Home » Perawatan Bayi » Kenali Kebiasaan Buruk Bayi dan Cara Mengatasinya

Kenali Kebiasaan Buruk Bayi dan Cara Mengatasinya

Kebiasaan buruk bayi jika dibiarkan akan terbawa hingga nanti. Penting mengetahui kebiasaan buruk bayi dan langkah mengatasinya.

Anak merupakan harta paling berharga untuk setiap orang tua. Orang tua akan berusaha untuk memberikan semua yang terbaik untuk anak-anaknya, merawat dengan penuh kasih sayang dan membesarkan dengan penuh tanggung jawab.

Terkadang orang tua akan menuruti semua kemauan anaknya agar anaknya tidak rewel dan menangis. Namun, tanpa disadari kebiasaan orang tua dalam merawat bayinya adalah sebuah kesalahan yang justru akan menjadi kebiasaan buruk bayi. Jika kebiasaan buruk bayi tetap dibiarkan, maka akan mempengaruhi pola perilakunya kelak atau terbawa di kemudian hari.

Kebiasaan Buruk Bayi

Apa saja kebiasaan buruk bayi? Dan bagaimana cara mengatasi kebiasaan buruk bayi tersebut? Untuk mengetahuinya lebih jelas anda dapat simak langsung pembahasan di bawah ini.

Kebiasaan Buruk Bayi

Selalu Ingin Ditimang

Kebiasaan buruk pertama bayi yaitu ingin selalu ditimang-timang hingga ia dapat tidur pulas. Bahkan sebelum tidur pulas, namun ia sudah diletakan di tempat tidurnya, biasanya bayi akan menangis dan meminta untuk ditimang kembali.

Kebiasaan menimang bayi dengan bersenandung adalah kebiasaan buruk yang hanya akan membuat bayi ingin kembali melakukan hal seperti ini. Apabila bayi terbiasa dengan rutinitas tidur ini, maka si kecil tidak akan memiliki keterampilan dalam menenangkan dirinya sendiri hingga akhirnya ia tertidur kembali.

Hanya Dapat Tidur Pada Suasana Tertentu

Pada saat bayi masih berada di dalam kandungan atau rahim ibunya, bayi akan mendengarkan suara jantung ibunya yang memompa dan berdetak, juga suara aliran darah dalam tubuh. Akan tetapi, orang tua kebanyakan menyangka bahwa setelah terlahir ke dunia bayi membutuhkan suasana yang tenang untuk tidur sehingga sebisa mungkin orang tua akan selalu menjaga suasana di sekitar tetap dalam keadaan tenang.

Apabila si kecil memiliki kebiasaan tidur dalam keadaan yang tenang dan sunyi, sebaiknya anda jangan membiasakan keadaan tersebut. Ketenangan memang dibutuhkan oleh bayi untuk menjaga kualitas tidurnya. Akan tetapi, ada saatnya dimana suasana lingkungan tidak dalam keadaan tenang dan sunyi.
Jika kebiasaan ini terus dilakukan, maka kemungkinan anda akan mendapatkan masalah di kemudian hari karena anda harus tetap mempertahankan kondisi lingkungan di sekitar bayi tetap tenang.

Akan Tenang Jika Diberi Susu

Menyusui adalah proses alami yang dilakukan oleh seorang ibu terhadap bayinya untuk mempererat ikatan batin antara ibu dan bayinya. Ketika menyusu dan berada di dalam dekapan sang ibu, bayi akan merasa lebih nyaman.

Menyusui bayi atau pemberian ASI eksklusif sangat disarakan hingga bayi berusia 6 bulan. Meskipun tidak mendapatkan asupan makanan apapun selain ASI, tetapi kebutuhan bayi sudah terpenuhi dalam ASI. ASI adalah makanan terbaik untuk bayi yang mudah dicerna, dan mengandung zat berkualitas yang bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Selain memenuhi asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi, menyusui dianggap sebagai cara untuk membuat bayi lebih tenang ketika dalam keadaan rewel atau menangis. Hal seperti ini justru akan menjadi kebiasaan buruk untuk bayi. Bayi hanya akan bisa tenang hanya dengan menyusu.

Rewel Apabila Tidak Direspon Tangisannya

Beberapa anak akan semakin rewel dan tangisannya akan menjadi-jadi pada saat ia tidak direspon oleh orang tuanya. Sebenarnya kebiasaan seperti ini bukan kebiasaan yang salah karena bayi masih membutuhkan orang-orang di sekitarnya, terlebih lagi orang tua untuk memenuhi apa yang diinginkan karena bayi belum bisa melakukan apapun.

Akan tetapi, tetap membiarkan bayi dengan kebiasaan tersebut bukanlah cara yang tepat. Bayi harus memiliki kemampuan menghibur dirinya sendiri untuk membuatnya nyaman tanpa harus selalu bergantung pada orang tua untuk bisa diam. Jika orang tua selalu mengikuti kebiasaan buruk bayi ini, maka akibatnya bayi tidak dapat belajar bagaimana cara untuk menenangkan dirinya sendiri ketika sedang rewel.

Namun anda juga harus tetap waspada dan selalu memperhatikan keadaan si kecil. Karena bisa saja si kecil menangis karena ada yang sedang dirasakan. Ketika tangisannya menandakan ia sedang kesakitan, penting bagi anda untuk segera melihat kondisinya.

Anda jangan terlalu terburu-buru untuk merespon rengekan si kecil, apalagi jika usianya sudah memasuki 2 tahun.

Menginginkan Empeng Agar Bisa Tenang

Selain dengan ASI, biasanya bayi akan merasa lebih tenang ketika menangis jika diberikan empeng. Bahkan beberapa ibu selalu mengikuti kebiasaan ini yang terpenting bayinya merasa lebih tenang. Namun, kebiasaan seperti ini justru hanya akan menimbulkan masalah untuk si kecil. Beberapa masalah yang mungkin akan didapatkan oleh bayi yaitu mengalami keterlambatan berbicara atau masalah pada giginya.

Cara Mengatasi Kebiasaan Buruk Bayi

Selalu Ingin Ditimang

Cara yang dapat anda lakukan ketika si kecil selalu ingin ditimang agar bisa tidur yaitu dengan membiasakan tidur sendiri sejak dini. Pada bulan-bulan pertama kehidupannya, anda dapat meletakan bayi anda di tempat tidur setelah ia merasa kenyang dan waktu tidurnya sudah tiba. Jika si kecil gelisah, anda dapat menimangnya sesaat, kemudian jika sudah terlihat mengantuk anda dapat meletakannya di tempat tidur.

Hanya Dapat Tertidur Pada Suasana Tertentu

Apabila anda terjebak karena selalu membiasakan bayi tertidur dalam suasana tenang dan sunyi, untuk mengatasi kebiasaan ini anda dapat secara perlahan memperkenalkan suara-suara lembut seperti suara kipas angin yang akan membuatnya lebih rileks. Jika si kecil sudah terbiasa dengan suara tersebut, anda dapat mengenalkan suara yang lainnya. Anda dapat tetap melakukan pekerjaan rumah tangga ketika si kecil tidur.

Hanya Akan Tenang Jika Diberi Susu

Untuk mengatasi kebiasaan ini, langkah pertama yang dapat anda lakukan yaitu dengan mencari tahu penyebab bayi menangis. Cara ini juga akan membuat anda terlatih untuk berkomunikasi dengan bayi. Komunikasi yang dijalin sejak dini merupakan tahap awal untuk menjaga keharmonisan hubungan di kemudian hari.

Penyebab bayi anda menangis mungkin saja karena ia merasa kepanasan, kedinginan atau ingin tidur. Dengan mengetahui penyebab yang pasti maka anda dapat mengetahui solusi yang tepat untuk menenangkannya.

Harus Selalu Direspon

Jika bayi anda terlihat marah atau gelisah, agar ia dapat belajar untuk mengatasi emosinya anda dapat memberikannya waktu beberapa menit. Anda dapat meletakan bayi anda di bawah mainan gantungnya. Berikan waktu pada bayi anda untuk belajar menenangkan dirinya sendiri. Di lain sisi anda dapat melakukan pekerjaan lainnya.

Apabila si kecil terbangun dari tidurnya, hindari untuk langsung menimang atau mengangkatnya. Berikan waktu pada si kecil untuk menenangkan dirinya sendiri. Anda dapat terus memperhatikan atau duduk di dekatnya.

Hanya Tenang Setelah Diberi Empeng

Sebaiknya segera hentikan kebiasaan ini. Jika bayi anda tetap menangis dan menginginkan empeng, anda dapat menawarkan mainan lainnya untuk ditukar dengan empeng.