Home » ASI (Air Susu Ibu) » Mengenal Tanda Bayi Cukup ASI

Mengenal Tanda Bayi Cukup ASI

Mengukur jumlah ASI yang diminum bayi saat menyusu memang sulit. Namun, anda bisa mengetahui tanda bayi cukup ASI bukan dari jumlah ASI yang diminum melainkan dengan melihat tanda-tanda yang diperlihatkan. Beberapa tanda yang diperlihatkan bayi bisa mewakili apakah ia cukup ASI atau sebaliknya.

ASI atau air susu ibu memiliki banyak manfaat. Terdapat banyak kandungan di dalam ASI yang bermanfaat untuk si kecil. Kebutuhan bayi akan terpenuhi dalam ASI, sehingga ibu jangan merasa khawatir bayi kekurangan nutrisi.

Kita sendiri tidak pernah tahu seberapa banyak ASI yang diminum bayi, apabila ia langsung mendapatkan ASI dengan menghisapnya pada payudara. Karena ketidaktahuan ini berbagai pertanyaan muncul dibenak para ibu. Kecukupan bayinya mendapatkan ASI selalu dipertanyakan oleh setiap ibu.

Tanda Bayi Cukup ASI

Dan memang cukup sulit untuk menjawabnya. Pasalnya, setiap bayi memiliki kebutuhan ASI yang berbeda-beda. Akan tetapi, meskipun demikian bukan berarti jika ibu tidak bisa mengukur jumlah ASI yang diberikan pada bayinya telah mencukupi atau justru sebaliknya. Untuk mengetahuinya bukan dari seberapa banyak ASI yang diminum si kecil ketika menyusu, tetapi anda bisa mengetahuiya dengan melihat tanda-tanda bayi cukup ASI. Lantas apa saja tanda bayi cukup ASI? Berikut ini penjelasannya.

Tanda Bayi Cukup ASI

Berat Badan

Anda bisa mengetahui apakah bayi anda cukup ASI atau tidak dengan melihat berat badannya. Jika si kecil cukup ASI maka berat badannya akan mengalami kenaikan. Oleh karena itu, sebelum menyusui anda bisa mencoba untuk menimbang bayi anda dengan menggunakan timbangan digital. Setelah anda selesai menyusui selama kurag lebih 15 menit untuk setiap payudara, cobalah untuk timbang kembali dengan menggunakan timbangan yang sama. Selisih berat badan yang bisa dilihat menunjukan jumlah ASI yang ia minum selama 30 menit menyusu pada ibu. Cara ini tidak bisa dilakukan jika tidak didukung dengan adanya timbangan digital di rumah.

Bayi baru lahir berat badannya cenderung mengalami penurunan pada beberapa hari pertama setelah ia dilahirkan. Perhatikan dan pantau berat adan si kecil agar penurunan berat badannya tidak melebihi 10 persen. Jika penurunan berat badan melebihi 10 persen, maka mungkin saja itu tandanya ia tidak mendapatkan cukup ASI.

Anda bisa memeriksa berat badan si kecil rutin setiap bulan. Tanda bayi cukup ASI yaitu terlihat dari kenaikan berat badannya. Kenaikannya bisa mencapai 400 gram sampai 1 kg dalam setiap bulannya.

Buang Air Besar

Bayi dengan ASI eksklusif sebagai asupannya cenderung memliki kotoran berwarna kuning cerah, serta teksturnya encer. Sedangkan untuk bayi yang minum susu formula, kotorannya berwarna hijau. Untuk bayi yang minum ASI dan susu formula, anda akan menemukan kedua warna tersebut pada kotorannya. Umumnya ASI atau air susu ibu lebih mudah diserap oleh tubuh, sehingga dengan begitu tidak akan banyak yang dibuang menjadi kotoran.

Tanda bayi cukup ASI maka ia akan buang air besar minimal sebanyak satu kali per hari. Jika ia tidak buang air besar dalam beberapa hari, maka itu tandanya ia tidak mendapatkan cukup ASI.

Jumlah Air Seni

Bayi mengeluarkan banyak air seni dalam setiap harinya, berarti itu tanda bayi cukup ASI. Untuk bayi baru lahir jumlah diaper yang basah dalam setiap harinya minimal 6.

Meskipun bayi anda buang air kecil lebih dari 6 kali dalam sehari, tetapi anda tetap harus memperhatikan kecukupan ASI. Pasalnya, jumlah air seni yang membasahi popoknya tidak bisa dijadikan acuan apakah si kecil cukup ASI atau sebaliknya.

Gerakan Dagu Bayi

Melihat dan memperhatikan gerakan dagu bayi merupakan salah satu cara instan untuk mengetahui apakah si kecil minum ASI atau hanya melakukan gerakan menghisap saja. Pada saat bayi anda menyusu anda bisa memperhatikan di antara dagu dan leher. Jika bayi anda menghisap ASI maka dagunya akan bergerak naik turun. Setelah terlihat gerakan turun naik beberapa kali, dagu bayi anda mungkin akan terlihat turun lebih jauh dalam beberapa saat sebelum akhirnya kembali pada posisi seperti semula. Yang mana jeda ini sebagai tanda bahwa ia minum ASI.

Gerakan yang terlihat ketika dagu naik turun itu berarti bayi sedang menstimulasi payudara ibunya dengan cara dihisap. Sedangkan pada saat dagu turun ke bawah dan adanya jeda beberapa saat, itu berarti ASI yang dihisapnya mengisi rongga mulut bayi anda. Dapat disimpulkan, apabila terlihat gerakan naik turun pada dagu bayi, namun tidak terlihat adanya jeda yang diikuti dengan dagu, maka itu tandanya ia tidak meminum ASI.

Tekan Payudara Saat Menyusu

Cara ini dilakukan untuk melihat apakah ASI keluar ketika bayi sedang menyusu atau tidak. Sehingga anda bisa melihat apakah bayi mendapatkan ASI atau tidak. Cara melakukannya yaitu, peras payudara anda ketika si kecil sedang menyusu dengan perlahan ke arah puting.

Ketika anda menakan payudara, maka ASI akan keluar dan menyembur sehingga kenyamanan bayi anda terganggu. Jika bayi anda tidak terganggu berarti ASI tidak keluar.

Bayi Akan Tidur Jika Kenyang

Khusus untuk bayi baru lahir, ia akan tidur pulas apabila perutnya kenyang dan mendapatkan cukup ASI. Kemudian, ia akan terbangun dan kembali menangis dalam waktu 2 sampai 3 jam kemudian. Begitu seterusnya hingga usianya bertambah beberapa bulan.

ASI Terlihat di Area Bibir

Ibu menyusui tidak semuanya memiliki aliran ASI yang deras. Sehingga cara ini tidak berlaku untuk semua orang. Ketika menyusui, mungkin anda melihat adanya ASI pada area bibir si kecil. Dan itu tandanya ASI anda keluar ketika dihisap oleh si kecil.

Payudara Melunak

Jika payudara anda terasa penuh sebelum menyusui, maka anda akan merasakan payudara kempis atau lunak setelah selesai menyusui. Apabila payudara anda tetap penuh, itu tandanya bayi anda tidak mendapatkan ASI.

Payudara yang terlalu keras tidak bisa dihisap oleh bayi. Oleh karena itu, untuk memudahkan bayi anda menyusu sebaiknya kompres payudara anda dengan menggunakan handuk hangat dan perah dengan menggunakan jari tangan anda. Apabila ASI keluar dan payudara terasa lunak, maka bayi anda bisa menghisapnya.

Terdengar Suara Menelan

Jika anda memperhatikan dengan seksama, maka akan terdengar suara menelan ketika si kecil menelan ASI. Keadaan ini bisa meyakinkan anda bahwa si kecil mendapatkan ASI dan menyusu dengan baik dan benar.

Bayi Nampak Sehat

Apabila bayi anda nampak senang dan merasa puas setelah beberapa saat disusui, itu mungkin saja sebagai tanda bayi cukup ASI.

Anda harus percaya terhadap naluri anda sendiri terhadap si kecil. Akan tetapi, jika anda merasa ada masalah yang tidak beres pada si kecil, terlebih lagi ia menunjukan tanda-tanda di bawah ini, maka segeralah bawa bayi anda ke dokter.

  • Bayi tidak mengalami penambahan berat badan.
  • Bayi tidak rutin buang air besar.
  • Warna air seni bayi orange atau kuning gelap.
  • Mengalami kesulitan buang air besar karena kotoran keras dan kering.
  • Tidak menghabiskan popok minimal 6 kali dalam satu hari.
  • Rewel meskipun sudah disusui.
  • Selalu mengantuk sepanjang waktu.
  • Tidak mau diberi ASI.
  • Meludah dalam jumlah yang sedikit.
  • Menderita penyakit kuning pada bayi, dimana mata dan kulitnya berwarna kuning.