Home » Perawatan Bayi » Tips Cegah Bayi Mengantuk Saat Menyusu

Tips Cegah Bayi Mengantuk Saat Menyusu

Cegah Bayi Mengantuk Saat Menyusu – Bayi baru lahir lebih banyak menghabiskan waktunya untuk tidur. Meskipun begitu anda harus dapat mencegah bayi mengantuk saat disusui agar si kecil tidak kekurangan ASI.

Di bawah usia dua minggu, bayi idealnya harus disusui setiap 2 jam sekali. Ini dilakukan agar bayi terhindar dari kondisi dehidrasi. Setiap kali menyusu untuk mendapatkan asupan berupa ASI atau air susu ibu, bayi harus aktif dalam menghisap payudara dan menelan ASI selama sekitar 20 menit. Penting bagi ibu untuk tetap menjaga produksi ASI agar tetap lancar supaya kebutuhan si kecil tetap terpenuhi. Salah satu cara untuk menjaga produksi ASI yaitu dengan semakin sering menyusui bayi.

Saat usia bayi memasuki dua minggu, maka memberikan ASI akan disesuaikan dengan kebutuhannya. Pada usia ini bayi seharusnya mendapatkan ASI dengan rutin. Dalam menyusui bayinya, terkadang beberapa kendala dihadapi oleh ibu, terlebih lagi saat minggu pertama menyusui bayi. Salah satu hambatan yang sering dialami oleh ibu yaitu ketika bayi mengantuk saat disusui.

Cegah Bayi Mengantuk Saat Menyusu

Umumnya bayi butuh menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan barunya. Bahkan si kecil belum terampil menyusu. Sampai usianya 1 bulan bayi akan menghabiskan waktunya untuk tidur. Si kecil pun belum mampu membedakan antara siang dan malam. Apabila bayi anda sering mengantuk saat disusui, beberapa langkah dapat anda lakukan untuk mencegahnya.

Cegah Bayi Mengantuk Saat Menyusu

  • Ketika terlihat si kecil mengantuk saat disusui, anda dapat segera bertindak dengan menghapus puting dari mulut si kecil atau letakan jari anda di antara mulut dan payudara untuk menghentikan hisapannya. Keadaan seperti ini akan mengembalikan hisapan bayi.
  • Arahkan mulut bayi dengan memanfaatkan pipet. Ini dilakukan agar bayi kembali menghisap payudara ibunya.
  • Agar ASI mengalir lebih cepat, maka anda dapat mengompres payudara. Ketika aliran ASI lebih deras maka si kecil akan lebih aktif menghisap sehingga menghindari ia tertidur saat menyusu.
    Ketika anda menyusui dari salah satu payudara dan terlihat si kecil mengantuk, anda dapat mengalihkannya ke payudara yang satunya. Hal ini dilakukan agar si kecil kembali terjaga dan melanjutkan menyusu untuk yang kedua kalinya.
  • Anda dapat menyentuh lembut pada beberapa titik tertentu pada tubuh bayi seperti tangan, telinga atau kakinya untuk membuat si kecil terbangun.
  • Ketika menyusui si kecil, anda dapat menyesuaikan suhu ruangan. Hindari suhu terlalu nyaman untuk mencegah bayi tertidur saat menyusu. Cara sederhana yang dapat anda lakukan yaitu dengan melepaskan baju si kecil sehinga ia akan merasa sedikit dingin dan tidak akan tidur saat disusui.
  • Menepuk pipi si kecil dengan lembut menggunakan waslap basah dapat anda lakukan agar si kecil tetap terbangun.
  • Untuk menstimulasi agar si kecil mau membuka mulutnya, anda dapat menggelitik bibirnya dengan menggunakan puting susu yang sudah dibasahi dengan air susu atau ASI.
  • Ketika menyusu gendong si kecil dengan posisi tegak, kemudian ajak ia berbicara.
  • Buka baju anda dan si kecil dari bahu ke pinggang. Kemudian letakan si kecil di atas badan atau tepatnya di antara perut dan payudara. Dengan melakukan kegiatan seperti ini maka suhu tubuh anda akan membuat bayi tetap dalam keadaan hangat sehingga tidak akan membuatnya tertidur.

Manfaat Tidur Untuk Bayi

Untuk bayi tidur memang memiliki banyak manfaat di antaranya seperti berikut:

Membantu Pertumbuhan

Pada bayi baru lahir tidur akan membantu pertumbuhannya. Tidur diperlukan untuk membantu agar pertumbuhannya baik. Apabila bayi tidur dengan baik maka sekresi hormon akan membuat bayi tumbuh sehat.

Pertumbuhan Sistem Saraf Pusat

Bayi yang dapat tidur berkualitas akan membuat sistem sarafnya berkembang dengan baik dibandingkan dengan bayi yang tidak mendapatkan waktu tidur dengan benar.

Perkembangan Otak

Tidur bagi bayi penting untuk perkembangan otak yang sehat. Semakin banyak waktu tidur bayi maka ia akan semakin cerdas.

Imunitas Tubuh

Ketika bayi anda mendapatkan waktu tidurnya dengan baik, maka sistem kekebalan tubuh bayi akan baik sehingga mampu membantunya terhindar dari penyakit. Meskipun tubuh beristirahat tetapi otak si kecil tetap aktif. Dimana keadaan ini akan berlangsung selama 1 jam.

Energik

Apabila waktu tidur bayi semakin banyak, maka ia akan merasa lebih tenang dan santai.
Namun, di lain sisi anda harus lebih waspada apabila bayi sering mengantuk dan mudah tertidur. Selain keadaan alami, keadaan ini dapat disebabkan karena berbagai kemungkinan, mulai dari kondisi ringan hingga kodisi berat atau efek samping obat-obatan ketika proses kelahiran terutama kelahiran caesar hingga infeksi berat.

Beberapa bayi yang malas minum ASI memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit kuning. Saat malam hari, bayi penderita kuning tidak akan terjaga. Keadaan ini disebabkan karena kadar bilirubin dalam darah mempengaruhi kinerja dari organ tubuh, salah satunya saraf otak bayi. Jika tidak ditangani dengan cepat, bilirubin ini akan menyebabkan kerusakan yang terjadi pada sel otak. Oleh karena itu, penting untuk segera membawa bayi ke dokter apabila tidurnya melebihi batas normal dan ia selalu mengantuk sehingga sulit diberikan ASI atau ketika tubuhnya terlihat kuning.