Beberapa masalah dapat dialami bayi saat tumbuh gigi. Ketahui masalah saat bayi tumbuh gigi dan solusinya.

Tumbuhnya gigi pada bayi merupakan proses normal yang terjadi saat gigi susu mulai keluar dari gusi. Meskipun sebenarnya gigi susu pada bayi sudah mulai muncul ketika bayi berada dalam kandungan. Akan tetapi, gigi baru keluar dari gusi ketika bayi berusia 6-9 bulan.

Tumbuhnya gigi merupakan salah satu penyebab bayi sering terbangun saat malam hari. Karena merasa tidak nyaman, si kecil akan mudah rewel.

Masalah saat bayi tumbuh gigi

Ketika tumbuh gigi ini terjadi pada si kecil, beberapa masalah kemungkinan akan dialami. Penting mengetahui beberapa masalah saat bayi tumbuh gigi agar anda dapat menemukan solusi yang tepat untuk mengatasinya.

Nah,berikut ini masalah saat bayi tumbuh gigi dan solusinya.

Masalah Saat Bayi Tumbuh Gigi dan Solusinya

Bayi Mengalami Demam

Sebelum gigi pertama bayi tumbuh, biasanya si kecil akan mengalami demam pada bayi. Demam yang dialami si kecil biasanya dengan temperatur rata-rata 38,3 derajat C. Apabila bayi anda mengalami demam lebih dari temperatur tersebut, maka jangan tunggu lama lagi segera bawa bayi anda ke dokter. Dokter akan memastikan apakah demam yang dialami si kecil disebabkan karena pertumbuhan gigi atau bukan.

Bertambahnya Intensitas Air Liur

Pada saat awal pertumbuhan gigi, intensitas air liur akan menjadi bertambah. Bahkan intensitasnya akan semakin bertambah lagi apabila gigi seri tengahnya mulai tumbuh. Apabila hal ini terjadi, maka anda harus selalu menyiapkan handuk kecil atau saputangan dengan si kecil. Ini dilakukan agar anda bisa segera mungkin membersihkan air liur yang mengenai area wajahnya untuk mencegah terjadinya iritasi pada kulit si kecil yang masih sensitif.

Gusi Terasa Gatal

Gusi akan terasa gatal ketika awal pertumbuhan gigi si kecil. Gatalnya gusi disebabkan karena proses perubahan pada permukaan gusi. Gusi akan menjadi bengkak dan menonjol. Agar anda bisa meredakan gatal pada gusi, anda bisa memberikan barang yang bisa si kecil gigit sehingga akan membuat keadaannya menjadi nyaman. Benda yang dapat anda berikan seperti misalkan teether atau buah, itupun jika bayi anda sudah lulus ASI eksklusif atau berusia di atas 6 bulan.

Bayi Kehilangan Nafsu Makan

Karena rasa yang tidak nyaman pada gusinya, kemungkinan besar bayi kehilangan nafsu makannya. Jika si kecil tidak nafsu makan dalam waktu yang lama, maka hal ini dapat mempengaruhi sistem pencernaannya. Tidak sedikit dari mereka mengalami gangguan pencernaan, salah satunya diare. Untuk mengatasi masalah ini atau mengembalikan nafsu makan si kecil, anda bisa membuat menu makanan yang berkreasi sehingga dapat meningkatkan nafsu makan si kecil.

Gigi Berlubang

Gisi susu bayi membutuhkan perawatan, sama halnya dengan gigi orang dewasa. Apabila tidak dibersihkan, maka sisa makanan, kuman dan kotoran dapat menyebabkan masalah gigi yang berlubang pada anak. Untuk menghindari masalah ini, anda dapat membersihkan gigi si kecil dengan menggunakan sikat gigi dengan rutin atau sebanyak dua kali sehari. Untuk sikat gigi, sebaiknya pilih sikat gigi dengan pegangan yang panjang, kepala sikat yang kecil, sikat lembut dan ujung sikat bulat. Anda harus mengganti sikat gigi setiap 10-12 minggu sekali atau hingga bentuk sikat tidak baik. Untuk pasta gigi, sebaiknya pilihlah pasta gigi yang bebas fluoride, serta aman jika tertelan. Pasalnya, bayi belum bisa meludah.

Hematoma Pada Gusi

Saat bayi tumbuh gigi, tidak menutup kemungkinan bayi mengalami pendarahan pada bagian bawah gusi. Ciri-ciri dari masalah ini yaitu terdapat gumpalan berwarna kemerahan pada gusi bayi bagian bawah. Akan tetapi, anda jangan terlalu khawatir. Pasalnya, keadaan ini dapat segera sembuh dengan cara mengompresnya dengan menggunakan es batu yang sudah dibungkus dengan kain kecil.

Rewel

Pada saat giginya tumbuh dan menekan area gusinya, maka si kecil akan merasakan sakit dan tidak nyaman. Akibat dari keadaan ini si kecil bisa saja menjadi lebih mudah rewel. Anda harus mengerti akan kesakitan yang dialami oleh si kecil. Apabila si kecil terus menerus menangis, maka anda bisa mengalihkan perhatiannya dari rasa sakit dengan mengajaknya bermain atau memberikannya mainan untuk digigit.

Perawatan Gigi Pada Bayi

Meskipun giginya belum lengkap, tetapi penting untuk melakukan perawatan yang dimulai sejak dini, bahkan sejak gigi pertama bayi tumbuh.

  • Waktu yang tepat membersihkan gigi bayi yaitu setelah selesai makan atau sebelum tidur.
  • Gunakan sikat gigi khusus bayi dengan sikat yang lembut. Gunakan pula sedikit pasta gigi khusus bayi.
  • Hindari membiasakan memberi makanan yang manis manis pada bayi. Pasalnya, gula yang tertinggal dapat meningkatkan risiko karies gigi.
  • Selain itu, hindari pula kebiasaan membiarkan botol susu bayi tetap berada pada mulut saat ia tertidur.

Itulah beberapa masalah saat bayi tumbuh gigi. Beberapa keadaan perlu anda waspadai, bawa si kecil ke dokter apabila si kecil mengalami demam lebih dari temperatur 38,3 derajat Celcius dan demam berlangsung lebih dari 1 hari, bayi sering menarik telinga, mengalami diare pada bayi, gigi pertama si kecil belum tumbuh saat usinya 12 bulan, terlihat tanda adanya kerusakan gigi, ditemukan kelainan pada rahang atau mulut bayi, gigi permanen anak tumbuh saat gigi susu belum tanggal.

Bayi cenderung rewel ketika tumbuh gigi karena rasa nyeri yang dialaminya. Untuk mengatasinya, anda dapat memberikan makanan bayi meredakan nyeri saat tumbuh gigi.

Menyaksikan perkembangan dan pertumbuhan buah hati, orangtua akan merasa bahagia termasuk saat melihat tanda-tanda tumbuh gigi pada bayinya muncul. Namun di balik kebahagiaan, para orangtua kerap kali merasa kewalahan, karena selain harus merawat gigi dan gusi bayi dengan lebih ekstra dan penuh perhatian, tidak jarang orang tua mengalami penolakan ketika memberikan makanan pendamping ASI (MPASI). Bayi lebih sering menolak makanan ketika tumbuh gigi disebabkan karena rasa yang tidak nyaman dan nyeri. Padahal penting mencukupi kebutuhan nutrisi dan gizi bayi yang didapatkan dari MPASI yang pertama kali diberikan saat bayi berusia 6 bulan untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Anda harus memastikan penolakan makanan yang dialami bayi bukan karena masalah kesehatan yang lainnya, sehingga dapat memberikan makanan yang tepat untuk meredakan nyeri karena tumbuh gigi. Karena seperti itu penting bagi anda untuk mengetahui tanda-tanda bayi tumbuh gigi seperti berikut ini:

Makanan bayi meredakan nyeri saat tumbuh gigi

  • Bayi cenderung lebih rewel dari biasanya
  • Bayi akan lebih mudah marah
  • Mengalami demam rendah
  • Mengeluarkan banyak ludah
  • Sering menggigit jari atau benda lain yang ada di sekitarnya karena gusinya gatal
  • Terasa pembengkakan dan nyeri pada bagian gusi

Beberapa langkah dapat anda lakukan untuk mengurangi rasa tidak nyaman karena tumbuh gigi pada si kecil. Dimana salah satu cara yang dapat anda lakukan yaitu dengan memberikan makanan pereda nyeri saat tumbuh gigi. Beberapa makanan diyakini dapat membantu meredakan nyeri saat tumbuh gigi. Dan tentunya makanan yang dimaksud aman dikonsumsi oleh bayi. Apa saja makanan untuk meredakan nyeri saat tumbuh gigi? Untuk mengetahuinya anda dapat simak langsung pembahasan di bawah ini.

Makanan Bayi Meredakan Nyeri Saat Tumbuh Gigi

Pisang

Saat bayi anda tumbuh gigi dan sudah mengkonsumsi makanan pendamping ASI, anda dapat memberikan buah pisang kepadanya. Saat tumbuh gigi, bayi cenderung memasukan benda atau mainan ke dalam mulutnya. Oleh karena itu, untuk menghindarinya anda dapat memberikan si kecil pisang sebagai finger food sehat. Dimana finger food juga dapat membantu pertumbuhan gigi si kecil. Buah pisang adalah buah sehat yang mengandung gula alami. Pisang dapat melengkapi kebutuhan gizi bayi anda, serta dapat menyumbangkan kalori tinggi yang dibutuhkan.

Alpukat

Alpukat dapat ibu manfaatkan untuk membantu pertumbuhan gigi pertama buah hati tercinta. Alpukat adalah buah bertekstur, namun meskipun begitu tidak akan membuat si kecil tersedak ketika mengkonsumsinya meskipun diberikan langsung. Selain disajikan langsung dengan dipotong-potong terlebih dahulu, buah alpukat dapat anda sajikan dalam bentuk jus, namun jangan terlalu banyak mencampurnya dengan air. Pastikan jus buah alpukat masih dapat dikunyah si kecil.

Mentimun

Bagi anak yang sering mengeluh karena nyeri yang disebabkan karena tumbuh gigi, maka anda dapat memberikannya mentimun ke dalam menu makanannya. Mentimun diyakini dapat membantu meredakan nyeri saat anak tumbuh gigi. Selain ditambahkan pada menu makanannya, anda dapat membuat jus mentimun yang rendah gula. Mentimun mentah atau tidak melalui proses pengolahan dapat membantu meningkatkan air liur untuk menetralkan basa dan asam dalam mulut.

Wortel

Selain buah-buahan, anda dapat juga memberikan sayuran sehat untuk menekan rasa nyeri saat bayi anda tumbuh gigi. Sayuran yang dapat anda berikan salah satunya yaitu wortel. Setelah wortel disiapkan, anda dapat membersihkannya terlebih dahulu. Potong wortel membentuk korek api selanjutnya anda dapat merebusnya sampai matang. Kemudian, anda dapat memberikannya pada bayi anda agar si kecil terbiasa untuk mengunyahnya.

Keju

Sajikan keju dalam bentuk potongan kemudian anda dapat memberikannya pada si kecil dan biarkan ia untuk mengunyahnya. Sifat kenyal keju akan membantu si kecil meredakan rasa sakitnya.

Ayam

Anak-anak umumnya akan menyukai rasa daging ayam yang gurih. Ayam merupakan salah satu makanan terbaik untuk bayi ketika mereka tumbuh gigi.

Selain memberikan makanan untuk meredakan nyeri akibat tumbuh gigi seperti di atas, anda juga dapat melakukan langkah sederhana untuk membuat bayi lebih nyaman seperti berikut ini:

Melakukan Pijatan Lembut Pada Gusi

Pijatan dan tekanan lembut dapat anda lakukan pada gusi bayi untuk meredakan rasa sakit yang dialaminya. Dengan pijatan lembut bayi anda akan merasa lebih tenang dan nyaman. Sebelum memijat gusi si kecil, anda harus memastikan jika tangan anda dalam keadaan bersih agar tidak ada bakteri atau kuman yang masuk ke dalam mulut si kecil yang akan membahayakan kesehatan giginya.

Berikan Mainan Khusus Untuk Digigit

Mainan yang dapat digigit si kecil dapat anda berikan untuk mengatasi rasa sakitnya. Ketika bayi menggigit sesuatu maka ia akan merasa lebih nyaman. Sebelum memberikan mainan yang dapat digigitnya, anda harus memastikan jika mainan tersebut aman dan bersih.

Kompres Menggunakan Es

Salah satu cara efektif yang dapat dilakukan untuk meredakan rasa sakit karena tumbuh gigi yaitu dengan mengompres menggunakan es. Caranya cukup mudah, anda tinggal menyiapkan es secukupnya. Kemudian gosokan pada gusi si kecil dengan pelan dan lembut. Es yang dingin dapat membuat bayi merasa lebih tenang dan nyaman.

Ketika tumbuh gigi, bayi cenderung akan lebih rewel karena merasa tidak nyaman. Keadaan ini jangan dibiarkan, anda bisa segera mengatasi bayi rewel saat tumbuh gigi dengan cara yang sederhana dan aman.

Pada usia 6 bulan, perkembangan bayi dan pertumbuhannya yang menakjubkan terlihat dari senyuman manis yang disertai dengan adanya pertumbuhan gigi susu yang pertama. Pertumbuhan gigi pertamanya diawali dengan akar gigi, selanjutnya ujung gigi yang mendorong melalui gusinya.

Pertumbuhan gigi untuk pertama kalinya biasanya terjadi di bagian depan atas atau bagian bawah. Pertumbuhan gigi seperti ini merupakan pertumbuhan yang normal. Namun demikian, keadaan ini bisa saja menyebabkan ketidaknyamanan pada bayi yang mengalaminya. Karena bayi cenderung rewel ketika tumbuh gigi, tidak jarang orang tua kewalahan dalam menghadapinya. Rasa tidak nyaman ini biasanya disebabkan karena adanya rasa gatal, mudah tersinggung sehingga akan menimbulkan nyeri.

Bayi Rewel Saat Tumbuh Gigi

Sebenarnya tidak ada patokan kapan bayi akan mulai tumbuh gigi. Akan tetapi umumnya bayi tumbuh gigi saat usianya 6 bulan. Pada usia ini tumbuh kembang bayi sudah mulai terlihat, yang ditandai dengan munculnya gigi susu pada bagian depan atas maupun bawah. Akan tetapi, beberapa bayi mengalami pertumbuhan gigi susunya ketika ia berusia 3 bulan. Anda jangan merasa khawatir apabila gigi susunya tumbuh untuk pertama kalinya pada rentan usia 6 sampai 10 bulan. Apabila setelah usia 14 bulan bayi anda tetap tidak tumbuh gigi susu pertamanya, maka sebaiknya anda segera konsultasi dengan dokter.

Tanda-tanda umum yang sering terlihat ketika kemunculan gigi susu untuk pertama kalinya yaitu ia sering menangis di malam hari dan cenderung rewel, suhu tubuhnya akan terpengaruhi akan tetapi tidak akan melebihi 39 derajat celcius. Tanda-tanda yang paling sering terlihat yaitu bayi sering mengeluarkan air liurnya, serta keinginannya akan sangat tinggi untuk menggigit benda-benda yang berada di sekitarnya. Nafsu makan bayi mengalami penurunan yang disebabkan karena gusinya membengkak. Untuk mengatasi bayi rewel saat tumbuh gigi, beberapa langkah seperti di bawah ini bisa anda lakukan.

Tips Mengatasi Bayi Rewel Saat Tumbuh Gigi

Usap Gusi Bayi

Langkah mengatasi bayi rewel saat tumbuh gigi yang pertama yaitu dengan mengusap gusi yang ditumbuhi akar gigi. Jika bayi anda menolak sebaiknya hindari memaksanya. Lakukan langkah ini dengan penuh kelembutan. Masukan jari anda ke dalam mulut bayi dengan perlahan. Setelah itu, usap-usap gusinya yang terasa sakit. Untuk sebagian, langkah seperti ini akan membuat bayi merasa lebih nyaman.

Hal yang perlu anda perhatikan ketika hendak melakukan cara ini yaitu, pastikan bahwa jari anda dalam keadaan bersih.

Mainan Teether

Mengatasi bayi rewel saat tumbuh gigi selanjutnya yaitu dengan memanfaatkan mainan teether. Mainan teether itu sendiri marupakan mainan bayi berbentuk lingkaran yang bisa dengan mudah digenggam oleh bayi dan aman meskipun dimasukan ke dalam mulutnya. Untuk meredakan rasa gatal dan tidak nyaman pada gusinya yang ditumbuhi gigi, anda bisa mendinginkan terlebih dahulu mainan teether ini di dalam lemari pendingin atau kulkas. Hindari meletakan mainan ini di dalam freezer guna menghindari bahaya yang akan muncul pada gusi bayi.

Mainan bayi ini tersedia dalam berbagai macam merek, bahan dan bentuk. Ketika membelinya pastikan anda membeli mainan yang berkualitas, dan terbuat dari bahan yang tidak akan membahayakan bayi. Selain mainan seperti ini, anda juga bisa memanfaatkan kain flanel bersih yang sebelumnya sudah didinginkan terlebih dahulu. Karena benda ini langsung berhubungan dengan mulut bayi, maka disarankan untuk memberikan perhatian yang lebih, dimana anda harus membersihkannya tiap hari.

Cemilan Sehat

Untuk menghindari bayi memasukan benda-benda tidak jelas yang belum tentu aman untuk bayi, maka sebagai langkah alternatif anda bisa memanfaatkan cemilan sehat, itupun jika usia bayi sudah enam bulan. Cemilan sehat bisa berupa buah-buahan atau sayuran. Sepotong apel atau wortel bisa menjadi pilihan yang tepat untuk bayi anda. Hindari memberikan cemilan yang mengandung gula, seperti misalkan cokelat. Hal ini dilakukan guna menghindari terjadinya kerusakan pada gigi bayi. Untuk mengurangi resiko bayi tersedak, sebaiknya selalu dampingi bayi anda ketika mengkonsumsi cemilannya.

Konsultasi Pada Dokter

Apabila bayi tetap rewel dan keadaan ini berpengaruh pada nafsu makannya, anda bisa segera konsultasi pada dokter. Dalam kondisi khusus, dokter mungkin akan meresepkan obat yang dapat meredakan rasa sakit pada gusinya. Sebaiknya hindari memberikan obat tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Bayi yang mengalami pertumbuhan gigi umumnya sering memasukan benda ke dalam mulutnya dan mengeluarkan air liur lebih banyak dibandingkan dengan biasanya. Untuk mencegah terjadinya ruam karena air liur, sebaiknya sering-seringlah mengusap atau menglap wajahnya, terlebih lagi area sekitar mulut bayi.

Merawat Gigi Bayi Baru Tumbuh

Merawat gigi bayi yang baru tumbuh memerlukan cara khusus sepert berikut ini.
Untuk menjaga kebersihan gigi bayi dan mencegah bakteri menempel pada gigi, maka anda bisa membersihkannya dengan menggunakan kain flanel atau waslap bersih. Lilitkan kain planel atau waslap tersebut pada telunjuk, kemudian mulai bersihkan gigi bayi setelah makan atau sebelum tidur. Setelah usia bayi sudah agak besar, maka anda bisa menggunakan pasta gigi khusus balita.

Setelah gigi bayi anda mulai tumbuh agak banyak, untuk membersihkannya anda bisa beralih menggunakan sikat gigi khusus balita. Pilihlah sikat gigi dengan bentuk yang sesuai dan bulu sikat yang lembut.