Home » Perawatan Bayi » Cara Mengganti Popok Bayi Perempuan yang Benar

Cara Mengganti Popok Bayi Perempuan yang Benar

Mengganti popok bayi perempuan harus benar-benar diperhatikan, mengingat bayi perempuan rentan mengalami infeksi.

Pada umumnya hampir semua cara merawat bayi laki-laki atau bayi perempuan sama. Akan tetapi hampir semua ibu tidak tahu bahwa terdapat perbedaan ketika merawat bayi sesuai dengan jenis kelaminnya. Dibandingkan dengan bayi laki-laki, bayi perempuan memiliki resiko yang lebih besar. Bayi perempuan memiliki resiko terkena infeksi saluran kemih yang lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki. Sehingga dengan begitu, dalam perawatannya termasuk mengganti popok bayi perempuan harus diberikan pelayanan yang lebih ekstra dan teliti. Memperhatikan popok bayi perempuan dengan menggantinya secara rutin setelah popok tersebut kotor atau basah merupakan salah satu cara mencegah terjadinya infeksi pada bayi yang disebabkan karena popok.

Anatomi bayi perempuan berbeda dengan bayi laki-laki. Sistem urin internal perempuan tidak dilindungi seperti anatomi laki-laki. Karena hal itulah menyebabkan perempuan lebih rentan mengalami infeksi dibandingkan dengan laki-laki. Selain itu, untuk mencegah terjadinya infeksi harus dilakukan pembersihan yang lebih sering dibandingkan dengan bayi laki-laki. Membersihkan popok bayi perempuan memiliki teknik tersendiri untuk menghindari kemungkinan terjadinya infeksi. Apabila popok bayi perempuan anda sudah melebihi kapasitas, maka sebaiknya segera ganti popok tersebut dengan popok yang baru. Berikut ini cara mengganti popok bayi perempuan yang benar.

Mengganti Popok Bayi Perempuan

Cara Mengganti Popok Bayi Perempuan

Mengganti popok bayi perlu dilakukan segera mungkin untuk menghindari terjadinya iritasi kulit, infeksi dan berantakan karena popok bocor yang mengakibatkan bayi menjadi tidak nyaman. Berikut ini cara mengganti popok bayi perempuan.

  1. Pertama kali yang harus anda lakukan ketika mengganti popok bayi perempuan yaitu menyiapkan terlebih dahulu perlengkapan yang dibutuhkan seperti kapas, baskom berisi air hangat, tisu basah dan handuk.
  2. Kemudian, posisikan bayi anda di atas permukaan datar yang sudah dialasi dengan alas atau perlak. Lalu buka celana bayi anda dan gulung baju bagian atasnya. Pegang kaki bayi anda dengan memegang bagian pergelangan kakinya, sehingga si kecil akan mudah diangkat ketika diganti popok.
  3. Selanjutnya, buka popok bayi anda dan gulung popok tersebut. Lalu letakan popok kotor di dalam plastik jika popok sekali pakai dan di dalam keranjang pakaian kotor jika anda menggunakan popok kain. Letakan kembali kedua kaki bayi anda.
  4. Bersihkan alat kelamin bayi anda dengan menggunakan kapas yang sudah dibasahi dengan air hangat. Ketika membersihkan alat kelamin bayi perempuan dianjurkan untuk lebih teliti. Cara terbaik dalam membersihkan alat kelamin bayi perempuan yaitu dimulai dari bagian bawah menuju ke arah belakang. Pasalnya, bakteri E. coli yang menyebabkan infeksi biasanya tumbuh di jalur kencing bayi perempuan. Pada bayi perempuan, bakteri tumbuh dipengaruhi karena keadaan yang lembab.
  5. Sangat pengting bagi anda untuk membersihkan area tersebut dengan baik dan benar agar terhindar dari infeksi, iritasi dan bau.
  6. Jika sudah selesai membersihkan alat kelamin bayi, periksa kembali untuk memastikan bahwa keadaannya sudah benar-benar bersih.
  7. Selanjutnya, pakaikan kembali popok dengan cara mengangkat kembali pergelangan kaki bayi anda hingga bokongnya terangkat. Lalu letakan setengah bagian popok bersih di bawah pinggang bayi anda dengan posisi popok yang sesuai. Letakan kembali si kecil, lalu tarik popok bagian depan ke arah atas hingga menutup bagian kelamin dan perut si kecil di antara kedua kakinya. Kemudian, rekatkan atau ikat di antara kedua sisinya. Hal yang harus anda ingat sebelum memakaikan popok baru yaitu tunggu hingga kering atau anda bisa mengeringkannya dengan menggunakan handuk bersih yang lembut atau kapas.
  8. Ketika memakaikan popok usahakan jangan terlalu longgar maupun terlalu kencang.

Jenis Popok Untuk Bayi

Umumnya, ketika bayi merasa tidak nyaman dengan popok yang digunakannya ia akan mununjukan tanda-tanda tidak nyaman seperti rewel dan menangis. Oleh karena itu, penting bagi anda untuk memeriksa popoknya secara rutin. Selain itu, memperhatikan jenis popok yang digunakan si kecil perlu anda lakukan. Di pasaran terdapat beberapa jenis popok yang bisa anda pilih untuk si kecil. Popok tersebut memiliki perbedaan dari bahan dan memilik kelebihan masing-masing.

Popok kain merupakan jenis popok tradisional yang sampai saat ini sering digunakan karena dianggap lebih hemat dan ramah lingkungan. Untuk bayi yang memiliki jenis kulit sensitif, memilih popok jenis ini merupakan langkah yang tepat karena menghindari si kecil dari masalah kulit seperti ruam popok. Namun, di samping itu popok kain memiliki kekurangan dimana jika volume kotoran bayi banyak akan tembus dan membuat bayi tidak nyaman.

Untuk bepergian anda bisa memilih disposable diaper agar lebih mudah dan praktis. Namun, popok jenis ini dirasa kurang tepat apabila digunakan di rumah karena akan mengganggu kesehatan kulit bayi anda dan menjadi pemicu utama terjadinya iritasi kulit, terlebih lagi jika cara mengganti popok si kecil tidak diperhatikan.

Selain itu, pilihan lainnya yaitu popok jenis clodi. Popok jenis ini umumnya nampak seperti popok sederhana yang terbuat dari kain. Namun, yang menjadi kelebihannya yaitu popok ini anti bocor dan lebih praktis juga tersedia dalam beberapa ukuran, sehingga anda bisa menyesuaikannya dengan si kecil.