Home » Bayi Baru Lahir » Perawatan Bayi: Cegah Bayi Tertular Virus

Perawatan Bayi: Cegah Bayi Tertular Virus

Bayi baru lahir rentan tertular oleh virus atau kuman, sehingga perawatan bayi baru lahir harus benar-benar dilakukan dengan baik. Hindari mencium bayi terlalu sering agar ia tidak tertular kuman dan virus pembawa penyakit.

Kehadiran buah hati ke dunia ini merupakan momen yang paling dinanti-nanti oleh pasangan suami istri, terlebih lagi jika bayi yang dikandung tersebut merupakan anak pertama. Demi menyambut datangnya malaikat kecil, segala persiapan tentunya akan dilakukan. Setiap orang tua ingin memberikan semua yang terbaik untuk buah hatinya. Oleh karena itu, sebisa mungkin segala yang terbaik akan diberikan pada si kecil. Perlengkapan bayi baru lahir  disiapkan dengan sebaik mungkin agar tidak ada satupun yang terlewatkan, tidak lupa pula cara mudah merawat bayi baru lahir benar-benar dipelajari agar bayi mendapatkan kenyamanan.

Lahirnya sang buah hati ke dunia ini membawa kebahagiaan tersendiri untuk orang tuanya. Tangisannya, tubuhnya yang mungil akan semakin menghangatkan suasana rumah. Lahirnya sang buah hati ke dunia ini biasanya akan semakin diramaikan dengan kunjungan teman-teman atau sanak saudara ke rumah. Tidak jarang para pengunjung memperlakukan si kecil dengan tindakan yang berlebihan, seperti menyentuh dan menciumnya. Namun, sebenarnya kebiasaan ini bukanlah kebiasaan yang dibenarkan karena akan menyebabkan resiko yang merugikan si kecil.

Perawatan Bayi

Menjaga bayi baru lahir agar tetap sehat dan steril bukanlah pekerjaan yang mudah, termasuk menjaga si kecil dari persebaran kuman yang akan mengancam kesehatannya. Persebaran kuman tersebut biasanya terjadi melalui sentuhan dan ciuman yang dilakukan oleh orang-orang di sekitarnya.

Selain orang dewasa, anak-anak juga senang pada bayi baru lahir. Sehingga mereka sangat antusias untuk mengelilingi, menyentuh dan menciumnya. Sebenarnya, tidak setiap orang dapat menyebarkan virus atau kuman pada si kecil. Namun, tindakan seperti itu justru akan semakin meningkatkan resiko si kecil jatuh sakit. Bahkan parahnya, bayi baru lahir dapar lebih cepat tertular oleh penyakit dan terinfeksi lebih serius, dan akibatnya akan sangat fatal.

Selama beberapa minggu setelah dilahirkan, tubuh bayi baru lahir akan memanfaatkan antibodi dari sang bunda untuk imunitas sementara. Akan tetapi, imunitas tersebut masih sangat rendah. Sehingga akan tetap membuatnya rentan terhadap bakteri atau virus yang menjadi penyebab penyakit. Beberapa virus dan bakteri yang rentan menginfeksi si kecil yaitu, virus influenza, pertusis, rotavirus, sampai streptococcus B.

Pembentukan sistem kekebalan tubuh itu sendiri memang akan menjadi lebih kuat setelah melawan penyakit. Namun, meskipun demikian bukan berarti jika orang tua tetap membiarkan buah hatinya terinfeksi oleh virus atau bakteri yang akan mengganggu kesehatannya. Secara umum, lingkungan alami sudah cukup dalam membangun sistem kekebalan tubuhnya.

Selama ini kita menganggap bahwa kuman enyebab pilek dan flu sebagai penyakit ringan. Namun, tahukah anda? Kuman tersebut justru akan menyebabkan masalah kesehatan yang serius pada bayi. Sangat disarankan untuk menjaga agar bayi tidak tertular oleh bakteri atau virus hingga usianya 6 bulan.

Perawatan Bayi Baru Lahir: Mencegah Bayi Tertular Virus

Perawatan bayi baru lahir harus benar-benar dilakukan dengan baik, termasuk melindunginya agar tetap sehat dan terhindar dari kuman penyebab penyakit. Berikut ini perawatan bayi baru lahir yang bisa anda lakukan.

Membatasi Pengunjung yang Datang

Melihat orang lain antusias atas kelahiran buah hati, tentunya kita sangat senang dan bangga. Namun, bukan berarti anda membiarkan mereka melakukan kontak langsung dengan bayi anda. Sambut teman, sanak saudara atau tetangga yang ikut berbahagia dengan kelahiran bayi anda dengan baik. Namun, anda harus tetap membatasi mereka melakukan konak langsung dengan bayi anda, terlebih lagi jika ada salah satunya yang sedang sakit. Anda bisa memberikan jarak antara pengunjung dan bayi anda. Selain itu, anda juga perlu waspada terhadap kado yang memungkinkan ada kuman yang bersarang di dalamnya seperti boneka dan lain sebegainya.

Pastikan Untuk Mencuci Tangan

Infeksi yang terjadi paling banyak disebarkan melalui sentuhan. Oleh karena itu, sangat penting mencuci tangan sebelum menyentuh bayi baru lahir. Sebaiknya cuci tangan dengan menggunakan sabun dan air hangat sebagai langkah untuk meminimalisir kuman. Tidak hanya pengunjung saja, orang tua atau orang terdekat yang akan menggendong bayi sebaiknya melakukan hal ini. Cuci tangan sebelum dan setelah dari toilet, sebelum dan setelah makan, setelah memegang bahan makanan tertentu dan setelah bermain.

Sediakan Cairan Pembasmi Kuman

Cairan pembasmi kuman bisa anda sediakan di rumah sebagai pilihan alternatif apabila tidak ada sabun dan air. Untuk hasil yang maksimal anda bisa menggunakan cairan tersebut 15 sampai 20 menit sebelum menyentuh bayi.

Hindari Lingkungan Terlalu Ramai

Beberapa minggu pertama kelahiran bayi, alangkah lebih baik hindari mengajak bayi anda ke tempat-tempat ramai seperti mal, pasar, restoran, dan tempat lainnya.

Ikuti Jadwal Vaksinasi Sesuai dengan Anjuran

Salah satu hal yang tidak boleh dilupakan oleh orang tua untuk melindungi kesehatan bayi yaitu dengan melakukan jadwal vaksinasi sesuai dengan anjuran. Vaksinasi yang dilakukan akan membantu melindungi agar bayi tidak terinfeksi atau terserang oleh penyakit yang berbahaya.

Alihkan Sentuhan dan Ciuman

Hindari mencium atau menyentuh bayi di area wajah dan tangan yang terkadang diisapnya. Air ludah mengandung berbagai kuman. Anda bisa mengingatkan untuk tidak melakukan itu pada keluarga atau orang lain yang ada di sekeliling anda.

Perawatan bayi baru lahir memang tidak mudah dilakukan. Perlu ketelitian dan perawatan yang benar agar si kecil tetap dalam keadaan sehat. Meskipun mungkin anda akan segan dalam membatasi si kecil dengan para pengunjung, namun sebisa mungkin berikan pengertian agar mereka paham dan mengerti.