Home » Bayi Baru Lahir » Mitos Bayi Kembar Baru Lahir

Mitos Bayi Kembar Baru Lahir

Mitos bayi kembar baru lahir menjadi hal yang menarik untuk disimak. Ingin tahu seperti apa saja mitos yang tersebar dimasyarakat seputar kelahiran bay kembar? Simak dibawah ini.

Memiliki dua anak kembar tentu menyenangkan. Hadirnya dua malaikat kecil dengan rupa yang hampir mirip secara fisik tentu menjadi hal yang menggemaskan. Tak heran bila banyak orang akan melakukan banyak hal demi bisa mewujudkan impian memiliki anak kembar dalam kehidupannya.

Ya, hadirnya dua bayi kembar dalam rumah tentu menghadirkan suasana baru yang seru. Keadaan rumah pun akan mungkin dihiasi dengan canda tawa bayi serupa dan bahkan ketika yang satu menangis yang lainnya akan ikut menangis karena mulai terganggu.

Anak kembar memang memberikan suasana yang berbeda dalam keluarga dan memberikan warna tersendiri untuk kebahagiaan kecil bersama dengan pasangan. Anda pun akan mulai senang memberikan dua buah hati anda yang kembar dengan perlengkapan dan aksesoris yang sama. Melihat mungil tubuhnya terbaring diranjang dengan kembarannya tentu akan menjadi hal yang menggemaskan untuk diperhatikan.

Akan tetapi, anda pun perlu memahami dan memperhatikan banyak hal. Dengan semakin banyak anak dikeluarga maka anda akan mengalami kesulitan yang lebih besar. Terutama untuk anda yang saat ini baru saja memiliki anak.
Kehadiran anak kembar tentu akan menuntut anda untuk lebih siaga dan waspada. Terutama dalam hal mengurus dan membesarkan mereka. Pada saat bayi kembar anda lapar, maka anda harus siap menyusui kedua secara bersamaan.

Mitos Bayi Kembar Baru Lahir

Untuk itu, maka asupan nutrisi dan gizi dalam tubuh anda pun harus dijaga dan diperhatikan dengan baik. Agar jangan sampai saat keduanya masih merasa lapar, namun air susu anda sudah tidak mencukupi kebutuhan mereka. Hal ini tentu akan dapat berpengaruh terhadap tumbuh kembang si kecil yang terhambat.

Selain itu, seiring dengan berjalannya waktu dan tumbuh kembang si kecil yang semakin besar. Maka mungkin pendidikan dan juga biaya hidup untuk anak kembar haruslah dipersiapkan dengan baik. Pada waktu bersamaan anda harus dapat membiayai pendidikan dan kehidupan anak kembar secara bersamaan.

Untuk itulah persiapan yang matang baik secara materi dan kesiapan mental akan menjadi hal yang penting. Sebab tentu tenaga dan kondisi yang mendukung akan sangat dibutuhkan dalam membesarkan dua anak sekaligus dalam waktu yang bersamaan.

Memang tidak mudah bisa memiliki kelahiran kembar bila anda tidak memiliki riwayat kelahiran kembar dalam keluarga. Tanpa riwayat ini, maka kemungkinan anda untuk dapat melahirkan anak kembar akan jauh lebih sedikit. Selain itu, umumnya banyak mitos yang tersebar dimasyarakat seputar kelahiran bayi kembar.

Mitos bayi kembar baru lahir ini tidak jarang membuat sebagian pasangan yang ingin memiliki anak kembar menjadi terlena dan terjebak mengikuti saran yang sebenarnya belum jelas kebenarannya. Pada akhirnya, yang mereka hadapi adalah kegagalan memiliki bayi yang kembar.

Untuk itu, bagi anda yang saat ini tengah dalam program memiliki bayi kembar. Maka penting sekali untuk anda menggali infromasi lebih dalam tentang kelahiran bayi kembar, salah satunya adalah dengan mengenali mitos bayi kembar baru lahir.

Mitos umumnya adalah sebuah hal yang banyak dibicarakan dan dilakukan tanpa diketahui kebenarannya dengan jelas. Untuk itu, bila anda mempercayai sebuah mitos maka akan sedikit kemungkinan anda untuk dapat mewujudkan apa yang anda percayai tersebut sebab hal tersebut belum tentu benar.

Nah, apa saja mitos bayi kembar baru lahir yang tersebar dimasyarakat? Simak dibawah ini.

Mitos Bayi Kembar Baru Lahir

Kembar Identik Merupakan Kecenderungan yang Diwariskan

Banyak yang mengatakan bahwa untuk bisa mendapatkan kelahiran bayi kembar yang identik. Maka akan lebih besar kemungkinannya bila anda memiliki riwayat keluarga yang kembar. Dengan begini, maka seorang wanita akan dapat dipastikan memiliki kelahiran yang kembar. Baik keturunan tersebut terdapat dari garis keturunan si isteri atau sang suami. Akan tetapi benarkah hal tersebut demikian?

Pada faktanya hal ini hanyalah mitos belaka. Kembar identik terbentuk dari 1 sel telur yang kemudian membentuk menjadi 2 janin didalamnya. Hal ini pada dasarnya dapat terjadi secara spontan tanpa harus dipengaruhi oleh riwayat genetik.

Yang benar adalah kecenderungan kembar fraternal-lah yang diwariskan secara genetik. Kembar fraternal adalah kembar yang terjadi karena ovarium mengeluarkan lebih dari 1 sel telur dalam waktu yang bersamaan. Kecenderung perilaku ovarium inilah yang sebenarnya dapat dipengaruhi oleh faktor genetik.

Kembar Fraternal Terjadi Setiap 2 Generasi

Ada yang mengatakan bahwa kelahiran kembar umumnya dapat diprediksi dan dihitung dengan perhitungan 2 generasi. Yang mana ini artinya, selang setiap 2 generasi setelah kelahiran maka orang tersebut akan dapat giliran untuk bisa melahirkan kembar.

Akan tetapi, pada faktanya hingga sampai saat ini belum ada yang dapat membuktikan hal ini dengan pasti. Bila ayah atau bunda memiliki suadara yang kembar, maka terdapat kemungkinan juga untuk ayah dan bunda dapat memiliki anak yang kembar.

Bayi Kembar Identik Memiliki Sususan DNA yang Identik Pula

Banyak orang yang mengatakan bahwa bayi yang kembar identik memiliki susunan DNA yang serupa. Hal ini dikarenakan mereka berasal dari 1 sel telur dan sel sperma yang sama. Akan tetapi, nampaknya hal ini hanyalah mitos belaka. Sebab pada faktanya beberapa peneliti justru menemukan ada bayi kembar identik yang membawa gen penyakit yang tidak dimiliki oleh kembarannya.

Bayi kembar identik pun terkadang memiliki tanda lahir yang tidak dimiliki oleh kembarannya. Hal ini seringkali dijadikan hal untuk membedakan keduanya. Dengan demikian, kembar identik tidak berarti memiliki susunan DNA yang serupa atau sama.

Bayi Kembar Identik Memiliki Sidik Jari yang Serupa

Mitos ini seringkali menjadi hal yang banyak diungkapkan tanpa penjelasan yang pasti. Tidak sedikit orang yang mengatakan bahwa anak yang kembar cenderung memiliki sidik jari yang sama. Dengan alasan adanya kontak bayi dengan cairan ketuban, tali pusar dan bayi kembarannya dalam kandungan membuat mereka akan mulai mengembangkan sidik jari yang serupa.

Namun tentu saja ini hanyalah mitos belaka. Sidik jari pada manusia terbentuk karena faktor lingkungan selama dalam kandungan dan bukan berarti dibentuk sesuai dengan kondisi genetik yang mempengaruhinya. Jadi demikian, jangan percaya bila seseorang mengatakan bahwa sidik jari anak kembar akan dapat terbentuk dengan serupa.

Kehamilan anak kembar memang menjadi hal yang lucu dan menggemaskan. Apalagi saat mereka sudah beranjak lebih besar anda akan cenderung lebih senang untuk mengatur dan mengenakan hal yang sama pada mereka. Hal inilah yang seringkali membuat banyak orang mengidamkan kelahiran yang kembar. Nah, untuk memberikan peluang yang lebih besar untuk anda yang menginginkan kelahiran kembar. Maka penting sekali untuk tidak mempercayai mitos yang tersebar dimasyarakat.

Demikian apa yang dapat disampaikan dari mitos bayi kembar baru lahir. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan memberikan informasi yang anda butuhkan.