Jerawat Pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi

Posted on

Masalah kulit jerawat tidak hanya muncul pada remaja atau dewasa saja, tetapi bisa juga pada bayi. Ketahui penyebab dan cara mengatasi jerawat pada bayi.

Beberapa masalah yang berkaitan dengan kesehatan mungkin sering ditemukan pada bayi. Ketika melihat adanya masalah kesehatan pada bayi, sebagai orang tua anda mungkin akan merasa cemas dan khawatir. Umumnya masalah yang sering menimpa bayi yaitu masalah kesehatan kulit. Selain ruam popok pada bayi yang sering ditemukan, masalah kulit lain yang biasanya menimpa bayi yaitu jerawat.

Jerawat bayi atau disebut dengan acne neonatorum merupakan kondisi dimana pada kulit bayi timbul bintik-bintik seperti jerawat. Kondisi seperti ini biasanya ditemukan pada bayi baru lahir dengan persentasi sekitar 20 %. Jerawat pada bayi ini akan muncul setelah 2 sampai 4 minggu kelahirannya. Dimana daerah yang sering ditumbuhi jerawat yaitu tubuh bagian belakang, leher, wajah, bahkan mungkin bisa juga muncul di tangan bayi.

Jerawat Pada Bayi

Jerawat yang tumbuh pada bayi tentunya tidak sama dengan jerawat yang tumbuh pada orang dewasa. Berikut ini penyebab jerawat pada bayi.

Penyebab Jerawat Pada Bayi

Jerawat pada bayi disebabkan karena berubahnya hormon yang terdapat pada tubuh bayi, sehingga dengan begitu akan berpengaruh pada kelenjar minyak yang terdapat di dalam kulit bayi. Ketika menjalani tahap akhir kehamilan, hormon dari sang ibu bisa masuk ke area tubuh bayi dengan melalui plasenta. Dimana yang menjadi penyebab utama dari munculnya jerawat pada bayi yaitu hormon andrenal androgen sebelum kelahiran masuk melewati plasenta.

Akan tetapi selain melalui plasenta, hormon pada ibu juga bisa saja masuk ke dalam tubuh bayi melalui ASI atau air susu ibu yang diberikan pada si kecil setelah ia lahir. Hormon tersebut akan mempengaruhi perubahan hormonal di dalam tubuh bayi yang akan menstimulasi kelenjar minyak bayi dan akhirnya akan membuat jerawat tumbuh pada bayi.

Selain faktor hormonal, penyebab lain jerawat pada bayi yaitu karena konsumsi obat-obatan dari sang ibu atau obat-obatan yang dikonsumsi oleh bayi itu sendiri. Dimana obat-obatan yang dimaksud yaitu antidepresan, topikal atau obat kontrasepsi.

Jerawat pada bayi ini akan hilang dalam beberapa hari atau minggu, oleh karena itu anda jangan terlalu khawatir. Akan tetapi, apabila bayi anda mengalami masalah kulit yang menyerupai jerawat namun diiringi dengan keadaan yang mengganggu kesehatan lainnya seperti diare pada bayi atau kolik, biasanya keadaan ini disebabkan karena alergi makanan. Sedangkan jika keadaan jerawat berair, mungkin saja penyebabnya karena pemakaian kosmetik atau produk bayi yang tidak cocok. Akan tetapi, apabila bintik merah tersebut muncul dan terus berkembang, bertambah besar dan menyebabkan gatal bisa jadi itu karena cacar air.

Jangan terlalu panik apabila jerawat muncul pada bayi baru lahir atau setelah beberapa minggu dilahirkan, karena keadaan ini merupakan hal yang normal dan umum terjadi. Meskipun begitu, anda harus tetap waspada dan harus tetap memperhatikan perkembangan jerawat pada bayi anda.
Jerawat pada bayi muncul dengan disertai gejala. Adapun beberapa gejala yang dimaksud seperti berikut ini.

Gejala Jerawat Pada Bayi

Jerawat yang muncul pada bayi akan ditandai dengan benjolan berwarna merah dan berukuran kecil yang terdapat pada pipi, dahi atau hidung bayi. Dimana jerawat pada bayi ini akan muncul setelah dua minggu atau 4 minggu di awal kehidupannya. Bahkan jerawat pada bayi ini akan semakin terlihat jelas apabila si kecil rewel atau menangis.

Selain itu, biasanya juga muncul benjolan putih berukuran kecil pada hidung si kecil, pipi, dagu. Dimana keadaan ini biasanya hanya menimpa sebagian bayi. Benjolan seperti ini pada bayi dikenal milia dan tidak ada kaitannya dengan jerawat, masih terbilang normal dan akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu.

Pengobatan Jerawat Pada Bayi

Karena jerawat pada bayi ini umumnya akan hilang dalam beberapa minggu atau beberapa bulan, oleh karena itu tidak ada perawatan medis yang disarankan. Mungkin dalam beberapa kasus jerawat pada bayi tidak kunjung sembuh meskipun sudah berbulan-bulan, keadaan ini diyakini sebagai pertanda bahwa anak anda akan mengalami masalah jerawat ketika ia tumbuh remaja nanti. Apabila seperti itu, alangkah lebih baik untuk pergi ke dokter. Dokter akan memberikan obat berupa krim untuk mengatasi jerawat tersebut. Hindari mengobati jerawat pada bayi dengan menggunakan obat oles atau oral sebelum anda membawa bayi anda untuk diperiksa. Karena produk atau obat sembarangan hanya akan semakin memperparah kondisi bayi anda.

Perawatan yang Dilakukan di Rumah

Agar jerawat pada bayi segera hilang, perawatan bisa anda lakukan di rumah seperti berikut ini:

  • Menjaga selalu kebersihan wajah bayi anda. Sebaiknya cuci wajah bayi anda dengan menggunakan air hangat setiap hari.
  • Keringkan wajah si kecil dengan lembut. Anda cukup mengeringkannya dengan menepuk-nepuk menggunakan handuk lembut.
  • Hindari menggosok atau mencubit jerawat pada bayi anda karena akan menyebabkan infeksi atau iritasi pada kulitnya.
  • Hindari mengaplikasikan lotion atau minyak apapun pada wajah si kecil.
  • Meskipun sudah diketahui akan hilang dengan sendirinya, tetapi anda tetap merasa khawatir, anda bisa memastikan keadaannya dengan berkonsultasi pada dokter.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *