Home » Makanan Bayi » Tahapan Perkembangan Makan Bayi yang Harus Ibu Ketahui

Tahapan Perkembangan Makan Bayi yang Harus Ibu Ketahui

Penting mengetahui tahapan perkembangan makan bayi agar anda dapat mencapai tahapan tersebut.

Setelah dilahirkan, salah satu kebutuhan bayi yang wajib seorang ibu berikan yaitu ASI. ASI dibutuhkan oleh bayi untuk proses tumbuh kembangnya. Sangat disarankan untuk memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan awal kehidupan bayi. Setelah berusia 6 bulan, makanan pendamping ASI atau MPASI bisa dikenalkan.

Makanan pendamping ASI atau MPASI itu sendiri dibutuhkan oleh bayi untuk melengkapi nutrisi untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi pada usia selanjutnya. Ketika bayi sudah siap diperkenalkan pada makanan pendamping ASI, ibu biasanya akan sangat antusias. Namun, dalam pengenalan makanan padat pada bayi ini harus dilakukan dengan hati-hati dan cermat agar proses pengenalan makanan berjalan lancar dan bayi bisa menerimanya.

Perkembangan Makan Bayi

Orang tua membutuhkan pengetahuan yang lebih untuk membimbing buah hatinya serta dalam menyiapkan makanan. Mulai dari konsumsi ASI sampai si kecil mengkonsumsi makanan padat merupakan proses yang dapat berkembang dengan perlahan. Sehingga ibu tidak bisa melakukannya dengan tergesa-gesa.

Terdapat beberapa tahapan perkembangan makan bayi yang harus ibu ketahui. Berikut ini tahapan perkembangan makan bayi yang bisa anda simak.

Tahapan Perkembangan Makan Bayi yang Harus Ibu Ketahui

Anak Mulai Mengenal MPASI

Anak mulai mengenal MPASI atau makanan pendamping ASI saat usianya 6 bulan. Pada usia ini pertumbuhan gigi bayi sudah mulai ada, serta gerakan rahang tidak lagi menyatu dengan gerakan mulut dan lidahnya. Lidah bayi sudah mampu bergerak ke berbagai arah. Ketika ada makanan yang disuapkan dengan menggunakan sendok ke dalam mulutnya, maka mulut si kecil akan membuka sampai sendok berisi makanan memasuki mulut mungilnya. Bibir bawah si kecil akan menarik ke arah dalam untuk membantu memindahkan makanan, serta bibir bagian atas akan membersihkan makanan yang terdapat pada sendok.

Makanan padat pertama yang bisa dicoba oleh bayi yaitu bubur susu. Apabila setelah 1 bulan atau lebih bayi tidak menunjukan masalah dengan makanan padat pertamanya, anda bisa mengenalkan pada makanan yang lainnya seperti bubur atau tim saring.

Bayi sudah mampu duduk meskipun dengan menggunakan bantuan, serta ia sudah mulai memperhatikan makanan yang dikonsumsi oleh orang yang ada di sekitarnya. Ini merupakan saat yang tepat bagi anda untuk memperkenalkan makanan. Pemberian makanan padat ini harus dilakukan saat bayi berusia 6 bulan dan ia sudah siap untuk menerima makanan padat pertamanya.

Anak Beralih dari Susu Ke Makanan Bertekstur

Proses peralihan ini harus dilakukan dengan bertahap. Biarkan si kecil agar terbiasa dengan kegiatan makanan selain ASI. Setelah beberapa minggu, anda dapat mengenalkan makanan bertekstur. Anda dapat mengenalkan makanan bertekstur dengan perlahan.

Anak Mulai Dapat Duduk di Kursi Makan

Tahap yang selanjutnya yaitu pada saat bayi sudah belajar posisi duduk pada kursi makan. Dalam tahapan ini, anda tetap harus memperhatikan si kecil. Ketika anak anda di tempatkan pada kursi makan, usahakan untuk selalu mengenakan sabuk.

Anak Mulai Menggenggam Makanan

Umumnya, bayi berusia antara 7 sampai 11 bulan sudah bisa menggunakan tangan untuk mengambil makanan yang dipegang oleh orang tuanya. Dimana perkembangan seperti ini menunjukan bahwa bayi sudah siap untuk mendapatkan makanan yang mampu ia genggam.

Makanan yang bisa dijadikan sebagai makanan untuk digenggam harus tetap diperhatikan. Pilihlah makanan yang bergizi, sehat dan memiliki tekstur yang lembut. Makanan yang bisa anda pilih yaitu sayuran matang seperti wortel yang sudah dipotong kecil, pasta dalam bentuk dadu atau makanan sehat lainnya.

Sebaiknya hindari makanan seperti anggur, kacang, sosis dan permen untuk bayi. Makanan tersebut akan meningkatkan resiko bayi tersedak.

Awalnya, dengan menggunakan jarinya si kecil akan menyapu makanan ke mulutnya. Secara bertahap, bayi akan belajar menggunakan ibu jari serta telunjuk untuk mencubit makanan hingga ia sendiri mampu mengambil makanan berukuran kecil. Dimana saat itulah waktu dimana si kecil sudah mampu untuk makan sendiri.

Anak Mulai Bisa Menggunakan Sendok

Ketika anda memberikan bayi sendok, mungkin ia hanya akan memainkannya atau memasukan sendok ke dalam mulutnya. Sampai usia bayi 1 tahun, bayi masih belum mampu menggunakan sendok dengan efektif. Akan tetapi, tidak ada salahnya jika anda melatih bayi menggunakan sendok sejak dini.

Ketika waktu makan sudah tiba, anda bisa membiarkan si kecil memegang sendok khusus bayi dengan ujung tumpul, biarkan ia untuk bereksplorasi. Di lain sisi anda bisa tetap menyuapi si kecil dengan menggunakan sendok yang lainnya.

Untuk menghindari makanan tumpah ke bajunya, anda bisa mengantisipasinya dengan menggunakan celemek.

Anak Mulai Minum Air

6 bulan awal kehidupannya, semua kebutuhan bayi sudah terpenuhi dalam ASI termasuk air. Pemberian air pada bayi yang berusia di bawah 6 bulan akan mengganggu proses penyerapan nutrisi untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Bayi mulai minum air saat usianya 9 bulan dengan menggunakan gelas anti tumpah.

Bayi Mampu Makan Sendiri

Bayi belum mampu menggunakan sendok dengan efektif sebelum usianya 1 tahun. Menguasai alat makan adalah sebuah proses yag panjang. Meskipun begitu, anda tetap harus mendukung si kecil untuk terus berlatih.