Home » Perawatan Bayi » Tips Atasi Bayi Rewel Saat Ditinggal Orangtua (Separation Anxiety)

Tips Atasi Bayi Rewel Saat Ditinggal Orangtua (Separation Anxiety)

Pada kondisi tertentu, anak anda ingin selalu berada dekat dengan anda bahkan ia akan rewel ketika ditinggal pergi. Rasa cemas karena takut berpisah disebut dengan istilah separation anxiety. Penting mengetahui tips atasi bayi rewel saat ditinggal pergi orangtua.

Mungkin anda akan merasa sedikit kesal ketika sudah siap pergi bekerja tetapi di sisi lain anak menangis dan meminta untuk tetap bersama dengan anda. Mungkin anda bertanya-tanya apa yang terjadi dengan si kecil?

Keadaan yang dialami oleh bayi anda lebih dikenal dengan istilah separation anxiety. Separation anxiety merupakan suatu bentuk kecemasan ketika bayi akan ditinggalkan pergi oleh orangtuanya. Keadaan ini merupakan bagian dari perkembangan emosional si kecil yang dimulai ketika bayi dimana ia mengerti akan keberadaan orang-orang di sekitarnya. Pada kondisi tertentu kecemasan akan sangat terlihat pada bayi atau batita, yang mana pada akhirnya ia akan menjadi marah, kesal dan kecewa ketika orangtuanya akan pergi. Dan memang faktanya, ikatan batin antara bayi dan orangtua sangatlah kuat, ia tidak akan merasa nyaman apabila harus dipisahkan dari orangtuanya yang telah menjaga dan merawat bayi.

Tips atasi bayi rewel

Kapan Separation Anxiety Dialami Bayi?

Kecemasan karena perpisahan dapat dialami bayi ketika usianya 6 atau 7 bulan. Namun, biasanya masa kritis akan terjadi saat bayi berusia 10-18 bulan. Kecemasan yang dialami si kecil umumnya terjadi ketika anda atau pasangan pergi untuk bekerja. Selain itu, bayi dapat mengalami kecemasan ketika malam hari. Yang mana kondisi ini akan mereda saat usianya 24 bulan.

Tanda Separation Anxiety Pada Bayi

Untuk mengetahui apakah bayi anda sedang mengalami separation anxiety atau tidak, anda dapat simak tanda-tanda seperti berikut ini:

Bangun Lebih Awal

Karena takut berpisah dengan orangtuanya akan membuat si kecil bangun lebih awal dari biasanya dan hanya akan kembali tidur jika anda berada di dekatnya.

Tidur Bayi Gelisah

Bayi yang takut berpisah biasanya tidak dapat tidur dengan nyaman dan ia cenderung tidur gelisah. Bahkan ia akan lebih sering terbangun ketika malam hari untuk mencari orangtuanya.

Rewel Ketika Sendirian

Bayi akan rewel ketika ditinggal sendirian meskipun itu hanya ditinggal sebentar ke kamar mandi. Si kecil akan merasa terasingkan meskipun hanya beberapa menit saja.

Menangis Saat Ditinggal Bersama Orang Lain

Meskipun sebelumnya baik-baik saja, tetapi ketika mengalami separation anxiety si kecil akan merengek dan menangis ketika ditinggalkan bersama dengan pengasuhnya.

Tidak Senang Main Sendiri

Apabila bayi anda mendadak tidak semangat bermain sendirian meskipun dengan mainan kesayangannya, berarti ia ingin bermain bersama dengan anda.

Cara Mengatasi Rasa Cemas Pada Bayi

Sebagai langkah untuk membantu si kecil mengatasi rasa cemas saat ditinggal pergi, ada beberapa langkah yang dapat anda lakukan seperti berikut ini:

Kurangi Intensitas Perpisahan

Langkah ini dapat anda tempuh untuk mengatasi rasa cemas yang dialami oleh bayi anda. Setiap kali si kecil merasa cemas saat ditinggal pergi, maka anda dapat mengajaknya. Apabila anda memilih langkah ini, berarti anda menunggu si kecil untuk mengatasi fese ini dengan sendirinya.

Titipkan Bayi Pada Orang yang Dikenalnya

Anda dapat menitipkan bayi anda pada orang-orang yang sudah dikenalnya seperti ayah, nenek, kakek atau saudara lainnya ketika anda harus meninggalkannya untuk bekerja. Meskipun si kecil belum siap menerima kondisi ini dengan sendirinya, tetapi lambat laun ia akan menyesuaikan dirinya sendiri dengan orang-orang yang ada di sekelilingnya.

Berikan Kesempatan Pada Bayi Untuk Mengenal Pengasuhnya

Apabila tidak ada keluarga dekat yang bisa dimintai tolong dan anda memutuskan menggunakan pengasuh yang belum si kecil kenal, maka saat anda masih berada di sisinya biarkan si kecil mengenal pengasuh terlebih dahulu agar ia lebih akrab saat tiba waktunya anda meninggalkannya untuk bekerja.
Berikan kesempatan pada si kecil agar ia terbiasa tanpa kehadiran orangtua di sampingnya. Jika anda berencana untuk meninggalkannya bersama dengan anggota keluarga karena harus bekerja, beberapa langkah dapat anda lakukan seperti berikut ini:

Lakukan Percobaan

Anda harus melakukan percobaan terlebih dahulu. Awalnya anda harus membatasi kepergian anda tidak terlalu lama atau tidak lebih dari 1 jam. Jika bayi anda sudah terbiasa dengan pengasuhnya, maka anda dapat menambah durasi waktu meninggalkannya.

Berikan Rasa Nyaman

Sebelum anda benar-benar meninggalkan si kecil, anda dapat mengajak pengasuh atau anggota keluarga lainnya untuk berkunjung ke rumah dan bermain bersamanya. Sebaiknya mintalah pengasuh datang lebih awal atau 30 menit sebelum anda berangkat bekerja. Ini dilakukan agar bayi lebih terbiasa dan mengenal pengasuh sebelum anda pergi meninggalkannya untuk bekerja.

Tetap Tenang

Karena ikatan batin antara anak dan ibu kuat, maka si kecil dapat merasakan apa yang sedang anda rasakan. Anda harus tetap tenang dan tunjukan antusias pada pengasuh yang anda pilih. Saat bayi anda menangis, usahakan anda tidak ikut menangis atau marah. Tetaplah tenang karena bayi anda dapat melalui keadaan ini.

Melakukan Latihan di Rumah

Dalam mengatasi perpisahan dengan orangtuanya, akan lebih mudah bagi bayi apabila ia sendirilah yang menginginkannya. Ketika si kecil merangkak ke ruangan lain atas kemauannya sendiri, maka anda jangan melarangnya, biarkanlah. Meskipun begitu bukan berarti anda tidak terus mengawasinya. Tetap awasi si kecil agar ia tetap aman, namun pengawasan yang anda lakukan jangan sampai disadari oleh si kecil.

Anda dapat mengatakan pada anak anda bahwa anda harus pergi meninggalkan rumah. Anda dapat memberitahunya kemana anda akan pergi. Dengan begitu, anak anda akan mengerti dan belajar bahwa tanpa orang tuanya ia akan tetap baik-baik saja.

Hilangkan Ragu

Perasaan tidak tega dan kasihan tentu akan anda rasakan ketika meninggalkan si kecil. Namun, jangan sampai perasaan tersebut membuat anda ragu. Hindari kembali pulang ke rumah hanya untuk menenangkan anak. Karena hal seperti ini justru hanya akan mempersulit anda, anak dan pengasuhnya.

Berpamitan dengan Hangat

Saat anda hendak pergi meninggalkan bayi anda untuk bekerja atau lain sebagainya, anda dapat berpamitan dengan si kecil dengan memberikan pelukan dan ciuman hangat. Namun, hindari berpamitan dalam waktu yang cukup lama. Hindari pula meninggalkannya dengan bersembunyi-sembunyi karena hanya akan membuatnya semakin rewel, bahkan anda akan kesusahan ketika harus meninggalkannya esok hari.

Terkadang rasa takut berpisah akan dialami si kecil ketika malam hari. Untuk mengatasinya, anda dapat membuat waktu tidur si kecil menjadi menyenangkan dan tenang. Anda dapat menghabiskan banyak waktu bersama si kecil di tempat tidur dengan bernyanyi, membaca dan berpelukan.

Kecemasan yang dialami bayi karena takut berpisah dengan orangtua memang dapat membuat bayi dan anda frustasi. Namun, anda tidak perlu terlalu khawatir karena dengan perlahan rasa cemas ini akan berakhir dengan sendirinya.