Home » ASI (Air Susu Ibu) » Mengatasi Payudara Bengkak Ketika Menyapih

Mengatasi Payudara Bengkak Ketika Menyapih

Mengatasi Payudara Bengkak Ketika Menyapih – Menghentikan pemberian ASI pada si kecil atau yang juga dikenal dengan sebutan menyapih seringkali menyiksa. Mari ketahui cara mengatasi kondisi payudara bengkak ketika menyapih si buah hati.

Saat usia si kecil sudah lebih besar dan sudah waktunya diberhentikan dari meng-ASI. Maka sudah tiba saatnya anda merelakan agar si buah hati tidak lagi menetek pada ibunya. Proses yang satu ini seringkali disebut dengan menyapih.

Menyapih sendiri sebenarnya dapat dilakukan kapan saja sesuai dengan kesiapan sang ibu. Pada umumnya, ritual ini akan mulai dilakukan ketika bayi sudah berusia 1 tahun atau bisa pula saat si kecil telah berusia 2 tahun.
Hanya saja, tidak mudah tentunya melakukan ritual menyapih pada buah hati. Seringkali si kecil akan terlihat rewel dan tidak karuan saat ibu menolak memberikan mereka ASI. Tindakan tidak tega inilah yang kerap kali menjadi tantangan yang cukup besar dalam menjalankan ritual yang satu ini.

Orangtua mana yang tega melihat anak balitanya terus-terusan rewel hanya karena ingin meng-ASI? Belum lagi, ketidak inginannya untuk makan makanan lain akan membuat ibu bingung menghadapi situasi seperti ini. Tak jarang kegiatan yang satu ini akan mungkin membuat si kecil menjadi sakit karena lama tidak menyusu pada ibunya.

Mengatasi Payudara Bengkak Ketika Menyapih

Hanya saja, mau tidak mau, cepat atau lambat kegiatan menyusui si kecil memang harus dihentikan. Tidak akan selamanya anda memberikan mereka ASI setiap waktu. Apalagi usia yang sudah terlalu besar dan pemberian ASI yang masih dilakukan membuat ASI sudah tidak layak untuk si kecil. Pada akhirnya, ritual memberhentikan memberikan ASI memang harus dilakukan.

Hanya saja, selain beberapa hal diatas, adapula beberapa hal lainnya yang perlu dipersiapkan oleh ibu ketika hendak menyapih bayinya. Seperti misalkan tidak menawarkan ASI saat si kecil lapar dan meminta ASI. Dalam hal ini tentu ibu bisa mulai memperkenalkan jenis makanan lain pada buah hatinya untuk dijadikan pendamping ASI. Hanya saja tentunya, berikan makanan yang lebih bernutrisi untuk si kecil.

Tidak mudah memang memberhentikan pemberian ASI pada si kecil. Selain perasaan dramatis yang akan ibu alami, beberapa dampak fisik pun akan ikur anda rasakan. Dalam hal ini, dampak fisik yang mungkin dirasakan dari kondisi menyapih si kecil diantaranya adalah payudara yang terasa nyeri. Atau mungkin mengalami pembengkakan.
Untuk itulah, proses penyapihan pada umumnya tidak disarankan untuk dilakukan dengan mendadak. Melainkan perlahan dan secara bertahap. Adapun beberapa cara dibawah ini akan menjadi solusi untuk mengatasi payudara bengkak saat menyapih.

Mengatasi Payudara Bengkak Ketika Menyapih

Ada beberapa tips yang akan dapat membantu anda mengatasi payudara yang terasa nyeri selama proses penyapihan. Diantaranya mari kita simak dibawah ini.

Keluarkan ASI Secara Bertahap

Mulailah proses menyapih dengan perlahan dan secara bertahap. Penghentian yang dilakukan secara tiba-tiba akan membuat tubuh menajdi bingung. Yang mana kondisi ini dapat menimbulkan rasa sakit atau bahkan lebih buruk karena payudara anda terlalu penuh dengan ASI. Jika berhenti menyusu dilakukan secara tiba-tiba, maka kemungkinan tubuh anda tidak akan mampu mengatasi transisi dengan mudah. Dalam kondisi ini rasa sakit menjadi hal yang tidak dapat dihindari.

Tubuh anda telah menyiapkan dirinya guna memenuhi kebutuhan nutrisi bayi berdasarkan pada seberapa sering si kecil menyusu. Penghentian meng-ASI yang dilakukan secara tiba-tiba membuat tubuh belum memiliki cukup waktu untuk menghentikan produksi ASI dengn cepat. Dengan artian lain, tubuh anda akan membutuhkan waktu untuk menyadari produksi ASI sudah tidak lagi dibutuhkan.

Adapun efek samping dengan timbulnya rasa nyeri sewaktu memberhentikan kebiasaan menyusu pada anak. Hal ini timbul dikarenakan payudara anda penuh dengan ASI. Dimana kondisi ini menyebabkan mastitis (radang kelenjar air susu) terjadi dan juga menimbulkan saluran ASI menjadi tersumbat.

Jika anda menyapih secara bertahap, butuh waktu lama untuk tubuh sehingga ASI tidak lagi diproduksi. Tubuh bisa memerlukan sedikitnya waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk menghentikan produksi ASI. Untuk itu, lakukan kegiatan ini dengan perlahan.

Kompres dengan Es

Perasaan nyeri yang timbul dari pembengkakan payudara selama proses menyapih berlangsung bisa sangat menyakitkan. Untuk itu, guna meredakan kondisi ini anda bisa mengompresnya dengan menggunakan es. Caranya, silahkan siapkan sebuah lap yang bersih dan steril lalu berikan es didalamnya. Gunakan lap ini untuk mengompres bagian payudara anda. Selain menggunakan es untuk mengompres. Anda pun bisa menggunakan saturan beku atau diapers yang sebelumnya sudah anda basahi.

Istirahat yang Cukup

Gejala atau efek samping dari proses menyapih memang membuat anda merasakan perasaan yang tidak nyaman. Tidur akan dapat digunakan sebagai cara untuk meringankan perasaan yang menyiksa dari pembengkakan payudara. Bukan hanya untuk mengatasi kondisi ini. Namun tidur pun memang bermanfaat sebagai obat untuk berbagai penyakit. Untuk itu, pastikan bila anda mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

Kendurkan Bra

Penggunaan bra yang terlalu ketat dan kuat bisa jadi memperparah perasaan sakit yang anda alami saat ini. Belum lagi pembengkakan yang terus terjadi akan membuat anda membutuhkan bra yang lebih longgar. Selain membeli bra yang lebih kendur, cobalah atasi hal ini dengan melonggarkan ikatan bra anda dengan perlahan. Sementara bila masih terasa sakit, maka sebaiknya lepaskan penggunaan bra. Selain itu, cara lain yang dapat digunakan adalah dengan meletakkan daun kubis yang telah dibersihkan pada bagian cup bra. Cara ini akan membuat anda merasa nyaman dan rileks.

Jaga Pola Makan Tetap Sehat

Menjaga kesehatan dengan baik dengan menjaga pola makan adalah solusi yang bijak untuk mengatasi masalah anda. Untuk itu, sebaiknya perhatikan agar tubuh anda tetap terhidrasi dengan baik. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari kemungkinan dehidrasi.

Selain itu, cukupi pula kebutuhan makanan dengan baik dan pilihlah makanan sehat untuk dikonsumsi. Hal ini penting sekali agar kebutuhan nutrisi dalam tubuh anda terjaga dengan baik. Kondisi ini tentu akan jauh lebih baik dibandingkan dengan mengkonsumi suplemen dan vitamin.

Demikianlah beberapa hal yang dapat disampaikan dari mengatasi pembengkakan payudara selama melakukan proses menyapih. Rasa nyeri yang timbul dari kegiatan menyapih tentu akan sangat memusingkan dan membuat anda merasa tidak nyaman.

Jadi demikian, penting sekali untuk segera mencari solusi guna mengatasi masalah ini. Dengan demikian, ibu akan dapat tetap mengurus dan merawat buah hatinya dengan baik. Semoga cara diatas bermanfaat dan bisa digunakan untuk meredakan pembengkakan yang anda alami. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada pembahasa artikel lainnya.