Home » Penyakit Bayi » Masalah Bayi Baru Lahir yang Umum Ditemukan

Masalah Bayi Baru Lahir yang Umum Ditemukan

Bayi baru lahir umumnya sering mengalami beberapa masalah atau kondisi tertentu. Namun, jangan khawatir karena mungkin saja masalah bayi baru lahir seperti itu sudah biasa terjadi. Masalah atau kondisi tertentu pada bayi baru lahir bisa saja hilang dengan sendirinya dalam hitungan minggu. Jika tidak, segera hubungi dokter.

Seorang ibu tentunya berharap bayi yang dilahirkannya dalam keadaan sehat atau tanpa ada kekurangan apapun. Namun, beberapa kemungkinan biasanya terjadi pada bayi baru dilahirkan sehingga membuat para orang tua merasa khawatir dan takut. Terlebih lagi jika anak yang dilahirkannya tersebut merupakan anak pertama, sehingga pengetahuan akan masalah bayi belum banyak diketahui.

Masalah bayi baru lahir yang umum terjadi biasanya akan hilang dengan sendirinya atau kembali normal seiring dengan berjalannya waktu. Lantas apa saja masalah yang sering menimpa bayi baru lahir? Berikut ini penjelasannya.

Masalah Bayi  Baru Lahir

 

Masalah Bayi Baru Lahir

Ruam Kulit

Bayi baru lahir memiliki kulit yang sensitive, sehingga pada masa ini keadaan kulit bayi anda masih sangat rentan akan segala jenis penyakit dan gangguan, salah satunya ruam kulit. Namun, anda sebaiknya jangan terlalu khawatir dalam menyikapi masalah ini. Pasalnya, sebagian besar ruam tidak berbahaya, bahkan bisa sembuh dengan sendirinya. Namun jika anda tetap khawatir, untuk memastikan keadaannya anda bisa membawa bayi anda ke dokter.

Ruam popok merupakan salah satu jenis ruam yang kerap kali menimpa bayi baru lahir. Ruam popok akan terjadi pada daerah kulit yang sering tertutupi oleh popok dan sekitarnya. Penyebab timbulnya ruam popok pada kulit bayi yaitu karena terlalu lama bersentuhan atau terkena urine dan tinja. Selain itu, kondisi kulit langka dan infeksi jamur bisa menjadi penyebabnya.

Untuk mengatasi keadaan seperti ini sebenarnya cukup mudah. Anda bisa melakukan perawatan sendiri di rumah dengan selalu menjaga kebersihan bayi anda, terutama pada area kulit yang tertutup oleh popok. Usahakan untuk menjaga kulitnya agar selalu dalam keadaan kering. Oleskan krim resep dari dokter agar ruam kulit tersebut cepat diatasi.

Selain ruam popok, masalah lain yang menimpa kulit yaitu munculnya jerawat neonatal. Penyebab jerawat yang memiliki warna merah muda ini diduga karena paparan hormon ketika bayi masih berada di dalam kandungan. Hanya dalam beberapa minggu atau bulan keadaan kulit seperti ini akan hilang dengan sendirinya.

Terkadang bercak berwarna merah yang garis batasnya tidak jelas, serta sedikit timbul bisa ditemukan. Kemungkinannya bayi anda mengalami eritema toxicum. Keadaan kulit seperti ini akan disertai juga dengan adanya bulatan kecil kuning atau putih tepat di tengah-tengah bercak tersebut. Penyebab pasti ruam ini tidak diketahui, namun keadaan ini merupakan keadaan yang umum menimpa bayi baru lahir.
Ruam kulit lainnya yang biasa dialami oleh bayi baru lahir yaitu, milia yang terdapat di hidung dan wajah, Mongolia yang menyerupai kulit memar dan lain sebagainya.

Menderita Penyakit Kuning

Bayi baru lahir yang mengalami penyakit kuning sudah menjadi hal umum. Penyakit kuning pada bayi terjadi karena bayi memiliki kadar bilirubin yang terlalu tinggi. Organ bayi baru lahir masih belum cukup matang untuk memproses bilirubin dan membuangnya ke saluran pencernaan. Biasanya kondisi ini akan terlihat dari mata dan kulit bayi yang berwarna kuning. Umumnya, penyakit kuning pada bayi bisa hilang hanya dalam beberapa minggu dengan sendirinya.

Sering Gumoh

Gumoh yang terjadi pada bayi baru lahir dianggap keadaan yang wajar. Gumoh biasanya terjadi setelah bayi minum ASI atau susu formula. Cincin otot yang terdapat di antara kerongkongan dan lambung bayi masih belum bisa menutup dengan sempurna, sehingga cairan yang masuk bisa dangan mudah kembali ke kerongkongan dan keluar dari mulut. Saat bayi barusia 4 sampai 5 bulan, biasanya cincin otot tersebut akan semakin menguat.

Untuk mengatasi keadaan seperti ini anda bisa menggendong bayi anda dengan posisi badan bayi tegak setelah menyusui. Anda bisa mempertahankan posisi ini selama kurang lebih 30 menit setelah bayi anda menyusu supaya susu yang masuk bisa turun dengan sempurna. Kemudian, buatlah bayi anda untuk bersendawa.

Urine Berwarna Merah Muda

Seharusnya urine berwarna kuning. Namun, urine pada bayi baru lahir biasanya sangat pekat, sehingga dengan begitu mengandung kristal dan urine yang keluar akan berwarna merah muda. Masalah bayi baru lahir seperti ini umum terjadi, dan biasanya akan berlangsung selama tiga hari setelah ia dilahirkan. Namun, apabila urinenya tetap berwarna merah dan bayi terlihat kesakitan maka anda bisa segera membawa bayi anda ke dokter untuk diperiksa keadaanya.

Bentuk Kepala yang Tidak Singkron

Ketika bayi anda dilahirkan mungkin anda akan melihat kepala bayi anda tidak singkron. Masalah bayi baru lahir seperti ini normal dan umum terjadi, sehingga anda jangan merasa takut atau khawatir. Bentuk kepala bayi seperti itu disebabkan karena proses kelahiran melalui vagina. Namun di samping itu, meskipun jarang terjadi tetapi bentuk kepala bayi yang tidak singkron atau aneh bisa saja menjadi tanda bayi mengalami kraniosinostosis. Kraniosinostosis merupakan keadaan yang akan mempengaruhi perkembangan tengkorak janin di dalam kandungan atau bayi baru lahir.

Sulit Membuka Mata

Masalah bayi baru lahir yang sering ditemukan yaitu ia tidak membuka matanya atau sering terlihat adanya kotoran berwarna kekuningan pada mata. keadaan seperti ini disebabkan karena adanya penyumbatan air mata. Untuk mengatasinya anda bisa membersihkannya sendiri dengan hati hati menggunakan kapas streril yang sebelumnya sudah di rendam dalam air hangat. Hal yang harus menjadi perhatian yaitu, jangan mencampurkan kapas pembersih mata dengan kapas kotoran bayi anda.

Ubun Ubun Berdenyut

Ubun ubun bayi berdenyut sering kita temukan pada bayi baru lahir. Keadaan seperti ini disebabkan karena belahan belahan tulang tengkorak bayi baru lahir masih belum menyatu dan mengeras sempurna. Denyut pada ubun ubun tersebut akan menghilang setelah umurnya 2 tahun. Dalam keadaan ini anda boleh panik apabila ubun ubun bayi anda terlihat cekung, karena bisa jadi bayi anda mengalami dehidrasi. Kepalanya membengkak, sebagai tanda bayi anda mengalami gangguan kesehatan seperti misalkan meningitis. Jika keadaan seperti ini menimpa bayi anda, maka segeralah hubungi dokter.

Tali Pusat Lembab dan Basah

Tali pusat pada bayi biasanya akan puput dalam wkatu 1 minggu setelah ia dilahirkan. Biasanya lukanya tersebut akan sembuh dalam waktu sekitar 15 hari. Selama masa ini biasanya tali pusat akan nampak dan terlihat kecoklatan, atau bahkan sedikit berbau dan lembab. Oleh karena itu, anda harus senantiasa menjaga kebersihan agar tidak mengalami infeksi. Anda boleh panik jika bau yang ditimbulkan sangat menyengat dan bau, karena itu tandanya bayi anda mengalami infeksi. Jika infeksi biasanya akan diikuti dengan terjadinya pembengkakan.

Menangis Terus Menerus

Menangis merupakan keadaan bayi baru lahir sebagai cara ia berkomunikasi dengan orang orang di sekitarnya. Ketika ia menangis mungkin saja ia merasa lapar, haus atau keadaannya tidak nyaman. Jika bayi anda menangis kencang dan terus menerus dalam waktu yang lama terutama ketika sore hari, itu tandanya bayi anda mengalami kolik. Untuk memastikan keadaanya segeralah bawa bayi anda ke dokter.

Demikian beberapa masalah umum yang mungkin terjadi pada bayi baru lahir. Semoga bermanfaat.