Home » Perkembangan Bayi » Perkembangan Bayi Tiap Minggu » Perkembangan Bayi Usia 6 Minggu

Perkembangan Bayi Usia 6 Minggu

Perkembangan bayi usia 6 minggu adalah perkembangan menarik untuk disimak. Pada saat ini si kecil sudah mulai dapat mengoceh meski belum jelas, namun ini adalah bentuk pengembangan kemampuan berbicaranya yang awal.

Sebelum membahas lebih jauh mengenai perkembangan bayi usia 6 minggu. Kami ucapkan selamat terlebih dahulu ya bunda atas proses kelahiran yang berhasil bunda lalui. Dengan lahirnya si buah hati ke dunia, tentu membawa kebahagiaan dan kebanggan tersendiri untuk bunda dan pasangan. Apalagi jika ini merupakan pengalaman pertama bunda melahirkan si kecil. Sudah pasti hembusan nafas lega dan senyum tenang setelah melalui serangkaian proses kelahiran dimulai dari munculnya kontraksi sampai dengan lahirnya si kecil tentu membuat bunda merasa lebih baik.

Begitu pula dengan raut bahagia yang muncul dari rona wajah pasangan anda. Bahkan kini rupanya si suami terlihat lebih senang berada dekat dengan buah cintanya. Ia pun semakin perhatian dengan kesehatan anda. Tak jarang, kini kegiatan dapur dan rumah tangga sedikit diambil alih oleh sang suami dengan alasan membantu anda. Hal ini tentu akan cukup menyenangkan melihat kepedulian pasangan yang begitu besar dan membuat anda semakin mesyukuri kebahagiaan berumah tangga bersamanya.

Nah, setelah proses kelahiran selesai kini anda sudah dapat melihat, menyaksikan dan bahkan menggenggam sendiri buah hati anda dalam pelukkan. Tumbuh kembangnya pun akan bisa anda saksikan dari waktu ke waktu, yang mana tentunya ini akan menjadi hal yang menyenangkan untuk terus disimak dan disaksikan. Dengan mengetahui aktivitas-aktivitas kecil yang dilakukan oleh buah hati anda maka anda akan menjadi saksi sebenarnya perubahan dan perkembangan yang terjadi dengan tubuhnya yang mungil.

Perkembangan Bayi Usia 6 Minggu

Ya, perkembangan bayi suia 6 minggu memang menjadi hal yang menarik untuk diikuti. Hal ini pun seringkali mendatangkan rasa bahagia pada kita sebagai orangtua mereka.

Masih ingatkah anda ketika ia baru saja dilahirkan kedunia, ketika tangannya tampak gemetaran sewaktu nda memandikannya untuk pertama kali?. Atau sadarkah anda pada saat bentuk kepalanya tampak kurang simetris karena lamanya waktu persalinan?

Serangkaian perkembangan yang terjadi dengan buah hati anda inilah yang menjadi momen yang sayang apabila dilewatkan begitu saja. Untuk itu, mari kita simak seperti apa perkembangan bayi usia 6 minggu yang lebih banyak lagi. Yuk, simak dibawah ini.

Perkembangan Bayi Usia 6 Minggu

Jika sebelumnya anda mengkhawatirkan fisik si kecil yang masih terlihat rentan dan rapuh. Pada usia 6 inggu nampaknya anda sudah dapat bernafas lega sebab bayi anda sudah terlihat lebih kuar secara fisik. Kini pada saat dimandikan anda tidak lagi melihat tangannya memerah atau gemetar saat anda mencelupkan tubuhnya pada air hangat untuk dimandikan. Kepalanya pun sudah tampak semakin proporsional. Begitupula dengan wajahnya, perlahan anda akan dapat mengenali hidungnya mirip siapa, matanya seperti apa dan bagaiman indah bibirnya yang begitu mungil.

Kalau ia tampak malu-malu menyunggingkan senyuman, maka perbanyaklah waktu untuk bermain, berbicara atau menciumnya. Hal ini dilakukan agar si kecil merasa lebih aman dan nyaman dengan kehadiran orangtua, terutama dalam hal ini ibunya.

Ya, pada saat ini si kecil mulai mengembangakn kemampuannya untuk tersenyum. Sehingga mungkin ketika anda mendapati mereka mulai menggerakan bibirnya dan membentuk senyuman. Anda akan terlihat sumringah dan senang dengan perkembangan ini. Tetaplah bantu agar perkembangan ini dapat berjalan dengan baik dengan selalu memberikan stimulasi padanya.

Bayi Mulai Responsif Diberikan Musik

Pada fase ini bayi pun sudah menjadi lebih peka terhadap lingkungan sekitarnya. Perhatikanlah reaksinya saat bel pintu berbunyi atau pada saat ponsel anda berdering. Ia mungkin akan mulai menangis saat dirinya dikejutkan dengan suara bel yang tiba-tiba berbunyi dan tidak mau berhenti. Atau bisa jadi ia terdiam dan berusaha mencari sumber suara tersebut ketika berdering.

Selain itu, bayi anda pun sudah mulai memberikan respon pada suara seperti sebuah lagu yang dimainkan atau nyanyian yang dilantunkan. Beberapa hal ini akan menjadi hal yang cukup menyenangkan untuk buah hati anda. Kini bayi anda pun sudah lebih terjaga pada siang hari. Untuk memanfaatkan waktu ini maka lakukan stimulasi untuk mendukung perkembangan sensorinya. Cobalah untuk bernyanyi dihadapan si buah hati atau memperdengarkan mereka alunan lagu yang menenangkan.

Tidak harus melulu memberikan lagu anak-anak, alunan Mozart yang menenangkan atau lagu romantis dengan irama yang syahdu akan memberikan ketenangan pada buah hati anda. Hanya saja, perhatikan untuk tidak memberikan jenis lagu yang akan mengganggu telinga atau membuat si kecil merasa tidak nyaman.

Dengan demikian, jangan sungkan untuk mengisi ruangan bayi dan rumah anda dengan alunan-alunan yang merdu. Selain itu, bayi anda mungkin senang mendengarkan bunyi jam berdetak atau suara lonceng. Semakin bervariasi jenis lagu yang anda perdengarkan, maka akan semakin kaya dampaknya.

Akan tetapi, tentunya hindari memasang musik terlalu lama apalagi selama satu hari penuh. Terkadang bayi anda pun butuh waktu tenang untuknya agar bisa beristirahat. Untuk itu, sebaiknya perdengarkan lagu pada saat si kecil bangun tidur atau pada saat ia tengah bermain.

Kemampuan Mengembangan Ekpresi

Pada saat ini bayi anda mungkin belum dapat berbicara. Akan tetapi untuk menunjukan ekpresi yang dirasakannya, si kecil sudah mungkin mampu berkomunikasi lewat ekspresi wajahnya. Perkembangan ini memungkinkan si kecil untuk mulai bereksperimen dengan ekspresi wajah yang berbeda. Seperti mengangkat alis, mengerucutkan bibir, menyipitkan mata atau membuka matanya dengan lebar.

Dari hal ini, anda harus mampu membaca ekspresi si kecil guna mendeteksi kebutuhannya. Bisa jadi ekspresi mengerucutkan halis menandakan bayi anda dalam kondisi yang tidak nyaman. Untuk itu, maka cobalah memeriksa popoknya mungkin si kecil merasa tidak nyaman dengan popoknya yang basah.

Kebiasaan yang Dilakukan Bayi Pada Usia Ini

  • Lapar Terus

Pada usia ini bayi anda akan cenderung mudah lapar dan ingin terus menetek pada ibunya. Hal ini adalah kondisi yang normal sebab pada saat ini tubuhnya memerlukan asupan nutrisi dan gizi yang banyak untuk dapat mendukung tumbuh kembangnya dengan baik. Meskipun anda melihat perut si kecil masih begitu kecil, namun inilah yang terjadi si kecil menjadi sering menyusu pada perkembangan bayi usia 6 minggu.

Selain itu, growth spurt umumnya terjadi di hari pertama, 3 minggu, 6 minggu dan 6 bulan. Masa ini umumnya akan kembali normal setelah beberapa hari. Yang perlu anda lakukan dalam hal ini adalah dengan terus memberikan ASI pada buah hati anda sesering mungkin saat mereka membutuhkannya. Memberikan ASI dengan sering juga akan dapat menstimulasi payudara untuk menghasilkan ASI lebih banyak.

  • Sering Gumoh

Tak perlu panik saat kondisi ini terjadi. Hal ini dikarenakan otot perut bagian atas pada bayi masih belum dapat mencerna ASI dengan sempurna. Pencernaannya yang masih amat kecil membuat mereka cepat penuh saat diisi. Yang perlu anda lakukan dalam hal ini adalah dengan membersihkan mulut si kecil dan sendawakan bayi dengan menggendongnya, meletakkan bagian kepalanya kebelakang kepala anda.

Demikan beberapa hal yang dapat disampaikan dari perkembangan bayi usia 6 minggu. Simak pembahasan sebelumnya pada artikel Perkembangan Bayi Usia 5 Minggu