Mengatasi Kepala Peyang Pada Bayi

Posted on

Mengatasi Kepala Peyang Pada Bayi akan menjadi solusi yang tepat untuk menangani masalah umum pada bayi yang seringkali membuat ibu merasa khawatir.

Selepas kelahiran seorang bayi, biasanya seorang ibu akan mendapat nasihat untuk menggunta-ganti posisi tidur bayinya. Adapun alasan utama yang melatarbelakangi hal ini adalah supaya kepala bayi tidak peyang. Kondisi tidur yang terlalu lama pada posisi yang sama digadang-gadang dapat menjadi penyebab kepala peyang pada bayi.

Bahkan ada pula yang menyarankan untuk membeli bantal yang berisi beras dan kulit kacang hijau yang sudah diolah. Hal ini tentu saja memiliki alasan yang sama guna menghindarkan kondisi peyang pada kepala bayi. Dengan menggunakan bantal berisi beras, pergerakan kepala bayi akan diikuti sehingga tidak ada bagian bantal yang akan menekan kepala bayi.

Selain itu, bantal jenis ini pun diklaim memberikan pijatan khusus pada bagian kepala bayi secara alami. Sehingga penggunaan bantal berisi beras dipilih sebagai alat tidur sempurna untuk menghindarkan bayi dari resiko kepala peyang.

Masalah bentuk kepala peyang atau tidak simetris yang terjadi pada bayi baru lahir memang seringkali menjadi keluhan banyak orangtua. Tak hanya karena dapat mempengaruhi penampilan si kecil saja. Kondisi ini dikhawatirkan akan dapat mempengaruhi kesehatan dan otak si kecil. Anda dan kita semua para orangtua tentu akan merasa risau melihat kondisi kepala si kecil yang tidak simetris. Sehingga memang wajar rasanya bila banyak orang akan mengeluhkan dan merasa khawatir dengan kondisi ini.

Mengatasi Kepala Peyang Pada Bayi

Kondisi ketidak simetrisan bentuk kepala yang terjadi pada bayi baru lahir tak sedikit mengundang tanya mengapa kondisi ini terjadi. Ada yang menyebutkan bahwa hal ini adalah bagian dari kecerobohan orangtuanya yang tidak pernah mengatakan “amit-amit” pada setiap hal aneh yang dilihatnya.

Akan tetapi, menurut medis nyatanya tidak demikian. Kondisi kepala bayi dan hal yang dilihat atau dialami pasangan suami istri selama masa kehamilan tidak ada sangkut pautnya. Sebaliknya, hal ini pada umumnya adalah kondisi yang wajar dan hampir sebagian besar kelahiran bayi yang normal mengalami kondisi ini.

Lalu apa sebabnya? Nah, untuk mengetahui lebih lanjut dari pembahasan mengatasi kepala peyang pada bayi maka mari simak dibawah ini.

Penyebab Kepala Peyang Pada Bayi

Sebenarnya, ada cukup banyak penyebab yang dapat memicu kondisi kepala peyang dapat terjadi pada bayi. Beberapa penyebab ini dapat diketahui dengan menyimak hal dibawah ini.

Adanya Gangguan Kepala

Penyebab pertama yang dapat mengakibatkan kondisi kepala peyang pada bayi adalah gangguan kepala. Gangguan bentuk kepala pada bayi dapat disebabkan oleh Craniosynostosis. Kondisi ini adalah sebuah hal dimana bayi memiliki bentuk kepala yang tidak normal. Adapun hal ini diakibatkan oleh pembentukan dan penyatuan yang terlalu dini (awal) pada bagian tulang-tulang kepala bayi.

Umumnya, tulang-tulang kepala bayi bau ana menutup saat usianya mencapai 2 tahun. Sehingga demikian, kondisi ini akan memungkinkan otaknya untuk dapat berkembang dengan optimal. Hanya saja, bila tulang-tulang pada kepala bayi menutup dengan lebih awal, maka kondisi ini tak hanya akan mempengaruhi bentuk kepalanya. Akan tetapi juga dapat menghambat pertumbuhan otak bayi.

Apabila kodnisi Craniosynostosis yang menjadi pemicu kepala peyang pada bayi. Maka kondisi ini perlu dikonsultasikan dengan medis sebab dampaknya bisa berbahaya. Yakni dapat menyebabkan penekanan otak bayi dan mengganggu pertumbuhannya.

Akibat Tekanan Saat Proses Persalinan

Kondisi ini dapat terjadi pada bayi yang melalui proses persalinan normal. Selama proses persalinan, kelapa bayi dengan kondisi tulang tengkoraknya yang belum kokoh, melewati terowongan sempit pada bagian panggul sehingga bentuknya akan berubah akibat tekanan yang diberikan.

Pada kasus seperti ini, biasanya bentuk kepala bayi yang normal akan tertekan dan terlihat seperti lonjong. Akan tetapi, pada kondisi ini tak perlu khawatir sebab hal ini akan dapat kembali normal dengan sendirinya.

Adanya Tekanan Pada Posisi yang Sama Secara Terus Menerus

Penyebab lainnya yang membuat kepala bayi peyang adalah adanya tekanan yang sama dalam waktu yang lama. Seperti pada posisi tidurnya tadi. Bayi menghabiskan waktu yang lama untuk tidur sehingga posisi tidur pada bayi perlu diperhatikan. Posisi tidur yang sama selama beberapa waktu akan mungkin menyebabkan tekanan pada satu sisi kepala bayi. Hal inilah yang akan dapat membuat kepala bayi terlihat peyang.

Untuk itu, maka sebaiknya ubah posisi tidur bayi secara bergantian. Perhatikan pula tekanan yang terdapat pada bantalnya. Jangan sampai anda menggunakan bantal yang tidak rata yang membuat tekanan mengarah pada kepala bayi.

Mengatasi Kepala Peyang Pada Bayi

Pada dasarnya, pada beberapa kasus kondisi peyang kepala pada bayi akan dapat sembuh dengan sendirinya. Hanya saja, adapula beberapa hal yang dapat dilakukan oleh orangtua guna mengatasi kepala bayi yang terlihat peyang. Beberapa hal tersebut diantaranya adalah:

Sering-Seringlah Mengubah Posisi Tidur Bayi

Jangan biarkan bayi anda tidur dalam posisi yang sama selama beberapa jam. Apalagi posisi tersebut terus-terusan diulang dengan jangka waktu yang lama. Kondisi ini akan dapat menimbulkan tekanan pada salah satu sisi kepala bayi. Akibatkan kepala bayi akan terlihat peyang atau tidak simetris.

Untuk itu, maka sering-seringlah mengganti posisi tidur si kecil. Upayakan si bayi agar tidur terlentang, sesekali ubah posisi tidurnya tengkurap dan sesekali menghadap ke samping kanan atau kiri. Hanya saja, perhatikan pengawasan anda pada saat membiarkan bayi tidur dalam posisi tengkurap. Agar keselamatannya dapat tetap terjaga.

Gunakan Bantal Khusus

Guna mencegah kepala peyang pada bayi baru lahir maka gunakan bantal yang khusus. Saat ini ada beragam bantal yang di design untuk menghindari kondisi peyang pada kepala bayi. Untuk itu, pilih salah satunya yang bisa bermanfaat untuk si buah hati. Penggunaan bantal tersebut akan mungkin memperkecil resiko timbulnya kepala peyang atau rata pada satu bagian kepala si buah hati.

Variasikan Cara Menggendong Bayi

Kondisi menggendong bayi juga bisa menjadi faktor yang membuat kepala bayi menjadi peyang. Untuk itu, sebaiknya kegiatan yang satu ini diperhatikan dengan baik. Coba variasikan kegiatan menggendong anda dengan posisi yang lebih banyak. Jangan biarkan bayi anda digendong dengan posisi yang sama pada waktu yang lama. Sebab hal ini akan dapat membuat kepala bayi menjadi peyang.

Sering Ganti Posisi Sewaktu Menyusui Bayi

Beberapa kasus kepala peyang banyak terjadi sebab posisi ibu saat menyusui bayi. Jangan egois pada saat menyusui si kecil dengan mengikuti posisi nyaman anda. Sebab adakalanya anda perlu mempertimbangkan posisi agar kepala bayi tidak peyang.

Untuk itu, sebaiknya atur posisi bayi anda sewaktu disusui. Terutama untuk bayi yang disusui sambil tiduran. Ubahlah dengan sering posisi si kecil guna menghindari resiko peyang pada kepala si kecil.

Demikianlah beberapa posisi tidur pada bayi untuk menghindari resiko kepala bayi yang peyang atau tidak simetris. Selain itu, bila rupanya kondisi peyang pada bayi tidak kunjung normal setelah waktu yang lama. Maka sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih cepat dan tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *