Home » Perawatan Bayi » Pahami Penyebab Bayi Menangis

Pahami Penyebab Bayi Menangis

Ketika menghadapi bayi menangis terkadang orang tua merasa panik dan khawatir berlebihan. Untuk mengetahui cara menenangkan bayi menangis dengan tepat, anda harus memahami penyebab bayi menangis.

Rasa cemas dan khawatir kerap kali dirasakan oleh mereka yang memiliki seorang bayi, terlebih lagi jika keadaan bayi terlihat tidak nyaman dan menangis terus menerus. Karena bayi belum bisa mengutarakan apa yang mereka rasakan, sehingga membuat orang tua kebingungan mencari tahu penyebab tangisan buah hatinya. Berbagai pertanyaan muncul dari benak pikiran orang tua. Kenapa bayi menangis? Apakah ada yang salah? Apa yang dirasakannya?

Menangis itu sendiri merupakan proses fisiologi dalam kehidupan bayi. Beberapa bayi biasanya akan menangis lebih sering dibandingkan dengan bayi yang lainnya, bahkan mereka akan menangis meskipun dalam keadaan sehat atau baik-baik saja. Berdasarkan penelitian, sebagian besar waktunya dalam sehari dihabiskan dengan menangis.

Penyebab bayi menangis

Episode menangis yang dialami oleh bayi mulai terjadi sekitar 3 minggu usianya, dimana akan mencapai puncaknya sekitar usia 6 minggu, dan akan berkurang dengan signifikan ketika usia bayi 3 sampai 4 bulan.

Pada dasarnya menangis merupakan cara bayi untuk berkomunikasi dengan orang-orang yang ada di sekitarnya, menangis pun merupakan cara si kecil meminta perlindungan. Ketika bayi menangis terus menerus akan lebih mudah dihentikan jika orang tua mengetahui penyebabnya. Karena bayi belum bisa mengutarakan apa yang dirasakannya dengan berbicara, maka dari itu penting memahami arti tangisan bayi. Beberapa keadaan sering dikaitkan dengan penyebab bayi menangis seperti berikut ini.

Penyebab Bayi Menangis

Lapar

Penyebab bayi menangis umumnya karena ia merasa lapar. Tangisan menjadi cara untuk meminta ASI atau makanan kepada orang tuanya. Pada bulan awal kehidupannya lapar merupakan penyebab utama si kecil rewel dan mudah menangis. Biasanya ia tidak akan berhenti sebelum diberikan susu atau ASI. Pola tangisan karena lapar ini ditandai dengan tangisan yang persisten, menuntut dan berirama.

Ketika si kecil menangis cobalah untuk memberikannya susu. Si kecil tidak akan berhenti menangis dengan seketika, akan tetapi anda bisa terus menyusuinya apabila ia tidak menolak. Jika penyebabnya benar karena lapar, sedikit demi sedikit ia akan mulai tenang.

Popok Basah

Bayi tentunya akan merasa tidak nyaman dan terganggu apabila popoknya sudah basah atau kotor, serta baju yang dipakainya tidak nyaman. Beberapa bayi mungkin tidak akan rewel dengan keadaan seperti ini. Popok yang sudah penuh dan basah tidak akan mengganggu mereka. Akan tetapi, beberapa bayi akan rewel dan menangis, apalagi jika ia merasa tidak nyaman dan gatal.

Oleh karena itu, ketika bayi menangis anda dapat memeriksa popoknya. Jika benar popok si kecil sudah penuh dan basah, maka anda bisa segera menggantinya.

Bayi Kepanasan atau Kedinginan

Apabila leher bagian belakang bayi anda panas ketika dipegang, maka ini bisa jadi karena suhu di dalam ruangan terlalu panas. Bayi yang kepanasan akan merasa tidak nyaman, sehingga ia akan rewel atau menangis. Apabila seperti itu, maka anda bisa langsung melepas bajunya.

Sebaliknya, apabila tangan dan kaki si kecil terasa dingin, maka itu artinya ia kedinginan. Untuk mengatasinya anda bisa menambahkan tilam di tempat tidurnya atau memberi tambahan baju agar ia merasa lebih nyaman.

Bayi Bosan

Tangisan atau rengekan bayi yang berirama dan diiringi dengan isakan atau rintihan bisa menjadi tanda bahwa ia sedang merasa bosan. Selain makanan dan perhatian, si kecil membutuhkan stimulasi. Apabila si kecil tidak mendapatkannya maka kemungkinan besar ia akan menangis. Oleh karena itu, anda bisa mengangkat bayi anda dan mengajaknya bermain. Stimulasi merupakan salah satu kebutuhan bayi, tidak ada salahnya jika anda memberikannya pada masa pertumbuhan bayi.

Kelelahan

Mengajak bayi bepergian dengan menempuh perjalanan jarak jauh akan membuatnya merasa lelah, meskipun ia tidur nyenyak di dalam pangkuan selama di perjalanan.

Tidur ketika di dalam kendaraan tidak senyaman dan sebebas ketika di rumah atau di kasur. Selama dalam perjalanan dan ketika ia tidur, anggota tubuhnya mungkin berada pada posisi yang tidak tepat. Sehingga ia akan merasakan ada sesuatu yang salah dengan tubuhnya. Karena si kecil belum bisa berbicara, ia akan memberitahu orang tua akan yang dirasakannya dengan menangis.

Stimulasi Berlebihan

Aktivitas yang terlalu berlebihan dan suara gaduh terus menerus yang ada di sekitarnya akan membuat si kecil tidak tahan, sehingga pada akhirnya ia akan menangis. Jika ini terjadi maka anda bisa langsung membawa si kecil ke tempat yang lebih tenang.

Bayi Merasa Takut

Bisa saja bayi menangis karena ia mendengar suara yang menakutkan atau melihat orang asing yang belum pernah ia lihat sebelumnya. Untuk menenangkannya anda bisa menggendong si kecil dan mencoba untuk mengiburnya.

Bayi Ingin Dipeluk

Sebagian bayi sangat senang jika dirinya dipeluk dan dimanjakan. Si kecil akan merasa lebih tenang jika orang tua berada di dekatnya. Apabila si kecil sudah diberi makan dan keadaan popoknya sudah bersih, maka boleh jadi jika si kecil ingin dipeluk.

Apabila bayi anda membutuhkan dukungan, maka anda bisa mencoba untuk menggendongnya dan membiarkannya berada dekat dengan anda.

Tumbuh Gigi

Tumbuhnya gigi akan membuat gusi terdorong dan menimbulkan rasa sakit. Dimana keadaan inilah yang akan membuat bayi merasa tidak nyaman dan cenderung rewel. Untuk memastikan keadaannya, anda dapat meletakan jari di antara gusinya. Ini dilakukan untuk mengetahui keberadaan gigi baru.  Gigi pertama bayi biasanya akan tumbuh ketika usia 4 sampai 7 bulan, akan tetapi bisa juga tumbuh lebih awal. Cara mengatasi bayi rewel karena tumbuh gigi bisa anda lakukan.

Bayi Merasa Kesakitan

Bayi yang mengalami kesakitan biasanya akan menangis dengan suara yang tidak lazim dan berbeda dengan suara tangisan biasanya. Tangisan karena kesakitan akan sangat nyaring dan cemas.
Jika bayi anda sering menangis dan suhu tubuhnya mulai meningkat, ini menjadi salah satu pertanda bahwa ia kurang sehat. Penting bagi anda untuk mengenali lebih jauh keadaan si kecil. Apabila anda merasa ada masalah tertentu, segeralah bawa bayi anda ke dokter.

Kolik

Apabila bayi terus menerus menangis meskipun sudah dilakukan berbagai cara untuk menenangkannya, ada kemungkinan jika bayi anda mengalami kolik pada bayi. Penyebab pasti kolik sebenarnya masih belum diketahui. Akan tetapi kolik selalu dihubungkan dengan kembung perut. Jika tangisannya semakin histeris, maka anda bisa segera membawanya ke dokter.

Infeksi Telinga

Infeksi telinga biasanya sering terjadi pada saat cuaca sedang lembab dan menjadi penyebab bayi menangis. Infeksi telinga ini akan terasa sangat menyakitkan dan membuat penderitanya tidak nyaman. Telinga akan terasa sakit ketika menjelang tidur. Bayi akan terus menerus menangis, kesulitan tidur dan rewel ketika orang lain menyentuh telinganya. Sebagian bayi yang mengalami sakit telinga akan sering menggosok telinganya yang terkena infeksi. Bawa ke dokter jika bayi anda menunjukan tanda infeksi telinga.