Home » ASI (Air Susu Ibu) » Ketahui Penyebab Bayi Menolak ASI

Ketahui Penyebab Bayi Menolak ASI

Salah satu masalah yang sering ditemukan ketika menyusui yaitu bayi menolak ASI. Penyebab bayi menolak ASI harus diketahui untuk menemukan solusi yang tepat.

ASI merupakan makanan pertama dan utama bayi yang sangat penting sebelum bayi mendapatkan makanan pendamping atau MPASI. Dari usia 0-6 bulan bayi hanya mendapatkan asupan berupa ASI, meskipun ada sebagian menggantinya dengan susu formula karena keadaan tertentu. Semua kebutuhan nutrisi bayi sudah terpenuhi di dalam ASI. Manfaat ASI eksklusif sungguh luar biasa besar. Selain bayi yang mendapatkan manfaatnya, ibu menyusui juga akan mendapatkan manfaat.

Setiap orang tua tentunya ingin kebutuhan nutrisi bayinya terpenuhi, sehingga mereka berusaha untuk menyusui bayinya dengan baik dan benar. Namun, terkadang terdapat masalah atau hambatan ketika memberikan ASI untuk si kecil. Selain kualitas dan kuantitas ASI yang tidak mendukung, hambatan dan masalah yang sering dijumpai yaitu bayi menolak ASI.

Penyebab Bayi Menolak ASI

Bayi menolak ASI merupakan keadaan yang perlu dikhawatirkan. Ketika si kecil tidak mendapatkan cukup ASI maka akan timbul berbagai masalah dan tentunya akan mengganggu tumbuh kembangnya, terlebih lagi jika asupan satu satunya hanyalah ASI.

Orang tua sering kali bertanya-tanya akan penyebab bayi menolak ASI, sehingga dengan mengetahuinya mereka bisa menemukan solusi yang tepat untuk mengatasinya. Ada beberapa penyebab bayi menolak ASI. Lantas apa saja penyebabnya? Berikut ini beberapa kemungkinan penyebab bayi menolak ASI.

Penyebab Bayi Menolak ASI

Masalah Kesehatan

Masalah kesehatan bisa saja menjadi penyebab bayi menolak ASI. Misalkan saja bayi anda mengalami sariawan pada mulutnya. Anda bisa mengetahui si kecil mengalami sariawan dengan melihat mulutnya langsung. Selain itu, jika bayi mengalami sariawan anda juga akan merasakan sakit pada puting susu, baik selama menyusui atau sesudahnya.

Posisi Menyusui yang Tidak Tepat

Posisi menyusui yang tidak tepat akan membuat si kecil menjadi tidak nyaman, sehingga ia enggan menyusu dan cenderung menolak ASI yang diberikan ibunya. Dalam beberapa kasus, bayi lebih suka menyusu pada payudara ibu sebelah kanan. Hal ini disebabkan karena cara menyusui yang kurang tepat sehingga ketika diberi ASI dari payudara kiri ia menolaknya atau muntah. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah ini anda bisa mengganti posisi menyusui bayi anda. Cobalah untuk mencari posisi menyusui bayi yang aman dan nyaman. Anda bisa memiringkan bayi anda ke kanan, sehingga ujung lambung bayi anda berhubungan dengan kerongkongan menghadap ke atas. Posisi ini akan melancarkan penerimaan ASI.

Tumbuh Gigi

Bayi menolak ASI bisa saja terjadi karena ia menyesuaikan dengan pertumbuhannya, terlebih lagi bagi bayi yang sudah mendapatkan MPASI atau makanan pendamping ASI yang sedang mengalami pertumbuhan gigi.

Kondisi yang Tidak Nyaman

Ketidaknyamanan yang dirasakannya membuat bayi anda menolak ASI. Seperti misalkan, popoknya basah karena belum diganti atau ketika anda menyusui berada di ruangan yang panas.

Terlalu Sering Menggunakan Dot

Berdasarkan penelitian, penyebab bayi menolak ASI bisa saja terjadi karena ia sering menggunakan dot ketika menyusu, sehingga dengan begitu bayi harus menyesuaikan dengan aliran ASI dari payudara ibunya. Aliran ASI yang keluar terlalu cepat umumnya tidak disukai oleh bayi. Sehingga anda bisa menyesuaikannya dengan kondisi untuk mendukung pemberian ASI.

Terganggu Oleh Perubahan

Bayi berusia 3 sampai 12 bulan umumnya mudah terganggu dengan berbagai perubahan di sekitarnya. Seperti misalkan adanya pengasuh baru, kedatangan tamu, pindah rumah, ibu sakit atau sedang menstruasi, bau tubuh ibu berubah, payudara ibu terinfeksi dan lain sebagainya. Ketika adanya perubahan yang dirasa, bayi menanggapinya tidak hanya dengan menangis, tetapi bisa saja ia menolak ASI.

Tidak Mampu Menyusu dengan Baik

Bayi yang belum menguasai teknik menyusu hanya akan menghisap ASI sedikit, sehingga untuk memenuhi kebutuhannya ia harus mengeluarkan tenaga yang lebih ekstra. Keadaan ini mungkin saja akan membuat bayi merasa tidak nyaman dan frustasi, akibatnya ia menolak menyusu

Produksi ASI Terlalu Sedikit atau Banyak

Produksi ASI yang terlalu sedikit akan membuat bayi merasa kesulitan ketika ia mendapatkan ASI atau ia akan merasa tidak nyaman ketika ASI ibunya berlebihan sehingga bayi akan tersedak. Selain itu, adanya perubahan lain seperti ibu mengkonsumsi makanan, minuman atau obat tertentu.

Masih Merasa Kenyang

Bayi masih merasa kenyang mungkin menjadi penyebab bayi menolak ASI. Ingat kembali kapan anda terakhir menyusui si kecil, mungkin saja waktunya terlalu dekat.

Ketika bayi anda menolak ASI, anda harus tetap sabar dan tenang dalam menghadapinya. Jangan menyerah untuk memberikan ASI. Anda bisa mencoba susui bayi anda pada waktu yang berbeda, dan ketika ia sangat lapar. Cobalah untuk menghindari menyusui dengan jadwal yang terlalu kaku, susui bayi anda di ruangan yang lebih tenang dan nyaman, hindari hal hal yang akan mengganggu selama anda menyusui agar bayi bisa lebih rileks dan pastikan bayi anda tidak kekurangan cairan. Jangan lupa untuk memompa ASI untuk menjaga produksi ASI agar tetap banyak.

Namun, jika bayi anda menolak menyusu dalam waktu yang cukup lama, anda bisa segera konsultasi pada dokter, karena bagaimana pun ASI sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya.