Home » Bayi Baru Lahir » Memahami Arti Tangisan Bayi

Memahami Arti Tangisan Bayi

Memahami Arti Tangisan Bayi – Bayi  belum mampu mengungkapkan emosi dan keinginannya lewat kata-kata. Itulah mengapa ia sering menangis. Tanggapi dengan cepat kondisi bayi yang menangis dengan memahami arti tangisannya.

Hadirnya buah hati ditengah-tengah keluarga kecil anda tentu semakin melengkapi keutuhan keluarga anda. Apalagi untuk mereka pasangan yang telah lama menantikan hadirnya bayi dalam kelaurganya. Hal ini tentu menjadi anugerah besar yang telah mereka nantikan. Menjadi orangtua baru memang menyenangkan dan menjadi ketertarikan sendiri. Menggenggam si kecil dalam pelukan untuk pertama kalinya setelah 9 bulan akan menjadi kebahagiaan yang utuh. Apalagi mulai dapat memperkenalkan mereka pada keluarga besarnya menjadi hal yang tak sabar ingin anda lakukan.

Hanya saja, disamping lain kegiatan mengurus anak terutama bayi baru lahir bisa cukup membingungkan. Apalagi saat si kecil sering menangis hal ini seringkali membuat anda panik dan tidak tahu harus berbuat apa. Namun tak perlu khwatir bunda, meski sebagian tangisan si kecil seringkali mengindikasikan ada masalah serius dengan tubuhnya. Akan tetapi, menangis adalah bahasa umum yang baru dipelajarinya untuk berkomunikasi.

Ya, sebagai caranya berkomunikasi, tangisan merupakan bahasa umum yang baru dikuasai oleh si bayi. Lewat cara ini ia sedang menyampaikan apa yang dirasakan dan diinginkannya. Jadi demikian, dalam hal ini orangtua perlu menjadi lebih siaga dalam memahami arti tangisan bayi.

Melihat si kecil tidak henti-hentinya menangis tentu saja akan sangat memilukan. Tidak jarang, bunda menjadi panik seketika dikarenakan tangisan keras yang dibuat oleh si kecil. Akan tetapi, dengan memahami arti tangisan bayi bunda akan dapat mengetahui lebih banya penyebab bayi anda menangis. Hal ini tentu akan sangat bermanfaat dan menjadi informasi yang berharga. Terutama untuk bunda yang baru saja memiliki bayi dirumah.

Memahami Arti Tangisan Bayi

Dengan begini buda akan lebih banyak tahu bagaimana cara menenangkan si kecil yang menangis dan terlihat rewel. Sebab pada dasarnya membiarkan si kecil apalagi bayi baru lahir menangis lama bukanlah hal yang baik. Bayi yang dibiarkan menangis keras dan lama akan berbahaya untuk paru-parunya.

Sebagaimana kita ketahui, pada bayi baru lahir organ dalam tubuhnya masihlah dalam proses perkembangan untuk mencapai sempurna. Jadi demikian, masalah yang menyerang bagian paru-paru akibat tangisan tak henti-henti akan mengancam keselamatanya.

Ada banyak hal yang bisa membuat si kecil menangis. Yang mana beberapa hal ini penting untuk anda pahami agar anda bisa menentukan tindakan yang akan diberikan pada si kecil. Nah, untuk memahami arti tangisan bayi maka beberapa hal ini penting untuk anda kenali.

Memahami Arti Tangisan Bayi

Menanggapi tangisan bayi dengan cepat adalah hal yang penting dilakukan. Selain menjaga agar kesehatan paru-paru bayi tidak tergganggu akibat tangisan yang keras. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa tangisan bayi yang diberikan respon cepat membuat bayi menangis lebih sedikit saat mereka menginjak usia batita. Untuk itulah, hal ini penting sekali dilakukan. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dijadikan pedoman dalam memahami arti tangisan bayi.

Bayi Menangis Karena Lapar

Hal pertama dalam memahami arti tangisan bayi adalah bayi anda bisa jadi ia menangis sebab lapar. Untuk itu, anda wajib memperhatikan tangisan bayi anda. Bila si kecil sudah merengek dan juga mengeluarkan suara seperti ‘nneh’ atau ‘nnah’ ini berarti bayi anda sedang lapar.

Suara tangisan bayi memiliki beberapa tingkatan dan mereka akan cenderung menangis dengan suara yang lebih kencang saat bunda tidak mampu mengartikan tangisannya ini. Untuk itu, perhatikan kembali kapan waktu terkahir bunda menyusui si kecil. Bila rupanya tangisannya berbarengan dengan jam menyusuinya. Maka segera susui si buah hati agar tangisannya cepat mereda.

Akan tetapi, satu hal yang penting untuk diingat adalah jangan berikan mereka makan dengan porsi yang berlebihan. Apalagi untuk bayi baru lahir. Hindarkan menyusui dengan waktu yang lama sebab umumnya bayi baru lahir belum tahu kapan ia kenyang dan kapan waktunya berhenti menyusu. Jadi demikian, silahkan atur porsi menyusui anda agar si kecil mendapatkan asupan yang cukup.

Bayi Menangis Karena Ingin Ngempeng

Bayi baru lahir memang cukup sering menangis. Hal ini dikarenakan belum banyak hal yang bisa mereka lakukan. Sehingga demikian mereka akan menyampaikan emosi dan keinginannya lewat tangisan.

Bunda mungkin menjumpai si kecil yang terus memasukkan jari-jarinya kedalam mulutnya. Padahal tidak selang beberapa lama sebelumnya bunda baru saja memberikan mereka ASI. Bayi yang menangis dan memasukkan jari-jari dalam mulutnya tak selalu berarti mereka kelaparan. Bisa jadi si kecil sedang ingin mengempeng.

Untuk itu, berikan mereka alat yang bisa dihisap seperti empeng. Akan tetapi, pastikan bila alat tersebut higienis dan telah dicuci dengan baik. Kebersihan perlu dijaga dan diperhatikan dengan baik pada anak bayi, terutama bayi baru lahir. Guna menghindari kuman dan bakteri masuk kedalam tubuhnya.

Bayi Menangis Karena Lelah

Penyebab lain dalam memahami arti tangisan bayi adalah bisa jadi mereka menangis karena lelah. Bayi yang kelelahan akan terlihat dari gestur tubuhnya yang lain. Pada bayi yang kelelahan mereka akan menunjukan dengan menggosok-gosok wajahnya dan juga memutar bagian kepalanya dari satu sisi ke arah yang lain. Untuk itu, ketika bunda melihat hal yang satu ini maka sebaiknya perhatikan dengan baik hal ini.

Untuk mengatasi hal ini sebuah usapan yang lembut dan hangat dari tangan bunda dan ayah akan membuat mereka nyaman. Dengan begini si kecil akan dapat tertidur dengan lelap. Terutama untuk bayi baru lahir mengingat waktu tidur mereka masihlah intens pada masa ini.

Bayi Menangis Karena Popoknya Basah

Bayi anda pun akan mungkin menangis ketika popoknya basah. Kondisi popok yang basah tentu saja akan menimbulkan perasaan yang tidak nyaman. Sehingga demikian si kecil akan meminta anda segera menggantinya dengan cara menangis.

Untuk itu, ketika si kecil mulai terlihat rewel. Maka periksa bagian popoknya, bisa jadi ia menangis karena minta diganti. Dengan begini, segera ganti popok bayi dengan yang baru. Selain itu, hindarkan menggunakan popok terlalu lama pada bayi anda sebab hal ini akan mungkin menimbulkan lecet dan juga ruam popok.

Bayi Menangis Karena Kolik

Penyebab lain dari tangisan bayi adalah kondisi kolik yang menyerang. Hal ini seringkali sulit untuk dideteksi sebab pada umumnya kolik tidak menampakan gejala lain selain dari tangisan bayi.

Bila bayi berusia dibawah 3 bulan menangis berlebihan dan terus menerus kemungkinan mereka menderita kolik. Kolik adalah sebuah kondisi yang menyebabkan bayi yang sehat tiba-tiba menangis berlebihan dalam waktu yang lama. Hal ini tidak bisa disembuhkan. Akan tetapi ada beberapa tekhnik yang dapat dilakukan untuk menenangkan bayi yang kolik diantaranya adalah:

  • Berikan belaian yang halus dan lembut untuk membuatnya lebih nyaman
  • Lakukan pijatan dibagian perutnya searah jarum jam
  • Gendong dan ayun-ayunkan dengan perlahan
  • Mandikan dengan menggunakan air hangat
  • Mainkan musik yang lembut atau bernyanyilah dengan nyaman
  • Sendawakan si kcil
  • Ajak ia berjalan-jalan keluar.

Demikianlah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memahami arti tangisan bayi. Dengan begini diharapkan bunda dapat segera menenangkan bayi yang rewel dan menangis keras sehingga panik yang bunda alami bisa mereda.