Home » Perawatan Bayi » Pahami Panduan Memberikan Obat Pada Bayi

Pahami Panduan Memberikan Obat Pada Bayi

Panduan memberikan obat pada bayi harus orang tua pahami dan beberapa hal perlu diperhatikan agar si kecil mendapatkan manfaat obat yang diberikan secara optimal.

Setiap orang tua ingin buah hatinya tumbuh sehat dan tidak ada masalah apapun yang menghambat tumbuh kembangnya. Akan tetapi, terkadang kenyataan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Ketika bayi sakit, maka kini saatnya anda bawa ia ke dokter untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang terbaik. Kesembuhan si kecil saat ini tentunya menjadi yang anda harapkan.

Ketika membawa si kecil ke dokter, dokter akan meresepkan obat untuk si kecil. Dalam pemberian obat beberapa panduan memberikan obat pada bayi perlu anda perhatikan. Orang tua disarankan untuk teliti ketika memberikan obat untuk buah hati tercintanya. Pasalnya, sistem pencernaan dan tubuh bayi masih sensitif dibandingkan dengan orang dewasa atau anak usia di atasnya. Sehingga masalah pencernaan  bayi dan masalah kesehatan lainnya rentan dialami bayi. Adapun panduan memberikan obat pada bayi yang harus anda perhatikan adalah sebagai berikut.

Panduan Memberikan Obat Pada Bayi

Panduan Memberikan Obat Pada Bayi

Bertanya Detail Akan Resep dan Obat yang Diberikan

Orang tua harus paham betul terhadap obat yang diresepkan dokter untuk diberikan pada bayi. Sebaiknya tanyakan secara detail pada dokter atau apoteker mengenai obat yang diresepkan. Jika memungkinkan anda bisa mengajukan beberapa pertanyaan yang memang jawabannya perlu anda ketahui seperti berikut:

  • Manfaat dan kegunaan obat untuk apa?
  • Efek samping obat seperti apa?
  • Apakah obat tersendiri atau harus dicampur?
  • Berapa cepat obat ini akan bereaksi?
  • Seperti apa cara menyimpan obat ini?
  • Pemberiannya boleh dicampur dengan makanan bayi?
  • Pemberian obat sebelum atau sesudah bayi makan?
  • Berapa dosis setiap kali obat diberikan?
  • Apakan ada pantangan sesudah minum obat?
  • Berapa kali obat harus diberikan dalam perhari?
  • Dan masih banyak lagi pertanyaan yang bisa anda ajukan mengenai obat si kecil.

Meskipun mungkin anda dianggap cerewet karena banyak bertanya, seharusnya itu tidak menjadi beban untuk anda karena yang harus anda prioritaskan hanyalah keamanan dan keselamatan buah hati anda.

Berikan Obat dengan Dosis yang Tepat

Memberikan obat dengan dosis yang tepat harus anda lakukan. Jika bayi anda mendapatkan obat dengan dosis yang tepat, maka obat pun akan bereaksi lebih cepat dan akan membuat ia cepat sembuh. Justru jika anda salah dalam memberikan obat untuk si kecil, sakit yang dialaminya akan bertambah parah. Tanya dokter atau baca label yang tertera pada obat mengenai dosis yang tepat.

  • Adapun hal yang harus anda perhatikan dalam pemberian obat pada bayi seperti berikut ini:
  • Perhatikan secara teliti angka yang tercantum dalam label atau resep obat. Jangan terburu-buru membacanya dan bacalah di tempat dengan penerangan yang cukup jangan sampai anda salah lihat karena akibatnya akan menjadi fatal.
  • Ketahui dengan pasti berat badan bayi anda. Biasanya dosis dari obat disesuaikan dengan berat badan si kecil.
  • Sebelum memberikan obat syrup, sebaiknya kocok terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar bahan-bahan obat yang terkandung di dalamnya dikonsumsi oleh bayi dengan benar.
  • Hindari menduga-duga pemberian obat tersebut atau mengkonversikannya berdasarkan pengertian sendiri. Perhatikan, 1 ml/milimiter sama dengan 1 cc, 1 sendok teh sama dengan 5 ml. Agar pemberian obat lebih precisi, anda bisa menggunakan alat bantu atau alat ukur yang tepat.
  • Perhatikan komposisi dari obat yang akan anda berikan untuk bayi anda. Perlu diketahui, komposisi obat dan merek obat merupakan dua hal yang berbeda. Bisa jadi obat dengan merek yang berbeda dibuat dengan komposisi obat yang sama persis. Dengan begitu, apabila anda mengetahui kompisis obat, anda bisa menghindari resiko pemberian dua merek obat dengan komposisi yang sama pada bayi anda.
  • Hindari memberikan obat pada bayi tanpa resep dari dokter untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
  • Hindari mengurangi atau menambahh dosis obat. Beberapa obat harus benar-benar dihabiskan meskipun bayi anda sudah sehat, ada pula obat yang boleh diberhentikan ketika keadaan si kecil sudah semakin membaik.
  • Apabila anda salah memberikan dosis obat pada si kecil seperti misalkan berlebihan, anda bisa segera menghubungi dokter.

Tips Memberikan Obat Pada Bayi

  • Cara memberikan obat pada bayi harus benar-benar anda perhatikan. Dimulai dari mengatur posisi si kecil. Buatlah agar posisi si kecil nyaman dan aman. Anda bisa memposisikan si kecil di pangkuan anda dengan posisi setengah duduk.
  • Ketika memberikan obat untuk si kecil, usahakan untuk memberikannya dengan pelan-pelan. Hindari memaksa bayi anda karena ia justru akan memuntahkan obat tersebut.
  • Berikan juga obat sedikit demi sedikit pada bayi anda. Hindari memberikan obat sekaligus karena kemungkinan besar ia akan memuntahkan obat tersebut. Apapun jenis obatnya, sebaiknya berikan obat tersebut secara pelan dan sedikit demi sedikit sehingga obat akan ditelan oleh si kecil dan tidak akan terbuang dengan sia-sia.
  • Apabila si kecil memuntahkan obat atau muntah ketika diberi obat, anda jangan langsung kembali atau justru malah memaksa memberikannya obat tersebut, beri jeda terlebih dahulu. Dimana anda bisa menunggu selama kurang lebih 10 menit, setelah itu anda bisa kembali memberikannya obat. Akan tetapi, apabila bayi anda terus menerus muntah saat diberi obat, dimana ia sulit dalam menelan obat, maka anda bisa langsung menghubungi dokter.
  • Jangan pernah memberikan obat yang mengandung aspirin. Kandungan aspirin dianggap cukup baik untuk meredakan demam yang dialami si kecil. Akan tetapi, efek yang akan didapatkan sangat serius, dimana bisa saja si kecil mengalami sindrom reye. Ia akan pingsang karena kandungan kimia yang terdapat di dalam obat tidak bisa diatasi oleh tubuhnya.
  • Hindari mencampur obat ke dalam gelas atau botol susu bayi. Pasalnya, ketika si kecil tidak menghabiskan susu atau minumannya maka dosis yang seharusnya ia terima tidak didapatkan.
  • Hindari memberikan obat yang diresepkan untuk bayi lain meskipun keluhan sama. Berikan obat dengan resep khusus untuk bayi anda. Hindari pula memberi obat yang sudah kadaluarsa.

Tips Menyimpan Obat

  • Simpan obat ke dalam box asli obat tersebut, masukan juga kertas intrusksi dan kandungan obat ke dalam box tersebut.
  • Beri keterangan atau label di luar box obat atau plastik tempat menyimpan obat tersebut. Label bisa bertuliskan kegunaan, tanggal kadaluarsa dan berapa kali harus diminum dalam sehari.
  • Simpan obat khusus untuk bayi terpisah dengan obat khusus dewasa.
  • Beberapa obat atau beberapa antibiotik dianjurkan untuk di simpan di dalam lemari es, akan tetapi ada juga yang harus disimpan pada suhu rungan. Oleh karena itu, anda harus memperhatikan intruksinya atau tanyakan pada dokter maupun apoteker.
  • Simpan obat di tempat yang aman untuk menghindari obat tersebut dijangkau oleh si kecil.

Demikian panduan memberikan obat pada bayi. Intinya, anda harus lebih teliti pada saat memberikan obat untuk si kecil. Semoga bermanfaat.