Home » Perawatan Bayi » Berbagai Penyebab Bayi Muntah dan Tips Mengatasinya

Berbagai Penyebab Bayi Muntah dan Tips Mengatasinya

Penting mengetahui penyebab bayi muntah agar anda dapat menentukan solusi yang tepat untuk mengatasinya.

Masalah kesehatan yang dialami oleh bayi seringkali membuat orang tua merasa khawatir dan panik, terlebih lagi pada saat bayi mengalami muntah-muntah. Muntah merupakan keadaan dimana isi lambung keluar secara paksa melalui mulut yang disebabkan karena adanya kontraksi otot perut yang kuat. Namun, muntah itu sendiri sebenarnya keadaan yang normal dan tidak perlu terlalu dikhawatirkan itu pun jika terjadi hanya beberapa saat saja.

Akan tetapi muntah pada bayi perlu dikhawatirkan apabila terjadi terus menerus dan sering. Jika bayi muntah terus menerus maka kemungkinan si kecil mengalami dehidrasi karena tubuhnya akan kekurangan cairan.

Penyebab Bayi Muntah

Ketika mendapati buah hati tercinta muntah-muntah, orang tua tentunya akan bertanya-tanya mengenai penyebab muntah itu sendiri. Mengetahui penyebab bayi muntah dapat memudahkan anda mencari cara atau solusi untuk mengatasinya.

Terdapat banyak masalah yang menjadi penyebab bayi muntah, baik itu masalah yang ringan hingga masalah yang berat. Berikut ini penyebab bayi muntah yang perlu anda ketahui.

Penyebab Bayi Muntah

Masalah Saat Menyusu

Pada saat bayi berusia beberapa bulan pertama, maka penyebab muntah kemungkinan besar yaitu karena masalah ketika menyusu, terlalu banyak mendapatkan susu dan masalah sistem pencernaan.

Infeksi Bakteri atau Virus

Infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau virus dapat menjadi penyebab muntah pada bayi. Ketika bakteri atau virus berhasil menginfeksi usus atau lambung bayi, selain muntah yang ditunjukan gejala lainnya yang dialami oleh bayi yaitu diare pada bayi, terasa sakit pada perut, demam, dan kehilangan nafsu makan. Muntah yang disebabkan karena infeksi bakteri atau virus biasanya akan berhenti setengah atau sampai satu hari.

Bayi Menangis Berlebihan

Ketika bayi menangis terlalu lama atau berlebihan, maka si kecil biasanya mengalami batuk-batuk kemudian diiringi dengan muntah. Jika muntah pada bayi anda disebabkan karena keadaan ini, sebaiknya anda jangan terlalu khawatir karena jarang menimbulkan masalah yang serius.

Mabuk Perjalanan

Pada saat sedang diperjalanan dan bayi mengalami muntah, maka penyebabnya dipicu karena bayi mengalami mabuk perjalanan. Berdasarkan para ahli, mabuk perjalanan dapat terjadi disebabkan karena apa yang dilihat dan dirasakan bayi tidak seimbang. Keadaan ini diatur oleh sistem keseimbangan yang terdapat pada telinga dan bagian otak tertentu.

Infeksi Lainnya

Selain infeksi karena bakteri atau virus, infeksi lainnya seperti pilek, hidung mampet atau infeksi saluran pernafasan dapat menyebabkan bayi muntah, apalagi jika bayi sampai batuk-batuk. Infeksi saluran kemih atau infeksi telinga dapat membuat bayi mual yang pada akhirnya akan mengalami muntah.

Perlu anda ketahui, muntah pada bayi dapat menjadi gejala penyakit yang serius seperti misalkan meningitis, pneumonia pada bayi dan radang usus.

Keracunan

Penyebab muntah pada bayi yang cukup sulit dideteksi yaitu karena keracunan. Muntah pada bayi dapat terjadi pada saat bayi menelan sesuatu yang sudah terkontaminasi, obat-obatan atau bahan kimia tertentu. Selain muntah, biasanya gejala lain yang dapat terlihat yaitu bayi mengalami diare.

Penyakit Gastroesophageal Reflux (GERD)

Apabila bayi muntah-muntah namun keadaannya terlihat sehat, maka kemungkinan penyebabnya yaitu karena bayi mengalami penyakit gastroesophageal reflux (GERD). Penyakit ini terjadi pada saat otot yang terletak di antara esofagus dan lambung tidak dengan baik bekerja, sehingga akibatnya asam lambung akan kembali naik ke tenggorokan. Apabila anda mencurigai si kecil mengalami penyakit ini, sebaiknya segera periksakan ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Stenosis Pilorus

Penyebab bayi muntah yang satu ini yaitu disebabkan karena kelainan bawaan pada bayi. Apabila keadaan ini terjadi, gejala muntah biasanya akan bayi alami beberapa minggu pertama kelahiran bayi. Gejala pertama biasanya akan muncul setelah bayi berusia 6 bulan.

Pada bayi yang menderita stenosis pilorus, otot yang berfungsi untuk mengontrol saluran dari lambung ke usus sebagai jalan lewatnya makanan akan mengencang, akibatnya makanan tidak dapat melewatinya, sehingga keadaan ini akan menyebabkan isi lambung naik ke atas dan dikeluarkan sebagai muntah.

Keadaan ini membutuhkan perhatian medis karena memiliki risiko lebih tinggi menyebabkan dehidrasi, bayi kekurangan gizi dan masalah kesehatan yang lainnya.

Mengatasi Bayi Muntah

Jika bayi muntah setelah mendapatkan ASI, sebaiknya anda berikan ASI dalam jumlah yang sedikit. Setelah menyusu anda dapat membuat si kecil bersendawa.

Apabila bayi muntah dipicu karena keadaan pilek dengan banyak lendir dan dahak, maka anda dapat membuatnya merasa lebih nyaman. Cobalah untuk mengatasi hidung tersumbat yang dialami oleh bayi dan melakukan cara mengeluarkan dahak bayi yang tepat.

Apabila muntah disebabkan karena mabuk perjalanan, akan lebih baik jika anda berhenti terlebih dahulu untuk menenangkan perut bayi.

Apabila muntah disebabkan oleh keadaan yang berat, untuk mengatasinya anda tidak bisa melakukannya sendiri. Jika mengetahui bayi mengalami masalah kesehatan tertentu yang memicu terjadinya muntah pada bayi, maka sebaiknya segera bawa bayi anda ke dokter. Hindari memberikan obat apapun tanpa resep dari dokter.

Demikian beberapa penyebab bayi muntah yang biasanya terjadi. Setelah mengetahui apa saja penyebab bayi muntah, maka anda dapat segera melakukan tindakan yang tepat.