Home » Bayi Baru Lahir » Menangani Masalah Umum Bayi Baru Lahir

Menangani Masalah Umum Bayi Baru Lahir

Menangani Masalah Umum Bayi Baru Lahir – Masalah sering timbul pada bayi baru lahir. Hal ini tak jarang membuat orangtua panik dan bingung. Untuk itu, mengetahui cara menangani masalah ini pada bayi akan menjadi solusi yang bijak.

Menjadi orangtua baru memang menyenangkan. Akan tetapi, disamping lain hal ini pun bisa menjadi hal yang cukup menantang dan menegangkan. Untuk anda yang belum cukup memiliki pengalaman dalam mengurus bayi baru lahir, maka mungkin anda akan sedikit kerepotan menghadapi hal ini.

Tubuh bayi baru lahir masih begitu rapuh, beberapa organ dalam tubuhnya pun belumlah bekerja dengan semestinya. Selain itu, sistem kekebalan tubuh bayi baru lahir masih belum terbentuk dengan sempurna. Hal inilah yang membuat masalah dan penyakit akan lebih rentan menyerang bayi baru lahir. Sehingga demikian, penting sekali untuk anda, terutama orangtuanya untuk selalu mejaga kesehatan si kecil.

Menjaga kebersihan lingkungan sekitar bayi baru lahir adalah hal dasar yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya penyakit. Selain itu, hindarkan pula bayi baru lahir anda dari jamahan orang banyak. Sebab hal ini akan dapat membuat kuman dan bakteri lebih mudah masuk kedalamnya.

Sayangnya, meski sudah berusaha mati-matian untuk menghindarkan si kecil dari ancaman penyakit. Namun masalah seringkali datang tanpa permisi dan signal. Mereka datang bak seorang ninja, mengendap-endap dan akhirnya dan menyerang dengan tiba-tiba.

Melihat si bayi kepayahan menahan gejala yang dialami dari penyakit yang menyerang tentu saja memilukan. Tidak ada orangtua yang tega melihat bayi mungil mereka terserang dengan penyakit. Hal ini tentu akan membuat oragtua dibuat bingung dan khawatir.

Terlebih lagi bayi baru lahir umumnya belum bisa diberikan obat yang dapat meringankan gejala yang mereka rasakan. Hal inilah yang membuat tindakan menjadi terbatas diberikan pada bayi baru lahir. Untuk itulah, pencegahan terhadap datangnya penyakit menjadi hal yang penting dilakukan. Hanya saja, bila kondisi tersebut sudah terlanjur menyerang maka penting sekali untuk ibu mengetahui penanganannya.

Menangani Masalah Umum Bayi Baru Lahir

Cukup banyak hal yang dialami oleh bayi baru lahir. Tak mengherankan sebagian yang dialami oleh bayi membuat orangtuanya panik. Masalahnya, mulai dari bayi kuning, bayi yang terus menerus menangis dan penyakit lain seperti infeksi tali pusat. Hal ini seringkali membuat orangtua bingung dan khawatir.

Pada dasarnya, kondisi kesehatan bayi baru lahir sepenuhnya menjadi tanggung jawab orangtuanya. Selain itu, beberapa masalah bayi baru lahir seperti diatas sifatnya adalah hal yang umum dan wajar. Ibu tak perlu merasa panik atau dengan segera membawa bayinya ke rumah sakit.

Sebenarnya, masalah-masalah semacam tersebut tidak memerlukan penanganan dokter. Malah kondisi ini akan dapat kembali pada kondisi normal dengan sendirinya.

Nah, agar anda tidak langsung panik saat menghadapi masalah ini pada bayi baru lahir anda. Maka mari kita simak beberapa cara menangani masalah umum bayi baru lahir.

Menangani Masalah Umum Bayi Baru Lahir

Beberapa masalah memang kerap terjadi pada bayi baru lahir. Akan tetapi, tak perlu khawatir sebab pada dasarnya masalah tersebut adalah hal yang wajar. Untuk mengurangi rasa panik anda saat bayi menghadapi kondisi tersebut. Berikut ini adalah cara menangani masalah umum bayi baru lahir.

Masalah Bayi Kuning

Biasanya, sebagian besar kelahiran bayi baik itu prematur maupun bayi yang lahir normal akan mungkin menderita penyakit kuning. Kondisi ini terjadi sebab adanya penumpukan kadar bilirubin dalam darah si kecil. Fungsi organ hati yang belum bekerja dengan baik mengakibatkan kondisi ini terjadi.

Bilirubin adalah pigmen kuning yang dihasilkan oleh pemecahan hemoglobin (Hb) didalam hati (liver). Masalah inilah yang membuat bayi kuning dibagian kulit dan juga bagian mata.

Kondisi ini termasuk kedalam kondisi yang umum pada bayi baru lahir. Hampir sebanyak 80 persen kelahiran bayi mengalami kondisi kuning yang terjadi selama seminggu kehidupan pertamanya. Pada bayi yang mengalami kondisi ini, maka kulit dan matanya akan terlihat kuning. Biasanya pada hari ketiga atau keempat kondisi ini akan tampak lebih jelas dan umumnya mereda pada hari ketujuh atau kesepuluh.

Kondisi penyakit ini tidaklah berbahaya. Untuk menangani kondisi ini, sebaiknya tetap berikan ASI pada si kecil. Kebutuhan ASI yang terpenuhi pada buah hati akan dapat membantu meredakan kondisi kuning pada tubuhnya. Selai itu, cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan menjemur bayi dibawah sinar matahari pagi. Akan tetapi, bila kadar bilirubin pada bayi sangat tinggi, maka mungkin si kecil akan membutuhkan penaganan khusus seperti fototerapi.

Masalah Infeksi Tali Pusat

Masalah lain yang mungkin dialami oleh si buah hati adalah infeksi tali pusat. Ketika masih dalam rahim ibu, tali puat bermanfaat untuk menyediakan makanan dan oksigen pada bayi dalam rahim. Setelah lahir, fungsi tali pusat sudah tidak lagi diperlukan. Sehingga dokter atau bidan akan memutus tali ini dan menyisakan sedikit tali agar copot sendiri.

Sisa tali yang masih ada pada perut si bayi baru lahir perlu dirawat. Ibu perlu mengupayakan kebersihan dari tali ini agar tidak terjadi infeksi. Untuk itu, mengatasi masalah ini maka sebaiknya jangan tutupi bagian tali pusat dengan menggunakan popok atau kain. Biarkan terbuka, namun perhatikan kebersihan. Tali pusat yang dibiarkanterbuka akan membuatnya lebih cepat mengering dan copot.

Selain itu, pastikan bagian area perut selalu bersih dan terjaga kebersihannya dengan baik. Saat mandi, bagian ini sebaiknya tidak terkena dengan air dan pastikan selalu kering.

Masalah Bayi Terus Menerus Menangis

Bayi baru lahir memang cenderung sering menangis. Akan tetapi, ada kondisi khusus untuk bayi yang menangis dalam waktu yang lama dan terus menerus. Kondisi ini dinamakan dengan kolik. Kolik adalah kondisi yang umum terjadi pada bayi dibawah usia 3 bulan. Hal ini umumnya akan membuat bayi lebih sering menangis terutama pada malam hari.

Kondisi ini terjadi karena bayi menelan udara saat mengambil napas. Udara ini kemudian lolok dari perut kebagian usus dan meneybabkan dan perasaan yang tidak nyaman.

Kondisi kolik yang terjadi dengan si kecil akan membuat anda panik dan bingung. Selain itu, kondisi ini umumnya tidak bisa disembuhkan. Namun gejala tangisan bayi akibat kolik akan dapat ditenangkan. Caranya cobalah untuk membuat si kecil bersendawa dengan menaruhnya dipundak anda. Atau berikan pijatan pada bagian area perutnya dengan lembut searah jarum jam.

Masalah Bayi Muntah

Bayi muntah atau yang lebih dikenal dengan sebutan gumoh adalah kondisi umum yang terjadi pada bayi baru lahir. Terutama setelah mereka diberikan ASI. Kondisi ini terjadi sebab sistem pencernaan bayi belum bekerja dengan baik. Kondisi ini menyebabkan kelebihan ASI yang dikosumsi oleh bayi kembali keluar lewat muntahannya.
Ketika bunda mengalami kondisi ini maka tidak perlu khawatir. Bayi yang gumoh bisa diatasi dengan membantu bayi agar sendawa. Caranya, angkat bayi yang baru saja diberikan ASI, lalu senderkan pada pundak anda.

Masalah Bayi Sering Cegukan

Seperti orang dewasa, bayi juga akan mengalami kondisi cegukan setelah makan. Pada bayi baru lahir, mereka akan mungkin cegukan setelah meng-ASI. Meskipun tidak berbahaya, akan tetapi cegukan bisa jadi menyakitkan untuk si bayi. Untuk itulah, kondisi ini perlu segera diatasi.

Cara mengatasi cegukan dapat dilakukan dengan menelungkupkan bayi diatas bahu anda dan menggosok bagian punggungnya. Cara ini akan dapat membuat bayi merasa lebih nyaman dan membantu cegukannya cepat menghilang.

Demikianlah beberapa hal yang dapat diketahui dari menangani masalah umum bayi baru lahir. Semoga bermanfaat!