Home » Tak Berkategori » Masalah Kulit Pada Bayi dan Cara Mengatasinya

Masalah Kulit Pada Bayi dan Cara Mengatasinya

Bayi memiliki kulit yang masih sensitif sehingga rentan terhadap masalah kulit. Ketahui masalah kulit pada bayi dan temukan solusi yang tepat.

Masalah atau penyakit kulit bisa menyerang siapa saja, baik itu pria atau wanita, orang dewasa, anak-anak atau bahkan bayi. Anatomi kulit bayi berbeda dengan anatomi kulit orang dewasa, oleh karena itu bayi sangat rentan terhadap masalah kulit.

Kulit itu sendiri merupakan organ terluar tubuh yang bertindak sebagai benteng pertahanan dari hal apapun yang akan mengancam kesehatan tubuh, mulai dari bakteri, sinar matahari dan lain sebagainya.

Masalah Kulit Pada Bayi

Umumnya, pada tahun pertama kelahiran bayi akan rentan terhadap masalah kesehatan karena kulit bayi pada usia ini masih sangat sensitif dan belum terbentuk sempurna. Membutuhkan waktu satu tahun hingga kulit bagian epidermis berkembang dan berfungsi secara efektif.

Kulit bayi memiliki struktur yang tipis, ikatan di antara selnya masih lemah. Selain itu, pigmen dari kulit bayi juga lebih sedikit serta tidak mampu mengatur temperatur seperti anak-anak yang usianya lebih tua atau orang dewasa.

Berikut ini beberapa masalah kulit pada bayi beserta cara mengatasinya.

Masalah Kulit Pada Bayi

Eczema

Eczema merupakan masalah kulit pada bayi yang bisa dialami oleh bayi berusia 2 sampai 6 bulan. Bayi yang mengalami eczema biasanya akan menunjukan gejala seperti munculnya kemerahan pada tangan, kaki, muka atau seluruh bagian tubuh bayi. Akan tetapi ciri paling umum yaitu kemerahan yang muncul pada siku, lutut, leher, kelopak mata serta pergelangan kaki bayi. Umumnya masalah kulit pada bayi ini disebabkan karena faktor genetik. Penyakit ini berbeda dengan ruam, dimana kemerahan yang muncul sebagai gejala eczema menimbulkan rasa gatal yang tidak tertahankan.

Sebagai cara mengatasinya, anda disarankan untuk membawa si kecil ke dokter kulit. Perhatikan juga agar si kecil tidak menggaruk bagian tubuhnya yang kemerahan. Agar bayi tetap merasa nyaman, maka anda bisa memakaikannya pakaian berbahan dasar katun.

Ruam Miliria

Karena masalah kulit pada bayi yang satu ini, kulit bayi akan berwarna kemerahan di bagian bawah lengan lipatan paha, lipatan ketiak atau leher. Ruam miliria atau ruam panas ini merupakan erupsi yang muncul diakibatkan karena keadaan terlalu lembab atau cuaca panas.

Untuk mengatasi masalah kulit pada bayi yang satu ini, anda bisa memakaikan bayi anda pakaian berbahan katun atau bahan yang mampu menyerap keringat. Sebaiknya hindari memakaikan bayi pakaian yang tebal karena hanya akan membuatnya merasa tidak nyaman dan semakin gerah.

Disarankan untuk selalu menjaga agar suhu di dalam ruangan tetap dalam keadaan sejuk. Agar bayi anda merasa nyaman, anda bisa mengolesi bedak tabur. Akan tetapi, jika kemerahan pada bayi anda tidak kunjung hilang, maka sebaiknya segera bawa si kecil ke dokter agar ia mendapatkan penanganan yang lebih lanjut dan terbaik.

Ruam Popok

Ruam popok atau ruam yang disebabkan oleh popok/diaper merupakan masalah kulit pada bayi yang sering dikeluhkan oleh hampir semua ibu. Ruam popok ini disebabkan karena pemakaian popok yang terlalu lama sehingga menimbulkan kemerahan di area tubuh yang tertutupi oleh popok tepatnya di pantat atau punggung bayi.

Untuk mengatasi masalah kulit pada bayi yang satu ini cukup sederhana, anda tinggal mengganti popok si kecil lebih sering. Hindari membiarkan bokong si kecil terlalu lama dalam keadaan basah. Pasalnya, keadaan ini merupakan pemicu terjadinya ruam popok pada bayi. Untuk mengurangi ruam yang terjadi pada bayi, anda bisa mengolesinya cream yang disarankan oleh dokter. Hindari memakai cream sembarangan karena hanya akan memperparah keadaan dari ruam popok tersebut.

Jerawat

Jerawat yang muncul pada bayi tidaklah sama dengan jerawat yang muncul pada orang dewasa. Jerawat yang terdapat pada bayi, khususnya bayi baru lahir merupakan keadaan yang umum terjadi karena masih tertinggalnya hormon saat kehamilan. Kulit bayi tidak akan mulus hingga usianya 6 bulan, oleh karena itu jangan terlalu khawatir.

Untuk membersihkan masalah kulit pada bayi yang satu ini, anda bisa membasuhnya dengan menggunakan sabun khusus bayi 1 kali sehari. Lakukan perawatan ini dengan lembut tanpa menggores wajah si kecil.

Kepala Bersisik

Umumnya bayi baru lahir akan mengalami kulit kepala bersisik. Masalah kulit pada bayi yang satu ini disebabkan karena adanya kelebihan pada kelenjar minyak. Kulit kepala yang bersisik akan membuat kulit kepala bayi terkelupas.

Cara mengurangi sisik pada kulit kepala bayi yaitu dengan melakukan perawata. Perawatan yang bisa anda lakukan yaitu dengan memberikan pijatan lembut pada kepala si kecil dengan menggunakan baby oil. Caranya yaitu, oleskan baby oil pada kulit kepala bayi anda. Kemudian, diamkan selama kurang lebih 5 menit. Untuk mengangkat lapisan kulit yang bersisik anda bisa memanfaatkan sisir khusus bayi yang lembut. Setelah itu, anda bisa membersihkan kepala bayi dengan mencucinya dan menggunakan shampo khusus bayi. Jika terdapat sisik kepala yang mengelupas namun belum terlepas, sebaiknya hindari mencabutnya.

Alergi

Apabila muncul kemerahan yang disertai dengan rasa gatal pada kulit bayi, itu bisa saja disebabkan karena alergi pada bayi terhadap makanan, bulu hewan, serangga, perubahan cuaca dan lain sebagainya. Kulit yang mengalami alergi biasanya akan berubah warna menjadi kemerahan dengan tiba-tiba.

Untuk mengatasi masalah kulit pada bayi yang satu ini anda harus mengetahui penyebabnya. Jika anda sudah mengetahui penyebabnya, maka anda bisa menghindari si kecil dari alergen atau penyebab alergi itu sendiri.