Home » Bayi Baru Lahir » Panduan Menjemur Bayi Baru Lahir

Panduan Menjemur Bayi Baru Lahir

Berjemur selama 15 menit pada pagi hari akan memberikan banyak manfaat untuk bayi anda. Untuk itu, kegiatan ini dianjurkan sebab baik dilakukan. Yuk, simak panduan menjemur bayi baru lahir yang baik dan benar dibawah ini. 

Pancaran sinar matahari pada pagi hari memberikan dampak yang baik untuk kesehatan, terutama untuk bayi. Hal ini dikarenakan pada saat pertama kali dilahirkan, fungsi hati pada bayi belumlah berjalan dengan baik dalam hal mengolah bilirubin. Dimana kadar bilirubin dalam darah si kecil masih begitu tinggi. Hal inilah yang akan dapat menyebabkan bayi mengalami suatu proses fisioligis yang mana kondisi ini membuat si bayi mengalami bayi kuning. Untuk mengatasi kondisi ini, para ahli kesehatan umumnya akan menyarankan cara alami untuk mengatasi hal tersebut, yakni dengan menjemur bayi baru lahir dibawah sinar matahari pagi.

Sinar matahari pagi telah dipercaya mampu memberikan efek kesehatan alami untuk tubuh. Salah satunya yakni tadi dengan menurunkan kadar biliburin dalam tubuh yang menyebabkan si kecil mengalami kondisi bayi kuning pasca dilahirkan ke dunia. Akan tetapi, meski kegiatan tersebut memberikan cukup banyak manfaat. Namun hal tidaklah dapat dilakukan dengan sembarang, ada rambu-rambu penting yang perlu diperhatikan dalam perawatan bayi baru lahir agar manfaat dari kegiatan menjemur bayi dapat dirasakan dengan lebih optimal.

Nah, sebelumnya kita pahami terlebih dahulu apa itu manfaat menjemur bayi baru lahir dibawah sinar matahari pada saat pagi hari. Simak dibawah ini.

panduan menjemur bayi

Manfaat Menjemur Bayi Baru Lahir

Ada cukup banyak manfaat yang bisa didapatkan dari rajin menjemur bayi baru lahir dibawah pancaran sinar matahari pagi, termasuk mencegah dan mengatasi timbulnya bayi kuning. Nah, dibawah ini adalah beberapa manfaat lain dari menjemur bayi baru lahir dibawah sinar matahari pagi.

Menurunkan Kadar Biliburin dalam Darah

Sebagaimana diungkapkan diatas bahwa bayi yang baru lahir masih belum memiliki fungsi hati yang bekerja dengan normal, sehingga kondisi ini dapat mengakibatkan kadar bilirubin yang dihasilkan dalam darahnya menjadi tidak normal atau terlalu tinggi. Kondisi inilah, yang pada umumnya menyebabkan timbulnya bayi kuning.

Kadar bilirubin biasanya akan mengalami peningkatan pada hari ke tiga atau ke lima setelah bayi dilahirkan kedunia. Namun kondisi ini umumnya akan kembali menurun saat si kecil memasuki usia tujuh sampai dengan sepuluh hari.

Sinar matahari pagi mengandung spektrum sinar biru yang dapat memecah kadar bilirubin dalam darah sehingga membuatnya menjadi normal kembali. Ini artinya, untuk ibu yang memiliki bayi baru lahir yang mengidap bayi kuning, namun rajin menjemur si kecil dibawah sinar matahari. Maka efek kuning pada bayi anda akan perlahan menghilang.

Memberikan Efek Hangat Untuk Si Bayi

Hangatnya pancaran sinar matahari pagi bukan hanya bermanfaat untuk memberikan sensasi menyenangkan untuk tubuh dan kulit si kecil. Namun kondisi ini pun akan bermanfaat dalam mengeluarkan lendir-lendir yang masih bersarang pada tenggorokan bayi. Terutama untuk bayi yang berpotensi memiliki gangguan alergi. Untuk itu, tidak ada salahnya mulai rajin menjemur bayi baru lahir anda dibawah pancaran sinar matahari pagi.

Memperkuat Pertumbuhan Tulang

Kandungan kadar vitamin D yang terdapat pada pancaran sinar matahari pagi diyakini cukup tinggi. Kita semua tentu tahu bahwa vitamin D akan sangat baik untuk mendukung pertumbuhan tulang yakni dengan memperkuat tulang dan membantu kalsium agar terserap dengan mudah dalam darah untuk selanjutnya dapat menyatu dengan tulang. Demikian pula pada saat anda menjemur si kecil pada pagi hari dimana tulang pada tubuh si kecil akan lebih sehat dan lebih kuat. Untuk itulah penting sekali memperhatikan panduan menjemur bayi baru lahir.

Menghindarkan Stres Pada Bayi

Bayi yang mengalami stress saat baru saja dilahirkan biasanya akan terus menangis dan tempo ini biasanya berlangsung sering. Sinar matahari pada pagi hari akan dapat berkhasiat dalam melepaskan hormon yang disebut dengan hormon endorphin atau yang umum dikenal dengan sebutan hormon anti-depresai dalam tubh. Nah, dengan demikian manfaat sinar matahari pagi akan baik untuk menghindarkan si kecil dari stres maupun kejenuhan.

Demikian beberapa manfaat yang dapat dirasakan dari memperhatikan panduan menjemur bayi baru lahir dibawah paparan sinar matahari. Melihat cukup banyaknya manfaat diatas maka tidak ada lagi alasan untuk menunda menjemur si kecil dibawah paparan sinar matahari pagi. Akan tetapi, yuk kenali lebih dalam seperti saja sih rambu-rambu yang perlu diperhatikan? Simak dibawah ini.

Panduan Menjemur Bayi Dipagi Hari

Perhatikan Pemilihan Waktu

Sebelum terburu memutuskan untuk menjemur bayi dibawah sinar matahari, maka penting untuk orangtua memperhatikan pemilihan waktu yang tepat dalam melakukan hal tersebut. Waktu paling baik dalam menjemur bayi baru lahir agar mereka dapat mendapatkan manfaat tersebut dengan optimal adalah antara jam 7 sampai dengan jam 8 pada pagi hari.

Selain itu, tidak perlu berlama-lama apalagi menghabiskan waktu berjam-jam untuk menjemur si kecil agar merasakan hangatnya pancaran sinar matahari. Cukup lakukan selama 15 menit saja, hal ini akan cukup untuknya. Sebalikya, menjemur bayi terlalu lama akan menimbulkan masalah pada kulit bayi sebab kulitnya masih begitu sensitif. Selain itu, hindari pula menjemur si kecil diatas jam 8 pagi sebab pada saat itu sinar matahari telah mengandung ultraviolet baik A maupun B.

Perlu diketahui paparan sinar ultraviolet yang menyengat kulit bayi yang masih sensitif akan dapat menyebabkan kerusakan membran kulit. Bila kondisi ini terjadi maka dampaknya akan menimbulkan rasa terbakar, kulit merah dan lain sebagainya.

Sebaikanya Jemur Bayi dalam Keadaan Telanjang

Menjemur bayi sebaiknya dilakukan dalam keadaan tubuh si bayi tidak terbaluti kain atau baju. Atau bila anda merasa khawatir, cukup biarkan bagian dada dan punggung si kecil telanjang namun masih menggunakan popok atau celana. Hal ini bertujuan agar bagian dada dapat terkena pancaran sinar matahari sehingga dapat melonggarkan bagian pernapasannya dengan lebih baik.

Perhatikan Pemilihan Lokasi

Menjemur bayi tidak harus melulu di tempat terbuka dengan pancaran sinar matahari yang langsung menyorot pada tubuh bayi. Ditempat agar terlindung namun tetap terterobos dengan sinar matahari pun sebenarnya sudah cukup memenuhi syarat.

Sementara itu, apabila cuaca diluar sedang berangin maka cukup jemur bayi baru lahir anda didalam ruangan berkaca. Asalkan cahayanya bening, bayi masih akan dapat menikmati pancaran sinar matahari yang cukup menghangatkan tubuhnya.

Jangan Pernah Tinggalkan Bayi Sendirian

Tak sedikit ibu yang sedang menjemur bayi mereka diatas meja meninggalkan si kecil sementara baik itu untuk pergi mengambil handuknya atau perlengkapan lainnya. Namun sebaiknya jangan lakukan hal ini pada saat bayi anda tengah berjemur. Salah-salah bahaya malah akan menghampiri si kecil dengan tidak terduga.
Daripada meninggalkan si kecil seorang diri maka tidak ada salahnya menjadikan momen ini dengan melakukan beberapa kegiatan yang bermanfaat. Orangtua dapat melakukan pijat bayi dengan perlahan baik dengan menggunakan lotion atau dengan menggunakan baby oil dengan perlahan.

Pemberian minyak pada kulit bayi akan dapat melindungi kulit si kecil dan menghindarkan kulit kering pada tubuhnya sewaktu anda menjemurnya. Sementara itu, bila tidak memungkinkan untuk melalukan pemijatan maka lakukan kegiatan lain seperti mengajak ngobrol si kecil atau hal lainnya yang membuat anda dan si kecil bisa berinteraksi.

Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung Pada Mata Bayi

Cara perawatan bayi kuning yang selanjutnya adalah dengan memperhatikan panduan menjemur bayi yang baik pada si kecil. Sebaiknya upayakan agar paparan sinar matahari tidak tersorot pada bagian mata si kecil secara langsung. Sebab hal ini akan berbahaya untuk mereka. Untuk itu, maka sebaiknya lakukan tekhnik panduan menjemur bayi agar si kecil membelakangi paparan sinar matahari tersebut. Hal ini dilakukan agar si bayi terhindar dari resiko kerusakan retina matanya.

Itulah dia beberapa rambu-rambu yang perlu diperhatikan dalam panduan menjemur bayi baru lahir untuk mengatasi sekaligus mencegah resiko timbulnya bayi kuning, semoga bermanfaat!.