Home » Perawatan Bayi » Mengatasi Bayi Cegukan dengan Efektif

Mengatasi Bayi Cegukan dengan Efektif

Cegukan normal dialami oleh bayi, akan tetapi banyak orang tua yang merasa khawatir. Mengatasi bayi cegukan sebenarnya tidak memerlukan cara yang berlebihan, karena umumnya cegukan akan hilang dengan sendirinya. Namun, anda tetap harus waspada jika bayi cegukan tidak wajar.

Cegukan merupakan keadaan yang sering dialami oleh setiap orang, baik orang dewasa maupun anak-anak. Namun, cegukan yang dialami kebanyakan hanya sebentar saja atau sementara waktu. Setelah beberapa saat cegukan akan hilang dengan sendiriya.

Selain anak-anak dan dewasa, cegukan pun bisa dialami oleh bayi. Ketika bayi mengalami cegukan tidak sedikit orang tua yang merasa khawatir. Bayi, terlebih lagi bayi di bawah usia 1 tahun rentan mengalami cegukan. Bahkan bayi sudah pernah mengalami cegukan ketika ia berada di dalam rahim, karena cegukan itu sendiri tidak memiliki hubungan dengan pernafasan, melainkan kontraksi otot diafragma.

Mengatasi bayi cegukan

Cegukan yang dialami oleh bayi baru lahir atau bayi yang usianya lebih tua umumnya bukanlah hal yang berbahaya, karena cegukan adalah keadaan yang normal. Oleh karena itu, ketika menghadapi bayi cegukan disarankan untuk tidak terlalu khawatir. Namun, meskipun demikian orang tua harus tetap waspada karena cegukan bisa dipicu karena adanya kondisi kesehatan yang serius.

Cegukan pada bayi terjadi dipicu karena ia terlalu banyak mengkonsumsi makanan atau ketika ia mengunyah, ada udara yang masuk. Umumnya cegukan pada bayi terjadi ketika udara berlebih masuk ketika ia sedang menyusu.

Setiap bayi memiliki keadaan yang berbada. Oleh kerana itu, sebagian bayi memiliki kemungkinan lebih besar mengalami cegukan.

Mengatasi Bayi Cegukan

Ubah Posisi Menyusui

Ketika si kecil menyusu kemungkinan ia menelan udara sehingga cegukan terjadi. Oleh karena itu, untuk menghadapi keadaan ini anda bisa mengubah posisi menyusui si kecil. Hal ini dilakukan agar jumlah udara yang masuk ke dalam mulut bayi bisa dibatasi. Namun, jika frekuensi cegukan yang dialami oleh bayi anda lebih sering, maka segeralah untuk menghentikan proses menyusui. Karena jika dilanjutkan ditakutkan akan membuat bayi anda tersedak.

Buat Bayi Bersendawa Setelah Menyusu

Membuat bayi anda bersendawa setelah ia menyusu merupakan salah satu cara untuk mengurangi cegukan yang dialami oleh bayi anda. Dengan bersendawa, maka udara berlebih yang terdapat di dalam perutnya akan keluar. Bersendawa juga akan melepaskan kejang otot, sehingga cegukan yang dialami oleh bayi anda bisa dihentikan. Cara yang bisa anda lakukan untuk membuat si kecil bersendawa yaitu menepuk-nepuk bagian punggungnya sampai digendong.

Usap Bagian Punggung

Mengatasi bayi cegukan memang diperlukan cara tertentu. Anda bisa membuat bayi anda tenang dengan memijat bagian belakang tubuh si kecil. Gosok bagian belakang tubuh si kecil dengan perlahan dan hati hati sehingga cegukan yang dialami bayi anda dapat berkurang.

Tunda Makan Ketika Bayi Cegukan

Apabila bayi anda sering mengalami cegukan, maka anda bisa menunda waktu makan hingga ia merasa lebih tenang. Akan tetapi, sebaiknya jangan tunda lebih lama karena akan membuat si kecil rewel. Berikanlah ia makanan sedikit demi sedikit serta perlahan.

Beri bayi anda makan sebelum ia merasa lapar dan terdapat banyak gas pada perutnya. Cegukan yang dialami oleh bayi anda bisa juga menjadi tanda bahwa terdapat masalah serius pada perutnya. Jika cegukan yang dialami oleh bayi anda disebabkan karena adanya masalah lambung, bahkan disertai dengan muntah, segeralah bawa bayi anda ke dokter.

Jika bayi anda minum dengan menggunakan botol, anda harus memperhatikan regulator dan lubang pada dot bayi. Usahakan untuk memilih dot yang memiliki lubang lebih kecil agar bayi memiliki ritme ketika ia mengisap susu sehingga ia tidak akan mengalami cegukan.

Sebaiknya hindari mengatasi bayi cegukan dengan menggunakan cara tradisional yang dapat beresiko untuk bayi. Seperti misalkan mengejutkan bayi, menekan kelopak mata, menarik lidah dan lain sebagainya.

Kondisi yang Harus Diwaspadai

Untuk bayi sehat, mengalami cegukan adalah hal yang normal dan biasa. Namun untuk sebagian bayi, cegukan justru akan membuat pernafasan normal menjadi terganggu. Bayi yang mengalami refluks asam lambung akan lebih sering mengalami cegukan dibandingkan dengan bayi lainnya. Anda harus selalu memperhatikan keadaan bayi anda ketika ia cegukan. Perlu waspada jika cegukan disertai dengan meludah, batuk atau rewel. Jika hal tersebut terjadi segera mungkin bawa bayi anda ke dokter.
Anda harus waspada apabila bayi anda cegukan yang tidak terkendali, cegukan yang terlalu sering atau tidak henti setelah si kecil berusia 1 tahun ke atas. Meskipun keadaan ini sangat jarang, tetapi cegukan seperti ini bisa menjadi tanda penyakit berbahaya.

Apabila cegukan terjadi pada bayi prematur yang sedang menggunakan alat bantu pernafasan, maka akan menyebabkan komplikasi. Ini disebabkan karena mungkin saja bayi memiliki masalah atau sumbatan pada saluran pernafasan bagian atas, serta frekuensi pernafasan berkurang.

Meskipun cegukan suatu keadaan normal, dan lebih sering terjadi ketika bayi sedang menyusu. Tetapi anda harus tetap waspada apabila cegukan pada bayi berlangsung terus menerus, sering atau tidak wajar. Tetap cermati bayi anda ketika ia mengalami cegukan. Jika cegukan yang tidak wajar terjadi pada bayi anda, segera bawa ia ke dokter.