Cara merawat rambut keriting pada bayi – Perawatan bayi harus dilakukan dengan baik dan tepat agar bayi tumbuh sehat. Semua bagian tubuh bayi harus ibu rawat dan perhatikan agar kebersihannya tetap terjaga dan terhindar dari berbagai masalah. Salah satu hal yang harus ibu perhatikan yaitu perawatan rambut bayi.

Rambut yang sehat dan terawat bisa menjadi salah satu tanda kecukupan nutrisi. Begitu pun dengan rambut si kecil. Jika anda ingin rambut anak sehat, anda harus melakukan perawatan sedini mungkin.
Umumnya rambut memiliki tekstur, warna dan jenis yang berbeda, termasuk pada bayi. Tidak semua bayi memiliki jenis rambut yang sama. Bagi anda yang memiliki bayi dengan rambut lurus, mungkin dalam merawatnya tidak akan ada hambatan apapun. Namun, lain halnya apabila rambut anak keriting. Orangtua harus bersusah payah dalam merawat rambut anaknya. Merawat rambut keriting pada anak biasanya akan cukup sulit. Si kecil seringkali menolak untuk disisir karena rambut yang mudah kusut membuatnya kesakitan. Perlu cara khusus dalam merawat rambut anak yang keriting.

Perlu anda ketahui, rambut bayi merupakan rambut velus. Rambut velus itu sendiri merupakan rambut sementara yang mana akan habis sampai usia bayi 1-3 bulan. Ketebalan rambut bayi sebenarnya dapat dipengaruhi oleh faktor keturunan.

Cara Merawat Rambut Keriting Pada Bayi

Rambut keriting memiliki jenis yang berbeda pula, baik keriting kecil, keriting besar atau keriting melingkar. Perawatan sedikit sulit dilakukan karena rambut keriting memiliki tekstur yang berbeda.
Nah, bagi anda yang memiliki bayi dengan rambut keriting, anda dapat merawat rambut keriting pada bayi dengan langkah perawatan seperti berikut ini:

Cara Merawat Rambut Keriting Pada Bayi

Menjaga Kelembaban Rambut

Apabila rambut anak anda keriting, maka anda harus bisa menjaga kelembaban rambutnya. Sehingga meskipun rambut si kecil keriting keadaan rambutnya akan tetap halus dan lembut. Anda dapat menggunakan perawatan deep conditioning sebanyak 2 minggu sekali. Jika tipe rambut keriting anak anda kering, maka sebaiknya hindari terlalu sering mencucinya. Gunakan perawatan rambut khusus bayi dengan kandungan bahan kimia yang sedikit sehingga tetap aman digunakan oleh si kecil.

Keringkan Rambut dengan Langkah yang Tepat

Setelah mencuci rambut si kecil, sebaiknya hindari mengeringkannya dengan menggunakan handuk yang terbuat dari bahan kasar atau membungkusnya agar rambut cepat kering. Sebaiknya keringkan rambut keriting anak anda dengan perlahan-lahan. Anda dapat memanfaatkan handuk berbahan halus untuk mengeringkan rambut si kecil. Usap secara perlahan agar rambut si kecil tidak berantakan.

Gunakan Conditioner

Aplikasikan conditioner setelah mencuci rambut si kecil. Dalam memilih conditioner sebaiknya pilihlah conditioner yang tepat, serta dapat memudahkan ketika menyisir rambut si kecil, khususnya setelah selesai keramas. Sebaiknya pilihlah produk yang benar-benar aman untuk si kecil. Jika diperlukan, sebelum memilih produk perawatan anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Gunakan Sisir Khusus

Ketika sudah panjang, biasanya rambut keriting akan mudah kusut dan menjadi sulit di sisir. Untuk merapikan rambut terdapat beberapa pilihan sisir. Dimana sisir sikat biasanya sering digunakan oleh mereka pemilik rambut lurus dengan tujuan selain merapikan rambut juga membuat rambut terlihat lebih bervolume. Namun sebaiknya hindari sisir sikat bagi pemilik rambut keriting. Sebaiknya gunakanlah sisir khusus bayi dengan gigi jarang agar rambut bayi lebih mudah disisir dan si kecil tidak kesakitan.

Potong Ujung Rambut

Guna merangsang pertumbuhan rambut si kecil, anda dapat memotong bagian ujungnya minimal sekali satu bulan. Selain dapat merangsang pertumbuhan rambut, cara ini dilakukan untuk mencegah rambut bayi kering dan bercabang.

Tips Merawat Rambut Bayi Agar Lebat

Agar rambut si kecil lebat dan tebal, perawatan sederhana dapat anda lakukan seperti berikut ini:

  • Perhatikan asupan gizi si kecil pada makanan yang dikonsumsinya. Apabila si kecil belum mendapatkan makanan pendamping ASI (MPASI), maka ibulah yang harus mengkonsumsi makanan bergizi seperti misalkan makanan yang mengandung vitamin, protein, zat besi yang bermanfaat untuk kesehatan rambut si kecil.
  • Sedangkan apabila si kecil sudah mendapatkan MPASI, anda dapat memberikan makanan yang mengandung protein sehat. Apabila asupan protein cukup maka dapat membantu rambut si kecil tumbuh baik. Jenis vitamin yang diperlukan untuk kesehatan rambut bayi di antaranya yaitu vitamin C, vitamin B dan vitamin E. Untuk memenuhi kelengkapan vitamin tersebut anda bisa mendapatkannya dari aneka sayuran, buah dan kacang-kacangan seperti misalkan wortel, alpukat, labu, ubi jalar, kacang kenari atau kacang almond. Asupan makanan si kecil pun harus mengandung zat besi sekitar 7-10 mg dalam per harinya. Kandungan zat besi dapat membantu menjaga rambut si kecil dari kerontokan. Mineral ini bisa anda dapatkan dari bahan makanan seperti beras merah, kentang, hati ayam, aprikot dan kacang hijau.
  • Banyak anggapan bahwa dengan sering memotong rambut, maka rambut akan menjadi lebih lebat dan tebal. Faktor ketebalan rambut sebenarnya dipengaruhi oleh faktor keturunan. Namun, memotong rambut bukan berarti tidak memiliki manfaat. Memotong rambut dapat dilakukan sebagai langkah perawatan rambut kepala yang lebih sehat dan bersih dari kerak maupun kotoran.

Setiap bagian pada bayi harus kita perhatikan dan diberikan perawatan dengan baik, termasuk rambut. Perawatan rambut bayi baru lahir bisa anda lakukan demi kesehatan rambut dan kulit kepalanya.

Sebagai orang tua kita harus memperhatikan kesehatan dan kebersihan bayi kita. Merawat bayi harus benar-benar dilakukan dengan tepat. Setiap bagian pada bayi harus kita perhatikan, mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki.

Nyatanya, merawat bayi baru lahir bukanlah pekerjaan yang mudah. Kesulitan akan dihadapi oleh setiap orang tua ketika hendak merawat bayinya, terutama bagi pasangan muda yang baru saja memiliki seorang anak. Pengalaman yang terbatas dan pengetahuannya yang belum cukup banyak membuatnya merasa bingung dan khawatir setiap hendak melakukan perawatan pada bayinya.

Perawatan Rambut Bayi

Perawatan yang dianggap sulit oleh beberapa orang tua pada bayinya yang baru lahir yaitu dalam merawat bagian kepala, termasuk rambut. Kebanyakan orang tua merasa takut melukai kulit kepala bayi atau produk perawatan yang digunakan mengenai wajah dan mata bayinya.

Rambut pada bayi baru lahir tidak selamanya lebat. Biasanya rambut pada bayi baru lahir jarang dan tipis, atau bahkan sama sekali tidak memiliki rambut. Melihat keadaan seperti ini para orang tua berusaha untuk merawat rambutnya agar tetap sehat dan tumbuh. Bahkan beberapa orang tua mungkin merasa khawatir dan cemas ketika mendapati rambut anaknya yang tipis.

Sebaiknya anda jangan merasa cemas karena rambut tipis pada bayi baru lahir tidak akan selamanya seperti itu. Dimana rambut tipis pada bayi baru lahir akan bertahan selama kurang lebih 3 sampai 4 bulan. Setelah itu akan rontok, kemudian tumbuh rambut baru yang lebih tebal dan lebat.
Perawatan rambut bayi baru lahir harus dilakukan dengan benar dan tepat. Berikut ini perawatan rambut baru lahir.

Perawatan Rambut Bayi Baru Lahir

Untuk menjaga kesehatan rambut bayi baru lahir anda bisa melakukan perawatan dengan langkah-langkah seperti berikut.

  1. Jika anda ingin membersihkan rambut bayi anda, disarankan untuk membersihkan rambutnya dengan menggunakan air hangat. Jika dibutuhkan, anda bisa memanfaatkan sampo khusus untuk bayi yang ringan dan lembut. Usapkan sampo bayi tersebut pada rambutnya secara perlahan dan pelan, hindari menekan kepalanya. Pasalnya, kepala bayi masih belum terbentuk dengan sempurna dan masih dalam keadaan lembek.
  2. Anda bisa mencuci rambut bayi anda selama 2 sampai 3 kali dalam seminggu. Disarankan untuk mengajak bayi anda berkomunikasi ketika melakukan perawatan ini.
  3. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa rambut bayi baru lahir masih dalam keadaan tipis. Agar pertumbuhan rambut selanjutnya menjadi lebih baik, anda bisa mencukur rambut bayi. Mencukur rambut bayi biasanya dilakukan setelah bayi berusia 40 hari.
  4. Rapikan rambut bayi anda dengan menggunakan sisir khusus bayi yang lembut. Penggunaan sisir yang tepat akan menghindari rambut bayi menjadi kusut, serta menghindari rasa sakit ketika disisir.
  5. Anda bisa memberikan nutrisi pada rambut bayi anda, seperti misalkan mengaplikasikan atau mengoleksan minyak kemiri dan lidah buaya sebelum rambutnya dicuci. Pemberian nutrisi ini akan membuat rambut tumbuh dengan lebih cepat dan lebat.

Biasanya ditemukan masalah umum pada bayi baru lahir, seperti adanya kerak pada kulit kepalanya atau disebut dengan cradle crap. Kerak kepala pada bayi baru lahir disebabkan karena pengaruh hormon dari sang ibu, yang mana mengakibatkan produksi minyak menjadi berlebih pada jaringan kulit bayi sehingga munculah kerak pada kulit kepalanya.

Jika anda mendapati kerak pada kulit kepala bayi sebaiknya anda jangan terlalu khawatir, karena kerak ini akan hilang dengan sendirinya dan bersifat sementara. Meskipun demikian, anda perlu membersihkan kerak pada kulit bayi. Pasalnya jika dibiarkan akan mengganggu kenyamanan, dimana kerak tersebut akan menyebabkan gatal, mengganggu pertumbuhan rambut bayi anda, dan akan berpengaruh pada penampilan. Membersihkan dan mengatasi kerak pada kulit kepala bayi harus dilakukan dengan benar dan hati-hati. Berikut cara membersihkan kerak pada kulit kepala bayi.

Cara Membersihkan Kerak Pada Kepala Bayi

  1. Pertama anda harus menyiapkan terlebih dahulu sisir khusus bayi dengan sikat yang halus dan lembut, baby oil, sampo khusus bayi yang ringan dan aman, serta washlap. Ingat gunakan produk khusus untuk bayi.
  2. Kemudian, oleskan baby oil yang sudah anda siapkan pada kulit kepala bayi yang terdapat kerak. Oleskan dengan hati hati dan perlahan.
  3. Diamkan selama kurang lebih 12 jam atau semalaman agar kerak pada kulit kepala bayi mudah dibersihkan.
  4. Anda bisa membersihkan kerak pada kulit kepala bayi pada saat ia sedang tertidur. Untuk mengangkat kerak yang mengelupas bisa menggunakan sisir rambut khusus bayi yang halus. Jangan menarik atau mengelupaskan kerak kulit kepala jika belum mengelupas atau masih dalam keadaan kering. Jika itu dilakukan akan melukai bayi dan akibatnya akan terjadi infeksi.
  5. Jika sudah, anda bisa membersihkan rambut bayi anda dengan menggunakan sampo khusus bayi dan air hangat.
  6. Jika kerak semakin bertambah dan sulit diatasi, sebaiknya segera bawa bayi anda ke dokter.

Perawatan rambut bayi baru lahir perlu dilakukan dengan benar demi kesehatan dan kenyamanannya. Demikian perawatan rambut bayi baru lahir. Semoga bermanfaat.