Home » Bayi Baru Lahir » Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi

Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi

Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi – Bayi yang mengkonsumsi ASI dan tumpah kebagian pipi atau tubuhnya umumnya akan mengalami kondisi ini bila tidak segera dibersihkan. Ruam yang timbul akibat hal ini bisa jadi membuat bayi tidak nyaman. Untuk itulah, penting sekali mengetahui ruam susu pada bayi.

Bayi baru lahir belum dapat diberikan berbagai macam makanan lain. Salah satu umber makanan dan minuman yang didapatnya hanya melalui ASI yang diberikan oleh ibunya. Meski demikian, asupan ASI yang diberikan oleh ibunya akan cukup memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi yang dibutuhkan oleh si kecil. Hal ini akan dapat memberikan cukup pasokan gizi hingga usianya 6 bulan. Sementara setelah usia ini, si kecil akan membutuhkan makanan pendamping ASI.

Kegiatan menyusui bisa menjadi hal yang paling disukai oleh si kecil. Tidak heran, sebab pada masa ini kegiatan yang dilakukan oleh si buah hati umumnya tidaklah terlalu banyak. Selain menyusu dan tidur, tidak ada hal lain yang dilakukan oleh si buah hati.

Dalam memberikan ASI pada si kecil, sebenarnya ada cukup banyak hal yang perlu diperhatikan. Hal ini tentu saja dilakukan guna menjaga keselamatan dan kesehatan si buah hati. Pastikan ibu memberikan ASI pada si kecil saat si kecil membutuhkannya. Selain itu, jangan pula berikan ASI dalam keadaan ibu yang mengantuk.

Sebuah penelitian mengungkapkan, pemberian ASI yang dilakukan dalam kondisi tertidur bisa memicu timbulnya sindrom kematian mendadak pada bayi. Hal ini dapat terjadi sewaktu ibu yang tengah menyusui mengantuk dan tidak sadar sewaktu terjadi masalah. Beberapa masalah yang dapat terjadi diantaranya adalah bayi yang tersedak dengan ASI, payudara yang menutupi saluran pernasan atas bayi dan masih banyak lagi.

Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi

Nah, untuk itulah sebaiknya perhatikan kembali cara anda dalam memberikan ASI pada buah hati anda. Agar kebutuhan nutrisi dan gizinya dapat terpenuhi dengan baik tanpa mengancam keselamatamnya. Selain resiko membahayakan seperti sindrom kematian mendadak pada bayi, masalah lain yang juga sering dihadapi adalah timbulnya ruam pipi pada bayi setelah meng-ASI.

Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi

Kondisi ruam pipi atau ruam susu yang terjadi pada bayi adalah salah satu hal yang paling sering dihadapi. Kondisi ini umumnya dapat membuat kulit bayi terlihat kering, terasa gatal dan timbul kemerahan. Banyak yang beranggapan bahwa ruam pipi yang terjadi pada bayi sering disebut dengan ruam susu. Hal ini dikarenakan kondisi ini umumnya terjadi setelah bayi mendapatkan ASI dari ibunya.

Akan tetapi, menurut sumber medis, ruam susu tidaklah disebabkan oleh ASI. Namun, ruam susu ini pun dapat pula menyebar kebagian leher ataupun punggung si kecil yang tidak terkena dengan ASI. Apabila kondisi ini tidak segera ditangani maka kondisi ini bisa lebih memburuk.

Ruam susu juga dikenal dengan nama medis Dermatitis Atopik yakni sebuah kondisi dimana timbul bintik-bintik merah pada pipi bayi. Menurut pandangan medis, kondisi ruam susu dapat baru dapat terjadi setelah bayi mengkonsumsi ASI dari ibunya yang mengalami riwayat alergi.

Dalam artian, kondisi ruam susu ini dapat dialami oleh si kecil setelah mengkonsumsi ASI dari ibu yang baru saja mengkonsumsi makanan yang mengandung alergen. Adapun beberapa makanan yang dapat memicu timbulnya alergi diantaranya adalah daging ayam, telur atau kacang-kacangnya. Selain itu, kondisi ruam susu juga dapat terjadi oleh sebab polusi udara, suhu panas, kuman kecil yang berterbangan diudara dan masih banyak lagi.

Kondisi ruam susu yang tidak segera ditangai akan dapat menimbulkan rasa gatal. Selain itu, kondisi ini akan dapat menyebar hingga kebagian punggung dan juga leher. Tindakan awal untuk mengatasi masalah ruam susu pada bayi adalah dengan mengindari hal-hal yang akan dapat memicu kondisi ini. Contohnya, apabila ruam susu terjadi akibat konsumsi makanan yang memicu alergi. Maka ibu perlu menghentikan konsumsi terhadap jenis makanna tersebut.
Selanjutnya, maka kita ikuti beberapa cara mengatasi ruam susu pada bayi yang penting diketahui.

Cara Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi

Hindarkan Memandikan dengan Air Terlalu Hangat

Bayi baru lahir memang belum memiliki daya tahan kulit yang kuat terhadap rasa dingin. Akan tetapi, bayi yang terkena dengan ruam juga tidak akan baik dimandikan dengan air hangat. Air hangat akan dapat membaut kulit bayi menjadi lebih kering dan semakin gatal. Kondisi ini tentu saja akan membuat tubuh bayi semakin memburuk.

Dampak dari kondisi ini akan mungkin membuat bayi rewel, tidak nyaman dan terus menangis. Untuk itu, sebaiknya gunakan air biasa saja pada saat memandikan si kecil yang mengalami ruam susu.

Hindarkan Bayi dari Paparan Sinar Matahari

Langkah selanjutnya untuk mengatasi ruam susu pada bayi baru lahir adalah dengan menghindarkan mereka dari sinar matahari. Anda tidak disarankan untuk membiarkan ruam suus pada bayi terkena dengan sinar matahari.
Apabila udara panas dan bayi berkeringat maka ruam susu akan semakin terasa lebih buruk. Untuk itu maka upayakan agar kulit bayi tetap dalam kondisi yang kering. Upayakan pula agar bayi anda tetap dalam lingkungan yang sejuk. Bila rupanya si kecil terlanjur berkeringat, maka redakan kondisi ini dengan mengipasinya menggunakan selembar kertas. Kondisi ini akan membuat bayi merasa lebih baik.

Menjaga Kebersihan Kulit Bayi

Bila setelah memberikan ASI dan anda mendapati tumpahan susu mengenai bagian kulitnya maka segera bersihkan kulit bayi. Dengan cara mengelapnya dengan menggunakan tisu atau kain yang bersih. Selain itu, jika bayi anda menggaruk bagian pipinya sebaiknya tahan diri anda untuk membantunya. Pipi yang terasa gatal dan digaruk akan dapat menimbulkan luka. Kondisi ini hanya akan memperparah kondisi ruam susu yang dialami oleh si buah hati.

Hindari Sumber Alergen

Ruam susu pada bayi baru akan terjadi setelah kulit bayi terkena dengan ASI yang terkena dengan allergen. Untuk mengatasi hal ini maka peran anda ibunya akan sangat dibutuhkan. Bagi anda yang memiliki riwayat alergi sebaiknya hindarkan allergen dari tubuh anda. Hindarkan mengkonsumsi makanan olahan daging, telur dan sumber allergen lain yang akan mengundang timbulnya alergi.

Selain itu, berhati-hatilah sewaktu memberikan ASI pada buah hati anda. Jangan sampai karena melamun atau tidak memperhatikan, ASI lantas tumpah dan mengenai tubuh si kecil. Hindarkan pula membantu si kecil menggaruk bagian tubuh yang gatal, terutama dibagian pipi dan leher. Hal ini malah akan membuat kondisi ruam yang timbul semakin parah dan terasa perih.

Demikian beberapa hal yang dapat disampaikan dari mengatasi ruam susu pada bayi. Semoga dengan mengetahui cara kali ini dapat membantu anda mendapatkan solusi untuk mengatasi masalah anda saat ini. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa kembali dalam pemahasan lainnya.