Seringkali bayi rewel ketika hendak dipakaikan baju sehingga orangtua akan merasa kewalahan. Untuk menghindari keadaan tersebut, penting mengetahui trik memakaikan baju bayi agar tidak rewel dan lebih mudah.

Dari serangkaian perawatan bayi, kegiatan yang harus dilakukan oleh orangtua yaitu memandikan bayi dan mengganti baju atau memakaikannya baju. Memakaikan baju bayi merupakan kegiatan yang gampang-gampang susah untuk para orangtua. Bagi orangtua yang belum terbiasa merawat dan mengurus bayi mungkin mereka akan kesulitan ketika melakukan kegiatan ini, yang mana pada akhirnya akan membuat bayi menjadi lebih rewel bahkan menolak pada saat pakaiannya hendak diganti.

Aksi bayi rewel ketika hendak dipakaikan baju bisa saja karena ia merasa tidak nyaman. Bahkan dengan keadaan bayi yang seperti ini akan semakin menyusahkan anda ketika hendak memakaikan baju dan perlengkapan lainnya, sehingga membutuhkan waktu yang lama ketika melakukannya.

trik memakaikan baju bayi

Untuk lebih memudahkan anda ketika memakaikan baju si kecil, ada beberapa trik yang dapat anda lakukan. Dengan trik ini selain lebih mudah, si kecil juga tidak akan rewel. Agar anda terbiasa, maka diperlukan adaptasi. Berikut ini trik memakaikan baju bayi:

Trik Memakaikan Baju Bayi Agar Tidak Rewel dan Lebih Mudah

Perhatikan Suhu Ruangan

Sebelum mengganti atau memakaikan baju bayi, anda harus memastikan jika ruangan yang akan digunakan dalam keadaan hangat. Pasalnya, jika ruangan dingin si kecil akan menjadi tidak nyaman dan ia akan lebih rewel, bahkan menangis. Anda dapat menyiapkan alas empuk yang digunakan untuk si kecil berbaring. Kemudian baringkan si kecil dan pastikan ia tidak terjatuh atau terguling ketika berada di atasnya.

Tetap Tenang

Ketika bayi anda rewel pada saat hendak diganti atau dipakaikan baju, anda tidak perlu panik apalagi sampai memaksa si kecil yang akan membuatnya menangis atau bertambah rewel. Anda harus melakukannya dengan tenang dan cepat dan pastikan anda berhati-hati karena tubuh bayi masih rentan.

Ajak Berinteraksi

Meskipun bayi belum dapat memahami betul apa yang sedang dibicarakan oleh orang tuanya, tetapi bukan berarti jika anda tidak mencoba untuk mengajaknya berinteraksi. Cobalah untuk mengajak bayi anda berinteraksi agar perhatiannya teralihkan. Agar si kecil merasa terhibur, anda dapat memberikan mainan kesukaannya. Anda juga dapat menyelinginya dengan beberapa pembicaraan, seperti misalkan ” boleh ibu pinjam tangannya nak?”. Kegiatan seperti ini akan membuat jalinan anda bersama si kecil menjadi lebih erat.

Lakukan Langkah Demi Langkah dengan Tepat

Banyak pilihan baju bayi yang lucu dengan aneka model dan warna yang menarik. Namun, jika bayi anda masih sangat kecil maka pastikan untuk memilih model baju yang sederhana, praktis dan tetap membuatnya nyaman. Apabila semua pakaian dan perlengkapan bayi yang lainnya sudah disiapkan, maka anda dapat bereaksi.

  • Pertama-tama, anda dapat memulainya dengan menggunakan popok. Kemudian, anda dapat melanjutkannya dengan menggunakan kaus dalam. Buka dan lebarkan lubang kaus yang akan anda pakaikan pada si kecil dengan menggunakan tangan anda. Kemudian anda dapat memasukan kepala si kecil ke dalamnya. Bagian tangan kiri letakan di belakang leher bayi anda, sedangkan tangan kanan digunakan untuk memasukan kaus dalam melewati kepalanya.
  • Lebarkan lubang kaus pada bagian tangan, dengan perlahan dan hati-hati masukan tangan si kecil ke dalam lubang tersebut satu persatu. Setelah itu, tarik kaus agar dapat menutupi perut bayi anda.
  • Apabila anda bermaksud memaikan jumper atau pakaian hangat yang panjangnya hingga menutupi pakaian si kecil, maka sebaiknya pilihlah pakaian yang dilengkapi dengan kancing di bagian depan. Ini dimaksudkan agar anda lebih mudah ketika memakaikannya dan anda tidak perlu lagi susah-susah mengangkat kepala si kecil.
  • Setelah itu, masukan satu persatu kaki bayi anda pada bagian bawah jumper. Lalu dengan segera kancingkan bagian bawahnya agar kaki bayi anda tidak kembali keluar yang akan membuat baju kembali terlepas.
  • Miringkan dengan hat hati tubuh bayi anda, lalu tarik bagian lengan jumper dan tahan dengan menggunakan tangan anda. Arahkan dengan hati hati tangan si kecil untuk masuk dan melewati lengan bajunya. Kembali lakukan langkah yang sama untuk bagian tangan yang satunya.
  • Selanjutnya, kancingkan bagian depan jumper sehingga menutupi bagian tubuh depan bayi anda. Agar tidak ada kancing yang terlewat, anda dapat memulainya dari bagian bawah.
  • Jika semuanya telah dilakukan, anda dapat kembali memeriksa baju si kecil, apakah sudah rapi atau belum.

Rajin Berlatih

Tidak semua orangtua dapat dengan mudah ketika memakaikan baju bayinya, sehingga dibutuhkan adaptasi agar lebih terbiasa. Agar kegiatan ini menjadi kegiatan yang mudah, anda dapat sering berlatih. Anda dapat mencoba berlatih mengganti baju si kecil baik ketika di tempat tidur, di meja ganti khusus atau di pangkuan anda sehingga anda dapat menemukan cara yang paling nyaman.

Itulah trik yang dapat anda lakukan ketika mengganti baju si kecil agar lebih mudah dan menghindari si kecil rewel. Pastikan, pilih baju yang sederhana dan praktis untuk bayi baru lahir.

Tips Hilangkan Noda Pada Baju Bayi – Baju bayi seringkali terkena dengan berbagai noda, baik noda pup maupun noda dari makanan. Terkadang hal ini seringkali membuat orangtua merasa kerepotan menanganinya. Untuk membantu anda membersihkan noda pada pakaian bayi dengan mudah maka mari simak tips hilangkan noda pada baju bayi berikut ini.

Meski tidak se-aktif anak-anak yang lebih besar akan tetapi bayi pun sudah mulai banyak bergerak. Apalagi untuk anak bayi yang sudah mulai dapat berjalan atau mulai diberikan makanan. Pada beberapa orangtua, terutama mereka yang menerapkan metode finger food pada anak bayinya. Umumnya akan membuat si kecil makan dengan sendirinya. Kondisi inilah yang akan pula membuat tumpahan noda berceceran dimana-mana dan cucian menjadi semakin menumpuk, termasuk baju-baju kotornya.

Ya, metode finger food merupakan sebuah metode yang memungkinkan si bayi dapat makan dengan sendirinya. Hal inilah yang membuat anak bayi akan dengan mudah melahap makanan apa saja yang diberikan oleh orangtua kedalam mulutnya.

Seperti yang kita ketahui kondisi belajar makan pada anak-anak akan mungkin membuat mereka sedikit kesulitan makan dengan baik tanpa tumpah atau berceceran kemana-mana. Oleh karenanya, tidak heran bila anak yang diberikan finger food akan terlihat berantakan dan berceceran dengan noda pada seluruh bajunya.

Akan tetapi, tak perlu khawatir bukan tidak boleh memberikan finger food pada anak hanya karena anda melihat mereka makan dengan berceceran. Selain itu, anda pun mungkin melihat ada banyak noda dan membuat cucian semakin menumpuk. Yang perlu dikhawatirkan bukanlah pemberian finger foodnya akan tetapi mencari solusi untuk mempermudah anda ketika mencuci pakaian si kecil.

Tips Hilangkan Noda Pada Baju Bayi

Selain itu, mencuci pakaian bayi tentu tidak dapat dilakukan dengan sembarang. Kulit bayi masih begitu sensitif. Maka dari itu, orangtua terutama dalam hal ini adalah ibu perlu memperhatikan perawatan baju si kecil agar terhindar dari iritasi. Pekerjaan yang satu ini memang bukanlah perkara yang mudah. Karena ada beberapa aturan yang perlu diterapkan agar baju si mungil dapat tetap bersih dan aman untuknya.

Anda tentu sudah mengetahui bahwa ketika mencuci baju si kecil sebaiknya tidak menggunakan sembarang sabun. Penggunaan sabun yang tidak diperhatikan bisa jadi memberikan masalah pada kulit si kecil. Selain itu, kondisi ini akan mungkin membuat si kecil mengalami alergi pada kulitnya.

Bukan hanya itu, anda pun perlu menghindari penggunaan pelembut dan produk pewangi. Rangkaian produk ini dikhawatirkan akan dapat menimbulkan reaksi alergi yang akan membuat si kecil merasa kondisi tidak nyaman.

Akan tetapi, tidak mengaplikasikan pelembut dan pewangi pada pakaian bayi pun bisa menjadi dilema tersendiri untuk sejumlah ibu. Terutama untuk mereka yang senantiasa menginginkan si kecil tercium harum sepanjang hari.

Belum lagi, penggunaan tanpa sabun pada pakaian bayi akan mungkin membuat noda yang menempel sulit dihilangkan. Akibatnya noda yang tidak tercuci dengan bersih mungkin membuat pakaian menjadi lusuh dan tidak menarik. Anda tentu tidak ingin jika bayi anda terlihat lusuh dengan pakaian yang kurang bersih.

Namun disisi lain anda pun khawatir bila keselamatan si buah hati dipertaruhkan akibat baju yang dipakainya. Dilema ini seringkali menjadi hal yang membuat ibu merasa khawatir dan bingung dalam waktu yang bersamaan.
Namun tak perlu cemas, kali ini kami akan jelaskan bagaimana tips hilangkan noda pada baju bayi dengan langkah yang aman. Jadi demikian, baju si kecil akan tetap terlihat cemerlang tanpa membuat kesehatannya dipertaruhkan.

Ingin tahu seperti apa tips hilangkan noda pada baju bayi? Simak beberapa halnya dibawah ini.

Tips Hilangkan Noda Pada Baju Bayi

Noda Protein

Noda yang satu ini termasuk noda yang disebabkan oleh tumpahan ASI pada pakaian bayi. Selain itu, beberapa noda protein pun bisa berbentuk noda susu formula, makanan dan juga air liur bayi. Tak perlu merasa khawatir saat anda dihadapkan dengan pakaian bayi yang terkena dengan noda ini. Cara penanggulangannya pun sebenarnya cukup mudah anda hanya perlu merendam baju si bayi dengan menggunakan air dingin.

Adapun cara yang dapat dilakukan adalah dengan melarutkan sedikit sabun dalam air. Lalu rendam baju si kecil dengan menggunakan air ini secara merata dalam beberapa waktu. Fungsi dari sabun lembut adalah untuk menghilangkan noda dan “mencerna” protein. Lalu setelah itu, anda bisa mencuci baju seperti biasanya.

Noda Berminyak

Noda yang ditimbulkan akibat sesuatu yang berminyak pada baju bayi umumnya akan membuat ibu merasa bingung membersihkannya. Hal ini dikarenakan noda minyak umumnya membekas dan lebih sulit untuk dihilangkan. Adapun jenis noda berminyak yang mungkin timbul pada bayi diantaranya adalah krim bayi, baby oil dan mungkin petroleum jelly.

Hanya saja, bila noda yang tumpah pada baju bayi masihlah segar dan belum terpapar. Maka anda bisa menaburkan tepung mazeina atau bedak tabur pada bagian atas noda. Setelah itu, diamkan bahan ini selama kurang lebih 10-15 menit. Baru setelah itu, cuci pakaian bayi seperti biasa. Cara seperti ini akan efektif untuk menyerap minyak pada baju bayi dengan lebih cepat.

Noda Buah dan Sayur

Bayi yang sudah diperkenalkan pada makanan dan sudah mulai mengkonsumsi banyak makanan akan mungkin menyantap banyak jenis hidangan. Terutama buah dari sayur sebagai makanan sehat yang wajib diberikan pada si kecil. Akan tetapi, umumnya si kecil akan lebih senang bila ia diberikan kesempatan untuk dapat makan sendiri.

Kondisi inilah yang akan mungkin membuat bajunya terkena dengan noda dari makanan yang mereka santap.
Untuk dapat membersihkan noda yang berasal dari minuman jus atau selai buah. Anda dapat melakukannya dengan cukup mudah yakni dengan membasahi baju menggunakan air dingin. Setelah itu, rendam dalam campuran alkohol dengan air (perbandingannya 1:1).

Sementara untuk noda membandel, rendam baju si kecil dengan menggunakan campuran cuka pada perbandingan yang sama dengan yang diatas. Baru setelah itu, kucek baju si kecil seperti biasa dan bilas sampai bersih.

Noda Biskuit Atau Makanan Ringan

Noda selanjutnya yang umum dijumpai pada pakaian si kecil adalah noda dari biscuit atau makanan ringan. Anak-anak bayi memang suka dengan cemilan apalagi cemilan yang bisa mereka genggam sendiri. Hanya saja, kondisi makan sendiri ini umumnya membuat biscuit yang lumer dengan liur terjatuh pada baju dan meninggalkan noda yang cukup kotor.

Nah, untuk mengatasi kondisi seperti ini tak perlu khawatir sebaiknya kucurkan pakaian si kecil pada air yang mengalir dan kucek sampai sisa biscuit menghilang. Setelah itu, larutkan sedikit sabun dengan air dingin dan rendam sementara pakaian si kecil didalamnya. Lalu cuci seperti biasa.

Demikianlah beberapa tips hilangkan noda pada baju bayi. Semoga tips diatas dapat membantu ibu mengatasi masalah yang membingungkan pada pakaian bayi sehingga si kecil dapat terlihat segar dengan pakaian yang bersih dan cemerlang.

Tips memilih baju bayi harus benar-benar diperhatikan oleh ibu, karena baju bayi yang tepat akan membuat bayi nyaman.

Kelahiran sang buah hati adalah hal yang paling ditunggu-tunggu oleh semua pasangan suami istri. Penantian selama 9 bulan lamanya akan terbayar lunas di bulan ke 9. Rasa bahagia akan bercampur aduk dengan rasa tegang ketika mendekati masa persalinan. Ketegangan adalah hal yang wajar ketika akan melahirkan, terlebih lagi jika melahirkan untuk kali pertamanya. Mengelola pikiran agar tetap tenang dan terhindar dari stress, serta memenuhi nutrisi yang baik di trimester terakhir kehamilan merupakan cara terbaik untuk mempersiapkan persalinan. Namun, selain itu hal yang tidak boleh anda lupakan yaitu mempersiapkan keperluan dan perlengakapan bayi anda sebelum lahir.

Dalam mempersiapkan keperluan bayi sebaiknya dibuat daftar. Hal ini dilakukan untuk mempermudah anda ketika menyiapkannya. Anda bisa menyiapkan terlebih dahulu perlengkapan yang dianggap paling penting. Untuk perlengkapan lainnya bisa menyusul setelah bayi anda lahir. Perlengkapan untuk bayi baru lahir sebenarnya cukup simple karena barang-barang yang harus dibeli pun tidak terlalu mahal. Terkecuali jika ini adalah kelahiran untuk pertama kalinya yang mana biasanya barang-barang yang kurang diperlukan dibeli untuk memberikan semua yang terbaik bagi bayi.

Tips memilih baju bayi

Perlengkapan bayi yang umumnya sangat diperlukan dikelompokan menjadi beberapa kategori seperti pakaian bayi, perlengkapan kesehatan, perlengakapan mandi, dan perlengkapan bepergian. Beberapa perlengkapan seperti perlengkapan makan atau permainan bayi bisa anda tunda untuk daftar selanjutnya, karena kegunaan dari perlengkapan ini masih memiliki rentan yang cukup lama dari kelahiran bayi.

Perlengkapan pakaian bayi memiliki banyak ragamnya, mulai dari kegunaan, model, bahan dan warnanya. Nah, sebelum anda memilih dan membeli baju bayi, beberapa tips  memilih baju bayi perlu anda ketahui seperti berikut ini.

Tips Memilih Baju Bayi Baru Lahir

Pilih Pakaian yang Ukurannya Sedikit Besar

Setelah lahir, dan selama beberapa bulan pertama bayi biasanya akan tumbuh sangat cepat. Oleh karena itu, disarankan untuk menyiapkan baju bayi dengan ukuran yang sedikit besar. Selain itu, usahakan untuk membeli dan menyiapkan baju bayi dengan ukuran yang berbeda-beda, mengingat anda belum mengetahui berat badan bayi anda ketika dilahirkan.

Bahan Baju Bayi

Selain ukuran, anda juga harus memperhatikan bahan dari baju bayi yang anda beli. Bayi baru lahir umumnya memiliki kulit yang sensitif. Oleh karena itu, pada saat anda membeli baju bayi anda harus memperhatikan bahan. Untuk mengetahuinya anda bisa cek sendiri di lebel baju. Sebaiknya hindari pakaian bayi yang meninggalkan serat. Utamakan baju berbahan dasar katun dibandingkan dengan bahan sintetis. Kain katun mudah menyerap keringat sehingga akan menghindari bayi anda mengalami iritasi.

Pakaian Hangat dan Model Sederhana

Bayi baru lahir akan menghabiskan sebagian waktunya dengan tidur. Oleh karena itu, disarankan untuk membeli pakaian bayi yang membuat dan menjaga bayi anda tetap hangat serta nyaman. Usahakan untuk membeli baju bayi model sederhana dan longgar. Tidak menjadi masalah apabila dipakaikan beberapa aksesoris dalam baju bayi selama itu tidak mengganggu gerak bayi, serta bahannya tidak akan membuat kulit bayi anda terluka atau iritasi.

Perhatikan Leher Baju Bayi

Usahakan untuk membeli baju bayi dengan model leher yang sederhana, jangan ada kerah leher yang hanya akan membuat bayi anda sulit bergerak. Pakaian yang baik yaitu pakaian yang memiliki model leher sederhana dan lebar. Jika model baju yang dipilih terlalu rumit dan bagian lehernya terlalu sempit, maka akan menyulitkan ketika hendak melepas atau mengganti pakaian tersebut. Sehingga akhirnya akan membuat bayi rewel karena merasa tidak nyaman. Hindari juga pakaian yang ketat pada bagian pinggang dan lengannya karena akan mengiritasi kulit bayi yang masih sangat sensitive.

Perhatikan Kenyamanan Bayi

Sangat penting bagi anda untuk menyiapkan pakaian bayi yang nyaman. Supaya bayi anda tidak merasa repot dengan berbagai potongan baju, serta lebih mudah dipakaikan. Untuk itu, beli baju yang akan membuat bayi anda nyaman dan modelnya normal. Beberapa baju mungkin dilengkapi dengan pengait baju yang memiliki banyak pilihan seperti kancing, resleting, velcro dan lain sebagainya. Alangkah lebih baik pilihlah baju bayi dengan kancing jepret. Pasalnya, kancing kait akan memiliki potensi besar tertelan, sedangkan velcro akan mudah terbuka. Anda juga harus menghindari baju yang memiliki pengait di bagian punggung. Bayi anda akan sering tidur, jadi adanya pengait di belakang hanya akan membuatnya merasa tidak nyaman dan terganggu. Selain itu, anda juga membutuhkan pakaian yang memberi kemudahan untuk membuka popok. Anda bisa membeli beberapa pakaian yang bisa dibuka di bagian perut.

Beli Dalam Jumlah yang Cukup

Usahakan untuk membeli pakaian bayi jangan terlalu banyak atau dalam jumlah yang cukup saja. Disarankan untuk membeli baju dengan warna yang netral karena mungkin saja anda tidak mengetahui secara pasti apa jenis kelamin bayi anda.

Perhatikan Bahan Baju Hangat

Baju hangat penting anda beli untuk menghangatkan tubuh bayi anda. Namun, ketika membelinya anda harus memperhatikan bahannya. Alangkah lebih baik pilihlah baju yang terbuat dari bahan katun atau wol untik memudahkan bayi bernapas. Jangan pilih baju hangat terbuat dari serat karena hanya akan menyulitkan bayi, terlebih lagi jika digunakan untuk tidur.

Itulah beberapa tips memilih baju bayi baru lahir. Semoga bermanfaat.