Home » Perkembangan Bayi » Perkembangan Bayi Tiap Minggu » Perkembangan Bayi Usia 2 Minggu

Perkembangan Bayi Usia 2 Minggu

Perkembangan bayi usia 2 minggu membuat satu-satunya cara si kecil untuk berkomunikasi dengan orang lain adalah lewat tangisannya. Bayi akan lebih sering menangis yang mana hal ini mengartikan banyak hal, baik si kecil lapar, tidak nyaman dan kesakitan.

Perkembangan bayi usia 2 minggu membuat si kecil mengalami perkembangan yang pesat. Sebelumnya kami ucapkan selamat ya bunda. Kini impian menimang buah hati dan merasakan lembut kulitnya yang halus sudah dapat diwujudkan. Tak heran bila kini hari-hari bunda lebih berwarna dengan hadirnya malaikat kecil dekat dengan anda.

Anda pun saat ini anda sudah bisa melihat bagaimana sumringah dan penasarannya raut wajah suami anda saat berada dekat dengan si buah hati. Jangan sungkan untuk meminta suami menjaga si buah hati sementara anda mempersiapkan peralatan lain. Baru saat si kecil menangis, minta ia untuk segera memanggil anda karena si kecil biasanya ingin menetek.

Rasanya lengkap sudah kebahagiaan yang anda miliki bersama dengan pasangan. Impian memiliki buah hati sudah terwujud dan tercapai dengan menggembirakan. Perjuangan panjang yang anda lalui saat di mulai dari tanda-tanda kehamilan hingga masa kehamilan pun kini sudah bisa dilewati dengan baik. Anjuran dan segala saran demi menjaga kehamilan yang bekualitas sudah anda lakukan dengan sabar dan akhirnya penantian tersebut kini berbuah manis dengan kelahiran bayi yang sehat. Tidak sia-sia rasanya menahan godaan mengkonsumsi beberapa makanan kesukaan yang tidak baik anda santap saat hamil dulu. Jika pada saat ini, hal tersebut dibayar dengan kehadiran si kecil yang menggemaskan.

Perkembangan Bayi Usia 2 Minggu

Berakhirnya perjuangan masa kehamilan dulu tidak membuat anda terbebas dari tanggung jawab setelah melahirkan. Sebab pada dasarnya perjuangan yang sesungguhnya baru saja dimulai. Kegiatan mengasuh, merawat dan membesarkan si buah hati akan menjadi tanggung jawab besar anda bersama dengan pasangan. Dimana inilah perjuangan anda yang sesungguhnya.

Untuk itulah, mengenali dan memahami setiap detik perkembangan si buah hati adalah hal yang penting untuk dipelajari. Sebab dengan begini bunda akan dapat menentukan hal apa saja yang harus dilakukan. Selain itu, bunda pun akan dapat menentukan stimulasi seperti apa yang harus diberikan untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Lantas seperti apa sih perkembangan usia 2 minggu pasca dilahirkan yang cukup menkajubkan? Simak dibawah ini.

Perkembangan Bayi Usia 2 Minggu

Sebelum si kecil dilahirkan ke dunia, tempat yang selama ini dihuninya adalah rahim ibunya. Bagi bayi anda rahim ibu adalah tempat yang hangat dan lingkungan yang nyaman untuk tempat tinggalnya. Hal inilah yang penting untuk diketahui bahwa dibutuhkan beberapa waktu untuk bayi anda bisa beradaptasi dengan berbagai hal yang ia temui dalam kehidupan barunya setelah dilahirkan.

Nah, dibawah ini adalah beberapa perkembangan lain yang terjadi dengan perkembangan bayi usia 2 minggu.

Bayi Anda Mulai Beradaptasi dengan Dunia yang Baru

Pada saat ini, bayi anda masih beradaptasi dengan berbagai hal baru seperti penglihatan, suara dan sensasi hidup dilua tubuh ibunya. Dengan demikian, pada saat ini anda mungkin belum bisa mendeteksi banyak kepribadian atau hal yang baru pada bayi anda. Sebab pada saat ini tubuh si bayi sedang mempelajari pergerakan dari rasa kantuk, kewaspadaan, perasaan yang tenang sampai dengan mengaktifkan kewaspadaannya pada hal-hal yang baru.

Perkembangan bayi usia 2 minggu tentu menarik untuk anda simak lebih jauh. Inilah dia perkembangan komunikasi pada bayi usia 2 minggu.

Kemampuan Berkomunikasi Bayi

Pada saat ini, satu-satunya kemampuan yang sedang dikembangkan untuk berbicara adalah menangis. Bayi anda akan menangis pada segala hal, seperti saat ia lapar, popoknya basah, perasaan tidak nyaman atau pada saat sakit. Jadi demikian, cobalah untuk lebih responsif terhadap ekpresi yang diberikan oleh si kecil. Hal ini dilakukan untuk berjaga-jaga jika bayi anda mengalami suatu kondisi yang tidak anda inginkan.

Selain itu, tidak ada salahnya untuk mendekatkan kepala anda dan berbisik dengan sentuhan pada si kecil saat ia menangis terutama saat ia lapar. Disadari atau tidak si kecil akan mulai mengenali sentuhan dan suara-suara yang ia kenali. Sehingga hal ini akan baik untuknya mengenali suara anda dari banyak suara yang didengarnya.

Pada saat ini, bayi anda mungkin lebih senang untuk dipeluk, dicum, dipijat, dibelai dan digendong. Hal ini akan membuat si kecil semakin mengenali ibunya.

Bahkan pada beberapa bayi, mereka akan mungkin membuat suara “ah” ketika melihat atau mendengar suara ibunya. Dan ia pun akan bersemangat untuk menemukan wajah anda diantara kerumunan orang banyak.

Waspadai Adanya Kolik

Seiring dengan pertumbuhannya yang berjalan dengan perlahan. Tubuh bayi yang masih begitu mungil membuat ia rentan terhadap segala macam masalah kesehatan, termasuk kolik.

Kolik adalah sebuah kondisi saat bayi yang dalam keadaan sehat sering menangis secara berlebihan. Kondisi ini umumnya terjadi pada sekitar 20 persen bayi. Parahnya, kondisi ini seringkali jarang dimengerti sebagai sebuah gangguan kesehatan dan seringkali tidak terdiagnosis.

Untuk mengenali jika bayi anda terkena kolik maka waktu menangisnya akan lebih panjang dibandingkan tangisan biasanya. Pada bayi yang mengalami kolik, mereka bisa menangis lebih dari 3 jam berturut-turut.

Bayi yang terserang dengan kolik umumnya terjadi sebab si kecil merasakan perasaan yang tidak nyaman. Untuk mengatasi hal ini, maka cobalah untuk menarik dengan perlahan kakinya. Upayakan posisi kaki si bayi lurus sejajar untuk membuatnya menjadi lebih nyaman.

Kondisi kolik biasanya lebih sering terjadi kapan saja, namun kondisi ini bisa menjadi lebih intens pada saat pergantian siang ke malam di jam 6 sore. Untungnya, kondisi ini pada bayi tidak berlangsung selamanya. Sekitar 60% bayi akan melalui kondisi kolik terburuk hingga usia 3 bulan. Dan 90% lainnya bisa sampai usia 4 bulan.

Ketika Tali Pusarnya Dilepas

Setelah beberapa hari pasca kelahirannya, dokter akan menyarankan waktu pemotongan tali pusar pada si kecil. Waktu ini pilih sebab pada saat ini pemotongan tali pusar sudah tidak kan menimbulkan rasa sakit. Pada masa ini anda akan menyadari bahwa bekas potongan tali pusar bayi saat dilahirkan dulu akan mulai terlepas dengan sendirinya.

Nah, untuk merawat kondisi ini pada bayi, sebaiknya bayi anda tidak dimandikan dengan mencelupkannya pada air dalam baskom. Cukup dengan mengelap tubuh bayi untuk menjaga area pusar bayi tetap kering. Ketika tali pusar sudah benar-benar lepas, maka anda akan melihat bulatan seperti tombol pada perut si kecil. Yang mana ini akan menjadi bakal pusarnya nanti.

Perhatikan Kesehatan Bayi

Usia yang masih begitu mungil pada bayi membuat system kekebalan tubuhnya belum dikembangkan dengan sempurna. Untuk itulah, bayi akan lebih rentan terhadap segala resiko paparan penyakit. Tidak heran bila dalam hal ini bayi anda akan lebih mudah jatuh sakit. Untuk mengatasi hal ini maka sebaiknya jadilah lebih waspada.

Perkembangan bayi usia 2 minggu membuat mereka belum dapat dibawa keluar rumah dan melakukan perjalanan jauh. Selain itu, hindarkan mengerubuti bayi dengan jumlah orang yang banyak. Semakin banyak orang yang memegang bayi anda maka akan semakin mudah untuk kuman menyebar. Untuk itu, pastikan kebersihan anda dan orang sekitar agar terjaga dengan baik.

Demikian beberapa hal yang dapat disampaikan dari perkembangan usia 2 minggu. Simak perkembangan sebelumnya diartikel Perkembangan Bayi Baru Lahir Usia 1 Minggu