Home » Makanan Bayi » Memilih Vitamin dan Nutrisi Tambahan Untuk Bayi

Memilih Vitamin dan Nutrisi Tambahan Untuk Bayi

Bayi yang mengkonsumsi ASI eksklusif sebenarnya tidak terlalu membutuhkan vitamin dan nutrisi tambahan untuk bayi, karena ASI sudah memenuhi semuanya. Akan tetapi vitamin dan nutrisi tambahan bisa diberikan pada bayi dengan berat badan berada di bawah level normal.

Vitamin dan nutrisi tambahan untuk bayi bukan salah satu hal penting untuk menunjang kesehatannya selama bayi masih mengkonsumsi ASI atau air susu ibu. Pasalnya, di dalam ASI terkandung beragam jenis nutrisi dan vitamin yang diperlukan oleh bayi. Berdasarkan penelitian menyatakan bahwa vitamin dan nutrisi tambahan untuk bayi tidak diperlukan apabila bayi masih mengkonsumsi ASI dari ibunya. Akan tetapi vitamin dan nutrisi tambahan untuk bayi bisa diberikan apabila berat badan bayi berada di bawah keadaan normal. Di samping itu dokter anak menyarankan untuk memberikan vitamin dan nutrisi tambahan guna kesehatan dan daya tahan tubuh bayi.

Air susu ibu merupakan makanan utama yang menjadi sumber nutrisi untuk bayi hingga usianya 6 bulan. Pemberian makanan padat atau makanan pendamping ASI bisa dilakukan pada bayi saat usianya 6 bulan. Meskipun bayi sudah mendapatkan makanan pendamping ASI, tetapi pemberian ASI tetap harus dilakukan hingga usia bayi 2 tahun.

Vitamin dan nutrisi tambahan untuk bayi

Berdasarkan penelitian menyatakan bahwa vitamin, zat besi, flouride, nutrisi, air dan konsumsi padat hanya menyumbangkan sedikit manfaat untuk kesehatan bayi apabila bayi dalam kondisi menyusu pada ibunya pada saat usianya 6 bulan pertama. Tambahan vitamin dan nutrisi untuk bayi memang diperlukan untuk keadaan tertentu, akan tetapi bukanlah suatu keharusan.

Apabila bayi lahir prematur, dimana ia mengalami kekurangan berat badan, pemberian vitamin, nutrisi dan mineral bisa ditambahkan dari luar dengan cara ditambahkan pada ASI atau air susu ibu yang sudah diperah terlebih dahulu.

Berikut ini beberapa vitamin dan mineral yang dapat menunjang perkembangan dan pertumbuhan bayi.

Vitamin dan Nutrisi Tambahan Untuk Bayi

Vitamin A

ASI atau air susu ibu merupakan sumber vitamin A yang terbaik dan sempurna. Vitamin A berguna untuk perkembangan mata bayi, juga untuk fungsi tubuh yang lainnya. Selain itu, vitamin A juga dapat membantu perkembangan sistem imun tubuh bayi dan menunjang kemampuan penglihatan bayi ketika malam hari. Untuk pemberian vitamin A itu sendiri, anda bisa memberikannya dengan diteteskan secara langsung. Vitamin A juga bisa anda dapatkan dari makanan lain seperti sayuran hijau tua, sayuran berwarna kekuningan, buah-buahan, susu, hati dan telur ayam.

Vitamin B

Vitamin B merupakan vitamin penting yang dibutuhkan bayi. Vitamin B mengandung sub vitamin yang disebut dengan vitamin B kompleks. Ketika ibu masih mengandung, sangat disarankan untuk mengkonsumsi vitamin B dengan cukup. Vitamin B kompleks itu sendiri bermanfaat untuk perkembangan bayi, dan mampu menjaga keadaan tubuh ibu. Salah satu bagian dari vitamin B yaitu vitamin B2. Akan tetapi, vitamin ini tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu yang sedang menyusui.

Vitamin B1, B6 dan B12 adalah vitamin B yang dibutuhkan oleh ibu mengandung. Vitamin B kompleks dapat menunjang sistem metabolisme tubuh bayi terhadap protein dan karbohidrat, pembentukan sel darah merah untuk menyerang bakteri, pemeliharaan sistem nerves, dan untuk membentuk sistem kekebalan tubuh.

Vitamin C

Vitamin C bermanfaat untuk penyembuhan luka, menambah kekuatan terhadap infeksi, menjaga kolagen, untuk kesehatan gigi dan gusi serta pembuluh darah. Vitamin C bisa anda dapatkan dari beragam jenis buah-buahan. Beberapa buah yang dimaksud di antaranya yaitu buah tomat, jeruk, buah beri, buah melon dan sayuran brokoli. Selain itu, vitamin C juga bisa didapatkan dalam bentuk tablet. Dimana kadarnya bisa disesuaikan dengan usia dan berat badan bayi.

Vitamin D

Apabila konsumsi ASI atau air susu ibu dalam setiap harinya kurang dari 17 ons, The American Academy of Pediatrics menyarankan untuk memberikan vitamin D sebanyak 200 IU pada bayi dalam setiap harinya. Di dalam ASI atau air susu ibu terkandung banyak vitamin D. ASI mengandung 400 IU vitamin G, ini merupakan jumlah yang sama dengan 33 ons susu formula untuk bayi. Oleh karena itu, usahakan bayi anda mendapatkan 1000 IU vitamin D dalam setiap harinya.

Vitamin K

Vitamin K merupakan salah satu jenis vitamin yang sangat penting untuk bayi. Suntikan vitamin K biasanya akan diberikan pada bayi saat ia baru dilahirkan. Suntikan vitamin K ini bermanfaat untuk mencegah terjadinya perdarahan internal pada tubuh bayi yang baru dilahirkan. Vitamin K itu sendiri bisa menghentikan perdarahan dan menjaga kerusakan tubuh bayi yang bisa saja terjadi.

Vitamin E

Untuk pemberian vitamin E itu sendiri, anda bisa memberikannya dalam bentuk tetes atau pil. Ini dikenal juga sebagai Tocopherol. Vitamin E itu sendiri dapat membantu dalam pembentukan sistem kekebalan tubuh bayi.

Selain vitamin yang dibutuhkan, mineral juga merupakan hal penting yang dibutuhkan untuk perkembangan bayi. Zat besi, zink dan flouride memberikan manfaat yang banyak untuk kesehatan bayi serta perkembangan sistem kekebalan tubuh bayi.

Asam Lemak Omega 3

Asam lemak omega 3 atau DHA merupakan nutrisi penting untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan otak bayi anda. Dimana asam lemak omega 3 ini bisa anda peroleh dari beberapa sumber makanan seperti ikan tuna, ikan salmon, buah alpukat, kacang kedelai dan telur.