Home » Penyakit Bayi » Penyakit Jantung Bawaan Pada Bayi

Penyakit Jantung Bawaan Pada Bayi

Penyakit jantung bawaan pada bayi merupakan kelainan struktur, serta fungsi jantung yang ditemukan pada saat bayi dilahirkan. Dimana penyakit jantung bawaan ini dapat terjadi ketika bayi masih berada di dalam kandungan.

Berdasarkan survei yang dilakukan di Amerika Serikat, terdapat 35.000 bayi dalam setiap tahunnya yang menderita kelainan ini. Bahkan 90% di antaranya bisa saja meninggal apabila pada tahun pertama kehidupannya tidak dilakukan perawatan bayi yang tepat.

Perkembangan jantung bayi sejak dalam kandungan yang tidak normal menjadi salah satu alasan terjadinya penyakit jantung bawaan pada bayi baru lahir. Pada tahap awal tidak mudah untuk mengetahui penyakit yang satu ini. Akan tetapi deteksi dapat ditemukan apabila terlihat beberapa gejala kurang normal pada bayi yang menderita dibandingkan dengan bayi normal atau bayi sehat. Penyebab dari kelainan jantung bawaan pada bayi baru lahir pada dasarnya tidak diketahui secara pasti. Namun, kondisi genetik atau warisan dari orang tua menjadi penyebab penyakit jantung bawaan pada bayi baru lahir yang umum ditemukan.

Penyakit Jantung Bawaan Pada Bayi

Penyebab Penyakit Jantung Bawaan Pada Bayi

Penyebab pasti penyakit jantung bawaan pada bayi memang masih belum ditemukan, namun diduga beberapa faktor kuat menjadi penyebab dari kelainan ini. Berikut ini beberapa faktor penyebab penyakit jantung bawaan pada bayi baru lahir.

Kontaminasi Awal Kehamilan

Trimester pertama adalah waktu yang penting untuk bayi karena saat itu bayi sedang mengembangkan jantungnya. Namun, pada waktu itu beberapa kondisi memaksa ibu harus mengkonsumsi obat kimia. Konsumsi obat kimia oleh ibu pada awal kehamilan dapat meningkatkan risiko cacat jantung. Jenis obat yang dikonsumsi oleh ibu hamil sebaiknya harus berdasarkan resep dari dokter.

Riwayat Keluarga

Apabila salah satu dari orang tua atau justru keduanya memiliki kelainan jantung, bayi pun kemungkinan besar dapat mengalami keadaan yang sama. Ini disebabkan karena kromosom dari orang tua akan diwariskan pada janin. Namun, kemungkinan bayi tidak mengalami penyakit yang sama pun tetap ada.

Kondisi Kesehatan Ibu Hamil

Kondisi kesehatan ibu hamil diduga menjadi faktor penyebab penyakit jantung bawaan ada bayi baru lahir. Berikut ini masalah kesehatan ibu hamil yang dapat mengembangkan penyakit jantung bawaan pada bayi:

  • Lupus. Penyakit lupus dapat meningkatkan risiko penyakit jantung pada ibu hamil, sehingga bayi memiliki risiko mengalami kelainan jantung lebih tinggi.
  • Diabetes. Ketika ibu mengalami diabetes sebelum atau ketika hamil, maka janin yang dikandungnya dapat mengalami kelainan jantung.
  • Obesitas. Obesitas yang dialami oleh ibu hamil dapat mengembangkan kelainan jantung pada janin.
  • Ibu terinfeksi oleh rubella yang biasanya menyerang saat trimester pertama.

Kelainan Kromosom

Ketika bayi mengalami kelainan kromosom, maka ia memiliki risiko lebih besar mengalami kelainan jantung bawaan. Ini disebabkan karena struktur sel orang tua yang berisi gen akan diwariskan pada janin. Pada tubuh yang normal, jumlah kromosom adalah 46 buah. Akan tetapi, pada janin yang mengalami kelainan dapat memiliki jumlah kromosom lebih atau kurang dari jumlah tersebut. Keadaan ini akan menyebabkan bayi cacat. Yang mana kelainan yang dialami oleh bayi dapat mempengaruhi kesehatan jantung bayi.

Kelainan Gen

Kelainan salah satu gen pada janin ketika dalam kandungan dapat berakibat fatal pada jantung ketika bayi dilahirkan.

Gaya Hidup Ibu

Gaya hidup ibu yang tidak sehat dapat mengembangkan penyakit jantung bawaan pada bayi. Beberapa kebiasaan yang dapat memicu di antaranya yaitu mengkonsumsi alkohol selama hamil, merokok aktif atau pasif selama hamil dan memakai narkoba atau jenis obat berbahaya ketika hamil.

Jenis Penyakit Jantung Bawaan

Jenis penyakit jantung bawaan pada anak sejak dini sebagian besar adalah kelainan pada pembuluh darah pada jantung. Keadaan bisa menjadi sangat serius yang dapat meningkatkan risiko gagal jantung. Penting mengenal jenis penyakit jantung bawaan untuk menentukan pengobatan yang sesuai. Berikut ini jenis-jenis penyakit jantung bawaan:

  • Defek Septum Atrium, yakni sebuah kelainan dimana terdapat lubang pada dinding pemisah di antara serambi kiri jantung dan serambi kanan, sehingga dengan begitu dapat mengalir ke paru-paru.
  • Defek Septum Ventrikel kasusnya sama dengan jenis defek septum atrium. Namun perbedaannya terdapat lubang pada dinding di antara bilik kanan dan kiri jantung. Untuk lubang berukuran kecil dapat merapat sendirinya dengan bertahap. Akan tetapi lain halnya dengan lubang berukuran besar.
  • Sindroma Hipoplastik Jantung Kiri dapat terdeteksi ketika keadaan bayi kritis saat awal kehidupannya. Sindrom ini terjadi karena perkembangan jantung bagian kiri kurang sempurna sehingga tidak mampu untuk memompa darah dengan memadai ke seluruh tubuh.
  • Foramen Ovale Persisten, kelainan ini tidak separah dengan jenis yang lainnya. Kelainan jenis ini adalah lubang normal yang terdapat di antara serambi jantung janin. Pada beberapa bulan kehidupan pertama bayi lubang ini akan tertutup. Lubang yang tidak tertutup dengan sempurna pada beberapa kasus biasanya tidak akan menimbulkan masalah yang begitu berarti.
  • Defek Kanal Atrioventrikular merupakan kelainan yang umumnya terjadi pada anak yang mengalami down syndrome. Pada kelainan ini terdapat lubang yang letaknya di antara serambi atau bagian atas jantung, atau lubang lain yang terdapat pada bagian bawah atau bilik jantung.
  • Tetralogi Fallot, keadaan ini biasanya akan menimbulkan gejala warna kebiruan pada anak. Kelainan ini disebut dengan tetralogi karena gabungan dari empat kondisi medis dari jantung.
  • Duktus Ateriosus Persisten, kelainan ini umumnya menimpa bayi baru lahir, yaitu sebuah keadaan dimana darah mengalir ke paru-paru terlalu banyak.
  • Transposisi Arteri Besar, kelainan jenis ini merupakan tertukarnya posisi arteri pulmonalis dan aorta.

Gejala Penyakit Jantung Bawaan Pada Bayi Baru Lahir

Beberapa gejala dapat ditunjukan bayi ketika mengalami kelainan jantung bawaan seperti berikut:

  • Nafas bayi terdengar lebih cepat
  • Keadaan bayi terlihat lebih rewel dan lesu
  • Kulit bayi menjadi kehitaman atau abu-abu
  • Kenaikan berat badan tidak terlihat sesuai dengan perkembangan usia
  • Beberapa bagian tubuh bayi mengalami pembengkakan seperti perut, mata dan kaki
  • Suara detak jantung bayi tidak normal
  • Ketika menyusu bayi tidak dapat bernafas dengan baik

Pencegahan Penyakit Jantung Bawaan

Penyakit jantung bawaan pada bayi dapat dicegah dengan melakukan perawatan yang tepat saat bayi dalam kandungan. Berikut ini beberapa perawatan prenatal yang bisa dilakukan oleh ibu hamil sebagai langkah pencegahan penyakit jantung bawaan pada bayi:

Ibu harus menghindari minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang selama masa kehamilan.
Ibu harus melakukan pengecekan darah sejak awal masa kehamilan, bahkan di mulai mengalami gejala tanda-tanda kehamilan. Ini dilakukan untuk memeriksa daya tahan tubuh ibu terhadap rubella. Apabila ibu diketahui belum imun terhadap rubella, maka penting untuk menghindari kemungkinan terpapar. Selain itu, ibu harus melakukan vaksinasi rubella setelah melahirkan buah hati.

Sebelum mengkonsumsi jenis obat-obatan tertentu, penting untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Apabila ibu hamil memiliki diabetes, maka ibu harus mampu untuk mengendalikan kadar gula dalam darahnya agar terus dalam keadaan normal.