Home » Perawatan Bayi » Tips Ayah ASI Untuk Proses Menyusui yang Lebih Lancar

Tips Ayah ASI Untuk Proses Menyusui yang Lebih Lancar

Kesuksesan proses menyusui tidak hanya bergantung pada ibu menyusui saja, akan tetapi dukungan dari orang-orang terdekat, khususnya ayah ASI. Beberapa tips ayah ASI dapat dilakukan untuk mendukung proses menyusui.

Siapa yang tidak mengenal manfaat dan kandungan ASI? ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi, khususnya pada enam bulan awal kehidupan bayi. ASI mengandung nutrisi dan gizi penting yang dibutuhkan bayi untuk kesehatan atau mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Manfaat ASI begitu luar biasa besar untuk bayi, bahkan ibu menyusui pun akan mendapatkan efeknya. Beberapa manfaat ASI di antaranya yaitu meningkatkan sistem imun tubuh bayi, meningkatkan kecerdasan otak bayi, dan mencegah atau mengurangi risiko obesitas dan alergi.

Memberikan ASI atau menyusui bayi lebih ekonomis dan tidak memerlukan persiapan yang khusus. Memberikan ASI dengan cara menyusui langsung merupakan proses alamiah, serta dapat meningkatkan hubungan antara ibu dan bayi.

Tips Ayah ASI

Sebenarnya, kedekatan yang seharusnya terjalin bukan hanya ibu dan bayinya saja, tetapi ayah pun harus bisa melakukannya. Proses pemberian ASI dapat berjalan dengan sukses apabila ibu mendapatkan dukungan dari orang sekitar, khususnya pasangan. Peran ayah ASI begitu menentukan untuk mencapai keberhasilan menyusui buah hati tercinta.

Berikut ini tips ayah ASI untuk proses menyusui yang lebih lancar.

Tips Ayah ASI

Selalu Mendukung

Menyusui bayi tidaklah semudah seperti yang dipikirkan. Menyusui adalah salah satu tanggung jawab ibu yang harus dilakukan dengan baik. Di sinilah peran ayah ASI diperlukan. Dengan dukungan yang penuh atau membantu ibu dalam memudahkan proses menyusui dapat membuat proses menyusui menjadi semakin lancar.

Ayah ASI dapat menggendong bayi sebelum disusui, sementara ibu melakukan persiapan yang lainnya. Selain itu, ayah ASI juga dapat membantu ibu untuk menyendawakan bayi setelah menyusu. Ibu menyusui yang mendapatkan dukungan, khususnya dukungan dari pasangan dapat menyusui lebih lama dibandingkan dengan ibu menyusui yang tidak mendapatkan dukungan.

Membantu Memberikan ASI Perah

Ketika ibu tidak bisa menyusui langsung dan memaksa harus memberikan ASI perah, maka ayah ASI dapat membantu memberikan ASI perah pada sang bayi. Apabila proses pemberian ASI perah dilakukan dengan memanfaatkan media botol, sebaiknya anda tunggu hingga usia bayi 3-4 minggu. Ini dilakukan agar si kecil sudah menguasai cara menyusu yang tepat pada ibu. Ketika usia bayi sudah 6 bulan, dimana ia sudah mendapatkan makanan pendamping ASI (MPASI), maka ayah dapat ikut serta dalam memberikannya.

Mempererat Hubungan Dengan Bayi

Untuk mempererat hubungan antara ayah dan bayi, maka ayah dapat melakukan kontak dengan buah hatinya. Untuk membangun ikatan antara ayah dan bayi dapat dilakukan dengan memeluk atau mengajak si kecil berjalan-jalan atau bahkan memandikan bayi. Ketika bayi menangis, ayah ASI dapat membantu menenangkannya.

Membantu Ibu Memperoleh Informasi Menyusui

Informasi mengenai proses menyusui penting diketahui oleh setiap ibu. Meskipun begitu, bukan berarti hanya ibu yang mengetahuinya. Khususnya pada awal masa menyusui, peran ayah ASI di sini sangat penting. Jika diperlukan, ayah ASI dapat membantu ibu mencari informasi seputar menyusui bayi.

Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Ibu Menyusui

Untuk mendukung agar proses menyusui berjalan lancar, maka tidak ada salahnya apabila ayah ASI membantu ibu dalam memenuhi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan selama masa menyusui. Ayah ASI dapat membantu menyiapkan makanan yang menyediakan kebutuhan nutrisi ibu. Biasanya selama menyusui ibu akan mudah merasa lapar dan haus. Sehingga dengan begitu peran ayah ASI di sini sangat membantu.

Berikan Motivasi, Bukan Paksaan

Terkadang ibu menyusui dapat menjadi emosional karena merasa terlalu lelah, bahkan memutuskan untuk berhenti menyusui. Dalam keadaan seperti ini ayah ASI dapat melakukan perannya. Ayah ASI dapat menjadi pendengar yang baik dalam memahami kesulitan istri. Ayah ASI dapat terus meyakinkan istri bahwa ASI merupakan terbaik untuk buah hati.

Menjadi Penyemangat

Ketika ayah ASI memberikan semangat pada ibu menyusui, maka ibu menyusui akan menjadi lebih rileks sehingga proses menyusui akan menjadi lebih lancar. Ibu akan merasa lebih senang sehingga hormon oksitosin dan prolaktin akan bekerja lebih baik.

Bantu Ibu Hilangkan Stres

Apabila sudah memiliki beberapa anak, maka ayah ASI dapat membantu menghilangkan stres yang dirasa oleh ibu. Ayah ASI dapat mengurangi beban ibu dengan merawat atau mengajak bermain anak yang lainnya ketika ibu menyusui. Stres yang dialami oleh ibu pada masa menyusui dapat berpengaruh pada jumlah ASI, bahkan mungkin akan mempengaruhi pengeluaran ASI.

Ketika menjadi ayah ASI, tidak sedikit ayah yang merasa takut dan ragu dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Ini disebabkan karena ketakutan dan menganggap bayi terlalu lemah. Agar peran ayah ASI dapat berjalan lancar, maka penting bagi ayah untuk bersikap santai. Nikmati proses menyusui buah hati dengan santai bersama pasangan.

Selain hamil dan melahirkan, menyusui merupakan tugas yang sama beratnya untuk ibu. Maka dari itu, dukungan dari orang-orang di sekitar, terutama dukungan dari pasangan sangat dibutuhkan. Kelancaran proses menyusui akan berdampak pada bayi, dimana asupan bayi akan terpenuhi sehingga ia dapat tumbuh kembang dengan optimal.

Itulah beberapa tips ayah ASI untuk proses menyusui yang lebih lancar. Semoga bermanfaat.