Home » Makanan Bayi » Tips Membuat Makanan Bayi Dengan Aman

Tips Membuat Makanan Bayi Dengan Aman

Tips Membuat Makanan Bayi- Meskipun makanan bayi bisa dengan mudah kita beli, tetapi membuat makanan bayi sendiri di rumah merupakan pilihan yang tepat untuk menjaga kehigenisan dari makanan tersebut.

ASI merupakan asupan satu-satunya bayi ketika 6 bulan pertama kehidupannya. ASI atau air susu ibu merupakan makanan terbaik untuk bayi. Kandungan dari ASI sungguh luar biasa dan cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi.

Setelah bayi menginjak usia 6 bulan, asupan makanannya bukan hanya ASI saja. Dimana pada usianya ini bayi sudah bisa diperkenalkan pada makanan pendamping ASI atau MPASI. Meskipun begitu, pemberian ASI sebaiknya dilanjutkan hingga usia bayi 2 tahun. Pemberian makanan pendamping ASI itu sendiri bertujuan untuk memenuhi gizi dan nutrisi yang dibutuhkan guna menunjang pertumbuhan dan perkembangan si kecil.

Tips Membuat Makanan Bayi

Makanan pendamping ASI atau MPASI harus dikenalkan secara bertahap pada bayi, dari mulai tekstur hingga porsinya. Setelah usia bayi cukup, maka makanan yang diberikan pun bisa bervariasi atau beragam sesuai dengan kebutuhannya.

Makanan bayi itu sendiri bisa dengan mudah dibuat di rumah. Makanan bayi buatan sendiri merupakan pilihan alternatif dalam menyajikan menu makanan yang sehat untuk bayi dibandingkan harus membeli makanan bayi yang kini sudah banyak tersedia di pasaran. Makanan bayi yang tersedia di pasaran belum tentu aman dan sehat untuk si kecil. Selain itu, anda bisa menyesuaikan gizi dan nutrisi harian si kecil ketika membuat makanan bayi sendiri di rumah.

Berikut ini tips membuat makanan bayi di rumah dengan aman.

Tips Membuat Makanan Bayi Dengan Aman

Persiapan

Sebelum membuat makanan bayi, maka anda harus memastikan bahwa kebersihan tangan anda terjaga. Sebelum mengolah makanan untuk si kecil sebaiknya cuci terlebih dahulu tangan anda. Selain kebersihan tangan, anda juga harus memperhatikan kebersihan peralatan yang akan digunakan untuk membuat makanan bayi. Peralatan yang biasanya digunakan di antaranya yaitu peralatan untuk memasak seperti panci, blender, papan pemotong dan lain sebagainya. Ketika membersihkannya akan lebih baik apabila anda menggunakan sabun antibakteri. Hindari menggunakan sabun yang mengandung pewangi.

Ketika memotong bahan makanan, sebaiknya hindari menggunakan papan potong yang sama dengan papan potong yang digunakan untuk memotong buah, sayuran dan daging. Sebaiknya anda memiliki masing-masing papan potong untuk memotong daging, sayuran dan bahan makanan yang lainnya.
Memotong bahan makanan akan lebih baik jika menggunakan papan pemotong yang terbuat dari kayu. Papan makanan ini dianggap lebih aman dibandingkan dengan papan makanan yang terbuat dari plastik. Berdasarkan penelitian, bakteri akan lebih mudah dihilangkan dan dibersihkan pada papan pemotong berbahan kayu.

Metode Aman Mempersiapkan Makanan Bayi

  • Sayuran dan Buah-Buahan

Sebelum mengolah sayuran atau menyajikan buah-buahan untuk makanan bayi, sebaiknya selalu pastikan bahan makanan tersebut telah dicuci hingga bersih. Meskipun anda tidak memanfaatkan kulit buah atau sayuran, akan tetapi anda tetap harus mencucinya.

Sebelum mulai memasak, disarankan untuk mengupas kulit bahan makanan yang akan anda olah serta menghilangkan bijinya. Akan tetapi, ada beberapa sayuran dan buah yang tidak perlu dikupas kulitnya. Dimana hal itu disesuaikan dengan usia bayi, serta buah dan sayur yang digunakan untuk memasak makanan bayi.

  • Daging

Pada saat mempersiapkan daging, usahakan tangan anda dalam keadaan bersih. Tidak ada salahnya apabila anda menggunakan sarung tangan untuk mengolahnya. Apabila anda akan menyiapkan bahan makanan selain daging, usahakan untuk selalu mencuci tangan setelah anda memegang daging, khususnya daging unggas atau telur. Hindari menggunakan permukaan atau peralatan yang sama ketika anda hendak mengolah bahan makanan berupa buah dan sayuran.

Hindari memberikan daging mentah atau setengah matang pada bayi anda. Selalu cairkan daging di dalam microwave atau kulkas, hindari mencairkannya di atas konter.

Ketika hendak mengolah daging, baik daging merah, daging unggas atau ikan anda harus memastikan keamanannya. Untuk memastikan keamanannya anda bisa memasaknya dengan cara seperti berikut ini:
Ketika memasak daging merah, usahakan untuk memasak daging hingga suhu terdalam atau setidaknya 71 derajat celcius. Untuk mengetahuinya, anda bisa mengceknya dengan menggunakan termometer khusus daging.

Masak daging putih unggas hingga suhu terdalam atau mencapai 76 derajat celcius. Sedangkan untuk daging hitam unggas anda bisa memasaknya dengan suhu mencapai 82 derajat celcius. Cek suhu daging dengan menggunakan termometer khusus daging.

Masak ikan hingga suhu paling dalam atau 71 derajat celcius. Cek suhu daging menggunakan termometer khusus daging.

Tips Menjaga Keamanan Makanan

Hindari meninggalkan makanan yang belum dimasak atau yang sudah dimasak di luar konter atau pada suhu ruangan selama kurang lebih 2 jam. Jangan mencairkan makanan beku, kemudian dibekukan kembali tanpa dimasak terlebih daulu. Makanan beku sebaiknya harus berada pada suhu 0 derajat atau di bawah 0 derajat.

Hindari memasukan makanan bayi yang sudah dimasak ke dalam kulkas selama 48 sampai 72 jam sebelum dibekukan atau digunakan.

Demikian tips membuat makanan bayi dengan aman beserta hal-hal yang perlu anda perhatikan. Semoga bermanfaat.