Home » Makanan Bayi » Kebutuhan Gizi Bayi dan Balita

Kebutuhan Gizi Bayi dan Balita

Terdapat beberapa kebutuhan gizi bayi dan balita yang harus dipenuhi agar pertumbuhan dan perkembangannya berjalan dengan optimal. Ketahui apa saja kebutuhan gizi bayi/balita dan sumber makanan yang dapat memenuhi gizi yang dibutuhkan.

Diketahui, kurang gizi menjadi penyebab 3,1 juta kematian anak dalam setiap tahunnya. Untuk memperbaiki kelangsungan hidup anak, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang sehat pada setiap anak, maka pemberian makanan yang tepat pada bayi merupakan salah satu kuncinya.

Periode yang penting pada kehidupan anak yaitu saat dua tahun kehidupan pertamanya. Pasalnya, asupan nutrisi yang optimal pada periode ini mampu menekan angka kematian anak, serta mampu mengurangi angka kesakitan dan mendukung agar pertumbuhan serta perkembangan anak berjalan dengan optimal.

Kebutuhan Gizi Bayi dan Balita

Kebutuhan Gizi Bayi Usia 0-6 Bulan

Penting memberikan ASI eksklusif pada bayi hingga usia bayi 6 bulan karena ASI memiliki banyak manfaat untuk bayi dan ibu. Pada 6 bulan awal kehidupan bayi, tidak ada makanan apapun yang diberikan selain ASI. Pasalnya, perut bayi masih belum siap untuk mencerna makanan. ASI sudah memenuhi gizi bayi yang dibutuhkan pada usia ini.

ASI yang keluar untuk pertama kalinya disebut dengan kolostrum. Kolostrum ini memiliki banyak manfaat untuk kekebalan tubuh bayi. Setelah bayi dilahirkan penting untuk melakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Jangan biarkan bayi anda tidak mendapatkan kesempatan mengkonsumsi ASI pertama ini. ASI pertama ini mengandung zat gizi dan kekebalan tubuh yang diperlukan oleh bayi.

Kebutuhan Gizi Bayi dan Balita

Saat bayi berusia 6 bulan, maka kebutuhan nutrisi dan energi bayi semakin meningkat. Oleh karena itu diperlukan makanan pendamping untuk memenuhi kebutuhan bayi.

Dari makanan pendamping ASI, penting bagi orang tua untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi atau balitanya. Orang tua harus memperhatikan makanan atau pandai-pandai memilih makanan untuk buah hati tercinta. Lantas apa saja kebutuhan gizi bayi dan balita yang harus dipenuhi? Untuk mengetahuinya anda bisa simak langsung pembahasan di bawah ini.

Karbohidrat

Karbohidrat merupakan salah satu kebutuhan gizi bayi yang harus dipenuhi. Karbohidrat menjadi sumber energi utama yang dibutuhkan. Anda dapat memberikan sumber karbohidrat dari beberapa bahan makanan. Bahan makanan yang menjadi sumber karbohidrat di antaranya yaitu beras merah, beras, tepung roti, kentang, tepung maizena, pasta, havermut dan lain sebagainya. Dalam memilih sumber karbohidrat pastikan anda memilih bahan makanan yang dapat dikonsumsi oleh bayi atau balita anda.

Protein

Protein merupakan salah satu nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Dimana protein ini bermanfaat untuk memelihara jaringan dan sel dalam organ tubuh. Selain itu, protein juga memiliki peran dalam perkembangan otak. Sumber protein dapat anda temukan dari bahan makanan seperti misalkan, tahu, tempe, telur, kacang-kacangan, susu dan olahannya seperti misalkan krim, keju dan yoghurt.

Lemak

Lemak merupakan kompenan utama yang berperan dalam membentuk membran sel otak bayi. Selain itu, lemak merupakan bahan utama sebagai sumber energi, serta dibutuhkan oleh zat-zat tertentu seperti misalkan vitamin A agar dapat diserap oleh tubuh dengan mudah. Sumber lemak bisa anda dapatkan dari bahan makanan seperti misalkan santan, margarin, mentega dan minyak sayur seperti minyak wijen, minyak jagung dan minyak bunga matahari.

Vitamin dan Mineral

Vitamin dan mineral dibutuhkan oleh tubuh guna memperlancar metabolisme dalam tubuh. Selain itu, untuk proses pengantaran perintah antara sel saraf. Sumber vitamin dan mineral bisa anda dapatkan dari bahan makanan yang mudah sekali ditemui seperti buah dan sayuran. Buah dan sayuran yang menjadi sumber vitamin dan mineral di antaranya yaitu labu kuning, brokoli, jagung, buncis muda, kacang kapri, jamur merang, wortel, tomat, jeruk, alpukat, pepaya, semangka, pir, melon, apel, pisang dan lain sebagainya.

Air

Kebutuhan air bayi dan balita penting untuk dipenuhi. Air dapat menghilangkan rasa dahaga bayi dan balita, serta berperan dalam melancarkan kerja sistem pencernaan. Untuk memenuhi kebutuhan air untuk buah hati tercinta, anda bisa mendapatkannya dari ASI, air mineral, makanan berkuah, sari buah dan lain sebagainya.

Kalori

Bayi, khususnya bayi yang sudah bergerak aktif atau balita yang sudah bisa merangkak, serta memiliki keinginan untuk meraih benda-benda tertentu kebutuhan kalorinya harus terpenuhi. Energi bisa didapatkan dari makanan yang mengandung kalori, seperti misalkan karbohidrat komplek, protein dan lemak sehat. Untuk bayi, kalori yang dibutuhkan biasanya sekitar 1300-1500 kkal dalam perharinya.

Zat Besi

Zat besi diperlukan tubuh untuk membantu meningkatkan oksigen dalam darah, sehingga dengan begitu kesehatan dan perkembangan bayi dapat terjaga.

Itulah kebutuhan gizi bayi dan balita. Dengan demikian untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan buah hati tercinta, anda harus memenuhi semua kebutuhan gizi yang diperlukan. Anda dapat memenuhi kebutuhan gizi buah hati tercinta dari makanan sumber gizi seperti yang sudah disebutkan di atas. Perhatikan dalam setiap memilih makanan sebagai sumber gizi untuk bayi dan balita sesuai yang dibutuhkan. Semoga bermanfaat.