Kiat Memilih Kolam Renang Bayi yang Aman

Posted on

Jika anda ingin membawa si kecil berenang di kolam renang, maka sebelum membawanya ke kolam renang anda harus mengetahui tahap demi tahap dan penting mengetahui kiat memilih kolam renang bayi yang tepat dan aman.

Berenang merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan untuk kita semua. Dengan berenang kita bisa langsung berhadapan dengan air di dalam kolam renang. Selain bisa dilakukan oleh orang dewasa dan anak-anak, berenang juga bisa dilakukan oleh bayi. Pada dasarnya bayi bisa diajak berenang ketika ia dilahirkan. Untuk mengajak si kecil berenang sebenarnya anda tidak harus menunggu ia diimunisasi. Akan tetapi waktu terbaik mengajaknya berenang setidaknya setelah si kecil berusia 6 bulan ke atas.
Selain kegiatan yang menyenangkan, berenang juga mendatangkan manfaat untuk bayi. Berdasarkan penelitian menyatakan bahwa bayi yang diajari berenang memiliki keseimbangan tubuh dan kekuatan memegang dengan baik.

Ketika mengajak si kecil berenang tentunya ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Selain memperhatikan bayi dan perlengkapan bayi untuk berenangnya, anda juga harus memperhatikan kolam renang. Anda bisa mengajak si kecil berenang di kolam renang atau dikolam renang khusus bayi yang terbuat dari bahan karet atau plastik.

Kiat Memilih Kolam Renang Bayi

Sebelum anda mengajak bayi anda berenang di dalam kolam renang, maka ada beberapa tahapan yang harus dilalui untuk memudahkan bayi ketika berenang.

Bak Mandi

Sebelum mengajak si kecil berenang di kolam renang, maka anda bisa memulainya dengan bak mandi. Waktu mandi si kecil sebaiknya tidak lebih dari 5 menit. Sedangkan jika usia si kecil sudah 3 bulan, maka waktu mandinya bisa diperpanjang menjadi 10 menit. Anda harus memastikan suhu ruangan dan suhu air tidak terlalu dingin. Suhu air idealnya sekitar 29 – 32 derajat Celcius. Sedangkan untuk suhu ruangan sekitar 24 derajat Celcius.

Selama berada di dalam bak mandi, anda bisa mengajak si kecil berbicara dan melakukan kontak mata. Selain itu, anda harus memastikan jika ia terlihat gembira. Ketika memasukan si kecil ke dalam bak mandi, anda bisa meletakan satu tangan untuk menyangga lehernya, sedangkan satu tangan lainnya digunakan untuk di bawah bokong. Turunkan secara perlahan-lahan hingga tubuh si kecil terendam air. Dalam tahap awal anda harus memastikan kepalanya tidak terendam.

Kolam Plastik

Kegiatan di dalam kolam plastik hampir sama dengan di bak mandi. Akan tetapi tempat renangnya kali ini lebih besar dibandingkan dengan bak mandi. Bermain atau berenang di dalam kolam plastik biasanya dilakukan di luar rumah, oleh karena itu anda harus memastikan jika cuaca bersahabat, tidak terlalu panas atau tidak terlalu dingin. Kegiatan di kolam plastik hampir sama dengan di bak mandi. Hanya saja pada tahapan ini anda bisa menambahkannya percikan air ke tubuh mungilnya, ke punggung atau dada, jangan lakukan pada wajahnya karena si kecil akan merasa kaget. Pada usia 6 bulan, umumnya bayi bisa mengapung dengan dipegangi kepalanya.

Setelah usia si kecil semakin besar, anda bisa secara bertahap mengajari si kecil telentang di dalam kolam plastik. Oleh karena itu anda harus memastikan jika air di dalam kolam renang tersebut cukup dangkal sehingga tidak akan mengenai wajah si kecil.

Selain mengapung telentang, di kolam plastik juga bisa dilakukan mengapung tengkurap. Caranya yaitu, pegangi bagian ketiak bayi anda dengan menggunakan empat jari di dada dan ibu jari pada tulang belikat. Kegiatan ini bisa dilakukan pada bayi berusia mulai dari 3-4 bulan. Apabila si kecil belum mampu mengangkat kepalanya, maka anda bisa menggunakan jari yang sama untuk menahan dagunya agar kepalanya tidak terbenam di dalam air. Anda dapat mengayunkan badan si kecil ke depan dan ke belakang. Awalnya mungkin ia akan menekukan kakinya, akan tetapi setelah terbiasa dengan kegiatan ini ia akan mulai merasa santai dan meluruskan kakinya. Biasanya bayi yang sudah bisa merangkak akan merangkak di dalam kolam tersebut.

Bathub

Cara memandikan bayi sangat disarankan dan mandi bersama di dalam bathub bisa dilakukan sebagai ajang perkenalan dan latihan percaya bayi pada orang tuanya sebelum ia ke kolam berenang yang sesungguhnya. Apabila di rumah terdapat bathub, maka anda bisa melakukan kegiatan seperti berikut ini:

  • Anda duduk di belakang bayi anda, kemudian posisikan si kecil telentang, lalu lingkarkan tangan di belakang bahunya.
  • Tahan kepala si kecil dengan merapatkan tangan dan lengan. Pada posisi ini bayi kecil akan mengapung.
  • Kemudian anda bisa mengayunkan tubuhnya ke depan atau ke belakang, sebisa mungkin usahakan air tidak mengenai wajahnya.
  • Posisikan wajah si kecil menghadap anda dengan posisi tubuh tengkurap. Kemudian pegang lengannya dan dagunya ditahan agar tidak terbenam di dalam air. Posisi seperti ini akan membuat si kecil terapung. Untuk merasakan sensasi air anda bisa menggerakannya maju mundur. Anda juga bisa membiarkan si kecil telentang di atas pangkuan orang tua, lalu tahan kakinya di bawah lutut, kemudian anda bisa meminta ia untuk melakukan gerakan menendang. Gerakan ini merupakan latihan dasar berenang.

Kiat Memilih Kolam Renang Bayi

Suhu Air

Apabila bayi anda berusia di bawah 6 bulan, maka ketika mengajaknya berenang pastikan anda tidak membawanya ke kolam renang umum untuk semua usia. Pasalnya, air pada kolam renang umum memiliki suhu yang terlalu dingin untuk bayi usia tersebut. Bayi di bawah usia 6 bulan hanya boleh berenang di dalam kolam renang dengan air bersuhu sekitar 32 derajat Celcius. Apabila anda melihat tubuh si kecil mulai menggigil, maka anda bisa langsung mengangkatnya dari kolam renang. Kemudian anda bisa langsung menghangatkannya dengan menggunakan handuk yang lembut.

Ketinggian Air

Anda harus memastikan jika ketinggian air pada kolam berenang mencapai pundaknya. Kolam renang dengan ketinggian air seperti ini akan membuat tubuhnya tetap hangat serta membantunya agar mudah bergerak di dalam air.

Kandungan Air

Air yang terdapat pada kolam renang umumnya mengandung klorin. Anda disarankan untuk lebih berhati-hati dalam memilih kolam renang untuk si kecil, terlebih lagi jika bayi anda memiliki jenis kulit kering atau eksim. Untuk mengetahuinya lebih lanjut anda bisa berkonsultasi pada dokter sebelum mengajak si kecil berenang. Setelah mengajak si kecil berenang disarankan untuk memandikannya dengan menggunakan air bersih agar semua kandungan yang terdapat pada kolam renang tidak akan mengiritasi kulitnya.

Kolam Berenang Bersih

Kolam berenang umum biasanya dikunjungi oleh banyak orang yang mana kita sendiri tidak mengetahui seperti apa kondisi kesehatannya. Kebersihannya pun tidak kita ketahui, mungkin saja ada di antaranya buang air kecil di dalam kolam berenang tersebut atau menderita penyakit tertentu. Jika mengajak bayi ke kolam berenang seperti itu maka kemungkinan si kecil tertular oleh bakteri atau kuman yang terdapat pada air. Oleh karena itu, jika anda memutuskan mengajak si kecil berenang ke kolam berenang umum, maka pastikan anda memilih tempat yang bersih atau sepi.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *