Ketahui Penyebab Bayi Sering Ngeces

Posted on

Sering kali orang tua bertanya penyebab bayi sering ngeces karena mereka keliru dengan mitos yang beredar di tengah masyarakat. Ngeces itu sendiri sebenarnya merupakan keadaan normal. Akan tetapi perlu diwaspadai jika anak tetap ngeces hingga usianya 2 tahun.

Setiap orang tua ingin menyaksikan pertumbuhan dan perkembangan buah hatinya dengan baik. Akan keadaan yang terjadi pada buah hatinya biasanya orang tua sangat teliti, baik itu masalah kesehatan atau masalah lain yang dianggapnya tidak wajar.

Terkadang beberapa orang tua merasa terganggu dengan kebiasaan bayinya yang sering ngeces. Berdasarkan mitos yang berkembang di tengah masyarakat menyebut bahwa kebiasaan bayi yang sering ngeces disebabkan karena ibu ketika hamil ngidam sesuatu akan tetapi tidak tersampaikan. Namun, keadaan bayi ngeces sebenarnya tidak ada hubungan sama sekali dengan ngidam ibu hamil yang tidak tersampaikan. Dimana kebiasaan ngeces pada bayi dianggap sebagai keadaan yang normal.

Penyebab Bayi Sering Ngeces

Umumnya, kebiasaan ngeces pada bayi akan hilang dengan sendirinya seiring bayi bertambah usia dan bayi semakin matang dalam perkembangannya karena ia sudah mampu mengontrol produksi dari air liur. Selain itu, kemampuan bayi dalam menelan pun sudah sempurna. Lantas apa penyebab bayi sering ngeces?

Penyebab Bayi Sering Ngeces

Faktor Fisiologis

Ngeces, ngiler atau drooling yang mana dalam istilah kedokteran disebut dengan shalore merupakan keadaan yang umum dialami bayi yang disebabkan karena faktor fisiologis atau gangguan sehingga menyebabkan anak sering ngeces. Sebenarnya, melihat kondisi bayi seperti ini anda jangan terlalu khawatir dan cemas karena ngeces tidak akan menyebabkan gangguan yang serius pada bayi. Akan tetapi, meskipun begitu anda harus mengetahui dan mengidentifikasi apakah ngeces yang dialami oleh bayi anda berupa gejala serius dari gangguan atau penyakit yang harus segera ditangani atau bukan.

Mempersiapkan Diri Mengenal MPASI

Umumnya bayi sering ngeces ketika usianya 6 bulan. Keadaan sering mengeces pada bayi usia 6 bulan merupakan keadaan yang normal karena pada usia ini si kecil sedang mempersiapkan dirinya dalam mengenal makanan pendamping ASI atau makanan padat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tumbuh kembangnya. Sedangkan pada awal pengenalan makanan pendamping ASI, bayi akan mengalami kesulitan untuk mempertahankan air liurnya sehingga ia akan sering negces. Namun, keadaan ini merupakan keadaan yang normal terjadi.

Sebenarnya kebiasaan bayi ngeces akan mulai berkurang saat usianya menginjak 2 tahun. Akan tetapi, apabila bayi anda tetap memiliki kebiasaan sering ngeces setelah usianya 2 tahun atau bahkan lebih, anda harus waspada terhadap keadaannya tersebut karena mungkin saja ia mengalami masalah kesehatan.

Konsentrasi Bayi Tidak Stabil

Faktor lainnya yang menjadi penyebab bayi sering ngeces yaitu karena konsentrasi bayi yang tidak stabil, adanya keterlambatan dalam berbicara, dehidrasi, infeksi dan lain sebagainya.

Produksi Air Liur Meningkat

Ngeces pada bayi juga disebabkan karena adanya produksi air liur yang meningkat. Dimana produksi air liur meningkat dapat disebabkan karena pertumbuhan gigi bayi, pemberian obat tertentu, alergi pada bayi terhadap makanan, keadaan infeksi seperti abses peritonsiler, mononucleosis atau sinusitis.

Mengeces juga terkadang terjadi ketika bayi sedang tertawa geli. Ketika itu keadaan muka bayi akan memerah, kemudian ia akan mengeluarkan air liur. Ketika bayi tida mampu menahan ludah yang berada di mulutnya, maka ia akan mengeluarkannya dengan ngeces.

Apabila bayi mengalami gangguan pada saraf pusat, maka ngeces akan dialami oleh bayi. Keadaan ini disebabkan karena bayi tidak bisa menalan dengan baik. Keadaan ini sama ketika bayi melihat sesuatu yang sebelumnya belum pernah ia lihat. Ketika itu ia merasa senang dan akan lupa dengan di sekitarnya, akibatnya tanpa disadari bayi akan mengeces. Akan tetapi, jika bayi anda ngeces secara tiba-tiba tanpa adanya sebab yang jelas, maka itu bisa jadi ia mengalami keracunan. Ketika bayi mengalami keracunan ia akan mengeluarkan air liurnya. Jika keadaan ini menimpa bayi anda, segeralah bawa ia ke dokter.

Tips Mengurangi Ngeces Pada Bayi

Anda bisa membantu mengurangi ngeces pada bayi dengan tips berikut ini.

  1. Salah satu cara yang bisa anda lakukan untuk mengurangi bayi ngeces yaitu dengan mengurangi makanan manis yang dapat meningkatkan produksi air liur.
  2. Jika bayi anda sudah mulai paham dan mengerti akan perkataan orang di sekitarnya, anda bisa mengingatkan si kecil untuk sering menelan air liur.
  3. Ingatkan pula anak anda untuk selalu mengangkat dagu dan menutup mulutnya.
  4. Ketika bayi anda sering ngeces, maka solusi sederhana yaitu segera membersihkannya. Ketika air liur terus menetes, bahkan sampai membasahi baju dan kulitnya akan membuat ia merasa tidak nyaman. Di samping itu, usahanya untuk mengelap sendiri tetesan air liur dengan menggunakan tangannya akan menyebabkan iritasi pada kulit. Oleh karena itu, ketika bayi anda ngeces, anda bisa segera membersihkan wajahnya dengan menggunakan air hangat atau cukup dilap dengan menggunakan lap bersih, kering dan lembut. Agar baju bayi tidak basah karena air liurnya, anda bisa memakaikannya alas tadah iler.

Apabila pada usia 2 tahun anak anda masih tetap ngeces, bekonsultasilah dengan dokter. Dengan begitu akan mengurangi resiko terjadinya masalah kesehatan yang berbahaya dan mengganggu tumbuh kembang si kecil.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *