Home » ASI (Air Susu Ibu) » Merawat Payudara Saat Menyusui, Begini Cara yang Tepat

Merawat Payudara Saat Menyusui, Begini Cara yang Tepat

Merawat payudara saat menyusui penting dilakukan untuk menghindari beberapa masalah yang akan menghambat proses menyusui bayi.

Setelah melahirkan, seorang ibu memiliki tugas untuk menyusui bayinya. Menyusui penting untuk dilakukan guna memenuhi kebutuhan nutrisi bayi.

ASI dianggap makanan terbaik untuk bayi. Di dalam ASI terkandung nutrisi ideal dan antibodi yang memiliki peran penting untuk pertumbuhan bayi. Menyusui bayi dengan ASI eksklusif sangat disarankan hingga bayi berusia 6 bulan.

 

Merawat Payudara Saat Menyusui

ASI memiliki banyak manfaat untuk bayi dan menyusui bayi dapat membantu ibu dalam menurunkan berat badan pasca melahirkan, menurunkan resiko kanker payudara, kanker ovarium, menurunkan risiko osteoporosis, membangun kedekatan antara ibu dan bayi, serta lain sebagainya.

Mengetahui begitu besarnya manfaat ASI untuk bayi dan efek yang akan ibu dapatkan dengan menyusui bayi, maka sebisa mungkin ibu akan memberikan ASI terbaik untuk bayi dengan menyusuinya. Namun, terkadang beberapa hambatan dialami oleh ibu yang menyebabkan proses menyusui bayi menjadi terkendala. Beberapa masalah seputar menyusui sering ditemukan dan dialami oleh ibu menyusui seperti berikut ini.

Masalah Menyusui Bayi

Sakit Payudara/Puting Payudara

Sakit payudara atau bagian puting payudara sering dikeluhkan oleh beberapa ibu menyusui. Sakit pada puting payudara biasanya disebabkan karena posisi menyusui yang tidak tepat atau cara bayi ketika menghisap ASI.

Payudara Bengkak

Payudara bengkak biasanya disebabkan karena tersumbatnya aliran ASI yang tidak diatasi segera. Akibatnya bendungan pada payudara akan terjadi. Pembengkakan pada payudara juga bisa saja disebabkan karena produksi ASI lebih banyak dibandingkan dengan kebutuhan bayi. Pembengkakan pada payudara ini akan membuat payudara terasa sakit dan kencang.

Terhambatnya Aliran ASI

Akibat terhambatnya aliran ASI, biasanya akan terjadi pembengkakan pada area ketiak, serta terdapat bintik kecil putih pada puting.

Mastitis

Mastitis merupakan infeksi yang terjadi karena adanya tumpukan ASI pada payudara. Ketika mengalami mastitis, ibu akan merasakan sakit yang disertai dengan demam, payudara membengkak dan memerah.

Beberapa masalah saat menyusui dapat diatasi dan dicegah dengan perawatan payudara yang tepat. Perawatan payudara saat menyusui penting dilakukan guna mengoptimalkan proses menyusui buah hati tercinta.

ASI Kurang

ASI kurang atau ASI tidak keluar seringkali membuat ibu khawatir bayinya tidak mendapatkan cukup ASI. ASI kurang disebabkan karena produksi ASI terhambat.

Berikut ini tips merawat payudara saat menyusui dan sesudah menyusui.

Merawat Payudara Saat Menyusui

  • Saat dalam masa menyusui, penting untuk menggunakan bra khusus menyusui yang dapat menyerap keringat. Bra khusus menyusui selain membuat proses menyusui lancar juga akan membuat payudara lebih rileks karena dibuat mengikuti bentuk payudara ibu menyusui. Pilihlah bra menyusui yang tidak terlalu kecil untuk memudahkan payudara bernafas.
  • Setelah menyusui atau ketika mandi, bersihkan puting payudara dengan mengunakan air hangat. Hindari menggunakan lotion, alkohol atau parfum pada puting. Selain itu, ketika mandi sebaiknya hindari menyabuni puting karena dapat membuat puting menjadi kering, akibatnya lapisan puting akan terkelupas. Keadaan ini akan membuat puting terasa nyeri pada saat menyusui.
  • Jika terdapat kulit mati pada area puting, maka anda dapat mengatasinya dengan melakukan pemijatan dengan menggunakan ibu jari dan telunjuk. Akan lebih efektif apabila pengobatan ini menggunakan minyak zaitun atau minyak kelapa.
  • Apabila terdapat luka pada puting, anda dapat mengoleskan salep atau cream yang sudah diresepkan oleh dokter.
  • Disarankan untuk sering mengganti breast pad atau bantalan payudara, jangan menunggunya sampai basah.
  • Apabila anda merasa sakit pada payudara, sebaiknya hentikan proses menyusui sementara waktu untuk mempercepat proses penyembuhan. Agar si kecil tetap mendapatkan ASI, anda apat memompa ASI selama beberapa hari.
  • Jika puting masuk ke dalam atau datar yang menyulitkan anda dalam menyusui, segera konsultasikan dengan dokter.
  • Ketika memegang payudara usahakan selalu menggunakan tangan dalam keadaan bersih.
  • Setelah selesai menyusui, anda dapat mengoleskan beberapa ASI pada puting dan tunggu hingga ASI mengering. ASI dapat membuat payudara lembab dan mencegah terjadinya infeksi pada puting.
  • Lakukan beberapa gerakan otot pada tubuh yang berfungsi untuk menopang payudara. Ini dilakukan untuk mempertahankan payudara setelah menyusui, selain itu dapat memperlancar produksi ASI.

Menyusui yang Tepat Guna Merawat Payudara

Beberapa hal perlu anda perhatikan saat menyusui sebagai langkah perawatan payudara seperti berikut:

  • Penting untuk mempelajari posisi menyusui yang tepat, mulai dari posisi bayi hingga perlekatan mulut bayi dengan payudara ibu saat menyusui. Ketika menyusui, usahakan agar mulut si kecil seluruhnya mencangkup areola atau bagian hitam pada sekitar payudara. Apabila posisi mulut bayi ketika menyusui tepat, selain si kecil dapat menyusu dengan baik, anda pun akan merasa lebih nyaman karena puting tidak akan terasa sakit dan membantu mencegah masalah lainnya saat menyusui.
  • Pada usia ke 3 sampai 4 bulan, mungkin akan terlihat tanda-tanda pertumbuhan gigi pada bayi. Gusi si kecil akan terasa gatal dan ia selalu memiliki keinginan untuk menggigit benda di sekitarnya termasuk ketika sedang menyusu. Si kecil bisa saja menggigit puting payudara ibunya dan membuat sakit atau lecet. Sebisa mungkin hindari agar si kecil tidak menggigit puting payudara. Setelah selesai menyusu atau ketika tidur sebaiknya segera lepaskan hisapan ASI. Cara yang bisa anda lakukan yaitu dengan menyelipkan jari bersih ke sisi mulut bayi anda.
  • Anda dapat mencoba berbagai posisi menyusui yang berbeda. Beberapa posisi menyusui dapat anda coba. Cari posisi menyusui bayi yang dapat membuat anda dan bayi anda nyaman. Untuk menentukan posisi menyusui yang tepat dan benar, anda dapat meminta saran pada bidan atau dokter.
  • Apabila salah satu payudara anda dalam keadaan sakit, ketika menyusui anda dapat memulainya pada bagian payudara yang tidak terasa sakit kemudian payudara yang sakit. Biasanya bayi akan lebih tenang ketika menyusu pada kedua kalinya.
  • Penting untuk menyusui bayi anda dengan teratur. Susui bayi anda setiap 2 sampai 3 jam sekali.
  • Ketika bayi anda tidur siang terlalu lama atau pada saat malam hari, anda bisa membangunkannya. Selama sehari, seharusnya bayi menyusu pada kedua payudara dengan jumlah sama banyak. Misalkan, ketika bayi anda menyusu ketika jam 8 pada payudara kiri, maka ketika jam 10 anda dapat menyusuinya dengan payudara kanan.
  • Saat payudara terasa sakit, anda dapat mengompres dingin area tersebut. Rasa sakit akan menjadi ringan dengan menyimpan sesuatu yang dingin.

Hal yang Harus Ibu Perhatikan

Merawat payudara selain untuk mengatasi atau mencegah masalah menyusui, juga sebagai salah satu cara untuk memelihara kualitas ASI. Selain melakukan perawatan pada payudara, ibu menyusui disarankan menerapkan pola makan yang sehat dan teratur. Mengatur waktu istirahat, serta membiasakan minum air putih sebanyak 8 gelas dalam perhari penting ibu lakukan.

Demikian tips merawat payudara saat menyusui. Tetap berikan ASI yang terbaik untuk buah hati anda dan minimalkan masalah menyusui dengan perawatan payudara yang tepat. Semoga bermanfaat.