, diperlukan keterampilan khusus dalam melakukannya.

Tips Memilih Ransel Gendong

Ketika memilih gendongan jenis ini anda harus teliti. Sebaiknya, pilihlah gendongan jenis ini dengan material yang kuat dan bahan yang nyaman. Usahakan pilih bahan gendongan yang lembut agar si kecil lebih nyaman.

Baby Sling

Baby sling merupakan jenis gendongan yang terbuat dari bahan kain katun. Yang mana gendongan ini bisa anda gunakan untuk menggendong si kecil dengan berbagai posisi berdasarkan usianya. Bentuk gendongan ini sebenarnya hampir mirip dengan gendongan selendang zaman dulu. Dimana dengan gendongan ini anda bisa menempatkan si kecil dengan posisi di samping atau di depan tubuh anda. Dengan gendongan ini anda hanya akan menopang berat badan si kecil dengan satu bahu saja.

Gendongan jenis ini cocok digunakan untuk menggendong bayi baru lahir, dimana bayi baru lahir masih lemah dan belum bisa menyangga kepalanya sendiri. Selain itu, baby sling bisa diubah posisinya, anda bisa menyusui si kecil dengan menggendongnya menggunakan gendongan jenis ini.

Sisi negatif dari gendongan ini yaitu anda akan merasa pegal jika menggendong si kecil dalam waktu yang lama. Selain itu, jika baby sling terbuat dari bahan halus akan mudah terlepas dan berbahaya jika ikatan simpulnya kurang kuat.

Jika anda akan menggunakan baby sling untuk menggendong bayi baru lahir, disarankan untuk lebih berhati-hati ketika memakaikannya. Tetap sangga leher, kepala dan punggung si kecil dengan menggunakan tangan anda karena bayi masih lemah. Ketika menggunakannya anda harus lebih berhati-hati agar tidak ada bagian tubuh bayi yang terkilir. Meskipun begitu, jangan terlalu kuat atau erat ketika mendekap si kecil karena akan membuatnya merasa tidak nyaman dan sumpek.

Tips Memilih Gendongan Baby Sling

Keuntungan yang bisa anda dapatkan dari gendongan ini yaitu memasukan bayi akan lebih mudah. Bahkan anda bisa memasukan bayi yang sedang tidur tanpa harus membuatnya terbangun.

Sebaiknya, pilihlah gendongan jenis ini yang berkualitas. Baik dari segi bahan maupun material lainnya demi keamanan dan kenyamanan si kecil. Anda bisa membeli gendongan ini yang dilengkapi dengan fitur lainnya yang bermanfaat karena saat ini banyak baby sling yang dilengkapi dengan beragam fitur untuk membuat ibu lebih mudah.

Anda bisa memilih kedua jenis gendongan tersebut sesuai dengan kebutuhan. Jika tidak, anda bisa memiliki keduanya yang digunakan untuk berbagai kegiatan. Anda bisa menggunakan gendongan ransel jika akan bepergian jauh dan menggendong si kecil dalam waktu yang lama. Sedangkan untuk sehari-hari, anda bisa menggunakan gendongan baby sling. Namun selain jenis gendongan, cara menggendong bayi pun harus anda perhatikan.

Demikian beberapa tips memilih gendongan bayi. Tetaplah prioritaskan keamanan dan kenyamanan si kecil dalam memilih gendongan. Hindari memilih gendongan hanya anda tertarik pada motif atau warnanya saja, tetapi kualitasnya tidak diperhatikan. Semoga bermanfaat.