Bermain bersama bayi bukan semata membuatnya senang dan tertawa. Orang tua harus mampu menciptakan permainan cerdas untuk buah hatinya. Untuk itu, penting mengetahui tips bermain dengan bayi yang tepat.

Memiliki seorang bayi adalah momen indah yang tidak bisa terlupakan dan menjadi orang tua adalah anugerah yang tidak ternilai harganya. Kehadiran seorang anak akan membawa kebahagiaan tersendiri. Orang tua memiliki kewajiban untuk merawat bayi, membesarkan dan mendidik anaknya dengan baik.

Penting bagi orang tua untuk mengajak bermain bayinya. Akan tetapi, terkadang tidak sedikit orang tua merasa bingung ketika mengajak bermain buah hati tercintanya. Mereka tidak tahu seperti apa cara yang tepat mengajak bayi bermain yang disebabkan karena takut salah, bahkan takut melukai bayinya.
Sebenarnya mengajak bermain bayi adalah salah satu hal yang paling menyenangkan. Dengan kegiatan seperti itu orang tua dapat lebih dekat, serta dapat mengamati pertumbuhan dan perkembangan bayi setiap harinya.

Tips Bermain Dengan Bayi

Bermain bersama bayi bukan hanya sekedar membuatnya senang dan tertawa, tetapi bermain memiliki manfaat untuk tumbuh kembangnya. Berikut ini beberapa manfaat bermain bagi bayi:

  • Dengan bermain bayi dapat belajar bersosialisasi. Ia akan belajar bagaimana caranya untuk merespon dalam sebuah interaksi sosial.
  • Bayi akan belajar mengenal lingkungan di sekitarnya atau bereksplorasi.
  • Kemampuan berbahasa bayi dapat lebih berkembang, baik itu secara konseptual maupun penerapannya.
  • Mengembangkan kemampuan bayi dalam bidang psiko-motoriknya.
  • Belajar dalam mengenali dirinya sendiri serta membedakan antara dirinya dengan orang lain.
  • Merangsang indera pendengaran dan penglihatan bayi.
  • Hubungan bayi dan orang tua akan semakin hangat dan berguna untuk perkembangan kepribadian serta emosionalnya kelak.

Tips Bermain Dengan Bayi

Bayi Baru Lahir

Pada saat bermain bersama bayi, maka saraf otak bayi akan ikut terangsang dan berkembang. Ini baik untuk kecerdasan otak bayi. Meskipun bermain baik untuk bayi, tetapi bayi tetap membutuhkan waktu untuk istirahat. Maka dari itu anda harus memberikan kebutuhannya untuk beristirahat.

Pilihlah permainan yang berhadapan bersama dengan bayi. Lakukan permainan ini paling tidak selama 2 minggu pada 2 bulan awal kehidupannya. Pada saat bayi sedang terjaga, anda dapat menggendongnya dengan posisi wajah berhadapan dengan jarak sekitar 20 sampai 30 cm. Dengan perlahan anda dapat menjulurkan lidah. Selain permainan tersebut, anda juga dapat mencoba permainan yang lainnya. Cobalah untuk membuka bibir atau merubah bentuk bibir sehingga akan menciptakan bentuk yang unik.

Permainan kontak muka lainnya yang dapat anda lakukan yaitu dengan permainan cermin. Seperti misalkan pada saat bayi anda mengernyit, anda dapat membuat ekspresi wajah yang berlebihan. Ketika itu, bayi akan melihat wajah orang tuanya.

Permainan cermin seperti ini merupakan salah satu permainan yang memiliki pengaruh kuat terhadap kesadaran pribadi bayi. Bagi bayi baru lahir, tidak akan ada yang menyenangkan selain dari wajah ibunya sendiri.

Bayi 4 Bulan

Untuk bayi berusia 4 bulan, permainan yang menjadi favoritnya yaitu permainan yang digenggam atau digoyang. Anda dapat memberikan si kecil kerincingan, boneka dengan bel atau lain sebagainya.
Selain permainan tersebut, anda juga dapat memberikan permainan yang dapat dinikmati si kecil sambil ia duduk.

Pada usianya ini, si kecil dapat anda berikan permainan alternatif seperti permainan tendangan. Beberapa permainan dapat diberikan pada pergelangan kakinya seperti kerincingan, pom-pom, serta bunyi-bunyian. Ketika bayi menendangkan kakinya, maka permainan tersebut akan mengeluarkan bunyi yang dapat menarik perhatiannya.

Permainan jemari dapat anda perkenalkan pada usia ini. Anda dapat memberikannya strip dengan lebar 15 cm yang diletakan di tangan si kecil. Perhatikan pada saat bayi anda fokus pada strip tersebut. Ketika bayi anda bermain dengan strip pada tangannya, anda tetap harus memperhatikan si kecil guna menghindari ia tersedak.

Sesekali anda dapat menundukan si kecil di dekat cermin. Perhatikan ekspresi dan apa yang dilakukan oleh bayi anda di hadapan cermin.

Permainan lainnya yang tidak kalah menyenangkan untuk bayi berusia 4 bulan yaitu bola. Dengan permainan sederhana ini bayi akan mendapatkan kesenangan.

Bayi 6-9 Bulan

Pada usia dan tahap ini, biasanya bayi selalu ingin tahu tentang hubungan antara mainan. Pada usia ini anda dapat mengenalkan mainan wadah atau mainan yang dapat mengkombinasikan obyek, seperti menata, memasukan atau menumpuknya.

Permainan menumpuk ini bisa dilakukan dengan sederhana, seperti memanfaatkan cangkir atau mangkuk berbahan plastik dengan berbagai ukuran yang berbeda.

Selain menumpuk dan mengkombinasikan, anak usia 6 bulan juga biasanya senang dengan permainan mengisi dan mengeluarkan. Anda dapat memberikan bayi anda sebuah balok dengan ukuran kepalan tangan, serta kotak bekas sepatu atau cangkir plastik dengan ukuran besar. Perhatikan bagaimana cara si kecil bermain, ketika tangan-tangannya mulai berusaha untuk memasukan dan mengeluarkan kembali balok.

Bermain air adalah salah satu permainan yang disenangi oleh bayi berusia 6 sampai 9 bulan. Pada saat memandikan si kecil, anda dapat memberikannya cangkir plastik ketika ia berada dalam bak mandi. Dengan cangkir plastiknya tersebut bayi akan bermain untuk menuangkan dan menggayung air.

Usia 9-12 Bulan

Pada anak berusia 9 hingga 12 bulan, keterampilan menguasai mental sudah mulai matang. Pada usia ini anak akan mengingat dimana mainannya disimpan atau tersembunyi. Ketika anda menyimpan mainan dan membunyikan mainan di bawah selimut, akan terlihat minatnya untuk menemukan mainan tersebut.

Hal lain yang dapat anda lakukan yaitu dengan menyembunyikan atau menyimpan mainan favoritnya di bawah tumpukan pakaian, dan biarkan bayi anda melihat ketika anda menyembunyikannya. Bayi akan memperhatikan tumpukan pakaian tersebut, ia seolah-olah sedang mencari tahu cara untuk mengambil mainannya tersebut. Ketika itu, sebenarnya bayi sedang menggali ingatannya.

Permainan favorit untuk bayi berusia 9 sampai 12 bulan yaitu permainan petak umpet. Pada usia ini anak sedang mengembangkan kemampuan dirinya dalam mengingat. Anda dapat membiarkan si kecil mengejar anda mengelilingi sofa dan sesekali anda dapat bersembunyi sehingga si kecil kehilangan anda. Anda dapat mengendap ke sisi yang berbeda lainnya, kemudian munculkan wajah anda dengan memanggil namanya. Namun, hindari membuat si kecil merasa kaget. Selain mengingat, si kecil juga akan mengimitasi bagaimana orang tuanya bersembunyi, kemudian ia akan melakukannya pada waktu yang akan datang. Ketika melakukan petak umpet bersama buah hati tercinta, anda dapat memancing ia dengan suara.

Hal yang Harus Anda Ketahui Ketika Bermain Bersama Bayi

  • Bermain cerdas sebenarnya lebih mengutamakan interaksi, serta cara komunikasi, bukan alat yang digunakan untuk bermain. Oleh karena itu, pilih permainan yang dapat menciptakan interaksi antara anak dan orang tua.
  • Permainan yang dilakukan bersama anak seharusnya tetap menyenangkan dan jangan membuatnya merasa bosan. Tetap utamakan interaksi bersama dengan anak, bukan dari kualitas mainan yang digunakan. Mainan sederhana dapat membantu dalam menstimulasi otak bayi pada tahun pertama kehidupannya.
  • Bermain dapat mengembangkan indera penglihatan dan menstimulasi pengetahuan tentang beragam warna. Biasanya beberapa mainan bayi atau anak dibuat dengan warna-warna yang mencolok.
  • Dalam memilih permainan, anda harus memperhatikan permainan mana yang cocok dengan usia dan perkembangannya.
  • Ketika bermain, anda harus lebih mengedepankan si kecil dalam berimajinasi dibandingkan dengan bermain sesuai aturan.

Mainan bayi bisa dikatakan sebagai alat pendukung perkembangan bayi. Oleh karena itu, memilih permainan bayi yang tepat harus anda lakukan. Selain itu, pilihlah permainan yang tidak akan melukai dan membahayakannya. Oleh karena itu, anda harus benar-benar memperhatikan tips memilih mainan bayi.

Beberapa perlengkapan bayi harus disiapkan oleh orang tua sebelum kelahiran anaknya. Beberapa perlengkapan bayi yang perlu disiapkan yaitu baju dan popok. Perlengkapan bayi pada umumnya sangat banyak dan beragam. Dimana salah satu perlengkapan yang tidak boleh ibu lupakan yaitu mainan bayi. Namun, berbeda halnya dengan perlengkapan seperti baju dan popok, perlengkapan mandi bayi  yang harus disiapkan sebelum kelahiran, justru mainan bayi bisa disiapkan setelah kelahiran bayi anda. Pasalnya, bayi baru lahir menghabiskan aktivitasnya dengan tidur, menyusu dan menyesuaikan terhadap lingkungan baru di sekitarnya, sehingga bayi belum tertarik terhadap beberapa mainan.

Mainan merupakan alat pendukung perkembangan bayi. Namun, di samping itu ada beberapa permainan bayi memiliki nilai edukasi sehingga permainan tersebut bisa anda terapkan pada usia bayi anda.

tips memilih mainan bayi

Mainan bayi itu sendiri dibedakan atau dikategorikan menjadi dua jenis, yakni mainan untuk bayi laki-laki dan mainan untuk bayi perempuan. Biasanya mainan bayi dirancang dengan warna-warna yang ceria, dengan tujuan agar mampu merespon otak kanan bayi anda. Selain warna, mainan bayi juga biasanya dilengkapi dengan musik untuk merangsang kecerdasan bayi.

Memilih mainan untuk bayi jangan asal-asalan dilakukan. Sebagai orang tua, anda harus bisa dengan tepat memilih mainan yang aman dan bermanfaat untuk bayi anda. Oleh karena itu, penting bagi anda untuk mengetahui apa saja tips memilih mainan bayi yang tepat dan aman.

Berikut ini tips memilih mainan bayi yang aman dan tepat untuk bayi anda.

Tips Memilih Mainan Bayi

  • Mainan bayi yang memiliki warna mencolok serta mengeluarkan bunyi akan membantu merangsang otak, pendengaran dan otot bayi. Sebagai orang tua yang bijak anda bisa memilih permainan bayi yang cocok dan sesuai,karena pemilihan mainan bayi yang tepat akan membantu bayi anda untuk menentukan jati diri pada masa selanjutnya.
  • Pilihlah mainan yang tepat sesuai dengan jenis kelamin bayi anda. Pasalnya, berdasarkan penelitian mainan memiliki pengaruh terhadap kepribadian anak. Anda bisa menemukan beberapa pria yang terlalu feminim atau wanita yang terlalu tomboy. Keadaan seperti ini bisa saja terjadi karena pemilihan jenis mainan yang kurang tepat dengan jenis kelamin bayi anda. Biasanya mainan yang tidak diperuntukan untuk perempuan atau laki-laki dipengaruhi karena faktor lingkungan, seperti misalkan keinginan yang sama karena melihat saudaranya.
  • Apabila bayi atau anak anda sudah bisa memilih mainannya sendiri, dimana ia memilih mainan yang tidak seharusnya ia pilih, sebagai orang tua anda harus bijak ketika menjelaskannya.
  • Ketika memilih mainan bayi anda harus memperhatikan bahan-bahan mainan  tersebut. Hal ini dilakukan karena bayi biasanya masih sensitif terhadap segala sesuatu atau benda baru di sekitarnya, terlebih lagi jika bersentuhan dengan kulit bayi.
  • Jika bahan mainan  yang anda beli terbuat dari bahan plastik, disarankan untuk cek kode plastik yang digunakan sebagai bahan mainan tersebut.
  • Sebaliknya, jika anda membeli mainan  berbahan dasar kayu, maka anda harus memperhatikan zat pewarna yang digunakan. Terlebih lagi jika zat pewarna tersebut memudar dan bisa dengan mudah masuk ke dalam mulut bayi.
  • Bentuk dari mainan untuk bayi menjadi perhatian anda selanjutnya. Sebaiknya hindari bentuk mainan yang runcing karena mainan dengan bentuk yang runcing hanya akan membuat bayi anda terluka. Hindari pula bentuk mainan yang kecil yang dapat dengan mudah dimasukan ke dalam mulut bayi. Karena mainan dengan bentuk yang kecil ditakutkan termakan dan tertelan oleh bayi anda. Anda bisa memilih permainan sesuai dengan umurnya. Untuk mengetahuinya biasanya tertera pada kemasan mainan.

Hal yang Harus Anda Perhatikan Ketika Bayi Bermain

  • Sebaiknya perkenalkan bayi anda pada mainan yang mana mainan tersebut dapat meperkenalkannya pada lingkungan dan masyarakat.
  • Anda bisa membiarkan si kecil bermain dengan teman sebayanya. Hal ini dilakukan untuk membantu bayi anda beradaptasi dengan teman atau orang baru, bersosialisasi dan saling menghargai.
  • Ketika bayi anda bermain, penting bagi anda untuk tetap mengawasi dan memperhatikannya. Terlebih lagi jika ia bermain dengan melibatkan beberapa mainan ketika bermain dengan teman sebayanya.
  • Sebaiknya jangan batasi anak anda bermain dengan menggunakan benda atau permainan bayi selama permainan bayi tersebut aman untuk kesehatan dan keselamatannya. Hal ini dilakukan untuk membantu merangsang perkembangan bayi anda, terutama kecerdasan, kreatifitasnya dan ketangkasannya.
  • Dalam memilih mainan bayi sebaiknya tidak perlu mainan berharga mahal. Namun, yang harus anda perhatikan yaitu fungsi dan manfaat dari mainan tersebut. Beberapa mainan akan membuat bayi anda belajar dengan cara yang tidak membosankan. Beberapa mainan yang dimaksud seperti balok hitung, puzzle dan lain sebagainya.

Penting bagi anda untuk memperhatikan setiap mainan bayi anda, apalagi jika bayi anda masih dalam usia fase oral, dimana ia akan memasukan benda pada mulutnya. Karena jika tidak diperhatikan ditakutkan ada kandungan atau zat kimia yang masuk ke dalam tubuh melalui mulutnya.