Home » Penyakit Bayi » Mengenal Penyakit Lumpuh Otak Pada Bayi (Cerebral Palsy)

Mengenal Penyakit Lumpuh Otak Pada Bayi (Cerebral Palsy)

Penting bagi orang tua untuk mewaspadai kelainan atau masalah kesehatan pada bayi, dimana salah satunya penyakit lumpuh otak pada bayi atau cerebral palsy.

Perkembangan janin sangat menentukan keadaan bayi dari mulai dilahirkan hingga masa pertumbuhan. Beberapa kelainan bisa saja menimpa bayi, dimana salah satu kelainan pada bayi yakni lumpuh otak atau disebut dengan cerebral palsy.

Lumpuh otak atau cerebral palsy itu sendiri merupakan keadaan atau salah satu masalah gerak dan otot yang diakibatkan karena perkembangan otak yang tidak normal atau karena adanya cedera pada otak. Cerebral palsy keadaan bawaan lahir yang umum terjadi. Dimana penyakit ini disebut dengan gangguan terhadap kepekaan dalam merasakan sesuatu, serta melakukan gerakan di luar kendali.

Penyakit Lumpuh Otak Pada Bayi

Sedangkan berdasarkan istilah, cerebral merupakan cerebrum yang berarti otak, sedangkan palsy merupakan kekakuan. Sehingga bisa diartikan bahwa penderita cerebral palsy bisa mengalami gangguan syaraf, serta mempengaruhi fungsi otak secara motorik halus dan motorik kasar. Dalam kondisi tertentu, cerebral palsy dapat menyebabkan kelumpuhan dalam berbicara. Masalah lumpuh otak atau cerebral palsy itu sendiri biasanya sering ditemukan pada bayi yang terlahir prematur.

Penyakit Lumpuh Otak Pada Bayi

Penyebab Penyakit Lumpuh Otak Pada Bayi (Cerebral Palsy)

Bayi yang terlahir secara prematur memiliki resiko lebih tinggi mengalami cerebral palsy. Pasalnya, bayi prematur memiliki pembuluh darah ke otak yang belum berkembang secara sempurna, sehingga pendarahan akan lebih mudah terjadi.

Berdasarkan penelitian bayi yang lahir dengan prematur dapat menderita cerebral palsy karena otak bayi masih dalam keadaan tidak sempurna, biasanya disebabkan karena mengalami masalah ketika persalinan. 10 sampai 15 % disebabkan karena suplai oksigen menuju otak. Sedangkan 3 dari 4 kasus biasanya terjadi disebabkan karena tumbuh dalam kandungan yang terganggu.

Selain itu, penyebab lain cerebral palsy yaitu karena kegagalan dari fungsi organ bawaan, seperti halnya ginjal atau jantung. Adapun penyebab kerusakan otak dalam masa perkembangan yang dapat mengakibatkan cerebral palsy di antaranya yaitu karena bakteri yang menyebabkan meningitis, keracunan, terguncang dan lain sebagainya.

Berdasarkan penelitian keadaan yang dapat menyebabkan cerebral palsy di antaranya yaitu letak bayi sungsang, kelahiran kembar, komplikasi pada saat persalinan, berat badan bayi yang rendah, kelainan sistem saraf, pendarahan ketika hamil, kejang ketika bayi baru lahir dan ibu yang menderita hipertiroid.

Gejala Lumpuh Otak Pada Bayi

Gejala dari lumpuh otak atau cerebral palsy itu sendiri di antaranya yaitu otot yang kaku dan lemah, keadaan sulit makan atau menelan, mengalami kesulitan ketika berbicara dan berjalan, mengalami gangguan dalam keterampilan motoriknya, serta lebih sering menggunakan satu sisi pada bagian tubuhnya ketika bergerak.

Cara Mencegah Penyakit Lumpuh Otak Pada Bayi

Setelah mengetahui penyebabnya, maka anda bisa melakukan beberapa cara sebagai langkah untuk mencegah cerebral palsy yang dialami oleh bayi.

Melakukan pemeriksaan ketika dalam masa kehamilan

Penyakit lumpuh otak pada bayi atau cerebral palsy itu sendiri bisa dicegah pada saat bayi masih berada di dalam kandungan. Dimana ibu hamil bisa rutin melakukan perawatan kehamilan dan rutin melakukan pemeriksaan terhadap perkembangan janin ketika berada di dalam kandungan. Dalam memeriksa perkembangan atau keadaan janin, pemeriksaan sangat bermanfaat untuk mengetahui kecocokan Rhesus atau RH darah bayi dengan sang ibu. Pada saat darah bayi dan ibu memiliki perbedaan atau tidak cocok, maka dokter biasanya akan melakukan imunisasi untuk mencegah terjadinya lumpuh otak atau cerebral palsy pada bayi.

Menerapkan pola hidup sehat

Ketika hamil, ibu hamil disarankan untuk terhindar dari keadaan stres dan selalu dalam keadaan rileks. Selain itu, ibu hamil pun disarankan untuk menerapkan pola hidup yang sehat. Menerapkan pola hidup sehat ketika masa kehamilan dapat membantu menghindari atau mencegah bayi menderita lumpuh otak. Hindari beberapa gaya hidup yang tidak sehat seperti minum alkohol atau merokok. Menerapkan pola hidup yang sehat dan memperhatikan asupan nutrisi yang seimbang dapat membantu terhindar dari masalah kelainan otak.

Menghindari konsumsi makanan yang dapat menyebabkan infeksi taksoplasmosis

Selama dalam masa kehamilan disarankan ibu untuk menghindari konsumsi makanan yang dapat memicu terjadinya infeksi taksoplasmosis yang disebabkan karena bakteri atau parasit. Sebab infeksi ini akan memicu terjadinya kerusakan atau gangguan otak pada bayi.

Segera atasi penyakit kuning

Mewaspadai penyakit kuning pada bayi penting dilakukan oleh setiap orang tua. Penyakit kuning yang dialami oleh bayi dan tidak segera dilakukan penanganan akan mengakibatkan keadaan menjadi bertambah parah, dimana keadaan ini akan memicu kelumpuhan pada otak atau cerebral palsy.

Memperhatikan perkembangan dan pertumbuhan bayi

Secara umum lumpuh otak atau cerebral palsy pada bayi terjadi dikarenakan kelainan bawaan ketika ia masih berada di dalam kandungan. Namun meskipun demikian, cerebral palsy bisa disebabkan karena cedera ketika bayi sudah dilahirkan, seperti misalkan karena adanya benturan keras pada bagian kepala. Untuk menghindari keadaan ini, penting bagi setiap orang tua untuk selalu memperhatikan tahap perkembangan dan pertumbuhan bayinya.

Itulah beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk meminimalisir dan mencegah celebral palsy. Tindakan yang dapat meningkatkan resiko kerusakan pada otak dapat menyebabkan kemungkinan celebral palsy. Dimana celebral palsy itu sendiri bukanlah sebuah penyakit khusus, akan tetapi sebagai serangkaian gangguan pada gerakan, sehingga keadaan ini bervariasi dan otak sebagai pengontrol tidak mampu berfungsi sebagaimana harusnya.