Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Ibu Menyusui Saat Puasa – Tidak sedikit ibu menyusui yang ingin ikut menjalankan ibadah puasa saat bulan Ramadhan. Akan tetapi, demi menjaga kesehatan dan terjaganya asupan nutrisi yang baik dari ASI yang diberikan pada si buah hati. Berikut ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan ibu menyusui saat puasa. Ingin tahu seperti apa? Mari simak informasi menariknya dibawah ini.

Puasa Ramadhan adalah ibadah wajib yang dijalankan oleh umat Muslim. Meski sebenarnya ada ketetapan tertentu sebagai syarat para pelaku wajib puasa. Akan tetapi terkadang, ibu hamil dan ibu menyusui pun selalu ingin ikut andil dalam menjalankan ibadah yang satu ini.

Hanya saja, banyak kekhawatiran yang menyatakan bila puasa akan dapat mempengaruhi asupan gizi pada tubuh ibu. Sehingga kondisi ini bisa mungkin mempengaruhi produksi ASI untuk si kecil.

Namun demikian, bila memang ibu menyusui dalam kondisi yang memadai untuk menjalankan ibadah puasa. Maka ibadah ini akan dapat dilakukan dengan baik. Hanya saja, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan selama menjalankan ibadah puasa untuk ibu menyusui. Mari simak hal-hal yang harus diperhatikan ibu menyusui saat puasa. Baca juga: Tips Menjaga Nutrisi dan Gizi Anak Selama Berpuasa

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Ibu Menyusui Saat Puasa

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Ibu Menyusui Saat Puasa

Demi menjaga produksi ASI dan kualitasnya dengan baik maka ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dengan baik. Hal ini tentu dilakukan agar kegiatan memberikan ASI pada si buah hati tidak terhalang atau terkendala. Ingin tahu seperti apa? Mari kita simak hal-hal yang harus diperhatikan ibu menyusui saat puasa.

Memenuhi Kebutuhan Serat Lebih Banyak

Saat puasa dalam masa menyusui, ibu akan ada dalam fase hobi makan. Nah, apalagi saat menjalankan ibadah puasa. Akan tetapi, pada saat menjalankan ibadah puasa sebaiknya asupan makanan yang dikonsumsi tidak dilakukan dengan sembarangan. Tubuh yang menahan lapar selama setengah hari penuh akan mungkin membuat anda merasa kelaparan.

Pada saat buka puasa hal ini akan cenderung membuat ibu mengasup tubuhnya dengan aneka makanan. Bahkan makanan yang kurang sehat pun bisa mereka santap kedalam tubuhnya. Namun hal ini bukanlah pilihan yang baik dilakukan. Daripada mengasup tubuh dengan makanan kurang sehat. Sebaiknya pastikan anda mengasup dengan makanan kaya akan serat.

Sayur dan buah adalah pilihan makanan yang baik yang bisa anda konsumsi selama sahur dan berbuka. Selain itu, nutrisi dan gizi dalam bahan makanan inipun akan dapat membantu anda memberikan gizi yang lebih baik dari ASI berkualitas untuk si kecil.

Dapatkan Istirahat yang Cukup

Ketika menjalankan ibadah puasa, ibu menyusui dianjurkan untuk dapat menjaga kesehatannya dengan baik. Hal ini dikarenakan tubuh yang terlalu lelah dan mendapatkan aktivitas fisik yang banyak akan membuat anda mudah lemas. Hal ini bisa mungkin berpengaruh terhadap produksi ASI yang terhambat. Oleh karenanya, ibu menyusui dianjurkan untuk sedikitnya mendapatkan waktu tidur siang sebanyak 1 sampai 2 jam dalam satu hari.

Tetap Makan 3 Kali Sehari

Demi menjaga produksi ASI dalam tubuh yang terjaga dengan baik. Ibu menyusui dianjurkan untuk dapat menjaga porsi dan waktu makannya dengan baik. Meskipun menjalankan ibadah puasa namun anda tetap dapat mengasup makan sebanyak 3 kali dalam satu hari.

Adapun pembagian makanan ini dapat dilakukan pada saat berbuka, sahur dan sebelum tidur. Dengan begini maka asupan gizi yang cukup akan membuat produksi ASI lancar. Sehingga tumbuh kembang si kecil pun akan dapat terjaga dengan baik.

Manfaat Alpukat Untuk Ibu Menyusui yang Direkomendasikan – Ibu menyusui membutuhkan asupan vitamin dan nutrisi yang lebih banyak dalam menunjang produksi ASI yang berkualitas. Tahukah anda buah alpukat rupanya baik untuk dikonsumsi selama masa menyusui. Kandungan dan vitamin yang banyak dalam buah ini akan sangat bermanfaat.

Alpukat adalah salah satu buah dengan kandungan asam folat yang banyak dan tinggi. Buah dengan tekstur creamy yang lezat ini rupanya baik untuk dikonsumsi oleh ibu selama masa menyusui. Tidak sedikit wanita yang merasa ragu mengkonsumsi buah alpukat mengingat kandungan lemaknya yang 20 sampai dengan 30 kali lebih banyak dalam buah alpukat.
Namun perlu diketahui bahwa kandungan lemak yang ada pada buah alpukat adalah lemak yang baik. Sehingga demikian, tidak ada salahnya untuk anda memberikan ASI yang lebih berkualitas untuk si kecil. Baca juga: Bolehkah Ibu Menyusui Minum Es?

Manfaat Alpukat Untuk Ibu Menyusui yang Direkomendasikan

Manfaat Alpukat Untuk Ibu Menyusui yang Direkomendasikan

Selain kandungan asam folat yang akan sangat baik untuk ibu selama menyusui. Buah ini pun rupanya memiliki sejumlah manfaat lain untuk ibu menyusui yang akan baik untuk kesehatan. Ingin tahu seperti apa saja manfaat dari alpukat untuk ibu menyusui yang direkomendasikan? Simak informasinya dibawah ini.

Bagus Untuk Kulit Bayi

Manfaat pertama dari buah alpukat adalah sebagai makanan ibu menyusui agar kulit bayi putih bersih. Selain itu, buah alpukat pun akan dapat baik untuk membuat kulit bayi menjadi lebih lembut. Konsumsi buah alpukat minimal sebanyak 2 hari sekali akan terbukti baik untuk kesehatan kulit si kecil.

Mengolah buah alpukat pun akan cukup mudah, anda dapat mengkonsumsinya secara langsung. Atau mungkin dijadikan jus alami yang anda konsumsi secara rutin. Hanya saja, hindarkan mencampur terlalu banyak bahan yang akan menghilangkan manfaat dari bahan ini pada tubuh.

Meningkatkan Kualitas ASI

Manfaat lain dari mengkonsumsi buah alpukat secara rutin adalah kualitas ASI yang semakin baik pada ibu menyusui. Tentunya selama proses menyusui adalah proses penting dalam memberikan nutrisi yang baik untuk si buah hati. Hal ini dilakukan dalam menunjang tumbuh kembang bayi agar senantiasa terjaga dengan baik.

Oleh karenanya, tidak ada salahnya mengkonsumsi bahan ini untuk meningkatkan kualitas ASI anda dengan baik. Selain itu, buah alpukat pun rasanya lezat sehingga anda tidak akan menemukan kendala dalam mengkonsumsi buah nikmat yang satu ini.

Meningkatkan Kecerdasan Otak Bayi

Untuk ibu menyusui yang rajin mengkonsumsi buah alpukat. Hal ini akan sangat baik dalam meningkatkan kecerdasan otak bayi dengan lebih baik. Mengingat kandungan omega-3 dalam buah alpukat begitu berlimpah. Maka bahan ini akan sangat baik dalam mendukung kecerdasan otak bayi dengan lebih baik.

Dengan demikian, tidak ada salahnya mulai menyertakan buah hijau berbentuk mirip telur ini kedalam asupan harian anda. Bila anda bosan dengan sajian jus alpukat anda dapat menyantap buah ini dengan bahan lainnya yang lebih sehat seperti salmon atau dengan daging.

Menambah Berat Badan Bayi

Manfaat terakhir dari mengkonsumsi buah alpukat secara rutin adalah berat badan bayi yang bertambah dengan lebih cepat. Hal ini dikarenakan kandungan kalori baik pada buah alpukat akan sangat membantu pemberian nutrisi pada bayi berjalan dengan lancar. Hal ini pun akan menjadi solusi yang efektif untuk anda yang memiliki masalah dengan berat badan bayi yang rendah.

Demikianlah beberapa manfaat alpukat untuk ibu menyusui yang direkomendasikan. Semoga informasi diatas akan dapat memberikan motivasi untuk ibu menyusui dalam mengkonsumsi lebih banyak makanan sehat.

Bolehkah Ibu Menyusui Minum Es? – Menyusui adalah proses paling penting dalam memberikan nutrisi untuk si buah hati. Oleh karenanya, kualitas ASI perlu diperhatikan dengan baik saat anda memberikannya pada buah hati. Banyak ibu bertanya, bolehkah ibu menyusui minum es? Untuk menjawab permasalahan ini mari kita simak dibawah ini.

Menyusui merupakan propses alamiah utnuk memberikan makanan bagi anda anak. Seperti yang kita ketahui, sebelum memasuki usia cukup diberikan makanan pendamping. Satu-satunya nutrisi yang diperoleh oleh si buah hati hanya didapat dari ASI. Dengan demikian, penting sekali untuk ibu menyusui untuk selalu memperhatikan kualitas ASI nya dengan baik.

Bolehkah Ibu Menyusui Minum Es?

Nah, saat ini tidak sedikit ibu yang merasa khawatir jika makan atau minum minuman dingin dengan es akan mempengaruhi kualitas ASI-nya. Sehingga demikian banyak ibu yang bertanya bolehkah ibu menyusui minum es? Pertanyaan ini tentu banyak diajukan karena ibu merasa khawatir bila kondisi ini malah membuat mereka membahyakan buah hatinya. Nah, untuk lebih jelasnya mari kita simak dibawah ini.

Bolehkah Ibu Menyusui Minum Es?

Dalam pemberian ASI seringkali ibu terkendala dikarenakan oleh beberapa alasan tertentu, salah satunya adalah jumlah ASI yang dimiliki. Banyak ibu beranggapan bahwa kuantitas dari produksi ASI erat kaitannya dengan apa yang kita makan. Atau dalam artian lain apa yang ibu makan adalah apa yang akan menentukan deras atau tidaknya ASI yang dikeluarkan untuk si buah hati.

Akan tetapi, hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Sebab ada banyak faktor lainnya yang ikut memainkan peran dalam produksi ASI yang lancar. Diantaranya bukan hanya makanan, namun juga kondisi kesehatan atau kondisi pikiran ibu pun menentukan masalah ini.

Namun demikian, seringkali masyarakat menghubungkan masalah pemberian susu dengan makanan yang mereka konsumsi. Akibatnya masalah ini membuat mereka mengalami kesalahan dalam menentukan menu makanan yang dimakan, termasuk dengan minum air es.

Banyak anggapan yang beredar dimasyrakat bahwa ibu menyusui dilarang mengkonsumsi es. Sebab hal ini akan dapat membuat ASI menjadi beku. Akibatnya kondisi ini membaut ASI ibu menjadi tidak lancar.

Namun tentunya anggapan ini tidaklah benar. Pada kenyataanya ibu menyusui boleh mengkonsumsi air es saat mereka menginginkannya. Hanya saja, memang ada beberapa kondisi yang membuat ibu hamil perlu membatasi konsumsi air es ini.

Jadi demikian, pada intinya konsumsi air es pada ibu menyusui boleh-boleh saja dilakukan. Asalkan ibu menyusui mampu memperhatikan beberapa variabel tertentu. Nah, dibawah ini adalah beberapa kondisi yang menuntut ibu menyusui mengehntikan konsumsi es apabila kondisi ini dialami.

Beberapa Kondisi yang Perlu Diperhatikan Untuk Ibu Menyusui yang Minum Es

Untuk ibu menyusui yang senang mengkonsumsi air es atau makanan dingin. Simak beberapa rambu-rambu dibawah ini agar konsumsi es tetap aman selama menyusui

Apabila Konsumsi Es Menyebabkan Bayi Flu

Ibu perlu menghentikan konsumsi es jika setelah mengkonsumsi es rupanya bayi anda mengalami flu. Atau pada kondisi lain yang memang disaat bersamaan bayi anda tengah batuk atau pilek. Demi menjaga hal-hal yang lebih buruk. Maka sebaiknya hentikan terlebih dahulu konsumsi es.

Apabila Konsumsi Es Membuat Ibu Sakit

Bila dalam kondisi tertentu mengkonsumsi makanan atau minuman dingin malah membuat ibu sakit. Maka sebaiknya hentikan kebiasaan ini sebab kesehatan ibu perlu tetap terjaga untuk bisa memberikan ASI dengan baik pada buah hatinya.

Agar Kulit Bayi Putih, Konsumsi Makanan Ini Selama Menyusui – Faktor genetik seringkali menjadi hal utama yang menentukan warna atau pigmen kulit dari bayi. Akan tetapi, untuk anda yang memiliki bayi dengan pigmen kulit kurang cerah. tak perlu khawatir dengan konsumsi makanan ini selama menyusui akan membantu mencerahkan kulit bayi.

Sebagaimana telah dijelaskan diatas bahwa faktor genetis memainkan peran paling utama dalam menentukan warna kulit pada bayi. Jadi demikian, beruntunglah untuk anda para pasangan berkulit cerah untuk memiliki buah hati dengan warna kulit yang sama.

Sementara itu, sepertinya akan cukup sulit untuk anda para orangtua yang memiliki pigmen kulit lebih gelap agar bisa mendapatkan buah hati dengan kulit yang cerah. Namun demikian tak perlu berkecil hati. Hanya karena anda dan pasangan memiliki pigmen kulit yang lebih gelap tidak berarti kemungkinan memiliki bayi berkulit cerah tertutup dengan rapat.

Agar Kulit Bayi Putih, Konsumsi Makanan Ini Selama Menyusui

Selalu ada jalan untuk anda yang memang mau berusaha untuk menggapai hal ini dengan baik. Salah satu cara untuk membuat kulit bayi putih bersih adalah lewat makanan. Ya, ada makanan ibu menyusui agar kulit bayi putih bersih yang bisa anda konsumsi.

Agar kulit bayi putih, konsumsi makanna ini selama mneyusui akan membantu anda. Untuk itu, tak perlu khawatir beberapa hal dibawah ini akan membantu anda. Yuk, simak makanan ibu menyusui dibawah ini agar kulit bayi putih bersih.

Agar Kulit Bayi Putih, Konsumsi Makanan Ini Selama Menyusui

Beberapa makanan ibu menyusui dibawah ini dapat bermanfaat. Agar kulit bayi putih bersih mari kita simak langsung beberapa halnya dibawah ini.

Sayuran Hijau

Makanan pertama yang akan membantu anda mendapatkan kulit bersih untuk bayi adalah dengan konsumsi sayuran hijau. Makanan ini sudah terbukti mampu membuat plasenta menjadi bersih. Sehingga demikian, selain menyusui makanan ini pun penting dikonsumsi selama hamil.

Ketika plasenta ibu bersih maka bayi yang ibu kandung akan terbebas dari masalah kulit kusam. Untuk itu, pastikan mengkonsumsi bahan sayuran berwarna hijau yang baik. Adapun beberapa macam sayuran ini adalah bayam, brokoli dan segala jenis sayuran berwarna hijau.

Air Kelapa

Kandungan elektrolit yang terdapat dalam air kelapa dapat menjadi antioksidan yang baik untuk tubuh. Mengkonsumsi air kelapa selama menyusui pun akan dapat bemanfaat untuk si buah hati. Apalagi jika anda mengkonsumsinya pada saat hamil. Hal ini akan membantu membersihkan kotoran pada air ketuban. Dengan begini maka air ketuban akan lebih bersih dan menghindarkan si kecil dari masalah pigmen kulit yang lebih gelap.

Kacang Hijau

Selain beberapa bahan makanan diatas, kacang hijau pun dapat bermanfaat untuk membantu si kecil mendapatkan kulit putih yang bersih. Kandungan asam folat dan protein nabati yang tinggi akan dapat menjernihkan air ketuban. Dengan begini maka kulit bayi pun akan dapat lebih putih dan bersih.

Jadi demikian tidak ada salahnya untuk mulai menyertakan kacang hijau sebagai konsumsi makanan sehat anda selama hamil dan menyusui. Dengan begini ibu menyusui akan dapat membantu si kecil mendapatkan pigmen kulit yang lebih cerah.

Demikianlah beberapa menu makanan ibu menyusui agar kulit bayi putih bersih. Semoga bermanfaat dan membantu anda mendapatkan kulit bayi yang lebih cerah dan lebih putih. Semoga tips ini dapat dengan mudah dipraktikan dirumah.

Selain ibu hamil, beberapa pantangan juga berlaku pada ibu menyusui. Penting mengetahui pantangan ibu menyusui agar anda dapat menghindari dan bayi tidak mendapatkan efek sampingnya.

Ketika hamil, ibu memiliki beberapa pantangan yang tidak boleh dilakukan. Setelah melahirkan, ibu memiliki tugas untuk menyusui bayinya. Dimana selama menyusui bayinya, beberapa pantangan masih berlaku dan harus ibu hindari.

Menyusui adalah tugas seorang ibu untuk memberikan asupan makanan pada bayinya yang berupa ASI atau air susu ibu. ASI adalah asupan penting untuk bayi dalam memenuhi kebutuhan nutrisinya. Dimana pemberian ASI eksklusif harus dilakukan minimal hingga bayi berusia 6 bulan. Setelah berusia 6 bulan, bayi sudah boleh diperkenalkan pada makanan pendamping ASI. Namun, pemberian ASI masih tetap dilakukan sesuai dengan kebutuhan bayi.

Pantangan Ibu Menyusui

Seorang ibu tentunya akan memberikan semua yang terbaik untuk buah hatinya, termasuk ketika memberikan ASI. Menyusui bayi bukan hanya sekedar memberikan ASI saja, melainkan ibu harus memperhatikan beberapa kemungkinan yang akan menimbulkan masalah pada bayi.

Beberapa pantangan ibu menyusui perlu ibu perhatikan serta jalankan. Pasalnya, beberapa pantangan tersebut dapat menyebabkan risiko bayi tidak nyaman atau bahkan sampai mempengaruhi kesehatannya.

Pantangan pada ibu menyusui berupa makanan dan gaya hidup. Asupan makanan yang tidak tepat pada ibu menyusui akan memicu masalah kesehatan seperti kolik. Namun, kondisi pada setiap ibu dan bayi biasanya tidak sama.

Berikut ini beberapa pantangan ibu menyusui yang penting diketahui.

Pantangan Ibu Menyusui

Gaya Hidup

  • Minuman Beralkohol

Seperti halnya ibu hamil, ibu menyusui dapat berisiko apabila mengkonsumsi minuman mengandung alkohol. Alkohol yang dikonsumsi oleh ibu menyusui dapat masuk ke dalam ASI atau air susu ibu yang diberikan pada bayi. Rasa dan aroma ASI akan berubah. Dimana keadaan ini akan mempengaruhi konsumsi ASI, serta pola tidur bayi.

Berdasarkan penelitian, minuman beralkohol dapat mempengaruhi produksi ASI. Pasalnya, dengan minuman beralkohol maka refleks untuk mengeluarkan ASI akan menjadi terhambat pada saat bayi menghisap puting.

Sekitar 8 gram konsumsi minuman beralkohol dalam perminggu masih dapat ditoleransi. Namun, setelah mengkonsumsi minuman beralkohol sebaiknya tunggu hingga sekitar 2 jam sebelum anda menyusui bayi anda.

Meskipun begitu, sebaiknya konsumsi alkohol selama menyusui benar-benar dihindari. Guna menghindari efek yang akan diterima oleh bayi anda.

  • Merokok

Kebiasaan merokok selama menyusui bayi sebaiknya dihindari. Merokok akan membuat bayi terpapar nikotin. Selain dari asap, nikotin dalam rokok dapat masuk ke dalam ASI dan mempengaruhi kandungannya. Karena seperti itu, sebaiknya anda benar-benar hentikan kebiasaan merokok.

Makanan Pantangan Untuk Ibu Menyusui

  • Makanan Penyebab Alergi

Beberapa buah dan sayur tertentu diduga dapat menyebabkan alergi pada bayi, akibatnya bayi akan menjadi rewel. Beberapa jenis makanan yang dapat menimbulkan alergi pada bayi di antaranya yaitu kacang, kedelai, susu sapi, jagung, gandum, kubis dan bawang.

  • Makanan Mengiritasi Saluran Pencernaan

Beberapa jenis makanan yang dikonsumsi ibu sering dikeluhkan karena efeknya. Beberapa makanan yang dimaksud yaitu jeruk nipis, lemon, kiwi, nanas dan stroberi. Sedangkan sayuran di antaranya yaitu timun, brokoli, bawang putih, lada, dan bumbu kayu manis.

Jika anda ingin mengetahui secara pasti akan makanan dan minuman apa yang dapat menimbulkan reaksi pada bayi, anda dapat membuat daftar makanan yang dikonsumsi dalam setiap harinya. Apabila makanan yang anda konsumsi menimbulkan reaksi pada bayi, sebaiknya hindari makanan tersebut selama beberapa waktu. Anda tidak usah menerapkan diet khusus, yang terpenting anda tetap mengkonsumsi makanan atau minuman sehat untuk bayi.

  • Ikan Tinggi Kandungan Merkuri

Kandungan nutrisi yang terdapat dalam ikan memang tinggi. Namun sayangnya hampir semua ikan mengandung merkuri. Merkuri sangat berbahaya untuk tubuh. Merkuri dapa menjadi racun untuk saraf-saraf tubuh. Konsumsi ikan mengandung merkuri pada ibu menyusui dapat disalurkan pada ASI dan kemudian akan diminum oleh bayi.

Beberapa jenis ikan yang mengandung tinggi merkuri di antaranya yaitu ikan todak, ikan makarel, dan hiu.

  • Konsumsi Kafein Terlalu Banyak

Konsumsi kafein terlalu banyak tidak baik. Selain kopi, minuman yang mengandung kafein di antaranya yaitu kola dan teh. Sebenarnya tidak ada bukti kafein dapat menyebabkan masalah. Namun, konsumsi kafein sering dikaitkan dengan gejala kolik dan sulit tidur.

  • Makanan yang Mengurangi Produksi ASI

Beberapa makanan dapat menurunkan atau mengurangi produksi ASI pada ibu menyusui. Makanan ini harus ibu menyusui batasi agar ASI tetap tersedia untuk bayi dan bayi tetap mendapatkan cukup ASI.
Jenis dedaunan seperti parsley, petersely dan pepermint yang biasanya digunakan sebagai campuran dalam sop, teh, atau obat-obatan herbal akan mempengaruhi produksi ASI apabila dikonsumsi dalam jumlah yang terlalu banyak. Oleh karena itu, penting untuk membatasi beberapa jenis makanan yang dapat mempengaruhi produksi ASI.

Itulah beberapa pantangan ibu menyusui. Pantangan-pantangan tersebut selain akan mempengaruhi ASI juga akan mempengaruhi kesehatan bayi. Oleh karena itu, ibu menyusui harus senantiasa menerapkan pola hidup dan pola makan yang baik, serta menghindari beberapa pantangan yang sudah disebutkan.