Home » Bayi Baru Lahir » Masalah yang Dihadapi Ibu Saat Merawat Bayi Baru Lahir

Masalah yang Dihadapi Ibu Saat Merawat Bayi Baru Lahir

Masalah yang Dihadapi Ibu Saat Merawat Bayi Baru Lahir seringkali cukup menyiksa. Umumnya masalah seperti ini lebih merepotkan dampaknya terutama untuk ibu baru. Simak apa saja yang mungkin dihadapi oleh ibu saat merawat bayi.

Memiliki bayi baru lahir tentu akan sangat menyenangkan. Hari-hari yang ibu lalui bersama dengan si kecil akan lebih berwarna dan menyenangkan. Kehadiran anak dalam kehidupan berumah tangga adalah anugerah. Terutama untuk mereka yang telah lama menantikan hadirnya keturunan. Memiliki buah hati dalam keluarga tentu seperti sebuah mimpi yang telah terwujud nyata.

Kini, untuk pertama kalinya anda akan dapat menimang dan memeluk si kecil dalam dada anda. Hangat tubuhnya dan mulus kulitnya seolah akan membuat anda semakin tak percaya bahwa kini anda adalah seorang ibu dari malaikat yang hebat.

Meksi menyenangkan, akan tetapi adakalanya ibu akan dibuat kerepotan menangani masalah yang dihadapi sewaktu mengurus si kecil. Beberapa hal tersebut akan jauh lebih besar dirasakan terutama mereka ibu baru.

Ya, untuk sebagian besar wanita yang belum memiliki pengalaman dalam hal mengurus anak kegiatan yang satu ini bisa cukup merepotkan. Belum lagi, ketidakmampuan menangani masalah dengan baik akan mungkin membuat mereka panik. Hal inilah yang akan membuat semuanya terasa cukup merepotkan. Pada akhirnya mereka akan cenderung meminta bantuan orang lain untuk menyelesaikan masalah ini.

Masalah yang Dihadapi Ibu Saat Merawat Bayi Baru Lahir

Tidak ada salahnya memang melibatkan oranglain dalam kegiatan mengurus anak. Terlebih lagi, bila orang tersebut sudah memiliki cukup pengalaman dalam hal ini, seperti misalkan ibu anda. Hanya saja, hal yang perlu dipertimbangkan dalam hal ini adalah tidak akan selamanya anda menggunakan bantuan orang lain untuk mengurus si buah hati.

Bisa jadi dalam waktu tertentu ibu anda berhalangan mampir ke rumah atau pada saat kondisinya tidak memungkinkan anda mendapatkan bantuan. Dengan terus-terusan bergantung pada oranglain akan membuat anda kesulitan menghadapi masalah ini saat tidak ada oranglain. Untuk itulah, bukan tidak boleh meminta bantuan orang lain. Selama bantuan tersebut dijadikan ajang untuk anda dapat belajar lebih banyak maka sah-sah saja dilakukan.

Kegiatan mengurus dan merawat bayi memang tidak mudah dilakukan. Dalam kegiatan ini anda akan mungkin dibebani dengan berbagai perubahan yang terjadi. Jika biasanya waktu malam hari anda selalu menyenangkan dengan waktu tidur yang cukup. Pada saat memiliki bayi baru lahir, kegiatan malam hari anda akan mungkin sedikit terjaga. Bayi baru lahir anda bisa terbangun kapan saja, termasuk pada malam hari. Pada waktu inilah, anda diharuskan untuk ikut terjaga bersama dengan si buah hati.

Selain itu, ada cukup banyak kegiatan yang mau tidak mau harus anda lakukan. Seperti memandikan bayi, mengganti popoknya dan lain sebagainya. Dari serangkaian kegiatan tersebut, seorang ibu rumah tangga pun dituntut untuk tetap menjalankan kewajibannya seperti melayani suami, membersihkan rumah dan masih banyak lagi. Kegiatan yang dilakukan sehari-hari ini tentu akan cukup menguras tenaga anda.

Untuk itu, sebagai seorang istri dan seorang ibu yang baik anda akan dituntut untuk dapat membagi waktu sebijak mungkin. Kondisi ini tentu akan lebih parah ketika si buah hati hadir dalam kehidupan anda. Nah, untuk mengetahui masalah yang dihadapi ibu saat merawat bayi baru lahir. Maka mari kita simak beberapa hal dibawah ini.

Masalah yang Dihadapi Ibu Saat Merawat Bayi Baru Lahir

Kegiatan merawat bayi baru lahir akan mungkin membuat energi ibu terkuras banyak. Selain itu, tak jarang beberapa permasalahan dibawah ini akan mungkin ibu hadapi. Akan tetapi, dengan mengetahui jenis-jenis masalah yang mungkin dihadapi oleh ibu sewaktu merawat bayi baru lahir. Diharapkan ibu dapat mencari solusi untuk menangani masalah ini.

Waktu Tidur Bayi

Masalah yang dihadapi ibu saat merawat bayi baru lahir yang pertama adalah dengan waktu tidur si bayi. Bayi baru lahir bisa tidur selama 20 jam per hari. Akan tetapi, waktu 20 jam ini bukan waktu untuk satu kali tidur. Artinya, bayi anda bisa tidur dan bangun beberapa kali dalam satu hari. Selain itu, waktu tidur bayi baru lahir umumnya belumlah memiliki pola yang menentu. Sehingga mereka akan tidur dan bangun sesuka hati mereka.

Sebagai ibu, tentu hal ini akan cukup menganggu untuk anda. Apabila anda tidak dapat tidur dengan waktu ataupun jam yang berubah-rubah, maka mungkin anda akan dapat meminta bantuan orang lain. Selain itu, waktu tidur atau waktu istirahat yang terganggu akan mungkin membuat anda mudah merasa lelah. Jadi demikian, sebaiknya mintalah bantuan oranglain atau suami anda untuk bergantian menjaga si kecil. Sementara anda mendapatkan waktu istirahat sebentar agar bisa kembali menjaga si buah hati.

Menenangkan Bayi

Kebanyakan bayi yang baru lahir umumnya bisa sangat rewel. Salah satu penyebab rewelnya si kecil bisa terjadi akibat perubahan suasana. Kondisi ini umumnya menjadi bagian transisi atau penyesuaian si kecil dengan kondisi lingkungan yang baru. Jika sebelumnya tempat yang dihuni si buah hati adalah rahim ibu yang nyaman. Saat ini, tubuhnya sedang berusaha menyesuaikan kondisi dengan lingkungan yang baru. Hal inilah yang pada umumnya seringkali membuat si kecil mudah menangis.

Nah, adapun cara yang dapat dilakukan untuk menangani masalah yang dihadapi ibu saat merawat bayi baru lahir adalah dengan menenangkan si kecil. Sayangnya, seringkali tidak sedikit ibu yang merasa kesulitan dan malah panik saat mencoba menenangkan bayi yang rewel. Namun sebenarnya, tidak terlalu sulit menenangkan mereka. Cukup dengan memberikan ASI, bayi baru lahir akan dapat kembali tenang.

Masa Penyembuhan Setelah Melahirkan

Kebahagiaan dalam mengurus si buah hati pasca melahirkan umumnya belum dapat dirasakan seutuhnya. Pasalnya luka bekas jahitan setelah melahirkan akan mungkin membuat ibu masih merasa kepayahan untuk melakukan aktivitas. Termasuk dengan merawat dan menjaga si buah hati.

Nah, agar ibu dapat fokus mengembalikan kekuatan tubuh setelah melahirkan maka sebaiknya tidak sungkan meminta bantuan orang lain. Tidak ada salahnya meminta bantuan kakak perempuan anda atau suster untuk mengurus sementara buah hati anda.

Setelah anda merasa lebih baik maka anda akan dapat kembali mengurus dan merawat si kecil. Dengan begini proses penyembuhan setelah melahirkan pun akan lebih cepat berlangsung.

Memandikan Bayi

Memandikan bayi bisa menjadi kegiatan yang paling mendebarkan, terutama untuk ibu baru. Banyak ibu yang merasa tidak percaya diri melakukan hal yang satu ini. Ketakutan si kecil tergelincir atau tenggelam membuat ibu baru enggan melakukan hal ini.

Nah, untuk dapat mengatasi hal ini maka cobalah untuk lebih tenang dan lakukan dengan perlahan. Gunakan spons yang lembut untuk memandikan si kecil. Selain itu, sebelum memandikan pastikan anda menyiapkan semua peralatan yang akan dibutuhkan. Sehingga anda tak perlu meninggalkan si kecil seorang diri.

Demikianlah beberapa hal yang dapat disampaikan dari masalah yang dihadapi ibu saat merawat bayi baru lahir. Semoga bermanfaat!