Home » Bayi Baru Lahir » Penyebab dan Mengenali Mata Juling Bayi Baru Lahir

Penyebab dan Mengenali Mata Juling Bayi Baru Lahir

Penyebab dan Mengatasi Mata Juling Bayi Baru Lahir – Jangan remehkan mata juling pada bayi sebab mungkin hal ini akan dapat mengganggu penglihatannya. Dengan mengetahui penyebab dan cara mengenali mata juling pada bayi baru lahir akan menjadi solusi yang baik.

Proses kelahiran yang baru saja dilalui tentu membuat ibu merasa lega. Akhirnya, proses menegangkan ini bisa dilalui dengan baik meski dengan perjuangan yang cukup melelahkan. Kelahiran sehat dan sempurna pada bayi anda seolah menjadi bayaran yang setimpal atas perjuangan yang anda lakukan. Kini, untuk pertama kalinya anda akan dapat mendekap dan merasakan tubuh si kecil dalam pelukan anda.

Kabar bahagia ini tentu tidak hanya dialami oleh anda dan pasangan saja. Kerabat terdekat, sanak saudara dan sahabat-sahabat dekat anda pun akan ikut terhanyut dengan kebahagiaan ini. Tak pelak pada saat ini, banyak pesan yang berdatangan lewat ponsel anda yang menyatakan selamat atas kelahiran si kecil. Kerabat dan sanak saudara anda pun akan mungkin mulai berdatangan ke rumah sebab ingin melihat rupa buah hati anda.

Masa-masa awal yang anda habiskan bersama dengan buah hati akan mungkin menjadi rutinitas yang lebih menyenangkan saat ini. Hanya saja, semakin hari anda mungkin semakin melihat perubahan yang terjadi dengan si kecil. Beberapa keanehan pun kini semakin anda perhatikan. Salah satunya adalah kondisi mata si kecil yang terlihat tidak sinkron sewaktu membuka matanya.

Penyebab dan Mengenali Mata Juling Bayi Baru Lahir

Melihat kondisi ini anda tentu akan merasa khawatir dengan kesehatan si kecil. Apakah mata juling yang terjadi pada si kecil akan dapat berpengaruh terhadap kemampuan melihatnya? Apakah hal ini umum terjadi? Beberapa pertanyaan ini pun akan mungkin langsung memenuhi benak anda.

Beberapa kondisi perubahan yang terjadi pada si bayi, terutama pada usia yang baru saja dilahirkan sebenarnya adalah hal yang wajar dan normal terjadi. Pada masa ini bayi anda masih dalam tahapan untuk menyesuaikan dirinya dengan lingkungan. Selain itu, bayi baru lahir umumnya belum terlalu mampu untuk membuka kedua matanya. Meskipun sesekali mereka akan membuka kedua matanya dan anda menjumpai dua bola matanya tidak sinkron. Namun pada dasarnya hal ini adalah hal yang wajar.

Penyebab Juling Pada Bayi Baru Lahir

Jangan dulu merasa panik saat anda menemui si kecil melihat dengan juling. Hal ini adalah hal yang wajar sebab gerakan kedua mata bayi baru lahir memanglah belum terbentuk dengan baik. Faktor inilah yang menyebabkan terjadinya nystagmus dan juling pada bayi baru lahir. Dengan demikian, kondisi juling dan nystagmus sebenarnya adalah dua hal yang berbeda. Dimana nystagmus adalah hal yang wajar terjadi pada bayi baru lahir.

Adapun pengertian dari nystagmus sendiri adalah kondisi yang terjadi sebab gerakan ritmik pada mata bayi tanpa adanya kontrol dari mata. Sementara juling adalah gangguan yang terjadi pada kedua mata yang tidak simetris sehigga terlihat seperti satu mata bayi lurus sementara satu lainnya melihat ke arah yang lain.

Jadi demikian, saat anda menghabiskan waktu anda bersama dengan si bayi baru lahir dan menjumpai kondisi ketidaksinkronan mata pada si bayi. Maka jangan merasa was-was atau khawatir sebab hal ini adalah kondisi yang wajar. Selain itu, umumnya pada bayi baru lahir akan cukup jarang bagi mereka untuk membuka kedua matanya. Perlahan hal ini akan dapat kembali pada kondisi normalnya.

Waspadai Mata Juling Pada Bayi

Sebagaimana telah disebutkan diatas, kondisi penglihatan pada bayi berusia dibawah 3 bulan. Memang seringkali membuat penglihatannya belum terbentuk dengan optimal. Mata bayi berfungsi sebagai penglihatan optimal saat ia menginjak usia 3 sampai dengan 6 bulan. Dari usia ini mereka akan dapat menjalankan kemampuan melihatnya dengan lebih baik.

Sementara penglihatan yang lebih fokus dan jelas akan dapat dikembangkan saat usianya 6 bulan. Dengan demikian, saat anda menjumpai penglihatan si kecil masih belum sinkron pada saat usia bayi lebih dari 6 bulan. Maka sebaiknya waspada. Sebab kondisi ini bisa jadi merupakan tanda atau gejala dari kondisi mata juling.

Kelainan juling pada dasarnya dibagi menjadi dua bagian, yakni juling esotropia dan exotropia. Untuk kondisi mata juling esotropia adalah sebuah kondisi dimana penglihatan jeling ke arah dalah sehingga mendekati bagian hidung. Sementara untuk juling exotropia adalah kondisi juling ke bagian luar yang menjauhi hidung.

Pada bayi yang berusia lebih dari 6 bulan kondisi ini perlu mendapatkan penanganan yang serius. Agar jangan sampai hal ini terbawa sampai buah hati anda beranjak dewasa. Kondisi mata juling yang terjadi pada bayi dan tidak segera dicari penanganannya akan semakin sulit untuk diatasi. Untuk itu, konsultasikan masalah ini dengan dokter bila anda memilik bayi bermata juling.

Sementara itu, untuk mengatasi gangguan mata yang tidak simetris atau juling pada bayi baru lahir. Sebenarnya tidak memerlukan penanganan medis yang berarti sebab kondisi ini akan dapat normal dengan sendirinya. Hanya saja, sebagai pencegahan anda dapat mengenali tanda-tanda mata juling pada bayi baru lahir.

Mengenali Mata Juling Pada Bayi Baru Lahir

Ada beberapa hal yang dapat dikenali dari melihat kondisi tidak simetris pada dua bola mata bayi. Beberapa hal tersebut diantaranya adalah:

  • Fokus mata bayi pada umumnya baru dapat berjalan saat usianya memasuki 3-6 bulan. Untuk itu, maka mungkin anda akan mulai dapat melakukan test kepekaan ini pada saat bayi berusia 3 bulan.
  • Adapun cara yang dapat dilakukan untuk mengetes kepekaan ini adalah dengan mengarahkan warna mainan yang disukai oleh si kecil. Pada saat ini silahkan perhatikan apakah kedua bola mata bayi tertuju pada objek yang sama atau tidak.
  • Lakukan tes mata apabila bayi sudah memasuki usia 6 bulan. Caranya adalah dengan permainan sederhana saat dirumah.
  • Sorotkan cahaya senter ke atas tengah-tengah kedua mata bayi. Sehingga ia akan dapat mendeteksi refleks cahaya dari bagian tengah kedua bola matanya. Bayi yang dapat mendeteksi ditengah-tengah akan dapat membuat anda bernapas lega sebab hal ini mengindikasikan tidak ada masalah dengan mata si kecil.

Demikianlah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengenali ketidaksinkronan penglihatan pada bayi baru lahir. Sementara itu, penanganan untuk mata juling sebenarnya akan berbeda sebab juling sendiri umumnya adalah gangguan yang terjadi pada mata yang memerlukan penanganan medis untuk mengenalinya. Semoga cara diatas bermanfaat untuk anda dan dapat dipraktikan dirumah dengan mudah.